Pesawat ATR 42 500 Hilang Ditemukan di Laeng-Laeng Maros Sulawesi Selatan
HARIAN PELITA — Pesawat ATR 42 500 milik penerbangan Indonesia Air Transport yang hilang kontak saat mengudara akhirnya ditemukan tim petugas SAR gabungan pada Sabtu (17/1/2026) sekitar pukul 16:33 WITA.
Berdasarkan hasil laporan pesawat ditemukan di kawasan Bantimurung Maros Sulawesi Selatan yang mendarat darurat di Laeng-Laeng di kawasan hutan.
Menurut informasi yang diterima tim belum sampai ketitik lokasi. Didalam pesawat terdapat 11 orang 8 kru dan 3 penumpang.
Pesawat dipiloti Capt Andy Dahananto tersebut bertolak dari Bandara Adi Sutjipto Yogyakarta dengan tujuan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar.
Sosok Capt Andy Dahananto (52) pilot pesawat ATR 42-500 (ATR 400) milik Indonesia Air Transport bukan sosok asing di dunia penerbangan nasional.
Berdasarkan informasi dari laman resmi Indonesia Air, ia menjabat sebagai Direktur Operasi Indonesia Air Transport sejak Juni 2019.
Andy Dahananto merupakan lulusan Juanda Flying School, Surbaya tahun 1987.
Sejak lulus, ia meniti karier panjang sebagai pilot pesawat sayap tetap (fixed wing) dan telah puluhan tahun berkecimpung di industri penerbangan Indonesia.
Polda Sulawesi Selatan menyiapkan tim Disaster Victim Identfication (DVI) untuk melakukan identifikasi korban jatuhnya pesawat ATR 400 di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.
Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Djuhandhani Rahardjo mengatakan posko tersebut siap menerima informasi dari pihak keluarga korban dan dibuka 24 jam.
“Kami sudah menyiapkan tim DVI dan rencananya besok tim sudah siap beroperasi,” kata Djuhandhani di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (17/1/2026).
Tim identifikasi korban jatuhnya pesawat ATR 400 tersebut nantinya bakal ditempatkan di Rumah Sakit Angkatan Udara yang tidak jauh dari Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar. ●Redaksi/Rir/Cr-12
