<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kilas Pendidikan &#8211; Harian Pelita</title>
	<atom:link href="https://harianpelita.id/category/edukasi/kilaspendidikan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://harianpelita.id</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Sun, 31 May 2026 12:29:02 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>
	<item>
		<title>UNAS Luluskan 1.838 Wisudawan, Tegaskan Peran Kampus Sebagai Pusat Kebudayaan, Peradaban dan Etika</title>
		<link>https://harianpelita.id/edukasi/kilaspendidikan/unas-luluskan-1-838-wisudawan-tegaskan-peran-kampus-sebagai-pusat-kebudayaan-peradaban-dan-etika/</link>
					<comments>https://harianpelita.id/edukasi/kilaspendidikan/unas-luluskan-1-838-wisudawan-tegaskan-peran-kampus-sebagai-pusat-kebudayaan-peradaban-dan-etika/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 31 May 2026 12:29:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kilas Pendidikan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianpelita.id/?p=88122</guid>

					<description><![CDATA[HARIAN PELITA — Universitas Nasional (UNAS) kembali menyelenggarakan Sidang Terbuka Senat dalam rangka Wisuda Sarjana dan Pascasarjana Periode I Tahun Akademik 2025/2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Minggu (31/5/2026). Sebanyak 1.838 wisudawan dikukuhkan pada periode ini, terdiri atas 1.695 lulusan Program Sarjana, 135 lulusan Program Magister, dan delapan lulusan Program Doktor. Mengusung tema “Universitas [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class='booster-block booster-read-block'></div>
<p class="wp-block-paragraph"><strong>HARIAN PELITA —</strong> Universitas Nasional (UNAS) kembali menyelenggarakan Sidang Terbuka Senat dalam rangka Wisuda Sarjana dan Pascasarjana Periode I Tahun Akademik 2025/2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Minggu (31/5/2026). Sebanyak 1.838 wisudawan dikukuhkan pada periode ini, terdiri atas 1.695 lulusan Program Sarjana, 135 lulusan Program Magister, dan delapan lulusan Program Doktor.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mengusung tema “Universitas sebagai Pusat Kebudayaan, Peradaban, dan Etika”, wisuda kali ini menjadi refleksi komitmen Universitas Nasional dalam membangun pendidikan tinggi yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga pada pembentukan karakter, nilai kemanusiaan serta tanggung jawab sosial.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pelaksanaan wisuda diselenggarakan dalam dua sesi guna menciptakan suasana yang lebih tertib, khidmat, dan nyaman bagi wisudawan beserta keluarga. Seluruh lulusan telah dinyatakan memenuhi syarat akademik dan dilaporkan tepat waktu ke Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDIKTI) serta Belmawa Diktisaintek untuk memperoleh Penomoran Ijazah Sertifikat Nasional (PISN).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Rektor Universitas Nasional, Dr. El Amry Bermawi Putera, M.A., menyampaikan bahwa wisuda bukanlah akhir dari perjalanan akademik, melainkan awal dari pengabdian dan kontribusi nyata bagi masyarakat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Hari ini bukanlah akhir, melainkan awal dari babak baru perjalanan hidup Saudara. Ilmu, pengalaman, dan nilai-nilai yang diperoleh di Universitas Nasional hendaknya menjadi bekal untuk berkarya, berkontribusi, dan menghadirkan solusi bagi masyarakat. Junjunglah integritas sebagai landasan utama, kuasai keterampilan digital dan sosial, serta terus belajar sepanjang hayat,” ujar Rektor.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya, capaian akademik para lulusan menunjukkan efektivitas sistem pembelajaran dan pendampingan yang diterapkan UNAS. Pada Program Sarjana, sebanyak 70 persen mahasiswa lulus tepat waktu dengan rata-rata Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,76, sementara pada Program Pascasarjana sebanyak 49 persen mahasiswa lulus tepat waktu dengan rata-rata IPK 3,88.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain capaian akademik, UNAS juga mencatat berbagai prestasi mahasiswa di tingkat nasional maupun internasional. Prestasi tersebut diraih dalam berbagai ajang, di antaranya ASEAN International Exhibition of Digital Innovation Creativepreneur 3.0, International Moslem Pencak Silat Championship 2025, serta sejumlah kompetisi karate tingkat nasional dan internasional. Rektor menjabarkan capaian institusi sepanjang tahun akademik 2025/2026, diantaranya Program Studi Ilmu Komunikasi dan Agroteknologi berhasil meraih predikat Unggul, sementara Program Studi Hukum memperoleh predikat Baik Sekali.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Prestasi tersebut menunjukkan bahwa mahasiswa Universitas Nasional tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu bersaing secara global dengan kreativitas, inovasi, dan karakter yang kuat,” kata El Amry.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam kesempatan yang sama, Ketua Yayasan Memajukan Ilmu dan Kebudayaan (YMIK), Dr. H. Ramlan Siregar, M.Si., menegaskan bahwa universitas memiliki peran strategis sebagai pusat pembentukan peradaban dan nilai-nilai kemanusiaan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Universitas harus menjadi The Cradle of Civilization—rahim tempat peradaban dilahirkan dan dirawat,” ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ramlan menambahkan bahwa perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan (artificial intelligence), harus tetap diarahkan oleh etika dan nilai kemanusiaan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Jika peradaban adalah tubuh dari kemajuan kita, maka etika adalah jiwa yang menghidupkannya,” tegasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dukungan Tokoh Nasional<br>Wisuda sesi pertama turut dihadiri Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia, Ir. Mohammad Jumhur Hidayat, M.Si., Menteri Kebudayaan Republik Indonesia sekaligus Guru Besar Kehormatan Universitas Nasional, Prof. Dr. H. Fadli Zon, S.S., M.Sc., Kepala LLDIKTI Wilayah III, Dr. Henri Tambunan, S.E., M.A., serta Kepala Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof. Dr. Toni Toharudin, S.Si., M.Sc.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam orasi ilmiahnya, Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia sekaligus Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Ir. Mohammad Jumhur Hidayat, M.Si., mengajak para wisudawan untuk menjadi generasi yang tidak hanya mengejar kesuksesan pribadi, tetapi juga berkontribusi dalam menjaga keberlanjutan lingkungan dan masa depan kemanusiaan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada sesi kedua, hadir Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia, Dr. H. Tubagus Ace Hasan Syadzily, M.Si., yang menyampaikan orasi ilmiah bertajuk “Generasi Muda: Bonus Demografi dan Tantangan Bangsa”.<strong> •Redaksi/Rls09</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianpelita.id/edukasi/kilaspendidikan/unas-luluskan-1-838-wisudawan-tegaskan-peran-kampus-sebagai-pusat-kebudayaan-peradaban-dan-etika/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>SMAN Seribu Bukit Kembali Ukir Prestasi Nasional Wakil Sumatera di FIKSI 2026</title>
		<link>https://harianpelita.id/edukasi/kilaspendidikan/sman-seribu-bukit-kembali-ukir-prestasi-nasional-wakil-sumatera-di-fiksi-2026/</link>
					<comments>https://harianpelita.id/edukasi/kilaspendidikan/sman-seribu-bukit-kembali-ukir-prestasi-nasional-wakil-sumatera-di-fiksi-2026/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 20 May 2026 07:22:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kilas Pendidikan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianpelita.id/?p=87848</guid>

					<description><![CDATA[HARIAN PELITA &#8212; Kabar membanggakan datang dari SMAN Seribu Bukit. Tim &#8220;SAGEWANG&#8221; menjadi satu-satunya berhasil lolos dan mencetak prestasi gemilang di tingkat nasional. Untuk pertama kalinya mengikuti ajang Festival Inovasi dan Kewirausahaan Siswa Indonesia (FIKSI) Tahun 2026, tim ini sukses menembus Seleksi Tahap I tingkat nasional pada cabang lomba Kriya kategori Pengembangan Usaha. Prestasi ini [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class='booster-block booster-read-block'></div>
<p class="wp-block-paragraph"><strong>HARIAN PELITA &#8212; </strong>Kabar membanggakan datang dari SMAN Seribu Bukit. Tim &#8220;SAGEWANG&#8221; menjadi satu-satunya berhasil lolos dan mencetak prestasi gemilang di tingkat nasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk pertama kalinya mengikuti ajang Festival Inovasi dan Kewirausahaan Siswa Indonesia (FIKSI) Tahun 2026, tim ini sukses menembus Seleksi Tahap I tingkat nasional pada cabang lomba Kriya kategori Pengembangan Usaha.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Prestasi ini ditetapkan berdasarkan Keputusan Kepala Pusat Prestasi Nasional Sekretariat Jenderal Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 143 Tahun 2026 tentang Penetapan Peserta Lolos Seleksi Tahap I Festival Inovasi dan Kewirausahaan Siswa Indonesia (FIKSI) Jenjang SMA/MA/SMK/Sederajat Tingkat Nasional Tahun 2026.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lebih membanggakan, tim SAGEWANG menjadi satu-satunya wakil dari Pulau Sumatera yang berhasil lolos pada kategori tersebut. Capaian ini tentu sangat membanggakan bagi masyarakat pendidikan di Gayo Lues, Aceh.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kepala Sekolah SMAN Seribu Bukit Jon Paidianto, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya yang luar biasa atas capaian tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Beliau menyebutkan, keberhasilan ini adalah bukti nyata kerja keras, kreativitas, dan dedikasi tinggi yang ditunjukkan oleh para siswa serta guru pembimbing.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Saya sangat bangga dan mengapresiasi usaha maksimal dari tim SAGEWANG. Prestasi ini bukan sekadar keberhasilan individu atau kelompok, melainkan kebanggaan besar bagi seluruh keluarga besar SMAN Seribu Bukit dan masyarakat Gayo Lues, karena mampu menjadi satu-satunya wakil Sumatera di ajang bergengsi ini,&#8221; ujar Jon Paidianto.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lebih lanjut, beliau berharap capaian ini dapat menjadi motivasi dan tonggak kemajuan bagi sekolah ke depannya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Ke depan, saya berharap semangat berprestasi ini terus dijaga dan ditingkatkan. Semoga tim SAGEWANG dapat menorehkan prestasi yang lebih gemilang di tahap selanjutnya, sekaligus menjadi inspirasi bagi seluruh siswa untuk terus berinovasi, mencintai budaya daerah, dan berani bersaing di kancah nasional maupun internasional,&#8221; tambahnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tim SAGEWANG sendiri diperkuat oleh dua siswa berbakat, yakni Anisa Futri dari kelas XI Teknik dan Ajlalana Afada dari kelas XI SOS, di bawah bimbingan Kasmawati, S.Pd., M.Sn dan Said Idrus, S.Pd., M.Pd.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mereka mengusung proyek inspiratif berjudul: “Ecoprint Bernapaskan Kerawang Gayo: Revitalisasi Kerawang Gayo melalui Ecoprint”. Proyek ini menghadirkan perpaduan budaya dan inovasi ramah lingkungan dengan mengangkat kembali kekayaan motif Kerawang Gayo melalui teknik ecoprint yang kreatif dan bernilai ekonomi tinggi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa siswa daerah mampu bersaing di tingkat nasional dengan karya yang tidak hanya inovatif, tetapi juga menjaga identitas budaya lokal.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Semangat tim SAGEWANG diharapkan mampu menginspirasi generasi muda Indonesia untuk terus berkarya, berani bermimpi, dan membawa budaya daerah ke panggung nasional bahkan internasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kini, tim SAGEWANG berhak melanjutkan perjuangan ke tahap berikutnya dalam ajang FIKSI 2026. Dukungan dan doa masyarakat menjadi energi besar untuk mengantarkan mereka menuju prestasi yang lebih tinggi. ●<strong>Redaksi/Syam</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianpelita.id/edukasi/kilaspendidikan/sman-seribu-bukit-kembali-ukir-prestasi-nasional-wakil-sumatera-di-fiksi-2026/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mendikdasmen Dorong ITSKes Muhammadiyah Selong Buka Prodi Solutif untuk Anak Buruh Migran</title>
		<link>https://harianpelita.id/edukasi/kilaspendidikan/mendikdasmen-dorong-itskes-muhammadiyah-selong-buka-prodi-solutif-untuk-anak-buruh-migran/</link>
					<comments>https://harianpelita.id/edukasi/kilaspendidikan/mendikdasmen-dorong-itskes-muhammadiyah-selong-buka-prodi-solutif-untuk-anak-buruh-migran/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 17 May 2026 23:59:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kilas Pendidikan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianpelita.id/?p=87768</guid>

					<description><![CDATA[HARIAN PELITA &#8212; Menjadi biasa-biasa saja diera disrupsi adalah sebuah ancaman bagi institusi pendidikan. Pesan kuat inilah ditekankan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti saat melakukan peletakan batu pertama pembangunan Gedung Rektorat Institut Teknologi Sosial dan Kesehatan (ITSKes) Muhammadiyah Selong, Ahad (17/05/2026). Kehadiran Mendikdasmen dalam rangkaian kunjungan kerjanya di Lombok Timur didampingi Sekretaris [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class='booster-block booster-read-block'></div>
<p class="wp-block-paragraph"><strong>HARIAN PELITA &#8212; </strong>Menjadi biasa-biasa saja diera disrupsi adalah sebuah ancaman bagi institusi pendidikan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pesan kuat inilah ditekankan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti saat melakukan peletakan batu pertama pembangunan Gedung Rektorat Institut Teknologi Sosial dan Kesehatan (ITSKes) Muhammadiyah Selong, Ahad (17/05/2026).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kehadiran Mendikdasmen dalam rangkaian kunjungan kerjanya di Lombok Timur didampingi Sekretaris Daerah Lombok Timur H Muhammad Juaini Taofik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam arahannya, Abdul Mu’ti yang juga Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, mengingatkan jajaran akademisi ITSKes agar tidak terjebak pada modernisasi fasilitas semata.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya, kemegahan gedung harus berbanding lurus dengan lompatan kualitas kualitas SDM didalamnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Semangat menjadi yang terbaik ini harus kita bangun supaya gedung yang terbangun ini tidak sekadar menjadi fisik semata-mata, tetapi juga ada spirit yang melekat didalam fisik yang kita sudah bangun bersama-sama,&#8221; tegas Mendikdasmen.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Secara khusus, Menteri Abdul Mu’ti menyoroti pentingnya fleksibilitas dan inovasi dalam membuka Program Studi (Prodi) baru. Kampus dituntut jeli membaca dinamika global dan kebutuhan riil masyarakat lokal agar memiliki kekhususan yang menjadi nilai jual utama.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Jika hanya berjalan dizona nyaman, kampus akan kehilangan relevansinya. Karena itu ITSKes harus mencari prodi-prodi yang dibutuhkan masyarakat,&#8221; tambahnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Salah satu tantangan konkret daerah yang disoroti, yakni akses pendidikan bagi anak-anak pekerja migran. ITSKes Muhammadiyah diharapkan mampu hadir menjadi jawaban bagi masa depan anak-anak buruh migran di Lombok Timur kerap menghadapi kendala besar untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang tinggi.<br>Gedung Rektorat ITSKes Muhammadiyah Selong ini dirancang megah dengan struktur tiga lantai. Proyek ini ditargetkan tuntas dalam waktu sembilan bulan, selaras dengan spirit dan visi baru kampus dalam menyongsong kemajuan mutu pendidikan di Nusa Tenggara Barat. ●<strong>Redaksi/Harpan</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianpelita.id/edukasi/kilaspendidikan/mendikdasmen-dorong-itskes-muhammadiyah-selong-buka-prodi-solutif-untuk-anak-buruh-migran/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Halal Bihalal SMP Negeri 31 Jakarta Angkatan Tahun 1981 di Serang Banten Penuh Keakraban</title>
		<link>https://harianpelita.id/edukasi/kilaspendidikan/halal-bihalal-smp-negeri-31-jakarta-angkatan-tahun-1981-di-serang-banten-penuh-keakraban/</link>
					<comments>https://harianpelita.id/edukasi/kilaspendidikan/halal-bihalal-smp-negeri-31-jakarta-angkatan-tahun-1981-di-serang-banten-penuh-keakraban/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 10 May 2026 03:49:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kilas Pendidikan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianpelita.id/?p=87504</guid>

					<description><![CDATA[HARIAN PELITA &#8212;- Alumni SMP Negeri 31 Jakarta angkatan tahun 1981 menggelar kegiatan Halal Bihalal di kediaman H Andi Andadi berlokasi di Perumahan Taman Widya Asri Serang Kota Banten, Sabtu (9/5/2026). Kegiatan berlangsung meriah dan penuh keakraban serta kehangatan diisi dengan laporan oleh Sekretaris Alumni SMP Negeri 31 angkatan 1981 Suryani. Menurut Suryani, Alhamdulillah Halal [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class='booster-block booster-read-block'></div>
<p class="wp-block-paragraph">HARIAN PELITA &#8212;- Alumni SMP Negeri 31 Jakarta angkatan tahun 1981 menggelar kegiatan Halal Bihalal di kediaman H Andi Andadi berlokasi di Perumahan Taman Widya Asri Serang Kota Banten, Sabtu (9/5/2026).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kegiatan berlangsung meriah dan penuh keakraban serta kehangatan diisi dengan laporan oleh Sekretaris Alumni SMP Negeri 31 angkatan 1981 Suryani.<br><br>Menurut Suryani, Alhamdulillah Halal Bihalal ini berjalan lancar dan meriah, kemeriahan acara silaturahmi khas pascalebaran sekaligus reuni untuk mempererat kekeluargaan  dan membersihkan diri dari kesalahan.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1024" height="551" src="https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2026/05/1000140144-1024x551.jpg" alt="" class="wp-image-87506" srcset="https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2026/05/1000140144-1024x551.jpg 1024w, https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2026/05/1000140144-300x161.jpg 300w, https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2026/05/1000140144-768x413.jpg 768w, https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2026/05/1000140144.jpg 1302w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam hahal Bihalal tersebut ada masukan dari H Lukman Hakim mengingat usia para alumni SMP Negeri 31 tahun 1981 sudah memasuki kepala enam agar diadakan pengajian untuk bekal di akhirat nanti. Rencananya pengajian tersebut di gelar setiap 3 bulan sekali.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Usai melakukan acara serimoni dilanjutkan baca do’a disampaikan Ustadz Lukman Hakim dilanjutkan makan bersama, usai makan kemudian sholat dzuhur berjemaah kemudian istirahat sejenak&nbsp; lanjut ke wisata pemandian air panas Batoe Koewoeng. ●Redaksi/Day</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianpelita.id/edukasi/kilaspendidikan/halal-bihalal-smp-negeri-31-jakarta-angkatan-tahun-1981-di-serang-banten-penuh-keakraban/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dari Balik Jeruji Menuju Cahaya Ilahi: 8 WBP Wanita Lapas Pati Tekun Belajar Mengaji</title>
		<link>https://harianpelita.id/edukasi/kilaspendidikan/dari-balik-jeruji-menuju-cahaya-ilahi-8-wbp-wanita-lapas-pati-tekun-belajar-mengaji/</link>
					<comments>https://harianpelita.id/edukasi/kilaspendidikan/dari-balik-jeruji-menuju-cahaya-ilahi-8-wbp-wanita-lapas-pati-tekun-belajar-mengaji/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 08 May 2026 19:53:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kilas Pendidikan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianpelita.id/?p=87471</guid>

					<description><![CDATA[HARIAN PELITA &#8212; Kegiatan pembinaan kepribadian melalui program belajar mengaji kembali dilaksanakan di Lapas Kelas IIB Pati bekerja sama dengan Kementerian Agama. Kegiatan ini diikuti 8 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) wanita berlangsung dengan suasana khidmat dan penuh semangat. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an serta memperkuat nilai-nilai spiritual bagi para WBP selama menjalani [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class='booster-block booster-read-block'></div>
<p class="wp-block-paragraph"><strong>HARIAN PELITA &#8212;</strong> Kegiatan pembinaan kepribadian melalui program belajar mengaji kembali dilaksanakan di Lapas Kelas IIB Pati bekerja sama dengan Kementerian Agama.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kegiatan ini diikuti 8 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) wanita berlangsung dengan suasana khidmat dan penuh semangat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Program ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an serta memperkuat nilai-nilai spiritual bagi para WBP selama menjalani masa pembinaan, baru-baru ini.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="768" src="https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2026/05/1000139543-1024x768.jpg" alt="" class="wp-image-87473" srcset="https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2026/05/1000139543-1024x768.jpg 1024w, https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2026/05/1000139543-300x225.jpg 300w, https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2026/05/1000139543-768x576.jpg 768w, https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2026/05/1000139543.jpg 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam pelaksanaannya, para peserta mendapatkan bimbingan langsung dari petugas Kementerian Agama yang memberikan pendampingan secara intensif, mulai dari pengenalan huruf hijaiyah hingga perbaikan tajwid.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kegiatan ini menjadi sarana pembinaan yang penting dalam membentuk karakter WBP agar lebih religius, disiplin, dan memiliki bekal moral yang baik untuk kehidupan setelah bebas nanti.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kepala Lapas Kelas IIB Pati Suprihadi menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Lapas dalam memberikan pembinaan kepribadian yang berkelanjutan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Melalui kegiatan belajar mengaji ini, kami berharap para WBP wanita dapat meningkatkan kualitas keimanan serta memperbaiki diri selama menjalani masa pidana. Pembinaan seperti ini diharapkan mampu menjadi bekal positif ketika mereka kembali ke masyarakat,” ujarnya. ●<strong>Redaksi/Andi Syahrul Qirom</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph"></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianpelita.id/edukasi/kilaspendidikan/dari-balik-jeruji-menuju-cahaya-ilahi-8-wbp-wanita-lapas-pati-tekun-belajar-mengaji/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Perpisahan dan Pelepasan Siswa Kelas XII  Madrasah Aliyah YPPS Sukahurip Penuh Haru</title>
		<link>https://harianpelita.id/edukasi/kilaspendidikan/perpisahan-dan-pelepasan-siswa-kelas-xii-madrasah-aliyah-ypps-sukahurip-penuh-haru/</link>
					<comments>https://harianpelita.id/edukasi/kilaspendidikan/perpisahan-dan-pelepasan-siswa-kelas-xii-madrasah-aliyah-ypps-sukahurip-penuh-haru/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 04 May 2026 18:11:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kilas Pendidikan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianpelita.id/?p=87292</guid>

					<description><![CDATA[HARIAN PELITA – Suasana haru dan bangga menyelimuti lingkungan Madrasah Aliyah Swasta YPPS Sukahurip Cihaurbeuti Ciamis.  Pelepasan dan Perpisahan Peserta Didik Kelas XII resmi digelar dengan penuh khidmat dan keanggunan. Acara ini menjadi penutup manis bagi perjalanan panjang para siswa dalam menuntut ilmu di Sekolah YPPS Sukahurip pada Senin (4/5/2026). Perpisahan dan Pelepasan siswa siswi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class='booster-block booster-read-block'></div>
<p class="wp-block-paragraph"><strong>HARIAN PELITA – </strong>Suasana haru dan bangga menyelimuti lingkungan Madrasah Aliyah Swasta YPPS Sukahurip Cihaurbeuti Ciamis. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Pelepasan dan Perpisahan Peserta Didik Kelas XII resmi digelar dengan penuh khidmat dan keanggunan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Acara ini menjadi penutup manis bagi perjalanan panjang para siswa dalam menuntut ilmu di Sekolah YPPS Sukahurip pada Senin (4/5/2026).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perpisahan dan Pelepasan siswa siswi kelas X II tersebut dihadiri seluruh keluarga besar sekolah, mulai dari Kepala Madrasah Yudi Herdiana, dewan guru, staf karyawan, hingga orang tua/wali murid hadir menyaksikan momen bersejarah putra-putri mereka.<br><br>Dini mewakili Kepala Madrasah Aliayah YPPS Sukahurip, Kecamatan Cihairbeuti menyampaikan, perpisahan dan pelepasan kelulusan siswa kelas XII Madrasah Aliyah Sukahurip&nbsp; sebanyak 19 orang selama menempuh pendidikan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia berpesan dengan kelulusan ini&nbsp; agar ilmu yang telah diraih tidak hanya menjadi bekal diri sendiri tetapi juga menjadi bekal dan memberikan kontribusi bagi masyarakat sesuai dengan ilmu pendidikan apa yang telah kami berikan kepada mereka ,</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dini berharap, bagi  siswa kelulusan yang akan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi  jaga nama baik orang tua, nama baik sekolah dan semoga bisa menjadi orang yang berguna bagi masyarakat bangsa dan negara.<br><br>Semoga para lulusan Madrasah Aliyah YPPS Madrasah Aliyah dapat melangkah tegap, menggapai cita-cita setinggi langit, dan selalu mengamalkan nilai-nilai kebaikan yang telah ditanamkan selama di sekolah. ●<strong>Redaksi/Lili</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianpelita.id/edukasi/kilaspendidikan/perpisahan-dan-pelepasan-siswa-kelas-xii-madrasah-aliyah-ypps-sukahurip-penuh-haru/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Forum Mahasiswa Nasional Ranting Hamzanwadi Gelar Aksi Unjukrasa Menyuarakan Nasib Buruh</title>
		<link>https://harianpelita.id/edukasi/kilaspendidikan/forum-mahasiswa-nasional-ranting-hamzanwadi-gelar-aksi-unjukrasa-menyuarakan-nasib-buruh/</link>
					<comments>https://harianpelita.id/edukasi/kilaspendidikan/forum-mahasiswa-nasional-ranting-hamzanwadi-gelar-aksi-unjukrasa-menyuarakan-nasib-buruh/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 03 May 2026 10:35:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kilas Pendidikan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianpelita.id/?p=87236</guid>

					<description><![CDATA[HARIAN PELITA &#8212; Forum Mahasiswa Nasional (FMN) Ranting Hamzanwa di Lombok Timur menggelar aksi unjukrasa di simpang empat BRI Cabang Selong, Minggu, 3 April 2026. Masa aksi berjumlah sekitar 20 orang menyuarakan keprihatinannya terhadap kaum buruh dan masa depan pendidikan. Orator bernama Bungrik berasal dari Mahasiswa Win Mataram juga menyuarakan ketimpangan dilakukan baik oleh pemerintah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class='booster-block booster-read-block'></div>
<p class="wp-block-paragraph"><strong>HARIAN PELITA &#8212; </strong>Forum Mahasiswa Nasional (FMN) Ranting Hamzanwa di Lombok Timur menggelar aksi unjukrasa di simpang empat BRI Cabang Selong, Minggu, 3 April 2026.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Masa aksi berjumlah sekitar 20 orang menyuarakan keprihatinannya terhadap kaum buruh dan masa depan pendidikan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Orator bernama Bungrik berasal dari Mahasiswa Win Mataram juga menyuarakan ketimpangan dilakukan baik oleh pemerintah pusat sampai pemerintah Daerah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Orator juga menyinggung masalah Makan Gizi Gratis (MBG) tidak sesuai penerapannya dilapangan sehingga menimbulkan keracunan dibeberapa sekolah penerima manfaat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Salah satu orator perempuan bernama Kalika merupakan keterwakilan dari kaum hawa juga bersuara keras dalam orasinya terhadap kebijakan pemerintah tentang kesenjangan baik dari pemerintah pusat sampai pemerintah daerah dikatakan zalim kebijakan, sehingga meminta pemerintah untuk lebih memperhatikan kesejahteraan kaum perempuan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut orator perempuan ini, hari buruh dan hari pendidikan Nasional yang dirayakan setiap tahun hanya merupakan seremonial belaka, tanpa melakukan evaluasi untuk merubah nasib buruh menjadi lebih baik dan merubah wajah pendidikan menjadi lebih bermartabat</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara untuk Buruh, menuntut untu mewujudkan Undang undang atau Regulasi yang mengatur tentang keamanan untuk seluruh Buruh, wujudkan Reforma Agraria Sejati dan Bangun Industri Nasional. Bung Rik menyampaikan Puncak aksi akan dilasanakan tanggal, 21 Mei 2026 di Mataram tutupnya. ●<strong>Redaksi/LR</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianpelita.id/edukasi/kilaspendidikan/forum-mahasiswa-nasional-ranting-hamzanwadi-gelar-aksi-unjukrasa-menyuarakan-nasib-buruh/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Partisipasi Semesta Kunci Pendidikan Bermutu Peringatan Hardiknas 2026</title>
		<link>https://harianpelita.id/edukasi/kilaspendidikan/partisipasi-semesta-kunci-pendidikan-bermutu-peringatan-hardiknas-2026/</link>
					<comments>https://harianpelita.id/edukasi/kilaspendidikan/partisipasi-semesta-kunci-pendidikan-bermutu-peringatan-hardiknas-2026/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 01 May 2026 13:27:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kilas Pendidikan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianpelita.id/?p=87162</guid>

					<description><![CDATA[HARIAN PELITA &#8212; Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) setiap 2 Mei disampaikan Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Ahmad Tholabi Kharlie menjadi momentum reflektif bagi bangsa Indonesia menata arah dan strategi pembangunan sumber daya manusia (SDM). Menurut dia, Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia mengusung tema “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class='booster-block booster-read-block'></div>
<p class="wp-block-paragraph"><strong>HARIAN PELITA &#8212; </strong>Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) setiap 2 Mei disampaikan Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Ahmad Tholabi Kharlie menjadi momentum reflektif bagi bangsa Indonesia menata arah dan strategi pembangunan sumber daya manusia (SDM).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut dia, Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia mengusung tema “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua.”</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tholabi mengatakan tema tersebut menegaskan bahwa pendidikan tidak lagi dapat dibebankan semata pada negara atau institusi formal, melainkan menjadi tanggung jawab kolektif seluruh elemen bangsa.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Guru Besar sekaligus Wakil Rektor Bidang Akademik UIN Syarif Hidayatullah Jakarta itu menilai tema Hardiknas tahun 2026 ini mencerminkan kebutuhan mendesak akan kolaborasi lintas sektor dalam menghadapi kompleksitas tantangan pendidikan diera global.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Partisipasi semesta bukan sekadar jargon normatif. Ia harus diterjemahkan dalam desain kebijakan yang memungkinkan keterlibatan nyata, mulai dari keluarga, masyarakat, dunia usaha, hingga komunitas keagamaan,” kata Tholabi, Jum&#8217;at (1/5/2026).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia mengungkapkan salah satu isu krusial pendidikan Indonesia saat ini adalah pergeseran fokus dari sekadar pemerataan akses menuju peningkatan mutu yang berkeadilan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lanjutnya, selama dua dekade terakhir, capaian akses pendidikan dinilai cukup progresif. Namun, tantangan kualitas masih menjadi pekerjaan rumah yang belum terselesaikan secara sistemik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kata dia, mutu pendidikan tidak dapat direduksi pada capaian kognitif semata, melainkan harus mencakup dimensi karakter, etika dan kemampuan adaptif. Dalam hal ini, menurut Tholabi gagasan pendidikan yang dirintis oleh Ki Hadjar Dewantara tetap relevan sebagai fondasi filosofis.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Pendidikan yang memerdekakan bukan hanya soal transfer ilmu, tetapi juga pembentukan manusia yang utuh. Yakni yang memiliki daya pikir, daya rasa dan daya cipta,” imbuh Anggota Dewan Pendidikan Tinggi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kemudian, mengidentifikasi sejumlah tantangan utama yang dihadapi pendidikan Indonesia saat ini. Pertama, disrupsi teknologi yang berlangsung sangat cepat. Digitalisasi pembelajaran, yang menjadi salah satu prioritas pemerintah, memang membuka peluang besar dalam memperluas akses dan inovasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Namun, disisi lain, ia juga menghadirkan kesenjangan baru, terutama bagi daerah yang belum memiliki infrastruktur memadai,&#8221; terang Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kedua, ditambahkan dia, ketimpangan kualitas antarwilayah yang masih cukup signifikan. Sekolah-sekolah di daerah perkotaan relatif lebih siap dalam mengadopsi perubahan, sementara di daerah tertinggal, persoalan dasar seperti sarana prasarana dan ketersediaan tenaga pendidik masih menjadi kendala.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ketiga, relevansi kurikulum dengan dinamika zaman. Tholabi menilai bahwa pendidikan tidak boleh terjebak dalam orientasi jangka pendek yang semata-mata mengikuti kebutuhan industri. Sebaliknya, pendidikan harus tetap menjaga keseimbangan antara ilmu terapan dan ilmu dasar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Jika pendidikan hanya diarahkan untuk mencetak tenaga kerja siap pakai, kita berisiko kehilangan kapasitas sebagai bangsa pencipta. Inovasi justru lahir dari fondasi keilmuan yang kuat, termasuk ilmu-ilmu dasar dan humaniora,” jelasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam kerangka yang lebih luas, ia memaparkan bahwa perguruan tinggi memiliki peran strategis sebagai pusat produksi pengetahuan dan pembentukan kepemimpinan intelektual. Tholabi menyebutkan kampus tidak boleh sekadar menjadi perpanjangan tangan pasar, melainkan harus tetap menjaga otonomi keilmuan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk itu, ia mendorong agar perguruan tinggi memperkuat ekosistem riset yang integratif, yang menghubungkan ilmu pengetahuan dengan kebutuhan masyarakat tanpa kehilangan independensi akademik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Perguruan tinggi harus menjadi ruang dialektika antara tradisi dan modernitas, antara nilai dan teknologi. Di sinilah peran penting kampus dalam menyiapkan SDM yang tidak hanya kompeten, tetapi juga berintegritas,” ujar Ahmad Tholabi Kharlie.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menuju visi Indonesia Emas 2045, diutarakan dia, pembangunan SDM menjadi kunci utama yang tidak dapat ditawar. Ia menilai bonus demografi yang dimiliki Indonesia hanya akan menjadi berkah apabila dikelola melalui sistem pendidikan yang berkualitas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tholabi menekankan investasi pada pendidikan harus dilihat sebagai investasi jangka panjang yang berdampak pada daya saing bangsa. Ada tiga hal yang harus menjadi prioritas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Pertama, penguatan kualitas guru sebagai aktor utama pendidikan. Kedua, transformasi kurikulum yang adaptif namun berakar pada nilai-nilai kebangsaan. Ketiga, pemerataan akses teknologi pendidikan secara inklusif,” tuturnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pendidikan di Indonesia harus mampu melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan spiritual. “Indonesia Emas tidak cukup dibangun oleh manusia yang pintar, tetapi oleh manusia yang memiliki orientasi nilai. Tanpa itu, kemajuan justru bisa kehilangan arah,” ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Peringatan Hardiknas seharusnya tidak berhenti pada seremoni tahunan. Hardiknas perlu dijadikan sebagai momentum refleksi untuk mengevaluasi capaian sekaligus merumuskan langkah strategis kedepan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lantas, dia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengambil peran aktif dalam memajukan pendidikan. Pendidikan adalah kerja peradaban. &#8216; Ia tidak bisa diselesaikan dalam satu generasi, tetapi harus diwariskan sebagai komitmen lintas zaman,” sambungnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tholabi berujar dengan berbagai tantangan yang ada, optimisme tetap menjadi energi penting. Namun, optimisme tersebut, menurutnya harus dibarengi dengan kerja nyata dan konsistensi kebijakan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Harapan kita sederhana, tetapi mendasar: pendidikan Indonesia mampu melahirkan manusia merdeka yang berdaya saing global, tanpa kehilangan jati diri sebagai bangsa,” tandasnya. ●<strong>Redaksi/Dw</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianpelita.id/edukasi/kilaspendidikan/partisipasi-semesta-kunci-pendidikan-bermutu-peringatan-hardiknas-2026/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Presiden Prabowo: Renovasi 1.782 Sekolah Anggaran Hampir Rp1,5 Triliun di Seluruh Jawa Tengah</title>
		<link>https://harianpelita.id/edukasi/kilaspendidikan/presiden-prabowo-renovasi-1-782-sekolah-anggaran-hampir-rp15-triliun-di-seluruh-jawa-tengah/</link>
					<comments>https://harianpelita.id/edukasi/kilaspendidikan/presiden-prabowo-renovasi-1-782-sekolah-anggaran-hampir-rp15-triliun-di-seluruh-jawa-tengah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 30 Apr 2026 05:35:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kilas Pendidikan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianpelita.id/?p=87072</guid>

					<description><![CDATA[HARIAN PELITA &#8212; Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung hasil revitalisasi dan pelaksanaan program MBG di SMA Negeri 1 Cilacap, Jawa Tengah, Rabu 29 April 2026. Sesuai penyampaian Presiden, pemerintah akan terus memperluas dan mempercepat program renovasi sekolah. Dari 17.000 sekolah pada tahun 2025 lalu, menjadi 70.000 sekolah tahun 2026 ini, dengan target seluruh sekolah di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class='booster-block booster-read-block'></div>
<p class="wp-block-paragraph"><strong>HARIAN PELITA &#8212; </strong>Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung hasil revitalisasi dan pelaksanaan program MBG di SMA Negeri 1 Cilacap, Jawa Tengah, Rabu 29 April 2026.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="800" height="1024" src="https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2026/04/1000135314-800x1024.jpg" alt="" class="wp-image-87074" srcset="https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2026/04/1000135314-800x1024.jpg 800w, https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2026/04/1000135314-234x300.jpg 234w, https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2026/04/1000135314-768x983.jpg 768w, https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2026/04/1000135314-1199x1536.jpg 1199w, https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2026/04/1000135314.jpg 1440w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Sesuai penyampaian Presiden, pemerintah akan terus memperluas dan mempercepat program renovasi sekolah. Dari 17.000 sekolah pada tahun 2025 lalu, menjadi 70.000 sekolah tahun 2026 ini, dengan target seluruh sekolah di Indonesia rampung diperbaiki pada tahun 2028.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Khusus di provinsi Jawa Tengah saja, pada tahun 2025 pemerintah melalui Kemendikdasmen telah merenovasi 1.782 sekolah dengan total anggaran hampir Rp 1,5 triliun di seluruh Jawa Tengah.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="605" src="https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2026/04/1000135315-1024x605.jpg" alt="" class="wp-image-87075" srcset="https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2026/04/1000135315-1024x605.jpg 1024w, https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2026/04/1000135315-300x177.jpg 300w, https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2026/04/1000135315-768x453.jpg 768w, https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2026/04/1000135315-1536x907.jpg 1536w, https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2026/04/1000135315.jpg 2048w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p class="wp-block-paragraph">1.782 sekolah yang sudah direnovasi tersebut dengan rincian 131 PAUD, 759 SD, 479 SMP, 124 SMA, 179 SMK, 39 SLB dan 35 SKB yang tersebar di seluruh Jawa Tengah. ●<strong>Redaksi/HP</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianpelita.id/edukasi/kilaspendidikan/presiden-prabowo-renovasi-1-782-sekolah-anggaran-hampir-rp15-triliun-di-seluruh-jawa-tengah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Viral, Seorang Siswi Berkelahi dengan Gurunya di Kota Langsa</title>
		<link>https://harianpelita.id/edukasi/kilaspendidikan/viral-seorang-siswi-berkelahi-dengan-gurunya-di-kota-langsa/</link>
					<comments>https://harianpelita.id/edukasi/kilaspendidikan/viral-seorang-siswi-berkelahi-dengan-gurunya-di-kota-langsa/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 25 Apr 2026 15:12:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kilas Pendidikan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianpelita.id/?p=86881</guid>

					<description><![CDATA[HARIAN PELITA &#8212; Dunia pendidikan di Kota Langsa dihebohkan beredarnya sebuah video singkat mempertontonkan tindakan tidak terpuji dari seorang siswi terhadap gurunya. Video berdurasi beberapa detik tersebut mendadak viral setelah diunggah di berbagai platform media sosial pada Jumat (24/4/2026). ​Dalam rekaman tersebut, terlihat suasana di dalam sebuah ruang kelas. Seorang siswi yang mengenakan seragam batik [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class='booster-block booster-read-block'></div>
<p class="wp-block-paragraph"><strong>HARIAN PELITA &#8212; </strong>Dunia pendidikan di Kota Langsa dihebohkan beredarnya sebuah video singkat mempertontonkan tindakan tidak terpuji dari seorang siswi terhadap gurunya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Video berdurasi beberapa detik tersebut mendadak viral setelah diunggah di berbagai platform media sosial pada Jumat (24/4/2026).</p>



<p class="wp-block-paragraph">​Dalam rekaman tersebut, terlihat suasana di dalam sebuah ruang kelas. Seorang siswi yang mengenakan seragam batik dan rok abu-abu tampak terlibat adu mulut yang hebat dengan seorang siswi lain di depan papan tulis.</p>



<p class="wp-block-paragraph">​Suasana semakin memanas ketika seorang guru wanita mencoba menengahi dan memberikan teguran.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Alih-alih patuh, siswi tersebut justru menunjukkan gestur melawan, membentak, hingga mengarahkan telunjuknya ke arah sang guru dengan nada bicara yang tinggi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perdebatan tersebut disaksikan oleh siswa-siswi lain yang berada di dalam kelas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">​Kejadian ini memancing beragam reaksi keras dari warganet. Banyak yang menyayangkan merosotnya nilai etika dan karakter siswa terhadap tenaga pendidik. ●<strong>Redaksi/HP</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianpelita.id/edukasi/kilaspendidikan/viral-seorang-siswi-berkelahi-dengan-gurunya-di-kota-langsa/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
