<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kilas Pendidikan &#8211; Harian Pelita</title>
	<atom:link href="https://harianpelita.id/category/edukasi/kilaspendidikan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://harianpelita.id</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Sun, 10 May 2026 03:49:24 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>
	<item>
		<title>Halal Bihalal SMP Negeri 31 Jakarta Angkatan Tahun 1981 di Serang Banten Penuh Keakraban</title>
		<link>https://harianpelita.id/edukasi/kilaspendidikan/halal-bihalal-smp-negeri-31-jakarta-angkatan-tahun-1981-di-serang-banten-penuh-keakraban/</link>
					<comments>https://harianpelita.id/edukasi/kilaspendidikan/halal-bihalal-smp-negeri-31-jakarta-angkatan-tahun-1981-di-serang-banten-penuh-keakraban/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 10 May 2026 03:49:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kilas Pendidikan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianpelita.id/?p=87504</guid>

					<description><![CDATA[HARIAN PELITA &#8212;- Alumni SMP Negeri 31 Jakarta angkatan tahun 1981 menggelar kegiatan Halal Bihalal di kediaman H Andi Andadi berlokasi di Perumahan Taman Widya Asri Serang Kota Banten, Sabtu (9/5/2026). Kegiatan berlangsung meriah dan penuh keakraban serta kehangatan diisi dengan laporan oleh Sekretaris Alumni SMP Negeri 31 angkatan 1981 Suryani. Menurut Suryani, Alhamdulillah Halal [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class='booster-block booster-read-block'></div>
<p>HARIAN PELITA &#8212;- Alumni SMP Negeri 31 Jakarta angkatan tahun 1981 menggelar kegiatan Halal Bihalal di kediaman H Andi Andadi berlokasi di Perumahan Taman Widya Asri Serang Kota Banten, Sabtu (9/5/2026).</p>



<p>Kegiatan berlangsung meriah dan penuh keakraban serta kehangatan diisi dengan laporan oleh Sekretaris Alumni SMP Negeri 31 angkatan 1981 Suryani.<br><br>Menurut Suryani, Alhamdulillah Halal Bihalal ini berjalan lancar dan meriah, kemeriahan acara silaturahmi khas pascalebaran sekaligus reuni untuk mempererat kekeluargaan  dan membersihkan diri dari kesalahan.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1024" height="551" src="https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2026/05/1000140144-1024x551.jpg" alt="" class="wp-image-87506" srcset="https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2026/05/1000140144-1024x551.jpg 1024w, https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2026/05/1000140144-300x161.jpg 300w, https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2026/05/1000140144-768x413.jpg 768w, https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2026/05/1000140144.jpg 1302w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Dalam hahal Bihalal tersebut ada masukan dari H Lukman Hakim mengingat usia para alumni SMP Negeri 31 tahun 1981 sudah memasuki kepala enam agar diadakan pengajian untuk bekal di akhirat nanti. Rencananya pengajian tersebut di gelar setiap 3 bulan sekali.</p>



<p>Usai melakukan acara serimoni dilanjutkan baca do’a disampaikan Ustadz Lukman Hakim dilanjutkan makan bersama, usai makan kemudian sholat dzuhur berjemaah kemudian istirahat sejenak&nbsp; lanjut ke wisata pemandian air panas Batoe Koewoeng. ●Redaksi/Day</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianpelita.id/edukasi/kilaspendidikan/halal-bihalal-smp-negeri-31-jakarta-angkatan-tahun-1981-di-serang-banten-penuh-keakraban/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dari Balik Jeruji Menuju Cahaya Ilahi: 8 WBP Wanita Lapas Pati Tekun Belajar Mengaji</title>
		<link>https://harianpelita.id/edukasi/kilaspendidikan/dari-balik-jeruji-menuju-cahaya-ilahi-8-wbp-wanita-lapas-pati-tekun-belajar-mengaji/</link>
					<comments>https://harianpelita.id/edukasi/kilaspendidikan/dari-balik-jeruji-menuju-cahaya-ilahi-8-wbp-wanita-lapas-pati-tekun-belajar-mengaji/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 08 May 2026 19:53:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kilas Pendidikan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianpelita.id/?p=87471</guid>

					<description><![CDATA[HARIAN PELITA &#8212; Kegiatan pembinaan kepribadian melalui program belajar mengaji kembali dilaksanakan di Lapas Kelas IIB Pati bekerja sama dengan Kementerian Agama. Kegiatan ini diikuti 8 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) wanita berlangsung dengan suasana khidmat dan penuh semangat. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an serta memperkuat nilai-nilai spiritual bagi para WBP selama menjalani [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class='booster-block booster-read-block'></div>
<p><strong>HARIAN PELITA &#8212;</strong> Kegiatan pembinaan kepribadian melalui program belajar mengaji kembali dilaksanakan di Lapas Kelas IIB Pati bekerja sama dengan Kementerian Agama.</p>



<p>Kegiatan ini diikuti 8 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) wanita berlangsung dengan suasana khidmat dan penuh semangat.</p>



<p>Program ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an serta memperkuat nilai-nilai spiritual bagi para WBP selama menjalani masa pembinaan, baru-baru ini.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="768" src="https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2026/05/1000139543-1024x768.jpg" alt="" class="wp-image-87473" srcset="https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2026/05/1000139543-1024x768.jpg 1024w, https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2026/05/1000139543-300x225.jpg 300w, https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2026/05/1000139543-768x576.jpg 768w, https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2026/05/1000139543.jpg 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Dalam pelaksanaannya, para peserta mendapatkan bimbingan langsung dari petugas Kementerian Agama yang memberikan pendampingan secara intensif, mulai dari pengenalan huruf hijaiyah hingga perbaikan tajwid.</p>



<p>Kegiatan ini menjadi sarana pembinaan yang penting dalam membentuk karakter WBP agar lebih religius, disiplin, dan memiliki bekal moral yang baik untuk kehidupan setelah bebas nanti.</p>



<p>Kepala Lapas Kelas IIB Pati Suprihadi menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Lapas dalam memberikan pembinaan kepribadian yang berkelanjutan.</p>



<p>“Melalui kegiatan belajar mengaji ini, kami berharap para WBP wanita dapat meningkatkan kualitas keimanan serta memperbaiki diri selama menjalani masa pidana. Pembinaan seperti ini diharapkan mampu menjadi bekal positif ketika mereka kembali ke masyarakat,” ujarnya. ●<strong>Redaksi/Andi Syahrul Qirom</strong></p>



<p></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianpelita.id/edukasi/kilaspendidikan/dari-balik-jeruji-menuju-cahaya-ilahi-8-wbp-wanita-lapas-pati-tekun-belajar-mengaji/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Perpisahan dan Pelepasan Siswa Kelas XII  Madrasah Aliyah YPPS Sukahurip Penuh Haru</title>
		<link>https://harianpelita.id/edukasi/kilaspendidikan/perpisahan-dan-pelepasan-siswa-kelas-xii-madrasah-aliyah-ypps-sukahurip-penuh-haru/</link>
					<comments>https://harianpelita.id/edukasi/kilaspendidikan/perpisahan-dan-pelepasan-siswa-kelas-xii-madrasah-aliyah-ypps-sukahurip-penuh-haru/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 04 May 2026 18:11:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kilas Pendidikan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianpelita.id/?p=87292</guid>

					<description><![CDATA[HARIAN PELITA – Suasana haru dan bangga menyelimuti lingkungan Madrasah Aliyah Swasta YPPS Sukahurip Cihaurbeuti Ciamis.  Pelepasan dan Perpisahan Peserta Didik Kelas XII resmi digelar dengan penuh khidmat dan keanggunan. Acara ini menjadi penutup manis bagi perjalanan panjang para siswa dalam menuntut ilmu di Sekolah YPPS Sukahurip pada Senin (4/5/2026). Perpisahan dan Pelepasan siswa siswi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class='booster-block booster-read-block'></div>
<p><strong>HARIAN PELITA – </strong>Suasana haru dan bangga menyelimuti lingkungan Madrasah Aliyah Swasta YPPS Sukahurip Cihaurbeuti Ciamis. </p>



<p>Pelepasan dan Perpisahan Peserta Didik Kelas XII resmi digelar dengan penuh khidmat dan keanggunan.</p>



<p>Acara ini menjadi penutup manis bagi perjalanan panjang para siswa dalam menuntut ilmu di Sekolah YPPS Sukahurip pada Senin (4/5/2026).</p>



<p>Perpisahan dan Pelepasan siswa siswi kelas X II tersebut dihadiri seluruh keluarga besar sekolah, mulai dari Kepala Madrasah Yudi Herdiana, dewan guru, staf karyawan, hingga orang tua/wali murid hadir menyaksikan momen bersejarah putra-putri mereka.<br><br>Dini mewakili Kepala Madrasah Aliayah YPPS Sukahurip, Kecamatan Cihairbeuti menyampaikan, perpisahan dan pelepasan kelulusan siswa kelas XII Madrasah Aliyah Sukahurip&nbsp; sebanyak 19 orang selama menempuh pendidikan.</p>



<p>Ia berpesan dengan kelulusan ini&nbsp; agar ilmu yang telah diraih tidak hanya menjadi bekal diri sendiri tetapi juga menjadi bekal dan memberikan kontribusi bagi masyarakat sesuai dengan ilmu pendidikan apa yang telah kami berikan kepada mereka ,</p>



<p>Dini berharap, bagi  siswa kelulusan yang akan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi  jaga nama baik orang tua, nama baik sekolah dan semoga bisa menjadi orang yang berguna bagi masyarakat bangsa dan negara.<br><br>Semoga para lulusan Madrasah Aliyah YPPS Madrasah Aliyah dapat melangkah tegap, menggapai cita-cita setinggi langit, dan selalu mengamalkan nilai-nilai kebaikan yang telah ditanamkan selama di sekolah. ●<strong>Redaksi/Lili</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianpelita.id/edukasi/kilaspendidikan/perpisahan-dan-pelepasan-siswa-kelas-xii-madrasah-aliyah-ypps-sukahurip-penuh-haru/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Forum Mahasiswa Nasional Ranting Hamzanwadi Gelar Aksi Unjukrasa Menyuarakan Nasib Buruh</title>
		<link>https://harianpelita.id/edukasi/kilaspendidikan/forum-mahasiswa-nasional-ranting-hamzanwadi-gelar-aksi-unjukrasa-menyuarakan-nasib-buruh/</link>
					<comments>https://harianpelita.id/edukasi/kilaspendidikan/forum-mahasiswa-nasional-ranting-hamzanwadi-gelar-aksi-unjukrasa-menyuarakan-nasib-buruh/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 03 May 2026 10:35:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kilas Pendidikan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianpelita.id/?p=87236</guid>

					<description><![CDATA[HARIAN PELITA &#8212; Forum Mahasiswa Nasional (FMN) Ranting Hamzanwa di Lombok Timur menggelar aksi unjukrasa di simpang empat BRI Cabang Selong, Minggu, 3 April 2026. Masa aksi berjumlah sekitar 20 orang menyuarakan keprihatinannya terhadap kaum buruh dan masa depan pendidikan. Orator bernama Bungrik berasal dari Mahasiswa Win Mataram juga menyuarakan ketimpangan dilakukan baik oleh pemerintah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class='booster-block booster-read-block'></div>
<p><strong>HARIAN PELITA &#8212; </strong>Forum Mahasiswa Nasional (FMN) Ranting Hamzanwa di Lombok Timur menggelar aksi unjukrasa di simpang empat BRI Cabang Selong, Minggu, 3 April 2026.</p>



<p>Masa aksi berjumlah sekitar 20 orang menyuarakan keprihatinannya terhadap kaum buruh dan masa depan pendidikan.</p>



<p>Orator bernama Bungrik berasal dari Mahasiswa Win Mataram juga menyuarakan ketimpangan dilakukan baik oleh pemerintah pusat sampai pemerintah Daerah.</p>



<p>Orator juga menyinggung masalah Makan Gizi Gratis (MBG) tidak sesuai penerapannya dilapangan sehingga menimbulkan keracunan dibeberapa sekolah penerima manfaat.</p>



<p>Salah satu orator perempuan bernama Kalika merupakan keterwakilan dari kaum hawa juga bersuara keras dalam orasinya terhadap kebijakan pemerintah tentang kesenjangan baik dari pemerintah pusat sampai pemerintah daerah dikatakan zalim kebijakan, sehingga meminta pemerintah untuk lebih memperhatikan kesejahteraan kaum perempuan.</p>



<p>Menurut orator perempuan ini, hari buruh dan hari pendidikan Nasional yang dirayakan setiap tahun hanya merupakan seremonial belaka, tanpa melakukan evaluasi untuk merubah nasib buruh menjadi lebih baik dan merubah wajah pendidikan menjadi lebih bermartabat</p>



<p>Sementara untuk Buruh, menuntut untu mewujudkan Undang undang atau Regulasi yang mengatur tentang keamanan untuk seluruh Buruh, wujudkan Reforma Agraria Sejati dan Bangun Industri Nasional. Bung Rik menyampaikan Puncak aksi akan dilasanakan tanggal, 21 Mei 2026 di Mataram tutupnya. ●<strong>Redaksi/LR</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianpelita.id/edukasi/kilaspendidikan/forum-mahasiswa-nasional-ranting-hamzanwadi-gelar-aksi-unjukrasa-menyuarakan-nasib-buruh/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Partisipasi Semesta Kunci Pendidikan Bermutu Peringatan Hardiknas 2026</title>
		<link>https://harianpelita.id/edukasi/kilaspendidikan/partisipasi-semesta-kunci-pendidikan-bermutu-peringatan-hardiknas-2026/</link>
					<comments>https://harianpelita.id/edukasi/kilaspendidikan/partisipasi-semesta-kunci-pendidikan-bermutu-peringatan-hardiknas-2026/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 01 May 2026 13:27:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kilas Pendidikan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianpelita.id/?p=87162</guid>

					<description><![CDATA[HARIAN PELITA &#8212; Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) setiap 2 Mei disampaikan Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Ahmad Tholabi Kharlie menjadi momentum reflektif bagi bangsa Indonesia menata arah dan strategi pembangunan sumber daya manusia (SDM). Menurut dia, Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia mengusung tema “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class='booster-block booster-read-block'></div>
<p><strong>HARIAN PELITA &#8212; </strong>Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) setiap 2 Mei disampaikan Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Ahmad Tholabi Kharlie menjadi momentum reflektif bagi bangsa Indonesia menata arah dan strategi pembangunan sumber daya manusia (SDM).</p>



<p>Menurut dia, Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia mengusung tema “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua.”</p>



<p>Tholabi mengatakan tema tersebut menegaskan bahwa pendidikan tidak lagi dapat dibebankan semata pada negara atau institusi formal, melainkan menjadi tanggung jawab kolektif seluruh elemen bangsa.</p>



<p>Guru Besar sekaligus Wakil Rektor Bidang Akademik UIN Syarif Hidayatullah Jakarta itu menilai tema Hardiknas tahun 2026 ini mencerminkan kebutuhan mendesak akan kolaborasi lintas sektor dalam menghadapi kompleksitas tantangan pendidikan diera global.</p>



<p>“Partisipasi semesta bukan sekadar jargon normatif. Ia harus diterjemahkan dalam desain kebijakan yang memungkinkan keterlibatan nyata, mulai dari keluarga, masyarakat, dunia usaha, hingga komunitas keagamaan,” kata Tholabi, Jum&#8217;at (1/5/2026).</p>



<p>Ia mengungkapkan salah satu isu krusial pendidikan Indonesia saat ini adalah pergeseran fokus dari sekadar pemerataan akses menuju peningkatan mutu yang berkeadilan.</p>



<p>Lanjutnya, selama dua dekade terakhir, capaian akses pendidikan dinilai cukup progresif. Namun, tantangan kualitas masih menjadi pekerjaan rumah yang belum terselesaikan secara sistemik.</p>



<p>Kata dia, mutu pendidikan tidak dapat direduksi pada capaian kognitif semata, melainkan harus mencakup dimensi karakter, etika dan kemampuan adaptif. Dalam hal ini, menurut Tholabi gagasan pendidikan yang dirintis oleh Ki Hadjar Dewantara tetap relevan sebagai fondasi filosofis.</p>



<p>“Pendidikan yang memerdekakan bukan hanya soal transfer ilmu, tetapi juga pembentukan manusia yang utuh. Yakni yang memiliki daya pikir, daya rasa dan daya cipta,” imbuh Anggota Dewan Pendidikan Tinggi.</p>



<p>Kemudian, mengidentifikasi sejumlah tantangan utama yang dihadapi pendidikan Indonesia saat ini. Pertama, disrupsi teknologi yang berlangsung sangat cepat. Digitalisasi pembelajaran, yang menjadi salah satu prioritas pemerintah, memang membuka peluang besar dalam memperluas akses dan inovasi.</p>



<p>&#8220;Namun, disisi lain, ia juga menghadirkan kesenjangan baru, terutama bagi daerah yang belum memiliki infrastruktur memadai,&#8221; terang Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.</p>



<p>Kedua, ditambahkan dia, ketimpangan kualitas antarwilayah yang masih cukup signifikan. Sekolah-sekolah di daerah perkotaan relatif lebih siap dalam mengadopsi perubahan, sementara di daerah tertinggal, persoalan dasar seperti sarana prasarana dan ketersediaan tenaga pendidik masih menjadi kendala.</p>



<p>Ketiga, relevansi kurikulum dengan dinamika zaman. Tholabi menilai bahwa pendidikan tidak boleh terjebak dalam orientasi jangka pendek yang semata-mata mengikuti kebutuhan industri. Sebaliknya, pendidikan harus tetap menjaga keseimbangan antara ilmu terapan dan ilmu dasar.</p>



<p>“Jika pendidikan hanya diarahkan untuk mencetak tenaga kerja siap pakai, kita berisiko kehilangan kapasitas sebagai bangsa pencipta. Inovasi justru lahir dari fondasi keilmuan yang kuat, termasuk ilmu-ilmu dasar dan humaniora,” jelasnya.</p>



<p>Dalam kerangka yang lebih luas, ia memaparkan bahwa perguruan tinggi memiliki peran strategis sebagai pusat produksi pengetahuan dan pembentukan kepemimpinan intelektual. Tholabi menyebutkan kampus tidak boleh sekadar menjadi perpanjangan tangan pasar, melainkan harus tetap menjaga otonomi keilmuan.</p>



<p>Untuk itu, ia mendorong agar perguruan tinggi memperkuat ekosistem riset yang integratif, yang menghubungkan ilmu pengetahuan dengan kebutuhan masyarakat tanpa kehilangan independensi akademik.</p>



<p>“Perguruan tinggi harus menjadi ruang dialektika antara tradisi dan modernitas, antara nilai dan teknologi. Di sinilah peran penting kampus dalam menyiapkan SDM yang tidak hanya kompeten, tetapi juga berintegritas,” ujar Ahmad Tholabi Kharlie.</p>



<p>Menuju visi Indonesia Emas 2045, diutarakan dia, pembangunan SDM menjadi kunci utama yang tidak dapat ditawar. Ia menilai bonus demografi yang dimiliki Indonesia hanya akan menjadi berkah apabila dikelola melalui sistem pendidikan yang berkualitas.</p>



<p>Tholabi menekankan investasi pada pendidikan harus dilihat sebagai investasi jangka panjang yang berdampak pada daya saing bangsa. Ada tiga hal yang harus menjadi prioritas.</p>



<p>&#8220;Pertama, penguatan kualitas guru sebagai aktor utama pendidikan. Kedua, transformasi kurikulum yang adaptif namun berakar pada nilai-nilai kebangsaan. Ketiga, pemerataan akses teknologi pendidikan secara inklusif,” tuturnya.</p>



<p>Pendidikan di Indonesia harus mampu melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan spiritual. “Indonesia Emas tidak cukup dibangun oleh manusia yang pintar, tetapi oleh manusia yang memiliki orientasi nilai. Tanpa itu, kemajuan justru bisa kehilangan arah,” ujarnya.</p>



<p>Peringatan Hardiknas seharusnya tidak berhenti pada seremoni tahunan. Hardiknas perlu dijadikan sebagai momentum refleksi untuk mengevaluasi capaian sekaligus merumuskan langkah strategis kedepan.</p>



<p>Lantas, dia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengambil peran aktif dalam memajukan pendidikan. Pendidikan adalah kerja peradaban. &#8216; Ia tidak bisa diselesaikan dalam satu generasi, tetapi harus diwariskan sebagai komitmen lintas zaman,” sambungnya.</p>



<p>Tholabi berujar dengan berbagai tantangan yang ada, optimisme tetap menjadi energi penting. Namun, optimisme tersebut, menurutnya harus dibarengi dengan kerja nyata dan konsistensi kebijakan.</p>



<p>“Harapan kita sederhana, tetapi mendasar: pendidikan Indonesia mampu melahirkan manusia merdeka yang berdaya saing global, tanpa kehilangan jati diri sebagai bangsa,” tandasnya. ●<strong>Redaksi/Dw</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianpelita.id/edukasi/kilaspendidikan/partisipasi-semesta-kunci-pendidikan-bermutu-peringatan-hardiknas-2026/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Presiden Prabowo: Renovasi 1.782 Sekolah Anggaran Hampir Rp1,5 Triliun di Seluruh Jawa Tengah</title>
		<link>https://harianpelita.id/edukasi/kilaspendidikan/presiden-prabowo-renovasi-1-782-sekolah-anggaran-hampir-rp15-triliun-di-seluruh-jawa-tengah/</link>
					<comments>https://harianpelita.id/edukasi/kilaspendidikan/presiden-prabowo-renovasi-1-782-sekolah-anggaran-hampir-rp15-triliun-di-seluruh-jawa-tengah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 30 Apr 2026 05:35:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kilas Pendidikan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianpelita.id/?p=87072</guid>

					<description><![CDATA[HARIAN PELITA &#8212; Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung hasil revitalisasi dan pelaksanaan program MBG di SMA Negeri 1 Cilacap, Jawa Tengah, Rabu 29 April 2026. Sesuai penyampaian Presiden, pemerintah akan terus memperluas dan mempercepat program renovasi sekolah. Dari 17.000 sekolah pada tahun 2025 lalu, menjadi 70.000 sekolah tahun 2026 ini, dengan target seluruh sekolah di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class='booster-block booster-read-block'></div>
<p><strong>HARIAN PELITA &#8212; </strong>Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung hasil revitalisasi dan pelaksanaan program MBG di SMA Negeri 1 Cilacap, Jawa Tengah, Rabu 29 April 2026.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="800" height="1024" src="https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2026/04/1000135314-800x1024.jpg" alt="" class="wp-image-87074" srcset="https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2026/04/1000135314-800x1024.jpg 800w, https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2026/04/1000135314-234x300.jpg 234w, https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2026/04/1000135314-768x983.jpg 768w, https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2026/04/1000135314-1199x1536.jpg 1199w, https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2026/04/1000135314.jpg 1440w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /></figure>



<p>Sesuai penyampaian Presiden, pemerintah akan terus memperluas dan mempercepat program renovasi sekolah. Dari 17.000 sekolah pada tahun 2025 lalu, menjadi 70.000 sekolah tahun 2026 ini, dengan target seluruh sekolah di Indonesia rampung diperbaiki pada tahun 2028.</p>



<p>Khusus di provinsi Jawa Tengah saja, pada tahun 2025 pemerintah melalui Kemendikdasmen telah merenovasi 1.782 sekolah dengan total anggaran hampir Rp 1,5 triliun di seluruh Jawa Tengah.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="605" src="https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2026/04/1000135315-1024x605.jpg" alt="" class="wp-image-87075" srcset="https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2026/04/1000135315-1024x605.jpg 1024w, https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2026/04/1000135315-300x177.jpg 300w, https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2026/04/1000135315-768x453.jpg 768w, https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2026/04/1000135315-1536x907.jpg 1536w, https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2026/04/1000135315.jpg 2048w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>1.782 sekolah yang sudah direnovasi tersebut dengan rincian 131 PAUD, 759 SD, 479 SMP, 124 SMA, 179 SMK, 39 SLB dan 35 SKB yang tersebar di seluruh Jawa Tengah. ●<strong>Redaksi/HP</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianpelita.id/edukasi/kilaspendidikan/presiden-prabowo-renovasi-1-782-sekolah-anggaran-hampir-rp15-triliun-di-seluruh-jawa-tengah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Viral, Seorang Siswi Berkelahi dengan Gurunya di Kota Langsa</title>
		<link>https://harianpelita.id/edukasi/kilaspendidikan/viral-seorang-siswi-berkelahi-dengan-gurunya-di-kota-langsa/</link>
					<comments>https://harianpelita.id/edukasi/kilaspendidikan/viral-seorang-siswi-berkelahi-dengan-gurunya-di-kota-langsa/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 25 Apr 2026 15:12:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kilas Pendidikan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianpelita.id/?p=86881</guid>

					<description><![CDATA[HARIAN PELITA &#8212; Dunia pendidikan di Kota Langsa dihebohkan beredarnya sebuah video singkat mempertontonkan tindakan tidak terpuji dari seorang siswi terhadap gurunya. Video berdurasi beberapa detik tersebut mendadak viral setelah diunggah di berbagai platform media sosial pada Jumat (24/4/2026). ​Dalam rekaman tersebut, terlihat suasana di dalam sebuah ruang kelas. Seorang siswi yang mengenakan seragam batik [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class='booster-block booster-read-block'></div>
<p><strong>HARIAN PELITA &#8212; </strong>Dunia pendidikan di Kota Langsa dihebohkan beredarnya sebuah video singkat mempertontonkan tindakan tidak terpuji dari seorang siswi terhadap gurunya.</p>



<p>Video berdurasi beberapa detik tersebut mendadak viral setelah diunggah di berbagai platform media sosial pada Jumat (24/4/2026).</p>



<p>​Dalam rekaman tersebut, terlihat suasana di dalam sebuah ruang kelas. Seorang siswi yang mengenakan seragam batik dan rok abu-abu tampak terlibat adu mulut yang hebat dengan seorang siswi lain di depan papan tulis.</p>



<p>​Suasana semakin memanas ketika seorang guru wanita mencoba menengahi dan memberikan teguran.</p>



<p>Alih-alih patuh, siswi tersebut justru menunjukkan gestur melawan, membentak, hingga mengarahkan telunjuknya ke arah sang guru dengan nada bicara yang tinggi.</p>



<p>Perdebatan tersebut disaksikan oleh siswa-siswi lain yang berada di dalam kelas.</p>



<p>​Kejadian ini memancing beragam reaksi keras dari warganet. Banyak yang menyayangkan merosotnya nilai etika dan karakter siswa terhadap tenaga pendidik. ●<strong>Redaksi/HP</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianpelita.id/edukasi/kilaspendidikan/viral-seorang-siswi-berkelahi-dengan-gurunya-di-kota-langsa/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pentas Seni Olahraga FLS3N, FTUB, O2SN, FTBI Tingkat Komisariat II Resmi Dibuka</title>
		<link>https://harianpelita.id/edukasi/kilaspendidikan/pentas-seni-olahraga-fls3n-ftub-o2sn-ftbi-tingkat-komisariat-ii-resmi-dibuka/</link>
					<comments>https://harianpelita.id/edukasi/kilaspendidikan/pentas-seni-olahraga-fls3n-ftub-o2sn-ftbi-tingkat-komisariat-ii-resmi-dibuka/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Apr 2026 13:21:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kilas Pendidikan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianpelita.id/?p=86732</guid>

					<description><![CDATA[HARIANPELITA – Suasana penuh semangat dan antusiasme mewarnai pelaksanaan kegiatan Pentas Lomba FLS3N, FTUB, O2SN, dan FTBI tingkat Sekolah Pertama Negeri SMPN  Komisariat 2 Ciamis meliputi  Cikoneng, Sindangkasih, Cihaurbeuti, Panjalu dan Sukamantri. Acara ini bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan sebuah panggung megah yang dirancang untuk menampung kreativitas, mengasah bakat, serta mempererat tali silaturahmi antarwarga kampus. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class='booster-block booster-read-block'></div>
<p><strong>HARIANPELITA – </strong>Suasana penuh semangat dan antusiasme mewarnai pelaksanaan kegiatan Pentas Lomba FLS3N, FTUB, O2SN, dan FTBI tingkat Sekolah Pertama Negeri SMPN  Komisariat 2 Ciamis meliputi  Cikoneng, Sindangkasih, Cihaurbeuti, Panjalu dan Sukamantri.</p>



<p>Acara ini bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan sebuah panggung megah yang dirancang untuk menampung kreativitas, mengasah bakat, serta mempererat tali silaturahmi antarwarga kampus.</p>



<p>Lomba berlangsung Komisariat II yaitu di Kampus SMPN1 Panumbangan Kabupayen Ciamis pada Rabu( 22/4/2026).</p>



<p>Puluhan peserta tampil dengan percaya diri menampilkan keahlian terbaik mereka. Mulai dari keindahan seni dan budaya dalam Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS3N) dan Festival Tunas Budaya (FTUB), hingga ketangkasan dan fisik yang luar biasa dalam Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), serta kecerdasan dalam Festival Tunas Baca Islam (FTBI).</p>



<p>Ketua Komisariat II Ciamis Drs Royandi MM menjelaskan, ajang  kegiatan ini untuk menjaring calon calon atlet mempunyai kompetensi kemudian bisa memunculkan anak anak yang punya talenta baru baik dalam bidang olahraga, atletik, keagamaan.<br><br>&#8220;Setiap penampilan dan pertandingan mencerminkan dedikasi serta kerja keras yang luar biasa. Para peserta tidak hanya berjuang untuk meraih kemenangan, tetapi juga menunjukkan karakter, kedewasaan, dan jiwa kompetisi yang sehat. Panitia dan seluruh elemen yang terlibat pun bekerja bahu-membahu memastikan setiap rangkaian acara berjalan lancar, tertib, dan menjungjung tinggi sportipitas termasuk menjaga netralitas,&#8221; ungkapnya. ●<strong>Redaksi/Lili</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianpelita.id/edukasi/kilaspendidikan/pentas-seni-olahraga-fls3n-ftub-o2sn-ftbi-tingkat-komisariat-ii-resmi-dibuka/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ujian Praktek SMK Industri Perunggasan Panjalu Terapkan Pendidikan Berbasis Industri</title>
		<link>https://harianpelita.id/edukasi/kilaspendidikan/ujian-praktek-smk-industri-perunggasan-panjalu-terapkan-pendidikan-berbasis-industri/</link>
					<comments>https://harianpelita.id/edukasi/kilaspendidikan/ujian-praktek-smk-industri-perunggasan-panjalu-terapkan-pendidikan-berbasis-industri/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Apr 2026 10:49:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kilas Pendidikan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianpelita.id/?p=86720</guid>

					<description><![CDATA[HARIAN PELITA &#8212; Upaya mencetak generasi siap kerja dan berkompeten, SMK Hom Industri IPP Panjalu kembali menunjukkan komitmennya menerapkan sistem pendidikan berbasis industri. Pelaksanaan ujian praktik keahlian dilakukan secara langsung melalui kerjasama strategis dengan dunia usaha dan dunia industri khususnya di sektor perunggasan. Kegiatan ini bukan sekadar evaluasi akademik, melainkan wujud nyata dari konsep link [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class='booster-block booster-read-block'></div>
<p><strong>HARIAN PELITA &#8212; </strong>Upaya mencetak generasi siap kerja dan berkompeten, SMK Hom Industri IPP Panjalu kembali menunjukkan komitmennya menerapkan sistem pendidikan berbasis industri.</p>



<p>Pelaksanaan ujian praktik keahlian dilakukan secara langsung melalui kerjasama strategis dengan dunia usaha dan dunia industri khususnya di sektor perunggasan.<br><br>Kegiatan ini bukan sekadar evaluasi akademik, melainkan wujud nyata dari konsep link and match yang menjembatani teori di kelas dengan praktik di lapangan.</p>



<p>Para siswa diuji langsung dengan standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku di industri perunggasan, mulai dari manajemen kandang, teknik pemeliharaan, hingga pengolahan hasil produksi.<br><br>Ahmad Ridwan mewakili Kepala Sekolah SMK Hom Industri IPP Panjalu kepada HarianPelita.id menyampaikan, bahwa ujian praktek diselenggarakan di Sekolah Menengah Kejuruan&nbsp; (SMK) Industri Perunggasan Panjalu (IPP) ujian praktek&nbsp; ini bekerja sama dengan Hom Industri pada Rabu (22/4/2026).</p>



<p>Meskipun dalam ujian praktek di serahkan ke pihak hom industri tapi dalam pelaksanaan praktek ini tetap ada juga yang dikelola oleh sekolah.</p>



<p>&#8220;Ujian pelatihan praktek diselenggarakan di sekolah IPP Panjalu pertama ujian praktek tersebut dimulai dari arahan&nbsp; Yayasan Industri Perunggasan (IPP) Panjalu bekerjasama&nbsp; dengan Dinas terkait di mulai dari penerimaan DOC lalu masuk Pasca Panen sampai&nbsp; penjualan,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>&#8220;Jumlah siswa yang mengikuti ujian praktek  industri perunggasan di sekolah SMK (IPP) Panjalu sebanyak 18 orang peserta dengan seluruh  peserta semuanya telah bekerja /magang,&#8221; ujar Ahmad. ●<strong>Redaksi/Lili</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianpelita.id/edukasi/kilaspendidikan/ujian-praktek-smk-industri-perunggasan-panjalu-terapkan-pendidikan-berbasis-industri/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bupati Haerul Warisin: Jika Ingin Siswa Pintar Didiklah yang Baik</title>
		<link>https://harianpelita.id/edukasi/kilaspendidikan/bupati-haerul-warisin-jika-ingin-siswa-pintar-didiklah-yang-baik/</link>
					<comments>https://harianpelita.id/edukasi/kilaspendidikan/bupati-haerul-warisin-jika-ingin-siswa-pintar-didiklah-yang-baik/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 Apr 2026 06:48:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kilas Pendidikan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianpelita.id/?p=86414</guid>

					<description><![CDATA[HARIAN PELITA &#8212; Momentum silaturahmi Idul Fitri dimanfaatkan Bupati Lombok Timur H Haerul Warisin membakar semangat para pahlawan tanpa tanda jasa. Dihadapan Keluarga Besar PGRI Cabang Selong, Bupati menegaskan ambisi besar mewujudkan Lombok Timur &#8220;Smart&#8221; mustahil tercapai tanpa tangan dingin para guru. &#8220;Target kita berat, tugas kita besar. Saya mengajak seluruh guru untuk bekerja sama. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class='booster-block booster-read-block'></div>
<p><strong>HARIAN PELITA &#8212; </strong>Momentum silaturahmi Idul Fitri dimanfaatkan Bupati Lombok Timur H Haerul Warisin membakar semangat para pahlawan tanpa tanda jasa.</p>



<p>Dihadapan Keluarga Besar PGRI Cabang Selong, Bupati menegaskan ambisi besar mewujudkan Lombok Timur &#8220;Smart&#8221; mustahil tercapai tanpa tangan dingin para guru.</p>



<p>&#8220;Target kita berat, tugas kita besar. Saya mengajak seluruh guru untuk bekerja sama. Jika mau sukses, bekerja dengan tulus. Jika ingin anak didik pintar, didiklah mereka dengan bagus-bagus,&#8221; tegas Haerul Warisin saat menghadiri Halalbi Halal PGRI Selong di SDN 2 Kelayu Utara, Rabu (15/04/2026).</p>



<p>Bupati membawa kabar segar mengenai kondisi fiskal daerah. Lombok Timur kini mencatatkan pertumbuhan ekonomi tertinggi kedua setelah Kota Mataram. Tren positif ini, menurut Bupati, harus berbanding lurus dengan kualitas sumber daya manusia.</p>



<p>Secara khusus, Bupati menginstruksikan para guru untuk berperan aktif dilapangan, terutama dalam mengawal program nasional &#8220;Makan Bergizi Gratis (MBG)&#8221;.</p>



<p>&#8220;Bantu bangun daerah kita. Saya minta guru-guru ikut mengawal dapur MBG. Pastikan kualitas gizi yang sampai ke anak didik kita benar-benar terjamin,&#8221;pintanya.</p>



<p>Tak hanya menuntut kinerja, Pemkab Lombok Timur juga memberikan komitmen nyata bagi kesejahteraan organisasi guru. Menjawab aspirasi Ketua PGRI Cabang Selong, Zulkarnadi, terkait kebutuhan markas organisasi, Bupati mengumumkan kabar gembira.</p>



<p>Ketua PGRI Cabang Selong Zulkarnadi menekankan kegiatan ini bukan sekadar seremoni tahunan.</p>



<p>&#8220;Ini adalah tentang ukhuwah. Meski perjuangan membangun sekretariat dan memajukan pendidikan itu susah, dengan semangat kebersamaan, semua akan terus kami upayakan,&#8221; pungkasnya. ●<strong>Redaksi/Pan</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianpelita.id/edukasi/kilaspendidikan/bupati-haerul-warisin-jika-ingin-siswa-pintar-didiklah-yang-baik/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
