2026-04-09 19:35

Hadapi Ancaman Krisis Global, Dewan Ekonomi Rakyat Gaungkan Kemandirian Pangan dan Energi Nasional

Share

HARIAN PELITA — Di tengah bayang-bayang krisis global kian nyata, Dewan Ekonomi Rakyat (DER) menggagas sebuah inisiatif ekonomi berbasis kerakyatan sebagai solusi alternatif bagi ketahanan nasional.

Konsep diusung memadukan nilai kapitalisme, sosialisme, serta kearifan budaya lokal guna menciptakan sistem ekonomi yang lebih adil, merata, dan berkelanjutan.

Ketua Umum DER A Edi Wahyudi Y menegaskan bahwa pendekatan ini tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi semata, tetapi juga memastikan terciptanya pemerataan kesejahteraan di seluruh lapisan masyarakat.

“Ini adalah langkah nyata menghadapi krisis. Kami ingin memastikan ekonomi tumbuh sekaligus berkeadilan sosial,” ujarnya.

Fokus utama gerakan ini adalah mendorong kemandirian pangan dan energi nasional. Dengan mengurangi ketergantungan terhadap pihak luar, Indonesia diharapkan mampu berdiri lebih kokoh dengan mengoptimalkan potensi dalam negeri.

“Kami ingin membangun bangsa yang mandiri, yang mampu mengatasi krisis dengan kekuatan sendiri,” tegasnya.

Saat ini, DER tengah memasuki tahap penguatan permodalan sebagai fondasi awal. Setelah dukungan pendanaan terpenuhi, langkah selanjutnya adalah melakukan sinkronisasi dengan pemerintah agar program yang dijalankan selaras dengan kebijakan nasional.

DER juga mengajak seluruh elemen masyarakat dan pemangku kepentingan untuk terlibat aktif dalam gerakan ini. Semangat gotong royong, persatuan, dan kesatuan dinilai menjadi kunci utama dalam memperkuat ketahanan bangsa.

Di sisi lain, masyarakat diimbau untuk menghindari perpecahan serta provokasi. Momentum krisis ini, menurut DER, harus dimanfaatkan sebagai titik balik untuk bangkit bersama.

Melalui kolaborasi yang solid antara masyarakat dan pemerintah, inisiatif kemandirian ini diharapkan mampu memberikan dampak nyata sekaligus menjadi fondasi bagi kebangkitan ekonomi nasional yang tangguh dan berkelanjutan. ●Redaksi/SAT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *