<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Edukasi &#8211; Harian Pelita</title>
	<atom:link href="https://harianpelita.id/category/edukasi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://harianpelita.id</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Mon, 04 May 2026 18:11:30 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>
	<item>
		<title>Perpisahan dan Pelepasan Siswa Kelas XII  Madrasah Aliyah YPPS Sukahurip Penuh Haru</title>
		<link>https://harianpelita.id/edukasi/kilaspendidikan/perpisahan-dan-pelepasan-siswa-kelas-xii-madrasah-aliyah-ypps-sukahurip-penuh-haru/</link>
					<comments>https://harianpelita.id/edukasi/kilaspendidikan/perpisahan-dan-pelepasan-siswa-kelas-xii-madrasah-aliyah-ypps-sukahurip-penuh-haru/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 04 May 2026 18:11:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kilas Pendidikan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianpelita.id/?p=87292</guid>

					<description><![CDATA[HARIAN PELITA – Suasana haru dan bangga menyelimuti lingkungan Madrasah Aliyah Swasta YPPS Sukahurip Cihaurbeuti Ciamis.  Pelepasan dan Perpisahan Peserta Didik Kelas XII resmi digelar dengan penuh khidmat dan keanggunan. Acara ini menjadi penutup manis bagi perjalanan panjang para siswa dalam menuntut ilmu di Sekolah YPPS Sukahurip pada Senin (4/5/2026). Perpisahan dan Pelepasan siswa siswi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class='booster-block booster-read-block'></div>
<p><strong>HARIAN PELITA – </strong>Suasana haru dan bangga menyelimuti lingkungan Madrasah Aliyah Swasta YPPS Sukahurip Cihaurbeuti Ciamis. </p>



<p>Pelepasan dan Perpisahan Peserta Didik Kelas XII resmi digelar dengan penuh khidmat dan keanggunan.</p>



<p>Acara ini menjadi penutup manis bagi perjalanan panjang para siswa dalam menuntut ilmu di Sekolah YPPS Sukahurip pada Senin (4/5/2026).</p>



<p>Perpisahan dan Pelepasan siswa siswi kelas X II tersebut dihadiri seluruh keluarga besar sekolah, mulai dari Kepala Madrasah Yudi Herdiana, dewan guru, staf karyawan, hingga orang tua/wali murid hadir menyaksikan momen bersejarah putra-putri mereka.<br><br>Dini mewakili Kepala Madrasah Aliayah YPPS Sukahurip, Kecamatan Cihairbeuti menyampaikan, perpisahan dan pelepasan kelulusan siswa kelas XII Madrasah Aliyah Sukahurip&nbsp; sebanyak 19 orang selama menempuh pendidikan.</p>



<p>Ia berpesan dengan kelulusan ini&nbsp; agar ilmu yang telah diraih tidak hanya menjadi bekal diri sendiri tetapi juga menjadi bekal dan memberikan kontribusi bagi masyarakat sesuai dengan ilmu pendidikan apa yang telah kami berikan kepada mereka ,</p>



<p>Dini berharap, bagi  siswa kelulusan yang akan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi  jaga nama baik orang tua, nama baik sekolah dan semoga bisa menjadi orang yang berguna bagi masyarakat bangsa dan negara.<br><br>Semoga para lulusan Madrasah Aliyah YPPS Madrasah Aliyah dapat melangkah tegap, menggapai cita-cita setinggi langit, dan selalu mengamalkan nilai-nilai kebaikan yang telah ditanamkan selama di sekolah. ●<strong>Redaksi/Lili</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianpelita.id/edukasi/kilaspendidikan/perpisahan-dan-pelepasan-siswa-kelas-xii-madrasah-aliyah-ypps-sukahurip-penuh-haru/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tubuh Itu Warangka Bukan Diri Sebenarnya</title>
		<link>https://harianpelita.id/edukasi/tubuh-itu-warangka-bukan-diri-sebenarnya/</link>
					<comments>https://harianpelita.id/edukasi/tubuh-itu-warangka-bukan-diri-sebenarnya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 04 May 2026 04:31:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Edukasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianpelita.id/?p=87263</guid>

					<description><![CDATA[Banyak orang mengira setiap bayi yang lahir itu “makhluk baru” Kosong, belum ada apa-apa seperti kertas putih. Tapi benarkah sesederhana itu? Atau jangan-jangan kita selama ini salah memahami siapa itu manusia. Karena kalau ditarik lebih dalam yang lahir itu bukan sepenuhnya baru. Ada sesuatu yang sudah ada sebelumnyayang hanya “masuk” ke dalam wadah baru. Tubuh [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class='booster-block booster-read-block'></div>
<p>Banyak orang mengira setiap bayi yang lahir itu “makhluk baru” Kosong, belum ada apa-apa seperti kertas putih.</p>



<p>Tapi benarkah sesederhana itu? Atau jangan-jangan kita selama ini salah memahami siapa itu manusia. Karena kalau ditarik lebih dalam yang lahir itu bukan sepenuhnya baru.</p>



<p>Ada sesuatu yang sudah ada sebelumnya<br>yang hanya “masuk” ke dalam wadah baru.</p>



<p>Tubuh itu Warangka bukan diri Sebenarnya<br>Artinya begini,<br>•Tubuh hanyalah selongsong<br>•Wadah biologis dari unsur bumi<br>•Dibentuk dari DNA material</p>



<p>Sedangkan yang “mengisi” itu bukan hal baru. Selongsong yang jadi ngisi tetap yang dulu yang akan datang tetap.</p>



<p>Artinya: yang kita sebut “aku” ini bukan<br>lahir saat bayi menangis pertama kali. Tubuh iya, tapi kesadaran tidak.</p>



<p>Mitos titisan vs kenyataan kesadaran<br>Banyak yang bilang:<br>“ini titisan siapa”<br>“ini reinkarnasi siapa”</p>



<p>Padahal itu pemahaman setengah matang.<br>Karena bukan orang lain yang masuk ke tubuh ini tapi kesadaran itu sendiri yang berlanjut, Bukan pindah tokoh, bukan ganti karakter. Tapi, perjalanan yang belum selesai</p>



<p>Jadi bukan “titisan siapa&#8221;<br>tapi lanjutan dari apa yang belum tuntas.<br>Kamu bukan baru tapi sedang lanjut<br>Ini yang jarang disadari, hidup ini bukan mulai dari nol tapi melanjutkan sesuatu.</p>



<p>Makanya:<br>•Ada orang sejak kecil tenang<br>•Ada yang mudah marah<br>•Ada yang bijak tanpa diajari<br>Itu bukan kebetulan, Itu bekal yang sudah dibawa.</p>



<p>Kenapa banyak orang yang tidak sadar?<br>Karena manusia terlalu fokus ke luar<br>Sekolah isi otak, kerja cari cuan, sosial cari pengakuan</p>



<p>Tapi lupa, siapa yang sedang menjalani semua itu? Akhirnya hidup terasa baru padahal sebenarnya hanya mengulang pola lama.</p>



<p>Bahaya paling halus merasa diri baru</p>



<p>Kalau manusia merasa, “aku mulai dari nol”. Maka dia akan mengulangi kesalahan yang sama tanpa sadar itu pola lama<br>Tapi kalau sadar, “aku ini kelanjutan”</p>



<p>Maka akan mulai bertanya:<br>•Apa yang belum selesai?<br>•Apa yang masih melekat?<br>•Apa yang harus dibereskan?<br>Disitulah kesadaran mulai naik.</p>



<p>Kekuatan batin yang jarang diketahui ini yang jarang diajarkan. Manusia memiliki memori batin yang dalam bukan memori otak, tapi jejak kesadaran.</p>



<p>Makanya kadang:<br>•Merasa dekat dengan sesuatu tanpa alasan<br>•Takut tanpa sebab jelas<br>•Tertarik pada jalan tertentu sejak kecil<br>Itu bukan random tapi resonansi dari perjalanan sebelumnya</p>



<p>Apa yang harus dilakukan? Bukan sibuk cari tahu &#8220;aku dulu siapa&#8221; itu jebakan ego yang lebih penting, apa yang harus diselesaikan sekarang. Karena hidup ini bukan soal asal tapi soal penyelesaian.</p>



<p>Tubuh ini akan tua, rusak akan kembali ke tanah.Tapi yang menghidupinya tidak ikut hancur. Pertanyaannya sekarang kamu sedang hidup sebagai tubuh atau mulai sadar sebagai “yang mengisi”?</p>



<p>Karena di situlah perbedaan antara manusia yang hanya hidup dan manusia yang mulai mengerti hidupnya.***</p>



<p>Credit: Kendit Nayogenggong</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianpelita.id/edukasi/tubuh-itu-warangka-bukan-diri-sebenarnya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Forum Mahasiswa Nasional Ranting Hamzanwadi Gelar Aksi Unjukrasa Menyuarakan Nasib Buruh</title>
		<link>https://harianpelita.id/edukasi/kilaspendidikan/forum-mahasiswa-nasional-ranting-hamzanwadi-gelar-aksi-unjukrasa-menyuarakan-nasib-buruh/</link>
					<comments>https://harianpelita.id/edukasi/kilaspendidikan/forum-mahasiswa-nasional-ranting-hamzanwadi-gelar-aksi-unjukrasa-menyuarakan-nasib-buruh/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 03 May 2026 10:35:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kilas Pendidikan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianpelita.id/?p=87236</guid>

					<description><![CDATA[HARIAN PELITA &#8212; Forum Mahasiswa Nasional (FMN) Ranting Hamzanwa di Lombok Timur menggelar aksi unjukrasa di simpang empat BRI Cabang Selong, Minggu, 3 April 2026. Masa aksi berjumlah sekitar 20 orang menyuarakan keprihatinannya terhadap kaum buruh dan masa depan pendidikan. Orator bernama Bungrik berasal dari Mahasiswa Win Mataram juga menyuarakan ketimpangan dilakukan baik oleh pemerintah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class='booster-block booster-read-block'></div>
<p><strong>HARIAN PELITA &#8212; </strong>Forum Mahasiswa Nasional (FMN) Ranting Hamzanwa di Lombok Timur menggelar aksi unjukrasa di simpang empat BRI Cabang Selong, Minggu, 3 April 2026.</p>



<p>Masa aksi berjumlah sekitar 20 orang menyuarakan keprihatinannya terhadap kaum buruh dan masa depan pendidikan.</p>



<p>Orator bernama Bungrik berasal dari Mahasiswa Win Mataram juga menyuarakan ketimpangan dilakukan baik oleh pemerintah pusat sampai pemerintah Daerah.</p>



<p>Orator juga menyinggung masalah Makan Gizi Gratis (MBG) tidak sesuai penerapannya dilapangan sehingga menimbulkan keracunan dibeberapa sekolah penerima manfaat.</p>



<p>Salah satu orator perempuan bernama Kalika merupakan keterwakilan dari kaum hawa juga bersuara keras dalam orasinya terhadap kebijakan pemerintah tentang kesenjangan baik dari pemerintah pusat sampai pemerintah daerah dikatakan zalim kebijakan, sehingga meminta pemerintah untuk lebih memperhatikan kesejahteraan kaum perempuan.</p>



<p>Menurut orator perempuan ini, hari buruh dan hari pendidikan Nasional yang dirayakan setiap tahun hanya merupakan seremonial belaka, tanpa melakukan evaluasi untuk merubah nasib buruh menjadi lebih baik dan merubah wajah pendidikan menjadi lebih bermartabat</p>



<p>Sementara untuk Buruh, menuntut untu mewujudkan Undang undang atau Regulasi yang mengatur tentang keamanan untuk seluruh Buruh, wujudkan Reforma Agraria Sejati dan Bangun Industri Nasional. Bung Rik menyampaikan Puncak aksi akan dilasanakan tanggal, 21 Mei 2026 di Mataram tutupnya. ●<strong>Redaksi/LR</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianpelita.id/edukasi/kilaspendidikan/forum-mahasiswa-nasional-ranting-hamzanwadi-gelar-aksi-unjukrasa-menyuarakan-nasib-buruh/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Menabung Puluhan Tahun Pedagang Sayur Keliling di Bekasi Berangkat Haji</title>
		<link>https://harianpelita.id/edukasi/agama/menabung-puluhan-tahun-pedagang-sayur-keliling-di-bekasi-berangkat-haji/</link>
					<comments>https://harianpelita.id/edukasi/agama/menabung-puluhan-tahun-pedagang-sayur-keliling-di-bekasi-berangkat-haji/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 03 May 2026 02:51:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Agama]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianpelita.id/?p=87223</guid>

					<description><![CDATA[HARIAN PELITA &#8212; Kisah inspiratif datang dari Kabupate Bekasi, Jawa Barat.  Seorang ibu pedagang sayur bernama Tarmah berkat tekatnya, ia akhirnya menunaikan ibadah haji tahun 2026 setelah menabung selama puluhan tahun dari hasil usaha jualan sayur. Ibu Tarmah sehari-hari berjualan sayur di Kampung Pamahan Jatiasih Bekasi. Dari modal gerobak kecil ibu Tarmah berusaha untuk memenuhi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class='booster-block booster-read-block'></div>
<p><strong>HARIAN PELITA &#8212; </strong>Kisah inspiratif datang dari Kabupate Bekasi, Jawa Barat.  Seorang ibu pedagang sayur bernama Tarmah berkat tekatnya, ia akhirnya menunaikan ibadah haji tahun 2026 setelah menabung selama puluhan tahun dari hasil usaha jualan sayur.</p>



<p>Ibu Tarmah sehari-hari berjualan sayur di Kampung Pamahan Jatiasih Bekasi. Dari modal gerobak kecil ibu Tarmah berusaha untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga.</p>



<p>Tetapi dengan cara disiplin kemudian menyisihkan sebagian penghasilan guna mewujudkan niat berangkat ke Tanah Suci.</p>



<p>Upaya tersebut dimulai sejak tahun 2005 dengan konsistensi, Ibu Tarmah&nbsp; menyisihkan penghasilannya&nbsp; setiap hari. Tabungan itu kemudian cukup untuk mendaftar haji pada 2014.</p>



<p>“Sejak tahun 2006 saya sudah mulai menabung dari hasil jualan sayur. Sedikit demi sedikit saya kumpulkan supaya bisa berangkat haji,” tukasnya, Minggu (3/5/2026).</p>



<p>Perjalanan panjang harus dilalui setelah pendaftaran. Ibu&nbsp; ini menunggu selama 12 tahun hingga akhirnya mendapat panggilan berangkat pada musim haji tahun 2026. Kabar tersebut disambut haru ibu Tarmah setelah penantian yang tidak singkat.</p>



<p>Menjelang keberangkatannya, berbagai persiapan telah dilakukan, mulai dari melengkapi dokumen, pemeriksaan kesehatan, hingga mengikuti manasik haji.</p>



<p>Ibu Tarmah dan Ahmad berangkat pada 3  Mei 2026 kloter 10 Embarkasi Bekasi bersama ratusan calon jemaah lainnya. ●<strong>Redaksi/Ikhwan Azis</strong></p>



<p></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianpelita.id/edukasi/agama/menabung-puluhan-tahun-pedagang-sayur-keliling-di-bekasi-berangkat-haji/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Polisi Kawal Ketat Keberangkatan Jamaah Haji Kloter 8 Asal Lombok Barat</title>
		<link>https://harianpelita.id/edukasi/agama/polisi-kawal-ketat-keberangkatan-jamaah-haji-kloter-8-asal-lombok-barat/</link>
					<comments>https://harianpelita.id/edukasi/agama/polisi-kawal-ketat-keberangkatan-jamaah-haji-kloter-8-asal-lombok-barat/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 03 May 2026 00:48:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Agama]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianpelita.id/?p=87220</guid>

					<description><![CDATA[HARIAN PELITA &#8212; Sejumlah personel dari Polda NTB dan Polresta Mataram melakukan pengamanan serta pengawalan keberangkatan rombongan calon jamaah haji kloter 8 asal Kabupaten Lombok Barat di Asrama Haji NTB, Sabtu (02/05/2026). Pengamanan dilakukan sejak proses persiapan hingga rombongan diberangkatkan menuju Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) untuk selanjutnya terbang ke Madinah. Kabid Humas Polda [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class='booster-block booster-read-block'></div>
<p><strong>HARIAN PELITA &#8212; </strong>Sejumlah personel dari Polda NTB dan Polresta Mataram melakukan pengamanan serta pengawalan keberangkatan rombongan calon jamaah haji kloter 8 asal Kabupaten Lombok Barat di Asrama Haji NTB, Sabtu (02/05/2026).</p>



<p>Pengamanan dilakukan sejak proses persiapan hingga rombongan diberangkatkan menuju Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) untuk selanjutnya terbang ke Madinah.</p>



<p>Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Mohammad Kholid menjelaskan bahwa pengawalan ini merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam memastikan kelancaran dan keamanan seluruh rangkaian keberangkatan jamaah.</p>



<p>“Pengamanan ini merupakan bentuk tanggung jawab Polri untuk memastikan proses pemberangkatan berjalan lancar serta memberikan rasa aman dan nyaman, baik bagi jamaah maupun keluarga yang mengantar,” ujarnya.</p>



<p>Dalam pelaksanaannya, personel kepolisian melakukan pengaturan arus lalu lintas, pengawalan kendaraan rombongan, serta pengamanan di sekitar area asrama haji guna mengantisipasi potensi gangguan.</p>



<p>Kehadiran aparat kepolisian juga memberikan rasa tenang bagi para calon jamaah haji yang akan memulai perjalanan ibadah ke Tanah Suci.</p>



<p>Polda NTB menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, termasuk dalam mendukung kelancaran penyelenggaraan ibadah haji di wilayah Nusa Tenggara Barat. ●<strong>Redaksi/LR</strong></p>



<p></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianpelita.id/edukasi/agama/polisi-kawal-ketat-keberangkatan-jamaah-haji-kloter-8-asal-lombok-barat/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Partisipasi Semesta Kunci Pendidikan Bermutu Peringatan Hardiknas 2026</title>
		<link>https://harianpelita.id/edukasi/kilaspendidikan/partisipasi-semesta-kunci-pendidikan-bermutu-peringatan-hardiknas-2026/</link>
					<comments>https://harianpelita.id/edukasi/kilaspendidikan/partisipasi-semesta-kunci-pendidikan-bermutu-peringatan-hardiknas-2026/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 01 May 2026 13:27:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kilas Pendidikan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianpelita.id/?p=87162</guid>

					<description><![CDATA[HARIAN PELITA &#8212; Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) setiap 2 Mei disampaikan Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Ahmad Tholabi Kharlie menjadi momentum reflektif bagi bangsa Indonesia menata arah dan strategi pembangunan sumber daya manusia (SDM). Menurut dia, Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia mengusung tema “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class='booster-block booster-read-block'></div>
<p><strong>HARIAN PELITA &#8212; </strong>Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) setiap 2 Mei disampaikan Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Ahmad Tholabi Kharlie menjadi momentum reflektif bagi bangsa Indonesia menata arah dan strategi pembangunan sumber daya manusia (SDM).</p>



<p>Menurut dia, Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia mengusung tema “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua.”</p>



<p>Tholabi mengatakan tema tersebut menegaskan bahwa pendidikan tidak lagi dapat dibebankan semata pada negara atau institusi formal, melainkan menjadi tanggung jawab kolektif seluruh elemen bangsa.</p>



<p>Guru Besar sekaligus Wakil Rektor Bidang Akademik UIN Syarif Hidayatullah Jakarta itu menilai tema Hardiknas tahun 2026 ini mencerminkan kebutuhan mendesak akan kolaborasi lintas sektor dalam menghadapi kompleksitas tantangan pendidikan diera global.</p>



<p>“Partisipasi semesta bukan sekadar jargon normatif. Ia harus diterjemahkan dalam desain kebijakan yang memungkinkan keterlibatan nyata, mulai dari keluarga, masyarakat, dunia usaha, hingga komunitas keagamaan,” kata Tholabi, Jum&#8217;at (1/5/2026).</p>



<p>Ia mengungkapkan salah satu isu krusial pendidikan Indonesia saat ini adalah pergeseran fokus dari sekadar pemerataan akses menuju peningkatan mutu yang berkeadilan.</p>



<p>Lanjutnya, selama dua dekade terakhir, capaian akses pendidikan dinilai cukup progresif. Namun, tantangan kualitas masih menjadi pekerjaan rumah yang belum terselesaikan secara sistemik.</p>



<p>Kata dia, mutu pendidikan tidak dapat direduksi pada capaian kognitif semata, melainkan harus mencakup dimensi karakter, etika dan kemampuan adaptif. Dalam hal ini, menurut Tholabi gagasan pendidikan yang dirintis oleh Ki Hadjar Dewantara tetap relevan sebagai fondasi filosofis.</p>



<p>“Pendidikan yang memerdekakan bukan hanya soal transfer ilmu, tetapi juga pembentukan manusia yang utuh. Yakni yang memiliki daya pikir, daya rasa dan daya cipta,” imbuh Anggota Dewan Pendidikan Tinggi.</p>



<p>Kemudian, mengidentifikasi sejumlah tantangan utama yang dihadapi pendidikan Indonesia saat ini. Pertama, disrupsi teknologi yang berlangsung sangat cepat. Digitalisasi pembelajaran, yang menjadi salah satu prioritas pemerintah, memang membuka peluang besar dalam memperluas akses dan inovasi.</p>



<p>&#8220;Namun, disisi lain, ia juga menghadirkan kesenjangan baru, terutama bagi daerah yang belum memiliki infrastruktur memadai,&#8221; terang Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.</p>



<p>Kedua, ditambahkan dia, ketimpangan kualitas antarwilayah yang masih cukup signifikan. Sekolah-sekolah di daerah perkotaan relatif lebih siap dalam mengadopsi perubahan, sementara di daerah tertinggal, persoalan dasar seperti sarana prasarana dan ketersediaan tenaga pendidik masih menjadi kendala.</p>



<p>Ketiga, relevansi kurikulum dengan dinamika zaman. Tholabi menilai bahwa pendidikan tidak boleh terjebak dalam orientasi jangka pendek yang semata-mata mengikuti kebutuhan industri. Sebaliknya, pendidikan harus tetap menjaga keseimbangan antara ilmu terapan dan ilmu dasar.</p>



<p>“Jika pendidikan hanya diarahkan untuk mencetak tenaga kerja siap pakai, kita berisiko kehilangan kapasitas sebagai bangsa pencipta. Inovasi justru lahir dari fondasi keilmuan yang kuat, termasuk ilmu-ilmu dasar dan humaniora,” jelasnya.</p>



<p>Dalam kerangka yang lebih luas, ia memaparkan bahwa perguruan tinggi memiliki peran strategis sebagai pusat produksi pengetahuan dan pembentukan kepemimpinan intelektual. Tholabi menyebutkan kampus tidak boleh sekadar menjadi perpanjangan tangan pasar, melainkan harus tetap menjaga otonomi keilmuan.</p>



<p>Untuk itu, ia mendorong agar perguruan tinggi memperkuat ekosistem riset yang integratif, yang menghubungkan ilmu pengetahuan dengan kebutuhan masyarakat tanpa kehilangan independensi akademik.</p>



<p>“Perguruan tinggi harus menjadi ruang dialektika antara tradisi dan modernitas, antara nilai dan teknologi. Di sinilah peran penting kampus dalam menyiapkan SDM yang tidak hanya kompeten, tetapi juga berintegritas,” ujar Ahmad Tholabi Kharlie.</p>



<p>Menuju visi Indonesia Emas 2045, diutarakan dia, pembangunan SDM menjadi kunci utama yang tidak dapat ditawar. Ia menilai bonus demografi yang dimiliki Indonesia hanya akan menjadi berkah apabila dikelola melalui sistem pendidikan yang berkualitas.</p>



<p>Tholabi menekankan investasi pada pendidikan harus dilihat sebagai investasi jangka panjang yang berdampak pada daya saing bangsa. Ada tiga hal yang harus menjadi prioritas.</p>



<p>&#8220;Pertama, penguatan kualitas guru sebagai aktor utama pendidikan. Kedua, transformasi kurikulum yang adaptif namun berakar pada nilai-nilai kebangsaan. Ketiga, pemerataan akses teknologi pendidikan secara inklusif,” tuturnya.</p>



<p>Pendidikan di Indonesia harus mampu melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan spiritual. “Indonesia Emas tidak cukup dibangun oleh manusia yang pintar, tetapi oleh manusia yang memiliki orientasi nilai. Tanpa itu, kemajuan justru bisa kehilangan arah,” ujarnya.</p>



<p>Peringatan Hardiknas seharusnya tidak berhenti pada seremoni tahunan. Hardiknas perlu dijadikan sebagai momentum refleksi untuk mengevaluasi capaian sekaligus merumuskan langkah strategis kedepan.</p>



<p>Lantas, dia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengambil peran aktif dalam memajukan pendidikan. Pendidikan adalah kerja peradaban. &#8216; Ia tidak bisa diselesaikan dalam satu generasi, tetapi harus diwariskan sebagai komitmen lintas zaman,” sambungnya.</p>



<p>Tholabi berujar dengan berbagai tantangan yang ada, optimisme tetap menjadi energi penting. Namun, optimisme tersebut, menurutnya harus dibarengi dengan kerja nyata dan konsistensi kebijakan.</p>



<p>“Harapan kita sederhana, tetapi mendasar: pendidikan Indonesia mampu melahirkan manusia merdeka yang berdaya saing global, tanpa kehilangan jati diri sebagai bangsa,” tandasnya. ●<strong>Redaksi/Dw</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianpelita.id/edukasi/kilaspendidikan/partisipasi-semesta-kunci-pendidikan-bermutu-peringatan-hardiknas-2026/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Presiden Prabowo: Renovasi 1.782 Sekolah Anggaran Hampir Rp1,5 Triliun di Seluruh Jawa Tengah</title>
		<link>https://harianpelita.id/edukasi/kilaspendidikan/presiden-prabowo-renovasi-1-782-sekolah-anggaran-hampir-rp15-triliun-di-seluruh-jawa-tengah/</link>
					<comments>https://harianpelita.id/edukasi/kilaspendidikan/presiden-prabowo-renovasi-1-782-sekolah-anggaran-hampir-rp15-triliun-di-seluruh-jawa-tengah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 30 Apr 2026 05:35:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kilas Pendidikan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianpelita.id/?p=87072</guid>

					<description><![CDATA[HARIAN PELITA &#8212; Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung hasil revitalisasi dan pelaksanaan program MBG di SMA Negeri 1 Cilacap, Jawa Tengah, Rabu 29 April 2026. Sesuai penyampaian Presiden, pemerintah akan terus memperluas dan mempercepat program renovasi sekolah. Dari 17.000 sekolah pada tahun 2025 lalu, menjadi 70.000 sekolah tahun 2026 ini, dengan target seluruh sekolah di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class='booster-block booster-read-block'></div>
<p><strong>HARIAN PELITA &#8212; </strong>Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung hasil revitalisasi dan pelaksanaan program MBG di SMA Negeri 1 Cilacap, Jawa Tengah, Rabu 29 April 2026.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="800" height="1024" src="https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2026/04/1000135314-800x1024.jpg" alt="" class="wp-image-87074" srcset="https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2026/04/1000135314-800x1024.jpg 800w, https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2026/04/1000135314-234x300.jpg 234w, https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2026/04/1000135314-768x983.jpg 768w, https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2026/04/1000135314-1199x1536.jpg 1199w, https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2026/04/1000135314.jpg 1440w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /></figure>



<p>Sesuai penyampaian Presiden, pemerintah akan terus memperluas dan mempercepat program renovasi sekolah. Dari 17.000 sekolah pada tahun 2025 lalu, menjadi 70.000 sekolah tahun 2026 ini, dengan target seluruh sekolah di Indonesia rampung diperbaiki pada tahun 2028.</p>



<p>Khusus di provinsi Jawa Tengah saja, pada tahun 2025 pemerintah melalui Kemendikdasmen telah merenovasi 1.782 sekolah dengan total anggaran hampir Rp 1,5 triliun di seluruh Jawa Tengah.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="605" src="https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2026/04/1000135315-1024x605.jpg" alt="" class="wp-image-87075" srcset="https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2026/04/1000135315-1024x605.jpg 1024w, https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2026/04/1000135315-300x177.jpg 300w, https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2026/04/1000135315-768x453.jpg 768w, https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2026/04/1000135315-1536x907.jpg 1536w, https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2026/04/1000135315.jpg 2048w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>1.782 sekolah yang sudah direnovasi tersebut dengan rincian 131 PAUD, 759 SD, 479 SMP, 124 SMA, 179 SMK, 39 SLB dan 35 SKB yang tersebar di seluruh Jawa Tengah. ●<strong>Redaksi/HP</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianpelita.id/edukasi/kilaspendidikan/presiden-prabowo-renovasi-1-782-sekolah-anggaran-hampir-rp15-triliun-di-seluruh-jawa-tengah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Huria Kristen Batak Protestan Imbau Umat Tidak Terprovokasi Soal Video Jusuf Kalla</title>
		<link>https://harianpelita.id/edukasi/agama/huria-kristen-batak-protestan-imbau-umat-tidak-terprovokasi-soal-video-jusuf-kalla/</link>
					<comments>https://harianpelita.id/edukasi/agama/huria-kristen-batak-protestan-imbau-umat-tidak-terprovokasi-soal-video-jusuf-kalla/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 29 Apr 2026 08:09:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Agama]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianpelita.id/?p=87035</guid>

					<description><![CDATA[HARIAN PELITA &#8212; Jajaran Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) bersilaturahmi ke kediaman Wapres ke-10 dan 12 Jusuf Kalla atau JK di Brawijaya Jakarta Selatan. Dalam pertemuan itu dibahas dalam pertemuan tersebut adalah soal ramainya potongan video ceramah JK yang dinilai sebagian pihak menistakan agama. Ephorus HKBP Pendeta Victor Tambunan menilai ceramah JK di UGM tidak [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class='booster-block booster-read-block'></div>
<p><strong>HARIAN PELITA &#8212; </strong>Jajaran Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) bersilaturahmi ke kediaman Wapres ke-10 dan 12 Jusuf Kalla atau JK di Brawijaya Jakarta Selatan.</p>



<p>Dalam pertemuan itu dibahas dalam pertemuan tersebut adalah soal ramainya potongan video ceramah JK yang dinilai sebagian pihak menistakan agama.</p>



<p>Ephorus HKBP Pendeta Victor Tambunan menilai ceramah JK di UGM tidak mengandung unsur penistaan agama.</p>



<p>&#8220;Salah satu hal dari percakapan kami, tentu kita semua tahu baru-baru ini diperbincangkan tentang ceramah beliau yang di UGM. Dan saya sampaikan ke beliau bahwa sebelum-sebelumnya juga saya sudah mendengar secara utuh keseluruhan dan saya memahami tidak ada unsur penistaan agama Kristen di dalamnya,&#8221; kata Victor di kediaman JK.</p>



<p>Victor mengimbau seluruh warga HKBP tidak terprovokasi dengan munculnya potongan video tersebut.</p>



<p>&#8220;HKBP untuk tidak terprovokasi. Jadi saya sampaikan ke beliau bahwa itu (imbauan) saya sudah lakukan sebelum-sebelumnya,&#8221; ujar Victor. ●<strong>Redaksi/ES</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianpelita.id/edukasi/agama/huria-kristen-batak-protestan-imbau-umat-tidak-terprovokasi-soal-video-jusuf-kalla/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ormas Islam Bela JK, Kecam Ade Armando dan Abu Janda Provokator Penghasut Umat Beragama</title>
		<link>https://harianpelita.id/edukasi/agama/ormas-islam-bela-jk-kecam-ade-armando-dan-abu-janda-provokator-penghasut-umat-beragama/</link>
					<comments>https://harianpelita.id/edukasi/agama/ormas-islam-bela-jk-kecam-ade-armando-dan-abu-janda-provokator-penghasut-umat-beragama/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 29 Apr 2026 05:42:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Agama]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianpelita.id/?p=87031</guid>

					<description><![CDATA[HARIAN PELITA &#8212; Organisasi Islam (Ormas) mengecam tindakan dua pegiat media sosial Ade Armando dan Abu Janda sebagai provokar pemecah umat beragama di Indonesia. Itu dilontarkan seluruh Ormas dilontarkan ketika bertemu dengan Jusuf Kalla dikediamannya, Jalan Brawijaya, kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (28/4/2026) malam. Pertemuan itu dihadiri 40 pimpinan ormas Islam sebagai bentuk pembelaan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class='booster-block booster-read-block'></div>
<p><strong>HARIAN PELITA &#8212; </strong>Organisasi Islam (Ormas) mengecam tindakan dua pegiat media sosial Ade Armando dan Abu Janda sebagai provokar pemecah umat beragama di Indonesia.</p>



<p>Itu dilontarkan seluruh Ormas dilontarkan ketika bertemu dengan Jusuf Kalla dikediamannya, Jalan Brawijaya, kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (28/4/2026) malam.</p>



<p>Pertemuan itu dihadiri 40 pimpinan ormas Islam sebagai bentuk pembelaan terhadap JK yang belum lama ini dilaporkan atas dugaan penistaan agama di Polda Metro Jaya.<br>&#8220;Didasari oleh rasa tak enak di kalangan tokoh-tokoh Islam bahwa terakhir ini yang banyak membela Bapak Jusuf Kalla adalah para tokoh-tokoh Kristiani, baik PGI, dari PGI maupun KWI. Maka pimpinan ormas-ormas Islam merasa tergerak untuk bersilaturahim membicarakan apa yang terjadi terakhir ini,&#8221; ujar Din Syamsuddin usai pertemuan selaku perwakilan ormas.</p>



<p>Pertemuan digelar sekitar tiga jam mulai pukul 20.00 hingga sekitar 23.00 WIB.</p>



<p>Din menilai tudingan penistaan agama dalam pidato JK di kampus UGM dalam beberapa waktu telah menimbulkan hiruk pikuk di tengah publik.</p>



<p>Menurut dia, potongan video pidato tersebut terlalu tendensius, provokatif, dan hanya akan mengadu domba.<br>&#8220;Maka oleh karena itu, ada dari kalangan ormas-ormas Islam para advokat yang akan menuntut yang bersangkutan, karena sebenarnya bukan pertama kali, sudah berkali-kali menyebar fitnah dan mengadu domba antar umat beragama,&#8221; ujar Din.</p>



<p>Din pun menegaskan pihaknya telah mengerahkan sejumlah advokat untuk membela JK dalam kasus tersebut.</p>



<p>Dia bahkan mengancam akan melaporkan balik pada pihak yang telah melaporkan JK.<br>&#8220;Itu terserah advokat nanti. Dalam waktu dekat, mungkin di dalam bulan April ini juga, atau paling lama awal Mei nanti itu,&#8221; katanya. ●<strong>Redaksi/ES</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianpelita.id/edukasi/agama/ormas-islam-bela-jk-kecam-ade-armando-dan-abu-janda-provokator-penghasut-umat-beragama/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jemaah Calon Haji Kloter 5 Mataram Terbang Aman Didominasi Lansia</title>
		<link>https://harianpelita.id/edukasi/agama/jemaah-calon-haji-kloter-5-mataram-terbang-aman-didominasi-lansia/</link>
					<comments>https://harianpelita.id/edukasi/agama/jemaah-calon-haji-kloter-5-mataram-terbang-aman-didominasi-lansia/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Apr 2026 04:43:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Agama]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianpelita.id/?p=86918</guid>

					<description><![CDATA[HARIAN PELITA &#8212; Keberangkatan jemaah calon haji asal Kota Mataram, Ahad (26/4/2026), yang tergabung dalam Kloter LOP 5 Embarkasi Lombok berjalan lancar. Sebanyak 393 calon tamu Allah dilepas menuju Tanah Suci melalui penerbangan GIA 5105 pukul 09.50 Wita dengan pengamanan ketat dari personel gabungan. Karoops Polda NTB Kombes Pol Erwin Rachmat menyampaikan, seluruh rangkaian pengamanan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class='booster-block booster-read-block'></div>
<p><strong>HARIAN PELITA &#8212;</strong> Keberangkatan jemaah calon haji asal Kota Mataram, Ahad (26/4/2026), yang tergabung dalam Kloter LOP 5 Embarkasi Lombok berjalan lancar.</p>



<p>Sebanyak 393 calon tamu Allah dilepas menuju Tanah Suci melalui penerbangan GIA 5105 pukul 09.50 Wita dengan pengamanan ketat dari personel gabungan.</p>



<p>Karoops Polda NTB Kombes Pol Erwin Rachmat menyampaikan, seluruh rangkaian pengamanan dan pelayanan telah disiapkan sejak awal, demi memastikan proses keberangkatan berlangsung tertib, aman, serta nyaman bagi para jemaah.</p>



<p>&#8220;Personel pengamanan kami siagakan penuh bersama petugas PPIH, untuk mengawal seluruh tahapan keberangkatan jemaah calon haji Provinsi NTB, khususnya Kloter 5 asal Kota Mataram agar berjalan lancar tanpa kendala,&#8221; ujar Kombes Erwin.</p>



<p>Total personel pengamanan tercatat 13 orang. Rinciannya, tiga personel dari Polda NTB dan 10 personel dari Polresta Mataram.</p>



<p>Sementara petugas PPIH bertugas mendampingi proses layanan jemaah berjumlah tujuh orang, terdiri dari empat personel Polda NTB serta tiga personel Polresta Mataram.</p>



<p>Ratusan jemaah diberangkatkan didominasi kelompok nonlansia sebanyak 331 orang. Sedangkan kategori lansia tercatat 74 orang dengan usia di atas 65 tahun. Komposisi jemaah perempuan mencapai 215 orang, sementara laki-laki 177 orang.</p>



<p>&#8220;Dominasi jemaah usia lanjut menjadi perhatian kami. Semua unsur pengamanan dan pelayanan kami arahkan lebih humanis, terutama saat proses mobilisasi, pemeriksaan hingga naik ke pesawat,&#8221; katanya.</p>



<p>Selain jemaah, Kloter LOP 5 juga didampingi enam petugas kloter terdiri dari satu TPHI, satu TPIHI, satu dokter TKHI, satu paramedis TKHI, serta dua petugas PHD.</p>



<p>Seluruh petugas ikut memastikan kebutuhan kesehatan, administrasi, hingga pendampingan ibadah selama perjalanan terpenuhi.</p>



<p>Data panitia mencatat jemaah tertua dalam kloter ini atas nama Dawiyah Muhammad, berusia 87 tahun asal Lingkungan Taman Karang Baru, Mataram. Sedangkan jemaah termuda yakni Lalu Fasya Abiyyu Ramdhani, 17 tahun, warga Jalan Nusa Indah Nomor 7 Gomong Barat.</p>



<p>Kombes Erwin menegaskan, situasi keberangkatan sejak jemaah tiba hingga pesawat lepas landas terpantau kondusif. Aparat di lapangan tetap siaga, guna mengantisipasi setiap potensi gangguan selama proses pemberangkatan kloter-kloter berikutnya.</p>



<p>&#8220;Seluruh tahapan keberangkatan Kloter 5 berjalan aman, tertib dan kondusif. Kami akan terus melakukan pengamanan maksimal pada kloter selanjutnya, demi memberi rasa tenang kepada jemaah maupun keluarga pengantar,&#8221; tutupnya. ●<strong>Redaksi/LR</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianpelita.id/edukasi/agama/jemaah-calon-haji-kloter-5-mataram-terbang-aman-didominasi-lansia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
