2026-03-10 17:35

Anggaran Dikurangi, Kades Mengeluh Tetap Dorong Peningkatan Efisiensi Anggaran

Share

HARIAN PELITA – Pengurangan anggaran Dana Alokasi Desa (ADD) untuk Tahun Anggaran 2026 menjadi sorotan menjadi kekhawatirannya terkait dampaknya terhadap berbagai program pembangunan desa.

Namun demikian, pihak pemerintah desa tetap berkomitmen untuk meningkatkan efisiensi dalam penggunaan anggaran yang tersedia.

Menurut  (WK) salah satu Kepala Desa  di Kabupaten Ciamis menjelaskan bahwa pengurangan anggaran diterima tidak sepenuhnya diantisipasi, mengingat masih banyak kebutuhan dasar harus dipenuhi oleh masyarakat desa.

“Kita mengerti bahwa pengaturan anggaran dilakukan dengan pertimbangan yang matang dari tingkat atas, namun secara nyata akan ada beberapa program yang mungkin harus disesuaikan atau bahkan ditunda. Meskipun mengeluhkan kondisi tersebut, pihak desa juga menegaskan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap semua kegiatan yang direncanakan. Tujuan utama adalah memastikan setiap rupiah anggaran yang diterima dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat,” ungkapnya pada Selasa (10/3/2026).

“Dukungan dari seluruh komponen masyarakat sangat dibutuhkan dalam menghadapi kondisi ini. Kita akan terus berusaha untuk memberikan pelayanan terbaik dengan sumber daya yang ada,” tambahnya.

Pihak dinas terkait di Kabupaten Ciamis sebelumnya telah menyampaikan bahwa pengurangan anggaran ADD merupakan bagian dari upaya penataan keuangan daerah yang lebih tepat sasaran dan akuntabel.

Pengurangan anggaran Dana Alokasi Desa (ADD) untuk Tahun Anggaran 2026 sekaligus rencana penghapusan Tunjangan Pembangunan Aparatur Pemerintah Desa (TPAP) menjadi perhatian serius bagi pemerintahan desa. ●Redaksi/Lili

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *