2026-02-03 19:47

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya: Presiden Prabowo Hanya Gunakan Satu Pesawat Kenegaraan Setiap Kunjungan ke Luar Negeri

Share

HARIAN PELITA — Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan Presiden Prabowo Subianto hanya menggunakan satu pesawat Kepresidenan dalam setiap kunjungan kenegaraan ke luar negeri. 

Pernyataan Seskab menjawab pertanyaan bahwa Presiden Prabowo menggunakan dua pesawat kenegaraan dalam setiap lawatan mancanegara.

“Terkait luar negeri, tadi ada yang nanya juga. Jadi ada yang menyampaikan dan menanyakan bahwa Pak Presiden kalau ke luar negeri itu sekarang menggunakan dua pesawat kenegaraan. Saya jawab, enggak ada itu. Itu tidak benar,” kata Teddy kepada wartawan di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (3/2/2026).

Menurut Teddy, sejak sebelum menjabat sebagai Presiden, Pak Prabowo terbiasa menggunakan pesawat perusahaan milik pribadi beliau.

“Di awal masa jabatan sebagai Presiden, untuk perjalanan luar negeri beliau menggunakan pesawat perusahaan pribadi ditambah satu pesawat TNI AU Boeing 737, yang juga bukan pesawat kepresidenan,” ujar Teddy.

Dikatakan Teddy, itu dilakukan karena sesuai undang-undang dan ketentuan, Presiden harus didampingi Paspampres, protokol, tim medis, tim Kementerian Luar Negeri, wartawan, dan unsur pendukung lainnya.

“Faktanya, dalam satu tahun terakhir, setiap perjalanan jauh ke luar negeri, Presiden Prabowo hanya menggunakan satu pesawat, yakni pesawat maskapai nasional kebanggaan kita, Garuda Indonesia Boeing 777,” tuturnya.

“Jumlah perangkat kepresidenan juga kini diperkecil. Yang benar-benar perlu ikut, itulah yang berangkat. Rombongan dibuat semakin terbatas. Untuk perjalanan dalam negeri, digunakan pesawat TNI AU Boeing guna mengangkut perangkat dan wartawan,” jelas Teddy.

Menurut Teddy, untuk perjalanan luar negeri digunakan Garuda Indonesia Boeing 777. Alasannya, Presiden ingin menunjukkan bahwa Indonesia adalah negara besar, kuat, dan memiliki maskapai nasional yang hebat. Konfigurasi pesawat Garuda Boeing 777 tersebut tetap standar, tidak diubah menjadi pesawat khusus kepresidenan atau VIP. ●Redaksi/CR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *