2026-03-18 21:48

Santunan 2.000 Anak Yatim oleh Dewan Adat Bamus Betawi, Serukan Persatuan Nasional dan Perlindungan Budaya Betawi

Share

HARIAN PELITA — Jaringan Bamus Betawi menggelar santunan bagi sekitar 2.000 anak yatim di sejumlah masjid, di antaranya Masjid Al-Ikhlas dan Masjid Al-Makmun.

Kegiatan didominasi peserta dari Jakarta Timur serta melibatkan perwakilan Jakarta Pusat dan Jakarta Barat ini menjadi salah satu agenda sosial terbesar komunitas Betawi selama Ramadan.

Ketua Umum Dewan Ahli Bamus Betawi, MR Eki Pitung mengatakan jumlah penerima santunan tahun ini meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya, dari sekitar 1.000 menjadi 2.000 anak. Setiap anak menerima bantuan minimal Rp500 ribu yang dihimpun melalui gotong royong pengurus, tokoh masyarakat, serta kolaborasi dengan sejumlah pihak, termasuk Baznas.

Menurut dia, kegiatan tersebut tidak sekadar rutinitas tahunan, melainkan bentuk konkret kepedulian sosial sekaligus penguatan nilai ibadah di bulan Ramadan. Momentum ini juga dimanfaatkan untuk mendoakan kondisi bangsa agar tetap aman dan tidak mudah terprovokasi oleh dinamika global.

Dalam kesempatan itu, doa turut dipanjatkan bagi Presiden Prabowo Subianto agar diberi kekuatan dalam menghadapi tantangan nasional dan internasional.

Selain kegiatan sosial, Bamus Betawi menyoroti pentingnya menjaga eksistensi budaya Betawi di tengah arus globalisasi Jakarta. Melalui Dewan Adat Betawi, mereka mendorong pemerintah pusat menghadirkan regulasi khusus untuk melindungi dan melestarikan budaya Betawi agar tetap memiliki ruang strategis di ibu kota.

Kegiatan ini menjadi penanda bahwa kepedulian sosial dan pelestarian budaya dapat berjalan beriringan, sekaligus memperkuat kohesi sosial di tengah perubahan zaman. ●Redaksi/Satria

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *