2026-01-21 18:23

Sufmi Dasco Bantah Intervensi Prabowo Soal Pencalonan Deputi Gubernur BI

Share

HARIAN PELITA JAKARTA — Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengklarifikasi soal terpilihnya Thomas Aquinas Muliatno Djiwandono atau Tommy Djiwandono pada bursa calon Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI).

Dasco menjelaskan bahwa pemilihan nama tersebut merupakan murni usulan dari internal Bank Indonesia, bukan penunjukan langsung dari Presiden Prabowo Subianto.

Menurut Dasco, Gubernur BI Perry Warjiyo menyodorkan tiga nama untuk mengisi posisi deputi yang kosong. Selain Tommy Djiwandono, dua kandidat lain yakni Dicky Kartikoyono dan Solihin M Juhro.

“Jadi usulan nama-nama itu bukan dari Presiden, tetapi dari Gubernur BI yang mencari pengganti dari deputi yang mengundurkan diri,” ujar Dasco kepada wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (21/1/2026).

Dasco menjelaskan alur birokrasi dalam proses ini: Gubernur BI menyerahkan nama-nama calon kepada Presiden, yang kemudian diteruskan melalui Surat Presiden (Surpes) ke DPR RI untuk dilakukan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test).

“Dan kemudian presiden meneruskan surat gubernur BI itu kepada DPR untuk kemudian dilakukan fit and proper,” tambahnya.

Klarifikasi ini sekaligus membantah spekulasi mengenai adanya intervensi dari Presiden Prabowo mengingat hubungan kekerabatan mereka. Tommy Djiwandono, yang saat ini menjabat Wakil Menteri Keuangan, merupakan keponakan Prabowo sekaligus putra dari mantan Gubernur BI periode 1993-1998, Joseph Soedradjad Djiwandono.

Dasco mengingatkan masyarakat bahwa struktur kepemimpinan di Bank Indonesia tidak memungkinkan adanya dominasi individu dalam pengambilan kebijakan strategis.

Ia menekankan pentingnya memahami sistem kolektif kolegial yang berlaku di bank sentral tersebut.

Ketua Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun mengonfirmasi bahwa Surpes terkait tiga calon tersebut telah diterima dan dibahas dalam Badan Musyawarah (Bamus) DPR pada Senin (19/1/2026). Nama itu saat ini menunggu jadwal tes. ●Redaksi/RI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *