<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kilas Pendidikan &#8211; Harian Pelita</title>
	<atom:link href="https://harianpelita.id/category/edukasi/kilaspendidikan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://harianpelita.id</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Wed, 15 Apr 2026 06:48:31 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>
	<item>
		<title>Bupati Haerul Warisin: Jika Ingin Siswa Pintar Didiklah yang Baik</title>
		<link>https://harianpelita.id/edukasi/kilaspendidikan/bupati-haerul-warisin-jika-ingin-siswa-pintar-didiklah-yang-baik/</link>
					<comments>https://harianpelita.id/edukasi/kilaspendidikan/bupati-haerul-warisin-jika-ingin-siswa-pintar-didiklah-yang-baik/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 Apr 2026 06:48:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kilas Pendidikan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianpelita.id/?p=86414</guid>

					<description><![CDATA[HARIAN PELITA &#8212; Momentum silaturahmi Idul Fitri dimanfaatkan Bupati Lombok Timur H Haerul Warisin membakar semangat para pahlawan tanpa tanda jasa. Dihadapan Keluarga Besar PGRI Cabang Selong, Bupati menegaskan ambisi besar mewujudkan Lombok Timur &#8220;Smart&#8221; mustahil tercapai tanpa tangan dingin para guru. &#8220;Target kita berat, tugas kita besar. Saya mengajak seluruh guru untuk bekerja sama. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class='booster-block booster-read-block'></div>
<p><strong>HARIAN PELITA &#8212; </strong>Momentum silaturahmi Idul Fitri dimanfaatkan Bupati Lombok Timur H Haerul Warisin membakar semangat para pahlawan tanpa tanda jasa.</p>



<p>Dihadapan Keluarga Besar PGRI Cabang Selong, Bupati menegaskan ambisi besar mewujudkan Lombok Timur &#8220;Smart&#8221; mustahil tercapai tanpa tangan dingin para guru.</p>



<p>&#8220;Target kita berat, tugas kita besar. Saya mengajak seluruh guru untuk bekerja sama. Jika mau sukses, bekerja dengan tulus. Jika ingin anak didik pintar, didiklah mereka dengan bagus-bagus,&#8221; tegas Haerul Warisin saat menghadiri Halalbi Halal PGRI Selong di SDN 2 Kelayu Utara, Rabu (15/04/2026).</p>



<p>Bupati membawa kabar segar mengenai kondisi fiskal daerah. Lombok Timur kini mencatatkan pertumbuhan ekonomi tertinggi kedua setelah Kota Mataram. Tren positif ini, menurut Bupati, harus berbanding lurus dengan kualitas sumber daya manusia.</p>



<p>Secara khusus, Bupati menginstruksikan para guru untuk berperan aktif dilapangan, terutama dalam mengawal program nasional &#8220;Makan Bergizi Gratis (MBG)&#8221;.</p>



<p>&#8220;Bantu bangun daerah kita. Saya minta guru-guru ikut mengawal dapur MBG. Pastikan kualitas gizi yang sampai ke anak didik kita benar-benar terjamin,&#8221;pintanya.</p>



<p>Tak hanya menuntut kinerja, Pemkab Lombok Timur juga memberikan komitmen nyata bagi kesejahteraan organisasi guru. Menjawab aspirasi Ketua PGRI Cabang Selong, Zulkarnadi, terkait kebutuhan markas organisasi, Bupati mengumumkan kabar gembira.</p>



<p>Ketua PGRI Cabang Selong Zulkarnadi menekankan kegiatan ini bukan sekadar seremoni tahunan.</p>



<p>&#8220;Ini adalah tentang ukhuwah. Meski perjuangan membangun sekretariat dan memajukan pendidikan itu susah, dengan semangat kebersamaan, semua akan terus kami upayakan,&#8221; pungkasnya. ●<strong>Redaksi/Pan</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianpelita.id/edukasi/kilaspendidikan/bupati-haerul-warisin-jika-ingin-siswa-pintar-didiklah-yang-baik/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Halal Bihalal PGRI Panumbangan: Yudi Herdiana Tekankan Peningkatan Mutu Pendidikan</title>
		<link>https://harianpelita.id/edukasi/kilaspendidikan/halal-bihalal-pgri-panumbangan-yudi-herdiana-tekankan-peningkatan-mutu-pendidikan/</link>
					<comments>https://harianpelita.id/edukasi/kilaspendidikan/halal-bihalal-pgri-panumbangan-yudi-herdiana-tekankan-peningkatan-mutu-pendidikan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 09 Apr 2026 16:42:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kilas Pendidikan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianpelita.id/?p=86195</guid>

					<description><![CDATA[HARIAN PELITA – Dalam suasana penuh kekeluargaan dan kebersamaan, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Panumbangan Kabupaten Ciamis menggelar acara Halal Bihalal. Momentum&#160; ini menjadi wadah yang tepat untuk mempererat tali persaudaraan sekaligus merenungkan kembali tujuan mulia dunia pendidikan. Hal itu disampaikan Wakil Ketua PGRI Panumbangan Yudi Herdiana kepada HarianPelita.id di Halal Bihalal PGRI Panumbangan pada [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class='booster-block booster-read-block'></div>
<p><strong>HARIAN PELITA –</strong> Dalam suasana penuh kekeluargaan dan kebersamaan, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Panumbangan Kabupaten Ciamis menggelar acara Halal Bihalal.</p>



<p>Momentum&nbsp; ini menjadi wadah yang tepat untuk mempererat tali persaudaraan sekaligus merenungkan kembali tujuan mulia dunia pendidikan.<br><br>Hal itu disampaikan Wakil Ketua PGRI Panumbangan Yudi Herdiana kepada HarianPelita.id di Halal Bihalal PGRI Panumbangan pada Kamis (9/4/2026).</p>



<p>Momen ini menurutnya kebersihan hati dan jiwa yang tercermin dalam tradisi Halal Bihalal harus diiringi dengan komitmen kuat untuk meningkatkan kualitas pengabdian.<br><br>&#8220;Sebagaimana kita membersihkan hati dan memaafkan satu sama lain, mutu pendidikan yang kita kelola juga harus senantiasa kita bersihkan dari segala kekurangan dan kita tingkatkan menjadi lebih baik, lebih bermutu, dan lebih berkarakter,&#8221; ujar Ketua PGRI dengan penuh semangat.<br><br>Lebih lanjut, beliau menekankan bahwa peningkatan mutu pendidikan bukan sekadar target administratif, melainkan sebuah bentuk rasa syukur dan tanggung jawab moral terhadap bangsa dan negara. Pendidikan yang berkualitas adalah kunci mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat dalam spiritual dan akhlak.&#8221;ujarnya<br><br>Acara Halal Bihalal PGRI Kecamatan Panumbangan memberikan santunan berlangsung hidmat dengan  dukungan berbagai pihak diantaranya Baznas, BJB, media, pengusaha.  ●<strong>Redaksi/Lili</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianpelita.id/edukasi/kilaspendidikan/halal-bihalal-pgri-panumbangan-yudi-herdiana-tekankan-peningkatan-mutu-pendidikan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Siswa SMAN Seribu Bukit Aceh Tembus Top Ten Universitas di Indonesia Tahun 2026</title>
		<link>https://harianpelita.id/edukasi/kilaspendidikan/siswa-sman-seribu-bukit-aceh-tembus-top-ten-universitas-di-indonesia-tahun-2026/</link>
					<comments>https://harianpelita.id/edukasi/kilaspendidikan/siswa-sman-seribu-bukit-aceh-tembus-top-ten-universitas-di-indonesia-tahun-2026/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Apr 2026 05:02:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kilas Pendidikan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianpelita.id/?p=85926</guid>

					<description><![CDATA[HARIAN PELITA &#8212; Kabar membanggakan datang dari SMAN Seribu Bukit Aceh. Sejumlah siswa sekolah tersebut berhasil menembus perguruan tinggi terbaik di Indonesia melalui jalur Seleksi Nasional. Berdasarkan Prestasi (SNBP) Tahun 2026. Prestasi ini menjadi bukti nyata kualitas pendidikan dan pembinaan akademik yang terus ditingkatkan oleh pihak sekolah. Kepala SMAN Seribu Bukit Aceh Jon Paidioanto mengungkapkan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class='booster-block booster-read-block'></div>
<p><strong>HARIAN PELITA &#8212; </strong>Kabar membanggakan datang dari SMAN Seribu Bukit Aceh. Sejumlah siswa sekolah tersebut berhasil menembus perguruan tinggi terbaik di Indonesia melalui jalur Seleksi Nasional.</p>



<p>Berdasarkan Prestasi (SNBP) Tahun 2026. Prestasi ini menjadi bukti nyata kualitas pendidikan dan pembinaan akademik yang terus ditingkatkan oleh pihak sekolah.</p>



<p>Kepala SMAN Seribu Bukit Aceh Jon Paidioanto mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas capaian para siswa.</p>



<p>Ia menyampaikan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari kerja keras siswa, dukungan guru, serta peran orang tua dalam mendampingi proses belajar.</p>



<p>“Ini adalah hasil dari kolaborasi semua pihak. Kami berharap prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi adik-adik kelas untuk terus berjuang meraih cita-cita,” ujarnya.</p>



<p>Salah satu siswa yang berhasil meraih impian tersebut adalah Megah Prajatama. Ia dinyatakan lulus SNBP di Universitas Pendidikan Indonesia Bandung pada jurusan Pendidikan Khusus.</p>



<p>Megah mengaku sangat bahagia dan tidak menyangka dapat diterima di salah satu universitas ternama di Indonesia.</p>



<p>“Saya sangat bersyukur dan bangga. Terima kasih kepada orang tua, guru, dan teman-teman yang selalu memberikan dukungan,” ungkapnya dengan penuh haru.</p>



<p>Nama siswa yang dinyatakan lulus untuk sementara antara lain Dharis M Assalman (Teknik Kimia IPB), Megah Prajatama (Pendidikan Khusus, UPI), M.Rafi Raihandi (Pendidikan Dokter, USK), Inggrid Nadine E (Pendidikan Dokter Gigi,USK), Almagvira Alifa (Ilmu Gizi, UIN Sumut), Raudatul Mardiah (teknik Komputer, USK), Naura Salsabila (Pendidikan Luar Biasa, UNP), Raisya Sahara (Antropologi Sosial, USU), Rasya Khalisa S (Peternakan, USK), Alfarizky Amru (Agroteknologi, UNAND), Aidil Abdillah (Sastra Inggris, USU), Hilwa Nuril Ahli (Teknik Lingkungan, USK), Khairani Untsa Subha (Teknik Elektro, USK), Feri Darmawan (Fisika, USK) dan masih banyak lagi yang sedang menunggu pengumuman kelulusan melalui jalur yang lain.</p>



<p>Prestasi yang diraih siswa SMAN Seribu Bukit Aceh ini menjadi bukti bahwa sekolah di daerah juga mampu bersaing di tingkat nasional. Dengan semangat dan kerja keras, para siswa mampu menembus universitas-universitas unggulan di Indonesia dan membawa nama baik daerah.</p>



<p>Ke depan, pihak sekolah berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan memberikan pendampingan maksimal kepada siswa, agar semakin banyak lulusan yang mampu meraih kesuksesan di perguruan tinggi terbaik di tanah air. ●<strong>Redaksi/Syam</strong></p>



<p></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianpelita.id/edukasi/kilaspendidikan/siswa-sman-seribu-bukit-aceh-tembus-top-ten-universitas-di-indonesia-tahun-2026/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemprov DKI Salurkan Rp1,62 Triliun KJP Plus Tahap I 2026 untuk 707.477 Peserta Didik</title>
		<link>https://harianpelita.id/edukasi/kilaspendidikan/pemprov-dki-salurkan-rp162-triliun-kjp-plus-tahap-i-2026-untuk-707-477-peserta-didik/</link>
					<comments>https://harianpelita.id/edukasi/kilaspendidikan/pemprov-dki-salurkan-rp162-triliun-kjp-plus-tahap-i-2026-untuk-707-477-peserta-didik/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 06 Mar 2026 12:44:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kilas Pendidikan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianpelita.id/?p=84862</guid>

					<description><![CDATA[HARIAN PELITA &#8212; Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Pendidikan kembali menyalurkan bantuan pendidikan melalui program Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus Tahap I Tahun 2026 kepada 707.477 peserta didik di wilayah DKI Jakarta. Penerima bantuan berasal dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, SMK, Sanggar Kegiatan Belajar (SKB), hingga Sekolah Luar Biasa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class='booster-block booster-read-block'></div>
<p><strong>HARIAN PELITA &#8212; </strong>Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Pendidikan kembali menyalurkan bantuan pendidikan melalui program Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus Tahap I Tahun 2026 kepada 707.477 peserta didik di wilayah DKI Jakarta.</p>



<p>Penerima bantuan berasal dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, SMK, Sanggar Kegiatan Belajar (SKB), hingga Sekolah Luar Biasa (SLB).</p>



<p>Pada penyaluran tahap I tahun 2026 ini, Pemprov DKI Jakarta mengalokasikan anggaran sebesar Rp1.620.226.200.366 untuk mendukung pemenuhan kebutuhan pendidikan para peserta didik penerima KJP Plus. Penyaluran dana KJP Plus tahap I tahun 2026 dilaksanakan secara bertahap mulai 5 Maret 2026.</p>



<p>Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta Nahdiana mengatakan program KJP Plus merupakan salah satu upaya Pemprov DKI Jakarta untuk memastikan peserta didik dari keluarga kurang mampu tetap dapat mengakses layanan pendidikan serta memenuhi kebutuhan dasar belajar mereka.</p>



<p>“Melalui program KJP Plus, Pemprov DKI Jakarta berharap para peserta didik terus bersemangat belajar, meningkatkan prestasi, serta memiliki kesempatan yang sama untuk meraih masa depan yang lebih baik,” ujarnya di Jakarta, pada Jumat (6/2).</p>



<p>Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta juga secara berkala melakukan pemutakhiran dan verifikasi data penerima agar bantuan pendidikan KJP Plus dapat disalurkan secara tepat sasaran. ●<strong>Redaksi/DM</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianpelita.id/edukasi/kilaspendidikan/pemprov-dki-salurkan-rp162-triliun-kjp-plus-tahap-i-2026-untuk-707-477-peserta-didik/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dugaan Malpraktik Pendidikan Orang Tua Siswa SDK PIS KG Layangkan surat ke Manajemen</title>
		<link>https://harianpelita.id/edukasi/kilaspendidikan/dugaan-malpraktik-pendidikanorang-tua-siswa-sdk-pis-kg-layangkan-surat-ke-manajemen/</link>
					<comments>https://harianpelita.id/edukasi/kilaspendidikan/dugaan-malpraktik-pendidikanorang-tua-siswa-sdk-pis-kg-layangkan-surat-ke-manajemen/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Feb 2026 13:48:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kilas Pendidikan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianpelita.id/?p=84443</guid>

					<description><![CDATA[HARIAN PELITA – Seorang orang tua siswa kelas P5A SDK PIS KG, Albert H. S. Hutagalung, S.E melayangkan surat resmi kepada manajemen dan Kepala Sekolah PIS KG, Ms. Mahadewi, terkait dugaan malpraktik pendidikan, kekerasan psikis, diskriminasi, serta pelanggaran hak anak yang dialami putranya, Edward John Hutagalung. Dalam surat bernomor 01/ORTU-EJH/II/2026 tersebut, Albert menyampaikan keberatan atas [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class='booster-block booster-read-block'></div>
<p><strong>HARIAN PELITA – </strong>Seorang orang tua siswa kelas P5A SDK PIS KG, Albert H. S. Hutagalung, S.E melayangkan surat resmi kepada manajemen dan Kepala Sekolah PIS KG, Ms. Mahadewi, terkait dugaan malpraktik pendidikan, kekerasan psikis, diskriminasi, serta pelanggaran hak anak yang dialami putranya, Edward John Hutagalung.</p>



<p>Dalam surat bernomor 01/ORTU-EJH/II/2026 tersebut, Albert menyampaikan keberatan atas sejumlah tindakan yang disebut terjadi pasca terbitnya Surat Keputusan Koordinator Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Kota Administrasi Jakarta Utara Nomor 001/KP-SATGAS PPK/XII/2025 tertanggal 23 Desember 2025, yang menurutnya telah menyatakan Edward tidak bersalah.</p>



<p>Albert menilai, alih-alih melakukan pemulihan nama baik, pihak sekolah justru mengambil langkah yang dianggap merugikan kondisi psikologis anaknya.</p>



<p>“Kami melihat adanya tindakan yang mengarah pada pengucilan dan segregasi sosial terhadap anak kami. Edward ditinggalkan seorang diri di kelas P5A setelah 17 siswa lain dipindahkan ke kelas baru. Ini bukan hanya persoalan administratif, tetapi berdampak besar pada kondisi psikologisnya,” ujar Albert dalam keterangan tertulisnya, Selasa (24/2/2026)</p>



<p>Ia juga menuding adanya upaya pembentukan opini yang merugikan anaknya.</p>



<p>“Anak kami sebelumnya diposisikan sebagai korban perundungan. Namun kemudian muncul narasi yang seolah-olah menjadikannya sebagai ancaman keselamatan. Kami menilai ini sebagai bentuk pembunuhan karakter,” tegasnya.</p>



<p>Selain itu, Albert menyebut adanya dugaan pembiaran terhadap tindakan perundungan yang dialami Edward, baik secara fisik, verbal, maupun sosial.</p>



<p>“Kami menduga ada kelalaian dalam pengawasan. Anak kami mengaku mengalami perundungan di lingkungan sekolah dan tidak mendapatkan perlindungan yang memadai,” tambahnya.</p>



<p>Edward John Hutagalung sendiri mengaku merasakan tekanan sejak peristiwa tersebut terjadi. Dalam pernyataannya, ia menyampaikan perasaannya selama berada di sekolah.</p>



<p>“Saya sedih karena sendirian di kelas. Teman-teman saya pindah semua. Saya merasa seperti dijauhi,” ujar Edward.<br>Ia juga berharap bisa kembali bersekolah dengan suasana yang normal. “Saya hanya ingin sekolah dengan tenang dan punya teman lagi seperti dulu,” katanya.</p>



<p>Dalam suratnya, Albert mendesak pihak sekolah dan Yayasan Penabur untuk menghormati keputusan Satgas PPK yang telah menyatakan anaknya tidak bersalah, melakukan pemulihan nama baik secara terbuka dengan menggunakan inisial “EJH”, menghentikan segala bentuk pengucilan, serta memberikan jaminan keamanan fisik dan psikologis bagi Edward selama berada di lingkungan sekolah.</p>



<p>“Kami meminta pemulihan nama baik dilakukan secara terbuka dan tertulis. Jika tidak ada itikad baik, kami siap menempuh jalur hukum, baik pidana maupun perdata,” ujar Albert.</p>



<p>Surat tersebut juga ditembuskan kepada sejumlah pihak, antara lain Ketua Yayasan Penabur Adri Lazuardy, Ketua BPK Penabur Jakarta Kenny Lim, Menteri Hak Asasi Manusia Natalius Pigai, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifah Fauzi, Inspektorat Jenderal Kemendikbudristek, Dinas Pendidikan DKI Jakarta, hingga Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) dan Komnas Perlindungan Anak.<br>Hingga berita ini diturunkan, pihak sekolah PIS KG belum memberikan keterangan resmi terkait laporan tersebut. ●<strong>Redaksi/IA</strong></p>



<p></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianpelita.id/edukasi/kilaspendidikan/dugaan-malpraktik-pendidikanorang-tua-siswa-sdk-pis-kg-layangkan-surat-ke-manajemen/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Alumni SMP Bunga Setangkai Angkatan ’87 Pertegas Eksistensi Melalui Konsolidasi Akbar di Lubuak Batingkok</title>
		<link>https://harianpelita.id/edukasi/kilaspendidikan/alumni-smp-bunga-setangkai-angkatan-87-pertegas-eksistensi-melalui-konsolidasi-akbar-di-lubuak-batingkok/</link>
					<comments>https://harianpelita.id/edukasi/kilaspendidikan/alumni-smp-bunga-setangkai-angkatan-87-pertegas-eksistensi-melalui-konsolidasi-akbar-di-lubuak-batingkok/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Feb 2026 13:27:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kilas Pendidikan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianpelita.id/?p=84251</guid>

					<description><![CDATA[HARIAN PELITA &#8212; Di tengah dinamika sosial yang kian terfragmentasi, Alumni SMP Bunga Setangkai Angkatan 1987 mengambil langkah konkret untuk merevitalisasi jejaring persaudaraan. Sebuah agenda strategis bertajuk &#8220;Reuni Akbar 2026: Merajut Simpul Silaturahmi, Memperkuat Resiliensi Kolektif&#8221; akan dipentaskan secara representatif pada 23 Maret 2026 di JFS Cafe, Lubuak Batingkok. Pertemuan ini diproyeksikan menjadi episentrum rekonsiliasi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class='booster-block booster-read-block'></div>
<p><strong>HARIAN PELITA &#8212;</strong> Di tengah dinamika sosial yang kian terfragmentasi, Alumni SMP Bunga Setangkai Angkatan 1987 mengambil langkah konkret untuk merevitalisasi jejaring persaudaraan.</p>



<p>Sebuah agenda strategis bertajuk &#8220;Reuni Akbar 2026: Merajut Simpul Silaturahmi, Memperkuat Resiliensi Kolektif&#8221; akan dipentaskan secara representatif pada 23 Maret 2026 di JFS Cafe, Lubuak Batingkok.</p>



<p>Pertemuan ini diproyeksikan menjadi episentrum rekonsiliasi emosional bagi lebih dari seratus tokoh alumni yang telah mengonfirmasi kehadiran dengan eskalasi antusiasme yang signifikan.</p>



<p>Sebagai entitas yang telah melewati diskursus waktu selama hampir empat dekade, Angkatan ’87 menunjukkan komitmen moral yang tak goyah terhadap akar sejarah mereka.</p>



<p>Ketua Umum Reuni Alumni SMP Bunga Setangkai H Israr, S.Si, MM yang juga pengusaha sukses kontstruksi Nasional di Jakarta menegaskan bahwa momentum ini merupakan antitesis dari memudarnya nilai-nilai keguyuban di era digital.</p>



<p>&#8220;Reuni ini bukan sekadar romantisasi masa lalu, melainkan sebuah konsolidasi strategis. Kami hadir untuk memvalidasi bahwa modal sosial (social capital) yang terbangun sejak 1987 tetap solid dan relevan. Kehadiran lebih dari seratus kolega merupakan legitimasi kuat atas tingginya kohesi internal kami,&#8221; tegas H Israr, S.Si, MM dalam pernyataan resminya.</p>



<p>Agenda yang dihelat di JFS Cafe ini dirancang untuk melampaui batas-batas seremoni. Terdapat muatan diplomasi internal yang bertujuan menyelaraskan visi alumni dalam memberikan kontribusi nyata bagi almamater serta penguatan peran sosial di tengah masyarakat.</p>



<p>Panitia pelaksana melaporkan bahwa persiapan infrastruktur dan logistik telah mencapai titik paripurna demi menyambut para delegasi alumni dari berbagai penjuru.</p>



<p>Melalui rilis ini, Ketua Alumni 87 *Antoni Sianturi, SH*  mengajak seluruh elemen terkait untuk memaknai pertemuan 23 Maret mendatang sebagai tonggak baru dalam pengabdian berkelanjutan dan penguatan marwah almamater SMP Bunga Setangkai. ●<strong>Redaksi/CR</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianpelita.id/edukasi/kilaspendidikan/alumni-smp-bunga-setangkai-angkatan-87-pertegas-eksistensi-melalui-konsolidasi-akbar-di-lubuak-batingkok/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Suara Hati Siswa SMPN 1 Krayan Timur: Kami Tak Butuh MBG, Kami Butuh Jalan Diperbaiki</title>
		<link>https://harianpelita.id/edukasi/kilaspendidikan/suara-hati-siswa-smpn-1-krayan-timur-kami-tak-butuh-mbg-kami-butuh-jalan-diperbaiki/</link>
					<comments>https://harianpelita.id/edukasi/kilaspendidikan/suara-hati-siswa-smpn-1-krayan-timur-kami-tak-butuh-mbg-kami-butuh-jalan-diperbaiki/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 06 Feb 2026 00:45:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kilas Pendidikan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianpelita.id/?p=83898</guid>

					<description><![CDATA[HARIAN PELITA &#8212; Siswa SMP Negeri 1 Krayan Timur, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, menyuarakan aspirasi mereka terkait kondisi jalan di wilayah perbatasan Indonesia–Malaysia yang rusak parah. Dalam video yang beredar di media sosial, Gilbert Christian, siswa kelas 2, berorasi di jalan berlumpur Pa Kebuan, menegaskan kebutuhan perbaikan infrastruktur lebih mendesak daripada program Makan Bergizi Gratis [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class='booster-block booster-read-block'></div>
<p><strong>HARIAN PELITA &#8212; </strong>Siswa SMP Negeri 1 Krayan Timur, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, menyuarakan aspirasi mereka terkait kondisi jalan di wilayah perbatasan Indonesia–Malaysia yang rusak parah.</p>



<p>Dalam video yang beredar di media sosial, Gilbert Christian, siswa kelas 2, berorasi di jalan berlumpur Pa Kebuan, menegaskan kebutuhan perbaikan infrastruktur lebih mendesak daripada program Makan Bergizi Gratis (MBG).</p>



<p>Gilbert menyampaikan, perjalanan ke sekolah setiap hari melewati jalan tanah liat becek dan berlubang, yang sering membuat motor amblas dan memaksa siswa berjalan kaki tanpa sepatu.</p>



<figure class="wp-block-gallery has-nested-images columns-default is-cropped wp-block-gallery-1 is-layout-flex wp-block-gallery-is-layout-flex">
<figure class="wp-block-image size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="996" height="747" data-id="83900" src="https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2026/02/1000091889.jpg" alt="" class="wp-image-83900" srcset="https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2026/02/1000091889.jpg 996w, https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2026/02/1000091889-300x225.jpg 300w, https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2026/02/1000091889-768x576.jpg 768w" sizes="(max-width: 996px) 100vw, 996px" /></figure>
</figure>



<p>“Buatkan jalan kami yang layak. Kami lebih membutuhkan perbaikan jalan daripada Makan Bergizi Gratis,” tegasnya.</p>



<p>Warga setempat mendukung aksi ini, bahkan mengirim surat terbuka kepada Presiden Prabowo Subianto agar melihat langsung kondisi di lapangan dan memperhatikan skala prioritas pembangunan.</p>



<p>Kepala Desa Pa’ Betung Aprem Rining menambahkan bahwa warga tidak menolak program pemerintah, namun berharap anggaran MBG dialihkan atau diutamakan untuk pembangunan jalan. Ia menekankan, inisiatif siswa murni lahir dari pengalaman sehari-hari yang harus melewati jalan rusak hingga satu jam untuk menuju sekolah. ●<strong>Redaksi/CR</strong></p>



<p></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianpelita.id/edukasi/kilaspendidikan/suara-hati-siswa-smpn-1-krayan-timur-kami-tak-butuh-mbg-kami-butuh-jalan-diperbaiki/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Polda Metro Sosialisasi Operasi Keselamatan Jaya di Lingkungan Pendidikan</title>
		<link>https://harianpelita.id/edukasi/kilaspendidikan/polda-metro-sosialisasi-operasi-keselamatan-jaya-di-lingkungan-pendidikan/</link>
					<comments>https://harianpelita.id/edukasi/kilaspendidikan/polda-metro-sosialisasi-operasi-keselamatan-jaya-di-lingkungan-pendidikan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Feb 2026 11:47:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kilas Pendidikan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianpelita.id/?p=83714</guid>

					<description><![CDATA[HARIAN PELITA &#8212; Satgas Preemtif Polda Metro Jaya mengawali Operasi Keselamatan Jaya 2026 dengan pendekatan edukatif dan humanis pada Senin, 2 Februari 2026. Sejak pukul 07.00 WIB, petugas menyasar lingkungan pendidikan dan ruang publik, mulai dari SMA Negeri 91 Jakarta hingga Stasiun Juanda. Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Komarudin menjelaskan bahwa pelaksanaan Operasi Keselamatan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class='booster-block booster-read-block'></div>
<p><strong>HARIAN PELITA &#8212; </strong>Satgas Preemtif Polda Metro Jaya mengawali Operasi Keselamatan Jaya 2026 dengan pendekatan edukatif dan humanis pada Senin, 2 Februari 2026.</p>



<p>Sejak pukul 07.00 WIB, petugas menyasar lingkungan pendidikan dan ruang publik, mulai dari SMA Negeri 91 Jakarta hingga Stasiun Juanda.</p>



<p>Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Komarudin menjelaskan bahwa pelaksanaan Operasi Keselamatan Jaya 2026 difokuskan pada kegiatan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat sebagai langkah awal membangun kesadaran serta kepatuhan berlalu lintas.</p>



<p>“Pendekatan humanis dan komunikatif kami terapkan untuk memperkuat pemahaman keselamatan di jalan raya. Pelajar, pengguna transportasi publik, serta masyarakat umum kami berikan edukasi langsung mengenai pentingnya perilaku tertib berlalu lintas guna menekan risiko kecelakaan,” ujarnya.</p>



<p>Menurut Kombes Pol Komarudin, keselamatan berlalu lintas tidak dapat terwujud tanpa keterlibatan aktif masyarakat, termasuk pelajar sebagai generasi muda. Karena itu, edukasi yang menyasar lingkungan sekolah dan ruang publik dinilai efektif untuk menanamkan budaya tertib berlalu lintas sejak dini.</p>



<p>“Kami ingin kehadiran Polri benar-benar dirasakan masyarakat. Edukasi di sekolah dan area publik menjadi upaya strategis untuk membangun budaya tertib berlalu lintas,” ujarnya.</p>



<p>Operasi Keselamatan Jaya 2026 akan berlangsung hingga pertengahan Februari dan digelar di sejumlah titik strategis dengan menyasar pelajar, pengguna transportasi publik, serta masyarakat umum.</p>



<p>Upaya ini diharapkan dapat menciptakan lalu lintas yang aman dan tertib di wilayah hukum Polda Metro Jaya. ●<strong>Redaksi/IA</strong></p>



<p></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianpelita.id/edukasi/kilaspendidikan/polda-metro-sosialisasi-operasi-keselamatan-jaya-di-lingkungan-pendidikan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Yusof Ferdinand Raih Gelar Doktor Bidang Hukum dengan Predikat Cumlaude</title>
		<link>https://harianpelita.id/edukasi/kilaspendidikan/yusof-ferdinand-raih-gelar-doktor-bidang-hukum-dengan-predikat-cumlaude/</link>
					<comments>https://harianpelita.id/edukasi/kilaspendidikan/yusof-ferdinand-raih-gelar-doktor-bidang-hukum-dengan-predikat-cumlaude/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 25 Jan 2026 04:27:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kilas Pendidikan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianpelita.id/?p=83409</guid>

					<description><![CDATA[HARIAN PELITA &#8212; Akademisi yang juga praktisi hukum Yusof Ferdinand Wangania sah dan resmi menyandang gelar Doktor Ilmu Hukum dari Fakultas Hukum Universitas Pancasila (FH UP). Dihadapan Ketua Sidang Eddy Pratomo, dewan penguji yakni: Yusril Ihza Mahendra, M Hatta Ali, Adnan Hamid dan Irwansyah, Sekretaris Sidang Maslihati Nur Hidayati, keluarga, serta para tamu undangan termasuk awak [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class='booster-block booster-read-block'></div>
<p><strong>HARIAN PELITA &#8212; </strong>Akademisi yang juga praktisi hukum Yusof Ferdinand Wangania sah dan resmi menyandang gelar Doktor Ilmu Hukum dari Fakultas Hukum Universitas Pancasila (FH UP).</p>



<p>Dihadapan Ketua Sidang Eddy Pratomo, dewan penguji yakni: Yusril Ihza Mahendra, M Hatta Ali, Adnan Hamid dan Irwansyah, Sekretaris Sidang Maslihati Nur Hidayati, keluarga, serta para tamu undangan termasuk awak media.</p>



<p>Yusof Ferdinand Wangania memaparkan hasil penelitiannya yang dihimpun dalam Disertasinya berjudul &#8220;Pertanggungjawaban Korporasi dan Senificial Owner Dalam KUHP Akibat Perbuatan Turut Serta Melakukan Tindak Pidana Suap Dengan Pendekatan Vicarious Liability&#8221;.</p>



<p>Sejak awal masa kuliah jenjang Strata 1, ayah beranak dua ini memang konsen dan fokus pada dunia hukum terutama masalah hukum pidana korporasi.</p>



<p>&#8220;Iya, jadi saya dari awal sudah konsen untuk pidana korporasi,&nbsp;sehingga saya mengambil tindak pidana korporasi ini&nbsp;pada penelitian ini. Jadi sudah lebih ada bahan sehingga dalam proses dokternya ini&nbsp;saya sudah bisa menemukan apa sebenarnya masalah yang terjadi,&#8221; papar Yusof usai Sidang Promosi Doktor Ilmu Hukum, Fakultas Hukum Universitas Pancasila yang digelar di Aula Nusantara Lantai 4 Fakultas Hukum Universitas Pancasila, Sabtu (24/1/2026).</p>



<p>Yusof, suami dari Corry &#8216;Ane&#8217; ini mengatakan alasan disertasinya dilatari masih banyaknya korporasi yang berlindung di balik penetapan bersalahnya seorang direksi atas penyuapan yang dilakukannya untuk kepentingan dan keuntungan korporasi. Dia berharap masyarakat semakin sadar hukum dan apa yang menjadi penelitian dalam disertasinya bisa bermanfaat bagi negara.</p>



<p>&#8220;Dengan kondisi hukum di Indonesia saat ini saya sebagai praktisi hukum sangat optimistis adanya perubahan dengan semakin banyaknya pendidikan hukum yang diciptakan lewat sarana pendidikan. Hal ini menumbuhkan kesadaran hukum sehingga menghindari kejahatan maupun pelanggaran hukum dalam segala lini kehidupan,&#8221; ujar ayah Lilo&nbsp;(10) dan Jeje (4) tahun.</p>



<p>Ditempat yang sama, pemilik Corry Sinyo Associates Law Firm di kawasan Kota Wisata Cibubur ini mendapat dukungan penuh dari sang Istri, Corry.</p>



<p>Menurut Ane, sapaan akrab Corry, Yusof merupakan suami yang tegas, berkomitmen tinggi dan mampu mengatur manajemen waktu. Menurutnya, meski fokus selama 9 (sembilan) tahun menjalani pendidikan perkuliahan sang suami tak pernah abai membagi waktu terhadap keluarga, istri dan kedua anaknya.</p>



<p>&#8220;Jujur sembilan tahun bukan waktu yang singkat. Dia memang gak berhenti, jadi lanjut S1, S2 selesai langsung lanjut Doktor. Pencapaian ini membuat saya bangga apalagi dengan predikat cumlaude dengan IPK 3,95. Alhamdulillah waktu untuk kami tidak berkurang. Karena dia ngerjain disertasinya itu diatas jam 10 malam. Jadi benar-benar waktunya buat keluarga pun gak dikurangin sama sekali,&#8221; terang Corry.</p>



<p>Pemilik nama Corry Sinyo ini berharap dengan pendidikan yang bagus, sang suami lebih bisa menunjang karirnya ke depan untuk lebih baik lagi baik untuk keluarga maupun masyarakat.</p>



<p>Sementara itu, penguji eksternal sekaligus Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas)&nbsp;Yusril Ihza Mahendra menilai ujian dan kajian akademik seperti disertasi doktoral merupakan bagian dari corporate responsibility keilmuan, yang diuji secara ketat oleh para doktor dan profesor untuk memastikan relevansinya terhadap perkembangan hukum dan kebutuhan negara.</p>



<p>&#8220;Penelitian dan disertasi doktor ini penting untuk dipelajari dan disimak oleh pembuat kebijakan. Walaupun tidak selalu secara langsung diangkat menjadi kebijakan pemerintah, tetapi ia menjadi rujukan ilmiah dalam merumuskan arah kebijakan berdasarkan kaidah keilmuan,” pungkas Yusril. ●<strong>Redaksi/Bah</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianpelita.id/edukasi/kilaspendidikan/yusof-ferdinand-raih-gelar-doktor-bidang-hukum-dengan-predikat-cumlaude/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Peringati  Is&#8217;raj Mi&#8217;raj SMK Nurul Huda  Mencetak Generasi Berahklak Mulia</title>
		<link>https://harianpelita.id/edukasi/kilaspendidikan/peringati-israj-miraj-smk-nurul-huda-mencetak-generasi-berahklak-mulia/</link>
					<comments>https://harianpelita.id/edukasi/kilaspendidikan/peringati-israj-miraj-smk-nurul-huda-mencetak-generasi-berahklak-mulia/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Jan 2026 09:41:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kilas Pendidikan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianpelita.id/?p=83327</guid>

					<description><![CDATA[HARIAN PELITA CIAMIS &#8212; Meningkatkan keimanan, ketaqwaan serta kecintaam dan pemahaman siswa terhadap nilai nilai keislaman, SMK Nurul Huda Panumbangan menggelar Peringatan Is&#8217;raj Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah. Kegiatan berlangsung ruang lingkup Kampus SMK Nurul Huda Panumbangan dihadiri Kepala SMK Nurul Huda, Dewan Pembina SMK Nurul Huda, Dewan Guru&#160; serta diikuti seluruh siswa, Jumat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class='booster-block booster-read-block'></div>
<p><strong>HARIAN PELITA CIAMIS &#8212; </strong>Meningkatkan keimanan, ketaqwaan serta kecintaam dan pemahaman siswa terhadap nilai nilai keislaman, SMK Nurul Huda Panumbangan menggelar Peringatan Is&#8217;raj Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah.</p>



<p>Kegiatan berlangsung ruang lingkup Kampus SMK Nurul Huda Panumbangan dihadiri Kepala SMK Nurul Huda, Dewan Pembina SMK Nurul Huda, Dewan Guru&nbsp; serta diikuti seluruh siswa, Jumat (23/1/2026).</p>



<p>Acara diawali pembacaan ayat suci Al-Qur’an dilanjutkan pembacaan sholawat Nabi dipimpin perwakilan siswa sebagai bentuk kecintaan kepada Rasulullah SAW.<br>Sekaligus menyiapkan hati peserta untuk mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh kesadaran spiritual untuk meningkatkan keimanan, ketaqwaan, serta pemahaman siswa terhadap nilai-nilai keIslaman terkandung dalam peristiwa Isra’ Mi’raj Rasulullah SAW.</p>



<p>Kepala SMK Nurul Huda Iwan Setiawan menjelaskan, bahwa peringatan Isra Mi&#8217;raj Nabi Muhammad SAW ini agenda rutin tiap tahun selalu dilaksanakan termasuk tahun baru Islam dan hari besar.</p>



<p>&#8220;Kegiatan ini adalah&nbsp; salah satu upaya untuk bisa mencetak&nbsp; para siswa&nbsp; dengan tujuan untuk membina akhlak anak anak didik supaya meningkatkan iman dan taqwanya serta memperbaiki kualitas ibadah terhadap Allah SWT,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Ia mengajak baik diri pribadi, guru, siswa meningkatkan kualitas ibadahnya terutama ibadah salat lima waktu.</p>



<p>&#8220;Ini selalu diprogramkan di sekolah,&nbsp; jadi ingin siswa itu untuk salat zuhur. Kalau tiba waktu Zuhur dihentikan semua kegiatan, Ayo pergi ke Masjid&nbsp; meskipun belum sempurna tapi ini selalu selalu kami upayakan,&#8221; ujar Iwan.</p>



<p>Dengan peringatan Isra Mi&#8217;raj Nabi Muhammad SAW, ia ingin keimanan dan ketaqwaaan siswa itu meningkat dalam rangka mencapai visi misi sekolah yaitu mencetak kelulusan yang bukan hanya pintar saja tapi akhlaknya yang berakhlak mulia. ●<strong>Redaksi/Lili</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianpelita.id/edukasi/kilaspendidikan/peringati-israj-miraj-smk-nurul-huda-mencetak-generasi-berahklak-mulia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
