Bedanya Hati Nurani dan Hati Kecil || Oleh Endah Sayani Feat Nazwa Alia
Hati nurani dan hati kecil adalah dua konsep yang sering digunakan dalam konteks spiritual dan emosional, tetapi memiliki makna yang sedikit berbeda.
Menurut mayoritas orang islam dan para ulama, hati nurani menurut islam sering disebut sebagai “Qalbu”. Qalbu sendiri berasal dari bahasa arab “Qalb”, dimana Qalb adalah bentuk mashdar dari akar Qalaba, Qalban, Yaqlibu yang berarti memalingkan atau membalikkan.
Menurut Sa’ad Hawwa , Qalbu itu adalah rasa ruhaniyah yang halus yang berkaitan dengan hati jasmani dan merupakan hakikat diri manusia.
Seperti halnya budi pekerti, hati nurani juga perlu pendidikan sebab hati berperan sebagai pemandu kehidupan. Bila seseorang diajarkan tentang akhlak dan moral yang benar (sesuai syariat agama) sedari kecil, maka ia bisa tumbuh menjadi pribadi santun sesuai nuraninya. Meski demikian, belum tentu bisikan hati itu selalu baik. Adakalanya seseorang memiliki isi hati kotor sehingga membuat hidupnya tidak tenang.
Hati nurani (Conscience)
Hati nurani adalah suara batin yang membedakan antara baik dan buruk, benar dan salah. Ini adalah kemampuan untuk memahami dan merasakan apa yang benar dan apa yang salah, berdasarkan nilai-nilai dan prinsip yang kita pegang.
Hati nurani sering dianggap sebagai “suara Tuhan” atau “suara kebenaran” yang membimbing kita dalam membuat keputusan.
Hati kecil (Heart)
Hati kecil adalah bagian dari diri kita yang merasakan emosi, intuisi, dan perasaan. Ini adalah pusat dari perasaan kita, termasuk cinta, kasih sayang, dan empati. Hati kecil sering dianggap sebagai “suara hati” yang membimbing kita dalam membuat keputusan berdasarkan perasaan dan intuisi.
Dalam praktiknya, hati nurani dan hati kecil sering bekerja sama dalam membantu kita membuat keputusan. Hati nurani memberikan kita pedoman moral, sementara hati kecil memberikan kita perasaan dan intuisi tentang apa yang benar dan apa yang salah.
Sebagai contoh:
Jika kamu mempertimbangkan untuk melakukan sesuatu yang tidak etis, hati nuranimu mungkin akan mengatakan “tidak, itu salah”.
Jika kamu mempertimbangkan untuk melakukan sesuatu yang membuat kamu merasa tidak nyaman, hati kecilmu mungkin akan mengatakan “tidak, itu tidak terasa benar”.
Jadi, hati nurani lebih fokus pada aspek moral dan etis, sedangkan hati kecil lebih fokus pada aspek emosional dan intuitif.***
