2026-03-30 11:33

PDAM Lombok Timur Perketat Distribusi Air Jelang Puncak Kemarau

Share

HARIAN PELITA — Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Lombok Timur mulai mengambil langkah antisipatif guna menghadapi ancaman musim kemarau yang diperkirakan berlangsung dalam waktu dekat. Kebijakan ini dilakukan untuk menjaga ketersediaan air bersih bagi masyarakat pada Rabu (25/3/2026).

Menghadapi periode kering yang diprediksi terjadi dari April hingga September, PDAM melakukan penyesuaian dalam sistem distribusi air. Upaya ini difokuskan pada pengaturan aliran agar tetap stabil dan mampu menjangkau seluruh pelanggan secara merata.

Pelaksana Tugas Direktur PDAM Lombok Timur Sofian Hakim menyampaikan bahwa pengendalian debit menjadi hal penting dalam menjaga performa jaringan distribusi.

Ia menekankan bahwa distribusi harus disesuaikan dengan kondisi sumber air agar tidak menimbulkan gangguan teknis.

Sebagai bagian dari strategi tersebut, tim teknis akan menerapkan sistem pengaturan valve secara berkala.

Metode ini bertujuan untuk membagi pasokan air secara seimbang, terutama di wilayah dengan tingkat konsumsi tinggi maupun di daerah yang berada di ujung jaringan.

Selain itu, PDAM mengingatkan bahwa pemaksaan distribusi saat debit air menurun dapat berdampak negatif pada sistem perpipaan. Tekanan yang tidak stabil berisiko menimbulkan gangguan seperti terbentuknya udara di dalam pipa yang dapat menghentikan aliran air ke pelanggan.

Pemantauan terhadap sumber air terus dilakukan untuk mengetahui perkembangan debit secara berkala. Data tersebut menjadi dasar dalam menentukan langkah lanjutan, termasuk kemungkinan distribusi air bersih menggunakan mobil tangki jika kondisi semakin memburuk.

Selama debit air masih berada dalam kondisi aman, layanan akan berjalan seperti biasa. Namun, jika terjadi penurunan hingga sekitar 70 liter per detik, PDAM akan memberlakukan sistem distribusi bergilir sebagai langkah darurat.

Melalui upaya ini, PDAM Lombok Timur berharap dapat menjaga kestabilan pasokan air bersih serta meminimalkan dampak kekeringan bagi masyarakat selama musim kemarau berlangsung. ●Redaksi/Pan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *