<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Agama &#8211; Harian Pelita</title>
	<atom:link href="https://harianpelita.id/category/edukasi/agama/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://harianpelita.id</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Tue, 07 Jul 2026 23:39:24 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>
	<item>
		<title>Baznas Bersama DSN-MUI Beri Anugerah Kepatuhan Zakat bagi Perusahaan Syariah</title>
		<link>https://harianpelita.id/edukasi/agama/baznas-bersama-dsn-mui-beri-anugerah-kepatuhan-zakat-bagi-perusahaan-syariah/</link>
					<comments>https://harianpelita.id/edukasi/agama/baznas-bersama-dsn-mui-beri-anugerah-kepatuhan-zakat-bagi-perusahaan-syariah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 07 Jul 2026 23:39:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Agama]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianpelita.id/?p=89176</guid>

					<description><![CDATA[HARIAN PELITA &#8212; Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI bersama Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) memberikan Anugerah Kepatuhan Zakat kepada 56 perusahaan syariah sebagai bentuk apresiasi atas komitmen mereka dalam menunaikan zakat melalui Baznas, serta penghargaan bagi 9 Dewan Pengawas Syariah (DPS). Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian Silaturahmi Nasional Baznas RI dan DSN-MUI [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class='booster-block booster-read-block'></div>
<p class="wp-block-paragraph"><strong>HARIAN PELITA &#8212;</strong> Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI bersama Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) memberikan Anugerah Kepatuhan Zakat kepada 56 perusahaan syariah sebagai bentuk apresiasi atas komitmen mereka dalam menunaikan zakat melalui Baznas, serta penghargaan bagi 9 Dewan Pengawas Syariah (DPS).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian Silaturahmi Nasional Baznas RI dan DSN-MUI Awards 2026 di Jakarta, Selasa (7/7/2026), sekaligus menjadi momentum memperkuat sinergi dalam mengoptimalkan zakat perusahaan syariah untuk meningkatkan kesejahteraan umat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ketua Baznas RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., mengatakan, kepatuhan syariah tidak boleh berhenti pada pemenuhan aspek administratif semata, tetapi harus mampu menghadirkan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat melalui optimalisasi zakat perusahaan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kepatuhan syariah yang sejati harus berdampak. Berdampak pada turunnya angka kemiskinan, terbukanya lapangan pekerjaan, pemberdayaan mustahik menjadi muzaki, hingga terwujudnya keadilan sosial ekonomi sebagaimana tujuan maqashid syariah,” ujar Sodik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Sodik, perbankan syariah dan Baznas merupakan dua pilar yang saling melengkapi dalam membangun ekosistem ekonomi syariah. Ketika perusahaan syariah menunaikan zakatnya melalui Baznas, manfaatnya dapat langsung dirasakan masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Ketika sebuah perusahaan maupun bank syariah membayarkan zakat perusahaannya melalui Baznas, dana tersebut langsung dikonversi menjadi ribuan beasiswa pendidikan, modal usaha UMKM, pembangunan klinik sehat, hingga program penuntasan stunting. Inilah yang kami sebut sebagai kepatuhan syariah yang berdampak,” katanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia berharap penghargaan yang diberikan Baznas bersama DSN-MUI dapat menjadi motivasi bagi semakin banyak perusahaan syariah untuk mengoptimalkan penunaian zakat melalui amil resmi, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat. Penghargaan tersebut juga menjadi bentuk apresiasi kepada muzaki badan dan Dewan Pengawas Syariah yang telah menunjukkan komitmen dalam memperkuat tata kelola zakat perusahaan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, Ketua DSN-MUI, K.H. M. Cholil Nafis, Lc., Ph.D., menegaskan, zakat merupakan kewajiban yang harus ditunaikan dan berbeda dengan tanggung jawab sosial perusahaan (corporate social responsibility/CSR).</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Zakat itu berbeda dengan CSR. Kalau CSR merupakan tanggung jawab korporasi, sedangkan zakat adalah kewajiban kita semua kepada Allah SWT. Maka, ketika Dewan Pengawas Syariah mengawasi kesesuaian syariah, saya berharap selain memastikan kesesuaian akadnya, zakat juga menjadi bagian dari pengawasan syariah compliance di industri keuangan syariah,” ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Cholil berharap, kerja sama Baznas dan DSN-MUI dapat menjadikan zakat sebagai instrumen pemerataan kesejahteraan bagi masyarakat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Ke depan, zakat tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga harus mampu memberdayakan mustahik hingga kelak menjadi muzaki,” katanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Cholil juga mengapresiasi kolaborasi yang telah terjalin antara DSN-MUI dan Baznas dalam mendorong optimalisasi zakat nasional. Ia berharap sinergi tersebut semakin memperkuat kontribusi zakat terhadap pertumbuhan ekonomi syariah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Selain itu, ia mengimbau seluruh perusahaan maupun individu yang telah memenuhi nisab agar segera menunaikan zakat tanpa harus menunggu bulan Ramadan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Semoga ekonomi syariah terus tumbuh dan maju bersama zakat yang kita tunaikan.” pungkasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Silaturahmi Nasional Baznas RI dan DSN-MUI juga diisi dengan diskusi mengenai penguatan kepatuhan zakat perusahaan, sosialisasi fatwa terbaru DSN-MUI, serta penyerahan Anugerah Kepatuhan Zakat kepada perusahaan-perusahaan syariah yang dinilai berkomitmen dalam menunaikan zakat melalui Baznas. Kegiatan ini diharapkan semakin memperkuat kolaborasi antarlembaga dalam mengoptimalkan pengelolaan zakat sehingga memberikan dampak yang lebih luas bagi kesejahteraan masyarakat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pimpinan Baznas RI Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM., Pimpinan Bidang Pengawasan dan Pengendalian Hj. Neyla Saida Anwar, M.H., M.Hum., Wakil Ketua DSN-MUI Prof. Dr. K.H. M. Asrorun Ni’am Sholeh, M.A., Fungsional Penyuluh Pajak Ahli Madya Direktorat Jenderal Pajak Timon Pieter, S.S.T., Ak., M.E., Direktur Sales &amp; Distribution PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk Anton Sukarna, Direktur/Kepala Unit Pengelola Investasi Syariah PT Maybank Asset Management Anita Haryani, para pimpinan kementerian/ lembaga, para mitra strategis, dan para muzaki badan. ●<strong>Redaksi/Rls09</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianpelita.id/edukasi/agama/baznas-bersama-dsn-mui-beri-anugerah-kepatuhan-zakat-bagi-perusahaan-syariah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pesantren Darul Mursyid Juara Umum Olimpiade Sains Nasional 2026</title>
		<link>https://harianpelita.id/edukasi/agama/pesantren-darul-mursyid-juara-umum-olimpiade-sains-nasional-2026/</link>
					<comments>https://harianpelita.id/edukasi/agama/pesantren-darul-mursyid-juara-umum-olimpiade-sains-nasional-2026/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 02 Jul 2026 11:18:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Agama]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianpelita.id/?p=89104</guid>

					<description><![CDATA[HARIAN PELITA&#8211; Praktisi Hukum Salman Alfarisi Simanjuntak mengapresiasi kesuksesan yang diraih Pesantren Modern Unggulan Terpadu “Darul Mursyid” (PDM) yang terdapat di Sidapdap Simanosor Kecamatan Saipar Dolok Hole, Kabupaten Tapanuli Selatan. Ia merupakan salah satu alumni dari Pesantren PDM. Salman bangga atas prestasi yang diraih pada ajang olimpiade Senior High School Olympiad (SHSO) Tingkat Nasional 2026 [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class='booster-block booster-read-block'></div>
<p class="wp-block-paragraph"><strong>HARIAN PELITA&#8211; </strong>Praktisi Hukum Salman Alfarisi Simanjuntak mengapresiasi kesuksesan yang diraih Pesantren Modern Unggulan Terpadu “Darul Mursyid” (PDM) yang terdapat di Sidapdap Simanosor Kecamatan Saipar Dolok Hole, Kabupaten Tapanuli Selatan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia merupakan salah satu alumni dari Pesantren PDM. Salman bangga atas prestasi yang diraih pada ajang olimpiade Senior High School Olympiad (SHSO) Tingkat Nasional 2026 ini. Salman Alfarisi Simanjuntak (SAS) kini berkantor di bilangan Tebet, Jakarta Selatan. Salman berpengalaman kerap memenangkan sengketa pilkada, pileg maupun dan bisnis.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Saya selaku alumni turut berbangga hati atas pencapaian keberhasilan yang diraih Pesantren Modern Unggulan Terpadu Darul Mursyid tahun ini dan semoga keberhasilan ini tetap terus dipertahankan dan ditingkatkan guna menghasilkan bibit-bibit unggul dari daerah kita ini,&#8221; kata Salman, Kamis (2/7/2026).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu , Kepala Divisi Pembinaan Kejuaraan Sains Pesantren Darul Mursyid Arif Rahman Hakim Tampubolon menyampaikan bahwa Senior High School Olympiad Competition (SHSO) tahun 2026 adalah kompetisi yang diselenggarakan oleh Pusat Olimpiade Sains Indonesia (POSI).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hal ini, dengan tujuan untuk memfasilitasi siswa/i, guru dan mahasiswa untuk berprestasi dan menjadi sarana evaluasi kemampuan untuk mengembangkan kapasitas diri dan kompetensi secara mendalam.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Olimpiade Sains Pesantren Darul Mursyid berhasil meraih juara umum pertama olimpiade SHSO tingkat nasional 2026 yang dilaksanakan di IPB Bogor 27 Juni 2026. Diketahui, bidang studi Biologi diraih oleh santri atas nama Lufhfi Hazmi Manjerang (medali emas).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kemudian, Yusri Waldi Hasibuan (medali perunggu) serta Bidang studi Kebumian diraih oleh Radinal Habib (medali emas), Iqbal Mulia (medali perak), Irsyad Akram (medali perak), Ibnu Alfariji (medali perunggu), sementara Bidang Ekonomi diraih oleh Agil Saloon (medali emas), Bintang Arya (medali perunggu).</p>



<p class="wp-block-paragraph">‎Direktur Pesantren Darul Mursyid Drs Yusri Lubis juga mengatakan prestasi ini menjadi bukti bahwa santri Pesantren Darul Mursyid tidak hanya unggul dalam bidang akademik. &#8221; Tetapi juga mampu beradaptasi dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan ekonomi syariah yang semakin relevan di era digital,&#8221; jelasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lebih lanjut, Ketua Pembina Pesantren Darul Mursyid Ja’far Syahbudin Ritonga yang saat ini sebagai Wakil Bupati Tapanuli Selatan mengapresiasi setinggi-tingginya prestasi para santri. Serta, membuat Darul Mursyid optimis menjadi pusat kejayaan sains Islam. Dia juga mengapresiasi dan bangga atas capaian yang diraih oleh para siswa.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Prestasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh komponen Pesantren Darul Mursyid untuk terus berusaha dan menjadi terbaik dalam tiap kompetisi. Para siswa dan siswi tersebut menurutnya mengharumkan nama sekolah di berbagai bidang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">‎”Keberhasilan ini juga sejalan dengan visi Pesantren Darul Mursyid dalam mencetak santri yang berprestasi dan berakhlakul karimah. Semoga capaian ini menjadi motivasi bagi adik adiknya untuk terus bersungguh-sungguh dalam mengejar prestasi,” terangnya. ●<strong>Redaksi/Dw</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianpelita.id/edukasi/agama/pesantren-darul-mursyid-juara-umum-olimpiade-sains-nasional-2026/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kemenag Pati Gelar Pengajian dan Kajian Keagamaan bagi Warga Binaan Perempuan Lapas Kelas IIB Pati</title>
		<link>https://harianpelita.id/edukasi/agama/kemenag-pati-gelar-pengajian-dan-kajian-keagamaan-bagi-warga-binaan-perempuan-lapas-kelas-iib-pati/</link>
					<comments>https://harianpelita.id/edukasi/agama/kemenag-pati-gelar-pengajian-dan-kajian-keagamaan-bagi-warga-binaan-perempuan-lapas-kelas-iib-pati/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 26 Jun 2026 13:04:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Agama]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianpelita.id/?p=88944</guid>

					<description><![CDATA[HARIAN PELITA &#8212; Meningkatkan pembinaan kepribadian dan spiritual warga binaan, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Pati bekerja sama dengan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pati menyelenggarakan kegiatan pengajian dan kajian keagamaan bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP) di blok wanita. Kegiatan berlangsung khidmat dan diikuti antusias oleh para warga binaan. Turut hadir mendampingi kegiatan tersebut peserta Praktik Pengalaman [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class='booster-block booster-read-block'></div>
<p class="wp-block-paragraph"><strong>HARIAN PELITA &#8212;</strong> Meningkatkan pembinaan kepribadian dan spiritual warga binaan, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Pati bekerja sama dengan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pati menyelenggarakan kegiatan pengajian dan kajian keagamaan bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP) di blok wanita.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kegiatan berlangsung khidmat dan diikuti antusias oleh para warga binaan. Turut hadir mendampingi kegiatan tersebut peserta Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) dan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) dari UIN Sunan Kudus sebagai bagian dari implementasi pembelajaran di lingkungan pemasyarakatan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Materi disampaikan berfokus pada penguatan akidah, akhlak, serta motivasi untuk menjadi pribadi yang lebih baik selama menjalani masa pembinaan, Jumat (26/06/2026).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam suasana yang penuh kekeluargaan, penyuluh agama dari Kementerian Agama Kabupaten Pati mengajak warga binaan untuk senantiasa mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui ibadah, memperbaiki perilaku, dan menumbuhkan semangat hijrah menuju kehidupan yang lebih bermakna.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Para peserta juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi dan menyampaikan berbagai pertanyaan seputar praktik ibadah dalam kehidupan sehari-hari.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kehadiran mahasiswa PPL dan KKL UIN Sunan Kudus memberikan dukungan terhadap jalannya kegiatan sekaligus menjadi pengalaman nyata dalam memahami proses pembinaan keagamaan di lingkungan pemasyarakatan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Pati menyampaikan apresiasi kepada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pati atas sinergi yang terus terjalin dalam memberikan pembinaan rohani kepada warga binaan. ●<strong>Redaksi/Asq</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianpelita.id/edukasi/agama/kemenag-pati-gelar-pengajian-dan-kajian-keagamaan-bagi-warga-binaan-perempuan-lapas-kelas-iib-pati/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Baznas Santripreneur 2026 Siapkan Santri Jadi Pengusaha Fesyen Berdaya</title>
		<link>https://harianpelita.id/edukasi/agama/baznas-santripreneur-2026-siapkan-santri-jadi-pengusaha-fesyen-berdaya/</link>
					<comments>https://harianpelita.id/edukasi/agama/baznas-santripreneur-2026-siapkan-santri-jadi-pengusaha-fesyen-berdaya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 26 Jun 2026 01:06:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Agama]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianpelita.id/?p=88907</guid>

					<description><![CDATA[HARIAN PELITA &#8212; Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI menggelar Bootcamp Santripreneur Kompetisi Klaster Fesyen 2026 guna mencetak santri yang berdaya saing dan mandiri secara ekonomi melalui penguatan keterampilan bisnis serta pengembangan usaha fesyen. Kegiatan yang mengusung tagline &#8220;Brand Santri Mengguncang Industri&#8221; ini berlangsung pada 25–29 Juni 2026 di Jakarta. Sebanyak 50 peserta terpilih mengikuti bootcamp [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class='booster-block booster-read-block'></div>
<p class="wp-block-paragraph"><strong>HARIAN PELITA &#8212; </strong>Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI menggelar Bootcamp Santripreneur Kompetisi Klaster Fesyen 2026 guna mencetak santri yang berdaya saing dan mandiri secara ekonomi melalui penguatan keterampilan bisnis serta pengembangan usaha fesyen.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kegiatan yang mengusung tagline &#8220;Brand Santri Mengguncang Industri&#8221; ini berlangsung pada 25–29 Juni 2026 di Jakarta. Sebanyak 50 peserta terpilih mengikuti bootcamp tersebut setelah melalui proses seleksi yang menjaring 927 pendaftar dari berbagai daerah di Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pimpinan Baznas RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan H Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., mengatakan, Program Santripreneur merupakan salah satu program pendayagunaan Baznas yang bertujuan mengembangkan potensi santri agar mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Santripreneur ini memang kami adakan untuk membangun santri yang tidak hanya memiliki spirit dan jiwa usaha, tetapi kami ingin menciptakan santri-santri pengusaha, bukan sekadar pengusaha yang kebetulan santri,&#8221; ujar Idy saat membuka Program Santripreneur Baznas 2026 Klaster Fesyen, di Jakarta, Kamis (25/6/2026).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia menambahkan, klaster fesyen dipilih karena memiliki prospek yang besar dan kebutuhan pasar yang terus meningkat. Karena itu, Baznas ingin mendorong tumbuhnya industri fesyen yang digerakkan oleh para santri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Potensinya (dunia fesyen) sebenarnya sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Hanya saja kami ingin industri itu tumbuh dari kalangan santri,&#8221; kata dia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Direktur Penguatan Pendistribusian dan Pendayagunaan Nasional Baznas RI, Agus Siswanto, mengungkapkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap program tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Sejak pendaftaran dibuka pada tanggal 12 hingga 26 Mei 2026, tercatat sebanyak 927 orang mendaftarkan diri untuk mengikuti kompetisi ini,&#8221; kata Agus.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Tujuan besar kita adalah mengubah para santri yang semula merupakan mustahik menjadi muzaki. Melalui program ini, teman-teman (para peserta) sekalian akan ikut mewujudkan visi besar kita bersama, yaitu memperkuat peran zakat agar menjadi lebih bermakna dan berdayaguna bagi masyarakat,&#8221; ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bootcamp Santripreneur disambut antusias oleh para santri. Salah satunya, Arifin, santri asal Rembang yang saat ini menempuh pendidikan di Pondok Pesantren Kiai Galang Sewu, Semarang. Dalam program ini, Arifin membawa usaha fesyen yang dirintisnya, yakni brand Rembang Klod, yang memproduksi kaos, jaket, serta berbagai merchandise bertema budaya dan identitas daerah Rembang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Arifin mengaku bersyukur dapat menjadi bagian dari 50 peserta terbaik yang lolos seleksi. Ia mengatakan, Program Santripreneur BAZNAS ini selaras dengan kebutuhan pengembangan usahanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Terima kasih Baznas. Program ini pastinya akan sangat bermanfaat bagi kami, terutama santri yang masih membutuhkan banyak pengetahuan tentang kewirausahaan, khususnya di bidang fesyen. Jadi bukan hanya bantuan modal, tetapi juga pengetahuan, pengalaman, dan relasi,&#8221; ucapnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selama lima hari, para peserta akan mendapatkan pelatihan intensif yang berfokus pada strategi digitalisasi, manajemen pemasaran, serta berbagai materi pendukung untuk memperkuat kemampuan santri dalam mengembangkan usaha.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebagai bentuk dukungan lanjutan, Baznas akan memilih tiga peserta terbaik untuk menerima bantuan modal usaha, serta mendapatkan pembinaan dan pendampingan dalam menjalankan serta mengembangkan bisnis fesyen yang dirintisnya. ●<strong>Redaksi/Rls05</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianpelita.id/edukasi/agama/baznas-santripreneur-2026-siapkan-santri-jadi-pengusaha-fesyen-berdaya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ricuh dan Saling Dorong Peserta Saat Rapat Penentuan Lokasi Muktamar NU</title>
		<link>https://harianpelita.id/edukasi/agama/ricuh-dan-saling-dorong-peserta-saat-rapat-penentuan-lokasi-muktamar-nu/</link>
					<comments>https://harianpelita.id/edukasi/agama/ricuh-dan-saling-dorong-peserta-saat-rapat-penentuan-lokasi-muktamar-nu/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 25 Jun 2026 05:45:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Agama]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianpelita.id/?p=88893</guid>

					<description><![CDATA[HARIAN PELITA &#8212; Pelaksanaan Munas dan Konbes Nahdlatul Ulama di Pondok Pesantren Al Falah Ploso, Kediri pada 19-22 Juni 2026 meninggalkan sedikit noda ketika terjadi kericuhan saat akan menetapkan lokasi Muktamar Nahdlatul Ulama mendatang. Momen kericuhan tersebut banyak berseliweran di media sosial, namun tidak semua narasi tentang hal tersebut menceritakan kejadian sebenarnya. Dari video utuh [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class='booster-block booster-read-block'></div>
<p class="wp-block-paragraph"><strong>HARIAN PELITA &#8212; </strong>Pelaksanaan Munas dan Konbes Nahdlatul Ulama di Pondok Pesantren Al Falah Ploso, Kediri pada 19-22 Juni 2026 meninggalkan sedikit noda ketika terjadi kericuhan saat akan menetapkan lokasi Muktamar Nahdlatul Ulama mendatang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Momen kericuhan tersebut banyak berseliweran di media sosial, namun tidak semua narasi tentang hal tersebut menceritakan kejadian sebenarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dari video utuh yang diterima redaksi, terlihat awalnya pelaksanaan sidang di Komisi Organisasi berjalan lancar.<br>Prof Dr KH Asrorun Ni&#8217;am awalnya menyampaikan kesimpulan hasil sidang pada komisi tersebut, termasuk menyampaikan usulan lokasi pelaksanaan muktamar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ada 5 usulan lokasi, yakni DKI Jakarta, Jawa Barat, Nusa Tenggara Barat, Sumatera Barat dan Jawa Timur tepatnya Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Setelah penyampaian kesimpulan rapat itu, kemudian pimpinan sidang kembali diambil alih oleh KH Akhmad Asrori.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada saat itu, KH Akhmad Asrori langsung menyebut Pondok Pesantren Lirboyo diputuskan menjadi lokasi muktamar tanpa meminta meminta persetujuan pimpinan sidang lainnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Keputusan yang tiba-tiba memancing reaksi dari pimpinan sidang lain, seperti KH Muhammad Nuh yang terlihat kaget dan sempat menghalangi tindakan sepihak oleh KH Akhmad Asrori tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Reaksi keras juga muncul dari para peserta sidang, hampir semua peserta berteriak menolak keputusan yang diambil sendiri tersebut. Teriakan dan saling tuding pun terjadi, membuat arena sidang menjadi kacau.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tidak lama, Rois Aam KH Miftahul Achyar langsung berjalan ke panggung dekat pimpinan sidang dan mengambil pengeras suara. Dengan penuh khidmat dan kebijaksanaan, Kiai Mif kemudian menganulir keputusan sepihak itu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sesuai dengan hasil sidang sebelumnya, soal lokasi muktamar dikembalikan kepada PBNU untuk memilih, setelah melakukan survey dan kesiapan masing-masing lokasi yang diusulkan para peserta sidang.<br>Pernyataan Kiai Mif membuat suasana kembali mencair dan meredakan semua kericuhan yang terjadi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sikap KH Akhmad Asrori yang secara sepihak memutuskan lokasi muktamar di Pondok Pesantren Lirboyo itu, meninggalkan pertanyaan besar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kenapa keputusan yang sebelumnya sudah ditetapkan ada 5 calon lokasi, dengan otoriter serta pemaksaan langsung mengetuk palu untuk Pondok Pesantren Lirboyo. Ada kepentingan apa atau kepentingan siapa, ini menjadi pertanyaan bagi Kalangan Nahdliyin. ●<strong>Redaksi/IA</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianpelita.id/edukasi/agama/ricuh-dan-saling-dorong-peserta-saat-rapat-penentuan-lokasi-muktamar-nu/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rapat Koordinasi Pengawasan Aliran Kepercayaan dan Aliran Keagamaan dalam Masyarakat</title>
		<link>https://harianpelita.id/edukasi/agama/rapat-koordinasi-pengawasan-aliran-kepercayaan-dan-aliran-keagamaan-dalam-masyarakat/</link>
					<comments>https://harianpelita.id/edukasi/agama/rapat-koordinasi-pengawasan-aliran-kepercayaan-dan-aliran-keagamaan-dalam-masyarakat/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 24 Jun 2026 07:19:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Agama]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianpelita.id/?p=88872</guid>

					<description><![CDATA[HARIAN PELITA &#8212;  Mengantisipasi munculnya berbagai polemik gangguan keamanan dan ketertiban di lingkungan masyarakat di Kabupaten Lombok Timur, Kejaksaan Negeri Selong bersama Bakesbangpoldagri, TNI, FKDM Kabupaten dan Kecamatan mengadakan Rapat Koordinasi Pengawasan Aliran Kepercayaan dan Aliran Keagamaan dalam Masyarakat (PAKEM), Rabu, 24/06/2026. Kajari Selong diwakili Kasi Intel Ugik Ramantiyo dan jajaran, Dandim 1615 Lombok Timur [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class='booster-block booster-read-block'></div>
<p class="wp-block-paragraph"><strong>HARIAN PELITA &#8212;  </strong>Mengantisipasi munculnya berbagai polemik gangguan keamanan dan ketertiban di lingkungan masyarakat di Kabupaten Lombok Timur, Kejaksaan Negeri Selong bersama Bakesbangpoldagri, TNI, FKDM Kabupaten dan Kecamatan mengadakan Rapat Koordinasi Pengawasan Aliran Kepercayaan dan Aliran Keagamaan dalam Masyarakat (PAKEM), Rabu, 24/06/2026.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kajari Selong diwakili Kasi Intel Ugik Ramantiyo dan jajaran, Dandim 1615 Lombok Timur diwakili Kasdim Mayor Fahmi, Kepolisian, Kepala Badan Kesejahteraan Politik Dalam Negeri (Bakesbangpoldagri) Lotim dan jajaran, Kepala Depag Kabupaten Lotim, Ketua MUI.Lombok Timur, Ketua FKDM Kabupaten dan perwakilan&nbsp; Kecamatan se -Lombok Timur.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kepala Bakesbangpoldagri Kabupaten Lombok Timur Mustafa menyampaikan bawa dalam melaksanakan tugas pemantauan dan diteksi dini Bakesbangpoldagri dibantu FKDM tersebar di semua Kecamatan di Kabupaten Lombok Timur.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam pantauan di lapangan dan deteksi dini sampai bulan Juni 2026 kondisi lapangan tercatat laporan detiksi dini masih dalam kondisi aman, kondusif.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kasi Intel Kejari Lombok Timur Ugi Ramantiyo menyampaikan bahwa Rapat Koordinasi ini dilakukan untuk mencegah sedini mungkin terjadinya perbedaan aliran kepercayaan dan aliran keagamaan yang bisa menimbulkan kegaduhan antar pemeluk agama maupun ditengah tengah masyarakat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lebih jauh Ugi menyampaikan apabila menemukan suatu aliran kepercayaan atau aliran keagamaan ditengah masyarakat agar segera melaporkan ke Bakesbangpoldagri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kejaksaan maupun kepolisian untuk ditindak lanjuti apakan aliran tersebut bertentangan dan ada penyimpangan dengan agama atau kepercayaan yg sdh ada di tengah masyarakat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Apabila ditemukan pelanggaran dan penyimpangan akan dilakukan analisis dan tindak lanjuti dalam bentuk pelaporan ke pimpinan dan akan terus memantau perkembangan yang terjadi ditengah masyarakat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kepala Departemen Agama Kabupaten Lombok Timur menanggapi banyaknya rumah ibadah yang berdiri tak berizin.<br>Apabila ditemukan adanya rumah ibadah yang berdiri tak berizin yang menimbulkan kecurigaan dan polemik ditengah Masyarakat maka segera dilaporkan untuk mendapat penanganan dan antisipasi agar tidak terjadi hal hal yang tidak diinginkan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kepala Bakesbangpoldagri kabupaten Lotim mengharapkan dalam rapat koordinasi Pakem ini, FKDM melakukan deteksi dini dan cegah dini terhadap munculnya Aliran Kepercayaan dan Aliran Keagamaan diluar pengakuan Agama dan Negara. ●<strong>Redaksi/LR</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph"></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianpelita.id/edukasi/agama/rapat-koordinasi-pengawasan-aliran-kepercayaan-dan-aliran-keagamaan-dalam-masyarakat/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jelang Munas-Konbes NU 2026, PBNU Soroti Usulan Pembatasan Calon Anggota AHWA</title>
		<link>https://harianpelita.id/edukasi/agama/jelang-munas-konbes-nu-2026-pbnu-soroti-usulan-pembatasan-calon-anggota-ahwa/</link>
					<comments>https://harianpelita.id/edukasi/agama/jelang-munas-konbes-nu-2026-pbnu-soroti-usulan-pembatasan-calon-anggota-ahwa/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 21 Jun 2026 08:05:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Agama]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianpelita.id/?p=88771</guid>

					<description><![CDATA[HARIAN PELITA – Wakil Sekretaris Jenderal PBNU KH Suleman Tanjung mengungkapkan bahwa usulan perubahan ketentuan mengenai Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) belakangan menjadi polemik menjelang Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Konferensi Besar (Munas-Konbes) NU 2026 berasal dari Syuriyah PWNU Jawa Tengah. Menurut Suleman, usulan tersebut disampaikan secara resmi melalui aplikasi Digdaya pada 26 Mei 2026 [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class='booster-block booster-read-block'></div>
<p class="wp-block-paragraph"><strong>HARIAN PELITA – </strong>Wakil Sekretaris Jenderal PBNU KH Suleman Tanjung mengungkapkan bahwa usulan perubahan ketentuan mengenai Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) belakangan menjadi polemik menjelang Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Konferensi Besar (Munas-Konbes) NU 2026 berasal dari Syuriyah PWNU Jawa Tengah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Suleman, usulan tersebut disampaikan secara resmi melalui aplikasi Digdaya pada 26 Mei 2026 dengan surat bernomor 290/PW.01/A.I.01.99/14/06/2026 tentang Usulan Materi Munas Alim Ulama dan Konferensi Besar NU Tahun 2026.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Ini bukan ide tim Steering Committee (SC) maupun Organizing Committee (OC), melainkan usulan yang masuk dari PWNU Jawa Tengah melalui Digdaya,&#8221; ujar Suleman dalam keterangannya, Minggu (21/6/2026).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam dokumen usulan tersebut, PWNU Jawa Tengah mengajukan perubahan kriteria anggota AHWA. Salah satu poin yang diusulkan adalah agar ulama yang dapat dipilih menjadi anggota AHWA berasal dari kalangan ulama yang berada dalam struktur Jam&#8217;iyah Nahdlatul Ulama, khususnya unsur Syuriyah, serta mempertimbangkan representasi kewilayahan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, menurut Suleman, usulan tersebut kemudian berkembang menjadi polemik karena dianggap dapat membatasi ruang bagi kiai-kiai sepuh di luar struktur tertentu untuk terlibat dalam mekanisme AHWA.<br>&#8220;Kalau ada yang ingin menyingkirkan kiai sepuh, berarti perlu dilihat siapa yang mengusulkan. Yang menarik, usulan ini ditandatangani oleh Rais Syuriyah PWNU Jawa Tengah,&#8221; katanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Suleman menegaskan bahwa perbedaan pandangan dalam organisasi merupakan hal yang wajar. Namun, ia meminta agar seluruh pihak mendiskusikan substansi usulan secara objektif berdasarkan dokumen yang ada, bukan melalui asumsi atau framing yang dapat memperkeruh suasana menjelang Munas-Konbes NU 2026.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Karena itu, ia menilai usulan penambahan syarat bahwa calon anggota AHWA harus berasal dari pengurus Syuriyah dan didasarkan pada representasi kewilayahan sebaiknya dibatalkan agar tidak menimbulkan kesan pembatasan terhadap keterlibatan ulama sepuh dalam proses penentuan kepemimpinan Nahdlatul Ulama. ●<strong>Redaksi/IA</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph"></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianpelita.id/edukasi/agama/jelang-munas-konbes-nu-2026-pbnu-soroti-usulan-pembatasan-calon-anggota-ahwa/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gus Ipul: Prof Nasaruddin Umar Berpotensi Jadi Ketum PBNU</title>
		<link>https://harianpelita.id/edukasi/agama/gus-ipul-prof-nasaruddin-umar-berpotensi-jadi-ketum-pbnu/</link>
					<comments>https://harianpelita.id/edukasi/agama/gus-ipul-prof-nasaruddin-umar-berpotensi-jadi-ketum-pbnu/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Jun 2026 06:07:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Agama]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianpelita.id/?p=88507</guid>

					<description><![CDATA[HARIAN PELITA — Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan, bahwa Menteri Agama Prof KH Nasaruddin Umar salah satu tokoh berpotensi menjadi Ketua Umum PBNU. Pernyataan itu disampaikan Gus Ipul usai mengikuti apel kesiapan Pondok Pesantren Al Falah Ploso, Kediri, Jawa Timur sebagai tuan rumah Musyawarah Nasional Alim Ulama dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class='booster-block booster-read-block'></div>
<p class="wp-block-paragraph"><strong>HARIAN PELITA —</strong> Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan, bahwa Menteri Agama Prof KH Nasaruddin Umar salah satu tokoh berpotensi menjadi Ketua Umum PBNU.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pernyataan itu disampaikan Gus Ipul usai mengikuti apel kesiapan Pondok Pesantren Al Falah Ploso, Kediri, Jawa Timur sebagai tuan rumah Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama 2026, Selasa (16/6/2026).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Gus Ipul, peluang Prof Nasaruddin Umar dapat dilihat dari rekam jejak kepemimpinan PBNU dalam beberapa dekade terakhir. Ia menyebut sejumlah Ketua Umum PBNU sebelumnya memiliki latar belakang sebagai Katib Aam PBNU sebelum akhirnya dipercaya memimpin organisasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Beliau salah satu yang berpotensi. Kalau kita lihat sejak zaman Gus Dur, paling tidak 40 tahun terakhir ini, tiga Ketua Umum PBNU sebelumnya pernah menjadi Katib Aam,” kata Gus Ipul.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Gus Ipul mencontohkan KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, KH Said Aqil Siroj, hingga KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya, yang menurutnya pernah menempati posisi Katib Aam sebelum menjadi Ketua Umum PBNU.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Gus Dur sebelum Ketua Umum pernah jadi Katib Aam. Kemudian Kiai Said sebelum Ketua Umum juga pernah jadi Katib Aam. Terakhir Gus Yahya juga pernah jadi Katib Aam. Nah Prof Nasaruddin Umar ini juga pernah jadi Katib Aam,” ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain jalur Katib Aam, Gus Ipul juga menyebut posisi lain yang secara historis memiliki peluang menjadi Ketua Umum PBNU. Ia menyinggung KH Idham Chalid yang sebelum menjadi Ketua Umum PBNU pernah menjabat Sekjen PBNU, serta KH Hasyim Muzadi yang sebelumnya menjabat Ketua PWNU Jawa Timur.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kalau kita lihat statistik, yang pernah jadi Sekjen itu ada potensi. Yang pernah jadi Ketua PWNU Jawa Timur juga berpotensi. Yang pernah jadi Katib Aam juga berpotensi,” katanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun Gus Ipul menegaskan bahwa dirinya tidak akan ikut dalam pencalonan Ketua Umum PBNU. Ia juga menolak apabila ada pihak yang hendak mencalonkannya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Saya Sekjen, tapi saya sudah menyatakan dengan jelas, saya tidak mencalonkan diri dan tidak mau dicalonkan. Dua-duanya, tidak mau mencalonkan diri dan tidak mau dicalonkan,” tegasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Gus Ipul mengatakan, nama Prof Nasaruddin Umar memang mulai banyak disebut dalam komunikasi dengan sejumlah daerah. Meski demikian, ia menegaskan bahwa keputusan soal calon Ketua Umum PBNU tetap berada dalam mekanisme Muktamar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Waktu saya keliling ke beberapa daerah, Prof Nasar memang disebut-sebut. Tapi selebihnya nanti tergantung Muktamar,” ujarnya. ●<strong>Redaksi/IA</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianpelita.id/edukasi/agama/gus-ipul-prof-nasaruddin-umar-berpotensi-jadi-ketum-pbnu/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Spektakuler! &#8216;Comeback&#8217; Terindah Lotim: Peringkat 7 Melesat Juara 2 MTQ NTB Bupati Guyur Bonus Rp1 Miliar</title>
		<link>https://harianpelita.id/edukasi/agama/spektakuler-comeback-terindah-lotim-peringkat-7-melesat-juara-2-mtq-ntb-bupati-guyur-bonus-rp1-miliar/</link>
					<comments>https://harianpelita.id/edukasi/agama/spektakuler-comeback-terindah-lotim-peringkat-7-melesat-juara-2-mtq-ntb-bupati-guyur-bonus-rp1-miliar/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 Jun 2026 08:10:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Agama]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianpelita.id/?p=88496</guid>

					<description><![CDATA[HARIAN PELITA &#8212; Gelaran Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXI tingkat Provinsi NTB, melahirkan kejutan besar yang menjadi buah bibir. Kafilah Kabupaten Lombok Timur sukses mencetak sejarah baru dengan melakukan epict comeback atau lompatan prestasi paling dramatis tahun ini. Tak diunggulkan setelah terlempar diperingkat ke-7 pada mushabaqah sebelumnya, Lombok Timur mengamuk dan berhasil menembus posisi Juara [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class='booster-block booster-read-block'></div>
<p class="wp-block-paragraph"><strong>HARIAN PELITA &#8212;</strong> Gelaran Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXI tingkat Provinsi NTB, melahirkan kejutan besar yang menjadi buah bibir.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kafilah Kabupaten Lombok Timur sukses mencetak sejarah baru dengan melakukan epict comeback atau lompatan prestasi paling dramatis tahun ini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tak diunggulkan setelah terlempar diperingkat ke-7 pada mushabaqah sebelumnya, Lombok Timur mengamuk dan berhasil menembus posisi Juara Umum Dua dengan raihan 177 poin. Mereka sukses menggusur kabupaten/kota kuat lainnya dan hanya kalah dari tuan rumah Lombok Tengah yang mengemas 245 poin.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Keberhasilan melampaui target ini membuat atmosfer penutupan MTQ XXXI di Bencingah Masmirah, Lombok Tengah, Senin malam (15/06/2026), pecah oleh rasa haru dan bangga dari kontingen Gumi Selaparang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Merespons prestasi luar biasa mengharumkan nama daerah, Bupati Lombok Timur H Haerul Warisin tidak tanggung-tanggung dalam memberikan apresiasi. Dihadapan seluruh kafilah, Bupati memastikan menyuntikkan dana segar sebesar Rp1 miliar kepada LPTQ sebagai bonus untuk para juara.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Ini sebagai buah dari kegigihan LPTQ dan para peserta yang luar biasa dalam belajar dan berlatih. Terima kasih juga atas doa seluruh masyarakat Lombok Timur. Tapi ingat, kita tidak boleh cepat puas,&#8221; ujar H Haerul Warisin dengan nada bertenaga.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bupati menegaskan, hasil ini justru menjadi bahan evaluasi total. Pemda dan LPTQ kini telah mengantongi peta kekuatan untuk menyusun strategi yang lebih matang demi merebut mahkota juara umum dimasa depan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu Wakil Gubernur NTB Hj Indah Damayanti Putri menutup resmi acara secara khusus memuji peningkatan kualitas para peserta tahun ini. Saat menyerahkan piala Juara Umum kepada Lombok Tengah, Umi Dinda (sapaan akrabnya) mengingatkan esensi utama MTQ, yaitu investasi masa depan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Ditengah kemajuan zaman, Al-Qur&#8217;an sebagai benteng terbaik bagi generasi Islami yang akan mewarisi estafet pembangunan di NTB. Kompetisi ini sebagai wadah pemersatu yang mempererat persaudaraan kita,&#8221;tegas Wagub.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Melihat potensi besar yang ditunjukkan diatas panggung, Wagub optimis para juara malam ini sudah sangat siap menjadi duta yang akan membawa nama harum NTB ke panggung nasional. Ia juga melempar sinyal optimisme NTB, sangat siap jika kembali dipercaya menjadi tuan rumah MTQ tingkat Nasional. ●<strong>Redaksi/Pan</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianpelita.id/edukasi/agama/spektakuler-comeback-terindah-lotim-peringkat-7-melesat-juara-2-mtq-ntb-bupati-guyur-bonus-rp1-miliar/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kemenag Pati salurkan Al-Quran Melalui Program QURMA di Lapas Kelas IIB</title>
		<link>https://harianpelita.id/edukasi/agama/kemenag-pati-salurkan-al-quran-melalui-program-qurma-di-lapas-kelas-iib/</link>
					<comments>https://harianpelita.id/edukasi/agama/kemenag-pati-salurkan-al-quran-melalui-program-qurma-di-lapas-kelas-iib/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Jun 2026 00:40:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Agama]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianpelita.id/?p=88173</guid>

					<description><![CDATA[HARIAN PELITA &#8212; Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pati menerima bantuan sejumlah Al-Qur&#8217;an dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pati dalam kegiatan bertajuk QURMA (Qur&#8217;an untuk Masyarakat) pada Selasa (2/6/2026). Program ini merupakan upaya penyediaan Al-Qur&#8217;an untuk mendukung pembelajaran, pembinaan, serta penguatan kehidupan beragama masyarakat, termasuk bagi warga binaan pemasyarakatan yang sedang menjalani masa pembinaan di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class='booster-block booster-read-block'></div>
<p class="wp-block-paragraph"><strong>HARIAN PELITA &#8212; </strong>Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pati menerima bantuan sejumlah Al-Qur&#8217;an dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pati dalam kegiatan bertajuk QURMA (Qur&#8217;an untuk Masyarakat) pada Selasa (2/6/2026).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Program ini merupakan upaya penyediaan Al-Qur&#8217;an untuk mendukung pembelajaran, pembinaan, serta penguatan kehidupan beragama masyarakat, termasuk bagi warga binaan pemasyarakatan yang sedang menjalani masa pembinaan di dalam lapas.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1024" height="768" src="https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2026/06/1000165916-1024x768.jpg" alt="" class="wp-image-88175" srcset="https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2026/06/1000165916-1024x768.jpg 1024w, https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2026/06/1000165916-300x225.jpg 300w, https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2026/06/1000165916-768x576.jpg 768w, https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2026/06/1000165916-1536x1152.jpg 1536w, https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2026/06/1000165916.jpg 1600w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Penyerahan Al-Qur&#8217;an dilakukan perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Pati dan diterima langsung oleh jajaran Lapas Kelas IIB Pati. Bantuan tersebut akan dimanfaatkan sebagai sarana pembelajaran keagamaan bagi warga binaan, khususnya dalam kegiatan membaca, mempelajari, dan memahami isi kandungan Al-Qur&#8217;an yang selama ini menjadi bagian dari program pembinaan kepribadian di Lapas Pati.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Melalui program QURMA, diharapkan kebutuhan sarana ibadah dan pembelajaran agama bagi warga binaan dapat terpenuhi secara lebih optimal.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kepala Lapas Kelas IIB Pati Suprihadi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kementerian Agama Kabupaten Pati atas dukungan yang diberikan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kami mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Agama Kabupaten Pati atas bantuan Al-Qur&#8217;an yang telah diberikan melalui Program QURMA. Bantuan ini sangat bermanfaat dalam mendukung pembinaan keagamaan warga binaan. Kami berharap Al-Qur&#8217;an yang diterima dapat menjadi sarana meningkatkan keimanan, memperbaiki akhlak, serta menjadi bekal positif bagi warga binaan dalam menjalani kehidupan yang lebih baik setelah kembali ke tengah masyarakat,&#8221; ujar Suprihadi. ●<strong>Redaksi/Asq</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianpelita.id/edukasi/agama/kemenag-pati-salurkan-al-quran-melalui-program-qurma-di-lapas-kelas-iib/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
