Google Beri Peringatan Jangan Asal Angkat Telepon dari Nomor Tak Dikenal Waspada Penipuan
HARIAN PELITA — Di tengah meningkatnya aktivitas digital, panggilan telepon kini bukan hanya sarana komunikasi, tetapi juga bisa menjadi pintu masuk penipuan.
Google mengingatkan pengguna ponsel agar lebih berhati-hati terhadap nomor tak dikenal yang berpotensi melakukan phone scam atau penipuan suara.
Google menemukan bahwa banyak pelaku kejahatan memanfaatkan teknik spoofing — membuat nomor palsu terlihat seperti nomor resmi bank, perusahaan, atau instansi pemerintah. Korban sering tidak sadar karena nomor tampak meyakinkan dan berbicara dengan nada mendesak.
●Ciri-Ciri Nomor Telepon yang Patut Diwaspadai. Nomor luar negeri tak dikenal seperti awalan +1, +44, +91, +234 yang tiba-tiba menelepon.
●Nomor sangat panjang/kombinasi angka tidak wajar. Nomor mirip call center resmi tapi ada tambahan angka aneh.
●Telepon diam beberapa detik lalu tiba-tiba meminta data pribadi. Langsung menanyakan OTP, PIN, kata sandi, atau data KTP.
Google menegaskan, perusahaan resmi tidak pernah meminta OTP atau PIN lewat telepon.
●Langkah Pencegahan yang Disarankan. Aktifkan Spam Protection/Caller ID di aplikasi Telepon.
●Jangan pernah membagikan OTP, PIN, password, atau data pribadi. Tutup panggilan jika penelepon menekan atau menakut-nakuti.
●Blokir nomor mencurigakan. Laporkan nomor spam agar pengguna lain terlindungi. Gunakan aplikasi identifikasi nomor resmi bila ragu.
Peringatan ini menjadi pengingat bahwa teknologi keamanan sudah semakin canggih, namun kewaspadaan pribadi tetap menjadi perlindungan utama. Dengan mengenali ciri nomor mencurigakan dan menerapkan langkah pencegahan sederhana, masyarakat dapat mengurangi risiko penipuan serta menjaga keamanan data pribadi di era komunikasi digital. ●Redaksi/Google/09
