Warga RW04 Rawa Panjang Minta Pemkot Bekasi Serius Tangani Banjir
HARIAN PELITA — Warga Rawa Panjang RT04/RW04 Sepanjang Jaya Kecamatan Rawalumbu Kota Bekasi mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi segera membangun saluran air.
Sebab, warga kerap kali menderita banjir saat hujan mengguyur pemukiman warga Bekasi.
Keluhan banjir pun telah dilayangkan oleh warga termasuk surat permohonan ditujukan kepada Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Bekasi sejak tahun 2018. Mantan ketua RW04, Sumarta menyampaikan hingga kini belum ada solusi dan penyelesaian banjir dari Pemkot Bekasi.
“Saya atas nama warga membawa keluh kesah dilingkungan RW 04 khususnya Kelurahan Sepanjang Jaya Kecamatan Rawalumbu Kota Bekasi yang selama ini dirasakan masyarakat selalu kebanjiran,” ujarnya, Selasa (9/6/2026).
Bertahun-tahun warga yang tinggal di RW 04 menjadi langganan banjir. Permohonan proposal pembangunan saluran air pun telah diajukan oleh warga. Namun, belum ada tindak lanjut dari instansi terkait. Pemkot Bekasi dinilai lamban menangani masalah banjir. Diperkirakan ribuan kepala keluarga (KK) menetap di Kampung Rawa Panjang.
Warga mengatakan 15 menit setelah hujan turun pemukiman mereka serta fasilitas umum lainnya terendam air. Untuk itu, melalui pertemuan bersama Lurah, Camat dan Dinas Bina Marga sejumlah warga meminta kepastian untuk segera dilaksanakan pembuatan saluran air.
” Ini perlu solusinya kepada Bina Marga karena kita masyarakat kecil yang dipandang sebelah mata biar denger semuanya ini. Jadi, pejabat-pejabat kita di Kota Bekasi ini jantung kota pak Rawa Panjang ini,” tegasnya.
Sementara, Yanto mempertanyakan kinerja pejabat di lingkungan Kota Bekasi. Ironisnya, tiap banjir sejumlah pejabat turun pemukiman warga tetapi tidak ada upaya memperbaiki saluran air. Pihaknya menginginkan pertemuan itu bisa menjawab persoalan banjir.
Menurut dia, warga yang menduduki pemukiman RW 04 taat membayar PBB. Warga menduga penyebab banjir setelah adanya pembangunan flyover sehingga saluran berdampak tidak lancar. Prioritas anggaran pembangunan diharapkan agar saluran air berjalan lancar.
“Jadi kalau mau nangis itu air mata sudah kering. Asal banjir aja itu warga nangis, lantas kami hanya ingin adanya sebuah ketegasan solusi hari ini ada jawaban terbaik untuk kami dari Pemerintah Kota Bekasi,” kata ketua RT. ●Redaksi/Dw
