2026-02-22 14:55

Perempuan Bernama Yanti Musabine Dokter Hewan Berhasil Selamatkan Seekor Harimau Sumatera

Share

HARIAN PELITA — Sebuah foto yang memperlihatkan seorang perempuan duduk dalam satu perahu kecil bersama seekor harimau yang terbaring lemah sempat viral di media sosial.

Perempuan itu adalah Yanti Musabine, seorang dokter hewan yang dikenal atas dedikasinya dalam penyelamatan satwa liar, khususnya Harimau Sumatera.

Dalam foto tersebut, dikutip dari Red Panda.id, Yanti tampak mengenakan pelampung dan masker, duduk tenang di samping tubuh harimau yang sedang dalam proses evakuasi melalui jalur sungai.

Pemandangan itu bukan sekadar potret dramatis, tetapi simbol keberanian dan komitmen seorang perempuan yang mempertaruhkan kenyamanan bahkan keselamatan demi menyelamatkan satwa langka Indonesia.

Harimau Sumatera merupakan satu-satunya subspesies harimau yang masih bertahan di Indonesia. Populasinya terus menyusut akibat perburuan liar dan hilangnya habitat.

Dalam banyak kasus, harimau yang masuk ke permukiman warga sering kali berada dalam kondisi lemah, terluka, atau terjerat perangkap.

Di sinilah peran Yanti Musabine menjadi sangat penting. Sebagai dokter hewan konservasi, ia terlibat langsung dalam proses pembiusan, pemeriksaan kesehatan, hingga pemindahan harimau ke lokasi yang lebih aman.

Evakuasi lewat sungai seperti dalam foto viral itu sering menjadi pilihan karena akses darat yang sulit atau kondisi medan yang ekstrem.

Berada dalam satu perahu dengan predator puncak bukan perkara biasa. Meski dalam kondisi terbius, risiko tetap ada. Namun ketenangan dan profesionalisme Yanti menunjukkan pengalaman panjangnya dalam menangani satwa liar berbahaya.

Foto Yanti Musabine satu perahu dengan harimau bukan sekadar momen viral. Ia menjadi pengingat bahwa perjuangan menjaga satwa langka masih terus berlangsung. Setiap penyelamatan adalah upaya mempertahankan satu nyawa dari kepunahan.

Melalui dedikasi para pejuang konservasi seperti Yanti, harapan bagi Harimau Sumatera tetap menyala. Di tengah ancaman yang kian nyata, keberanian seorang dokter hewan di atas perahu kecil itu menjadi simbol bahwa masih ada yang berdiri di garis depan demi alam Indonesia. ●Redaksi/Red Panda.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *