Pelaksanaan TKA di SMPN 2 dan SMPN 4 Ciamis Lancar Jadi Dasar Evaluasi Pendidikan
HARIAN PELITA — Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) di SMPN 2 dan SMPN 4 Ciamis. Kegiatan ini didukung oleh kesiapan teknis matang serta keterlibatan berbagai pihak, sehingga ujian berjalan tertib dan kondusif.
Sekolah Menengah Pertama (SMP) menjadi bagian penting dalam upaya memetakan pencapaian akademik. Selain itu, hasilnya akan digunakan sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Ciamis.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, proses ujian berlangsung tanpa kendala berarti. Para siswa mengikuti setiap sesi dengan tertib, didukung sarana dan prasarana yang memadai serta pengawasan yang berjalan sesuai ketentuan kegiatan berlangsung pada pekan April 2026
Kelancaran pelaksanaan TKA tidak terlepas dari koordinasi antara Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis, pihak sekolah, dan tim teknis. Sinergi yang terjalin dengan baik mampu mengantisipasi dan mengatasi berbagai potensi kendala selama ujian berlangsung.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis Erwan Darmawan menegaskan bahwa TKA memiliki peran strategis dalam evaluasi kebijakan pendidikan. Ia menyebutkan bahwa asesmen ini dapat menjadi tolok ukur untuk menilai capaian pembelajaran di daerah.
“TKA sangat berarti karena bisa menjadi bahan evaluasi dan monitoring kebijakan pendidikan. Ini juga menjadi pembanding dengan rapor pendidikan yang sudah ada. Harapannya, hasil TKA dapat dimanfaatkan untuk perbaikan di tahun berikutnya,” ujarnya.
Dari sisi teknis, Lili Abdullah Rozak selaku PIC penanganan ATS Kabupaten Ciamis mengapresiasi dukungan berbagai pihak dalam memastikan kegiatan berjalan sesuai rencana. Menurutnya, pendampingan dan pemantauan yang berkelanjutan membantu menjaga kualitas pelaksanaan di lapangan.
Di tingkat satuan pendidikan, Kepala SMPN 2 Ciamis, Amar, menyampaikan bahwa kesiapan sekolah menjadi faktor utama kelancaran ujian. Dukungan tenaga pendidik dan sarana yang memadai turut memastikan proses asesmen berjalan optimal.
Pemantauan pelaksanaan turut dilakukan oleh Kepala BBPMP Provinsi Jawa Barat, Komalasari. Kegiatan ini bertujuan memastikan seluruh tahapan ujian berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan.
Pengawasan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kualitas asesmen agar tetap objektif, transparan, dan akuntabel. Dengan demikian, hasil yang diperoleh dapat dijadikan acuan dalam perencanaan pendidikan ke depan. ●Redaksi/Lili
