<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Film &#8211; Harian Pelita</title>
	<atom:link href="https://harianpelita.id/category/hiburan/film/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://harianpelita.id</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Sat, 11 Jul 2026 05:48:36 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.1</generator>
	<item>
		<title>Komite Seleksi Resmi Terbentuk, FFW 2026 Jadi Barometer Film Nasional Berbudaya dan Berkarakter</title>
		<link>https://harianpelita.id/hiburan/film/komite-juri-resmi-terbentuk-ffw-2026-jadi-barometer-film-nasional-berbudaya-dan-berkarakter/</link>
					<comments>https://harianpelita.id/hiburan/film/komite-juri-resmi-terbentuk-ffw-2026-jadi-barometer-film-nasional-berbudaya-dan-berkarakter/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 11 Jul 2026 03:13:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Film]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianpelita.id/?p=89260</guid>

					<description><![CDATA[HARIAN PELITA &#8212; Festival Film Wartawan (FFW) kembali hadir tahun ini. Kehadiran FFW 2026 ini ditandai dengan pembentukan Komite Seleksi FFW 2026. Pembentukan dilakukan dalam rapat perdana di Aula Lantai 13 Gedung E Kementerian Kebudayaan (Kemenbud), Jakarta, Rabu (9/7/2026). Dalam sambutannya, Direktur Film, Musik, dan Seni Kementerian Kebudayaan (Kemenbud), Irini Dewi Wanti, S.S., M.SP. menegaskan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class='booster-block booster-read-block'></div>
<p class="wp-block-paragraph"><strong>HARIAN PELITA &#8212; </strong>Festival Film Wartawan (FFW) kembali hadir tahun ini. Kehadiran FFW 2026 ini ditandai dengan pembentukan Komite Seleksi FFW 2026.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pembentukan dilakukan dalam rapat perdana di Aula Lantai 13 Gedung E Kementerian Kebudayaan (Kemenbud), Jakarta, Rabu (9/7/2026).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam sambutannya, Direktur Film, Musik, dan Seni Kementerian Kebudayaan (Kemenbud), Irini Dewi Wanti, S.S., M.SP. menegaskan peran penting media dalam ekosistem perfilman nasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Saya sangat yakin bahwa sebuah film tanpa kehadiran teman-teman media tidak akan bergema atau berhasil dalam konteks industrinya. Bagaimanapun juga, media adalah corong utama dari film Indonesia,&#8221; ujarnya.</p>



<figure class="wp-block-image size-full"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="983" height="738" src="https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2026/07/1000190442.jpg" alt="" class="wp-image-89262" srcset="https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2026/07/1000190442.jpg 983w, https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2026/07/1000190442-300x225.jpg 300w, https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2026/07/1000190442-768x577.jpg 768w" sizes="(max-width: 983px) 100vw, 983px" /></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Irini, perfilman bukan hanya soal produksi. Ada ekosistem yang lebih luas yakni aktor, pekerja film, teknologi, penonton, hingga pemilik bioskop. Di tengah rantai itu, media memegang peran esensial.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kritik maupun pujian yang dilontarkan oleh media seharusnya menjadi motivasi agar ekosistem perfilman Indonesia semakin tangguh,&#8221; tambahnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kemenbud juga mengapresiasi kiprah FFW yang sudah berjalan 15 tahun dan dinilai berkontribusi pada literasi perfilman Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pemerintah, kata Irini, memposisikan diri sebagai fasilitator agar tata kelola FFW berjalan baik dan mendorong kemandirian festival ke depan. Selain sebagai ajang apresiasi, FFW juga diharapkan jadi penyemangat bagi para pekerja film.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Irini menekankan pentingnya literasi agar muncul ide-ide kreatif dan narasi film yang sesuai realitas sosial bangsa.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bahkan di genre horor sekalipun, film tetap bisa menyisipkan pesan budaya, pelestarian tradisi, dan pendidikan karakter.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kami berharap FFW tidak hanya sekadar menjadi acara tahunan, tetapi juga memiliki peta jalan yang jelas, baik untuk perencanaannya satu tahun ke depan maupun target-target untuk lima tahun mendatang,&#8221; kata Irini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di akhir sambutan, Irini menyampaikan komitmennya mendampingi insan perfilman selama mengemban amanah di Kemenbud seraya berharap pelaksanaan FFWI 2026 dapat berjalan sukses. ●<strong>Redaksi/Sat</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph"></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianpelita.id/hiburan/film/komite-juri-resmi-terbentuk-ffw-2026-jadi-barometer-film-nasional-berbudaya-dan-berkarakter/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Klaim Bukan Prestasi, Mantan Ketua PPFI: Pengembalian Pajak 75% Era Fauzi Bowo</title>
		<link>https://harianpelita.id/hiburan/film/klaim-bukan-prestasi-mantan-ketua-ppfi-pengembalian-pajak-75-era-fauzi-bowo/</link>
					<comments>https://harianpelita.id/hiburan/film/klaim-bukan-prestasi-mantan-ketua-ppfi-pengembalian-pajak-75-era-fauzi-bowo/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 28 Jun 2026 11:11:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Film]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianpelita.id/?p=88995</guid>

					<description><![CDATA[HARIAN  PELITA &#8212; Polemik terkait insentif pajak tontonan film nasional di DKI Jakarta kembali mencuat. Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno baru-baru ini meluncurkan kebijakan pengembalian pajak sebesar 50 persen kepada produser film nasional. Kebijakan ini ia klaim sebagai langkah besar untuk menjadikan Jakarta sebagai kota sinema internasional. Namun, klaim tersebut mendapat respons tajam dari [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class='booster-block booster-read-block'></div>
<p class="wp-block-paragraph"><strong>HARIAN  PELITA &#8212; </strong>Polemik terkait insentif pajak tontonan film nasional di DKI Jakarta kembali mencuat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno baru-baru ini meluncurkan kebijakan pengembalian pajak sebesar 50 persen kepada produser film nasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kebijakan ini ia klaim sebagai langkah besar untuk menjadikan Jakarta sebagai kota sinema internasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, klaim tersebut mendapat respons tajam dari mantan Ketua Umum Persatuan Perusahaan Film Indonesia (PPFI) H Firman Bintang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia menegaskan bahwa kebijakan serupa bahkan dengan persentase lebih besar telah diterapkan jauh sebelumnya, sehingga tidak tepat jika disebut sebagai prestasi gubernur saat ini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Yang diklaim Wagub DKI sekarang itu bukan prestasi. Dapat 75 persen itu adalah hasil lobi dan pembicaraan saya sebagai ketum PPFI dengan Bapak Fauzi Bowo yang saat itu menjabat Gubernur DKI Jakarta,&#8221; ujar Firman Bintang di Jakarta, Minggu (27/6/2026).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia menjelaskan bahwa pada masa kepemimpinan Fauzi Bowo, industri perfilman nasional sedang terpuruk. Banyak produser yang tak berani memproduksi film.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Melalui PPFI, ia mengusulkan pengurangan pajak untuk meringankan beban pelaku industri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Pada saat itu hampir semua film nasional babak belur dan tidak banyak produser yang berani produksi film. Kami, PPFI, menghadap ke bapak Gubernur DKI mengusulkan agar pajak dikurangi,&#8221; kenangnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lebih lanjut Firman Bintang membeberkan sejarah panjang kebijakan insentif pajak di Jakarta.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya, pengembalian pajak tontonan (PTO) kepada produser sudah ada sejak era Surjadi Soerdirdja.<br><br>Angkanya bahkan pernah mencapai 75 persen di masa Fauzi Bowo. Kebijakan itu kemudian dipangkas menjadi 50 persen di era kepemimpinan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) saat menjadi Gubernur DKI dan diteruskan di masa Anis Baswedan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Pengembalian pajak tontonan 50 persen kepada produser di Jakarta sudah ada sejak era Surjadi Soerdija. Bahkan ketika Fauzi Bowo pengembaliannya 75 persen. Kemudian oleh Ahok dipangkas lagi menjadi 50 persen. Itu bukan prestasi gubernur yang sekarang,&#8221; tegas Firman Bintang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia menekankan pentingnya meluruskan sejarah agar generasi muda memahami fakta yang sebenarnya terjadi dalam perjalanan industri perfilman nasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Perlu diluruskan biar generasi mudanya paham yang sebenarnya,&#8221; pungkas Firman Bintang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu Pemprov DKI di bawah kepemimpinan Gubernur Pramono Anung dan Wakil Gubernur Rano Karno memang resmi meluncurkan Jakarta Film Commission (JFC) pada Jumat (26/6/2026) lalu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kebijakan pengembalian pajak 50 persen ini tertuang dalam Keputusan Gubernur Nomor 531 Tahun 2026 dan diklaim sebagai hasil diskusi bersama asosiasi produser film .</p>



<p class="wp-block-paragraph">Rano Karno menyatakan bahwa kebijakan ini pernah berlaku pada era gubernur sebelumnya, sempat terhenti karena regulasi, dan kini dihadirkan kembali untuk mendukung ekosistem perfilman. ●<strong>Redaksi/IA</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph"></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianpelita.id/hiburan/film/klaim-bukan-prestasi-mantan-ketua-ppfi-pengembalian-pajak-75-era-fauzi-bowo/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>CLBK Hadirkan Romansa Usia Senja, Slamet Rahardjo dan Widyawati Adu Akting Penuh Emosi</title>
		<link>https://harianpelita.id/hiburan/film/clbk-hadirkan-romansa-usia-senja-slamet-rahardjo-dan-widyawati-adu-akting-penuh-emosi/</link>
					<comments>https://harianpelita.id/hiburan/film/clbk-hadirkan-romansa-usia-senja-slamet-rahardjo-dan-widyawati-adu-akting-penuh-emosi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 27 Jun 2026 03:24:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Film]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianpelita.id/?p=88966</guid>

					<description><![CDATA[HARIAN PELITA &#8212;&#160; Di tengah dominasi film horor dan kisah percintaan anak muda di bioskop Indonesia, MIR Productions menghadirkan pendekatan berbeda melalui film CLBK (Cinta Lama Babak Kedua). Film drama romantis ini mengangkat kisah cinta yang kembali tumbuh di usia senja dan dijadwalkan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia mulai 2 Juli 2026. Disutradarai sekaligus [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class='booster-block booster-read-block'></div>
<p class="wp-block-paragraph"><strong>HARIAN PELITA &#8212;&nbsp;</strong> Di tengah dominasi film horor dan kisah percintaan anak muda di bioskop Indonesia, MIR Productions menghadirkan pendekatan berbeda melalui film CLBK (Cinta Lama Babak Kedua).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Film drama romantis ini mengangkat kisah cinta yang kembali tumbuh di usia senja dan dijadwalkan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia mulai 2 Juli 2026.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Disutradarai sekaligus ditulis Ivander Tedjasukmana, CLBK memadukan drama keluarga, romansa, dan komedi dalam satu alur yang menghubungkan dua generasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kisahnya berpusat pada Abi dan Sita, dua mantan kekasih yang dipertemukan kembali setelah puluhan tahun berpisah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tokoh Abi diperankan Slamet Rahardjo, sementara Sita dimainkan Widyawati. Chemistry keduanya menjadi kekuatan utama film yang menyajikan kisah cinta dengan sudut pandang yang jarang diangkat dalam perfilman Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pertemuan kembali Abi dan Sita bukan hanya membangkitkan kenangan lama, tetapi juga memicu konflik baru yang berdampak pada hubungan cucu mereka, Raka dan Ambar, yang tengah mempersiapkan pernikahan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Konflik lintas generasi itu menjadi benang merah cerita yang membawa penonton pada persoalan tentang cinta, pengampunan, dan keluarga.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kisah masa muda Abi dan Sita pada era 1970-an diperankan Yusuf Mahardhika dan Gisellma Firmansyah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kehadiran keduanya memperkaya alur cerita dengan memperlihatkan bagaimana perjalanan cinta di masa lalu memengaruhi kehidupan para tokohnya di masa kini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Film ini juga dibintangi Sintya Marisca sebagai Ambar dan Iskak Khivano sebagai Raka. Selain itu, Sarah Sechan, Kiki Narendra, Iyang Dharmawan, Febry Khey, dan Annisa Kaila turut memperkuat dinamika cerita.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam konferensi Pers di XXI Epicentrum, Jakarta, Jumat, 26 Juni 2026, sutradara Ivander Tedjasukmana mengatakan CLBK merupakan proyek yang telah lama ia simpan sebelum akhirnya diproduksi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Film ini sudah lama tersimpan dalam library saya, hampir 10 tahun. Baru mendapat kesempatan tahun lalu untuk diproduksi dan akhirnya tayang pada 2026 ini,&#8221; katanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ivander mengaku pengalaman mengarahkan Slamet Rahardjo dan Widyawati menjadi salah satu momen paling berkesan selama proses produksi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Men-direct dua orang senior dalam satu frame menjadi tantangan tersendiri. Tapi mereka sangat profesional. Saya belajar banyak dari Pak Slamet Rahardjo dan Ibu Widyawati,&#8221; ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Co-Producer sekaligus Founder MIR Productions, Vladimir Rama, menilai CLBK menawarkan premis yang berbeda dibandingkan kebanyakan film Indonesia. Menurut dia, kisah yang diangkat terasa dekat dengan kehidupan masyarakat meski jarang diangkat ke layar lebar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia juga menegaskan bahwa film ini tidak hanya menghadirkan drama emosional, tetapi juga dibumbui komedi yang membuat cerita terasa ringan dan menghibur.</p>



<p class="wp-block-paragraph">CLBK mengisahkan Raka dan Ambar yang harus menghadapi kenyataan pahit ketika mengetahui nenek dan kakek mereka ternyata pernah menjalin hubungan asmara di masa muda. Luka lama yang kembali terbuka membuat hubungan kedua keluarga memanas hingga mengancam rencana pernikahan mereka.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Situasi berubah saat Abi dan Sita kembali bertemu di Bandung. Upaya keluarga untuk mendamaikan keduanya justru membuat benih-benih cinta lama kembali tumbuh. Romansa yang kembali bersemi di usia senja itu menghadirkan dilema baru yang mengubah masa depan hubungan Raka dan Ambar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Melalui tema tentang kesempatan kedua dalam cinta, pentingnya memaafkan masa lalu, dan eratnya ikatan keluarga, CLBK menawarkan pengalaman menonton yang hangat sekaligus emosional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Film ini menjadi salah satu drama romantis Indonesia yang menghadirkan perspektif baru dengan menempatkan kisah cinta para kakek dan nenek sebagai pusat cerita, sesuatu yang masih jarang ditemui di perfilman nasional. ●<strong>Redaksi/SAT</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianpelita.id/hiburan/film/clbk-hadirkan-romansa-usia-senja-slamet-rahardjo-dan-widyawati-adu-akting-penuh-emosi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Film &#8220;Dua Nafas&#8221; Resmi Tayang di Seluruh Bioskop Indonesia 2 Juli 2026</title>
		<link>https://harianpelita.id/hiburan/film/film-dua-nafas-resmi-tayang-di-seluruh-bioskop-indonesia-2-juli-2026/</link>
					<comments>https://harianpelita.id/hiburan/film/film-dua-nafas-resmi-tayang-di-seluruh-bioskop-indonesia-2-juli-2026/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 20 Jun 2026 01:27:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Film]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianpelita.id/?p=88619</guid>

					<description><![CDATA[HARIAN PELITA &#8212; Di tengah dominasi film horor yang masih menguasai layar bioskop Indonesia, kehadiran film drama keluarga &#8220;Dua Nafas&#8221; menjadi warna berbeda yang patut diapresiasi. Film dibintangi sekaligus diproduseri Syakir Daulay ini resmi menggelar press screening dan gala premiere di Epicentrum XXI, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (19/6/2026). Diproduksi oleh PT Sunrise Pictures Indonesia bekerja [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class='booster-block booster-read-block'></div>
<p class="wp-block-paragraph"><strong>HARIAN PELITA &#8212; </strong>Di tengah dominasi film horor yang masih menguasai layar bioskop Indonesia, kehadiran film drama keluarga &#8220;Dua Nafas&#8221; menjadi warna berbeda yang patut diapresiasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Film dibintangi sekaligus diproduseri Syakir Daulay ini resmi menggelar press screening dan gala premiere di Epicentrum XXI, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (19/6/2026).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Diproduksi oleh PT Sunrise Pictures Indonesia bekerja sama dengan Syakir Film dan Anypearl Film, &#8220;Dua Nafas&#8221; dijadwalkan tayang serentak di bioskop seluruh Indonesia mulai 2 Juli 2026, bertepatan dengan momentum liburan sekolah.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="767" src="https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2026/06/1000178379-1024x767.jpg" alt="" class="wp-image-88621" srcset="https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2026/06/1000178379-1024x767.jpg 1024w, https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2026/06/1000178379-300x225.jpg 300w, https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2026/06/1000178379-768x575.jpg 768w, https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2026/06/1000178379-1536x1151.jpg 1536w, https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2026/06/1000178379-2048x1534.jpg 2048w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Mengusung genre drama keluarga yang sarat emosi, film berdurasi 1 jam 33 menit ini mengangkat tema pengorbanan, kasih sayang, dan penyesalan yang dekat dengan kehidupan banyak orang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Cerita film diadaptasi dari kisah nyata asal Korea Selatan yang kemudian disesuaikan dengan latar budaya Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sutradara Hasto Broto mengatakan film ini memiliki kedekatan emosional dengan setiap manusia karena berbicara tentang perjalanan hidup, masa tua, serta hubungan keluarga yang tak lekang oleh waktu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Film ini sangat relate dengan kehidupan kita semua. Setiap orang akan menjadi tua dan memiliki kisahnya masing-masing. Kekuatan cinta, kasih sayang, kepedulian, keberagaman karakter, dan emosi para pemain menjadi daya tarik utama yang akan menyentuh hati penonton,&#8221; ujar Hasto Broto saat sesi konferensi pers.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, produser Park Joung-Kuk menyebut &#8220;Dua Nafas&#8221; sebagai bentuk dedikasi bagi para nenek di seluruh dunia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kami membuat film ini sebagai penghormatan kepada para nenek yang telah memberikan cinta dan pengorbanan tanpa batas. Kami yakin film ini akan menjadi pilihan tontonan keluarga Indonesia,&#8221; katanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Syakir Daulay mengungkapkan keterlibatannya dalam film ini berawal dari ajakan Hasto Broto, yang juga merupakan sutradara pertama yang pernah bekerja sama dengannya saat terjun ke dunia perfilman.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Film ini mengingatkan kita bahwa momen bersama nenek adalah kenangan yang sangat berharga. Kakek dan nenek sering menjadi penjaga tradisi, cerita keluarga, sekaligus sosok yang selalu memberikan kasih sayang tanpa syarat,&#8221; ungkap Syakir.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Aktris senior Aty Cancer memerankan tokoh Mariyam mengaku sangat menikmati perannya sebagai seorang nenek.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Peran ini sangat dekat dengan kehidupan saya. Saya memang sudah menjadi nenek. Bahkan saya pernah diam-diam memberi uang jajan kepada cucu untuk membeli permen meski dilarang orang tuanya,&#8221; ujarnya sambil tertawa.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Aty, hubungan emosional antara nenek dan cucu yang ditampilkan dalam film ini menjadi salah satu kekuatan utama yang akan menyentuh hati penonton.</p>



<p class="wp-block-paragraph">●<strong>Sinopsis film dua nafas</strong><br>Film &#8220;Dua Nafas&#8221; mengisahkan perjuangan seorang perempuan bernama Wati yang terpaksa menitipkan putranya, Anto, kepada sang nenek, Mariyam, di sebuah desa terpencil.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bagi Anto yang terbiasa hidup nyaman di Jakarta, kehidupan sederhana di desa menjadi tantangan besar. Ia kesulitan beradaptasi dan merasa terasing dari lingkungan barunya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun perlahan kehidupannya berubah setelah bertemu dua sahabat bahru, Putri dan Udin. Kehadiran mereka membuat Anto mulai menikmati hari-harinya di desa.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di tengah keterbatasan ekonomi, Mariyam membesarkan cucunya dengan penuh cinta dan pengorbanan. Dari sosok neneknya itulah Anto belajar tentang ketulusan, perjuangan, dan arti keluarga yang sesungguhnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pertemuan Terakhir yang Menguras Air Mata</p>



<p class="wp-block-paragraph">Cerita kemudian melompat 16 tahun ke depan. Anto berhasil mewujudkan cita-citanya menjadi seorang dokter.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan penuh rasa bangga, ia kembali ke kampung halaman untuk menemui nenek tercintanya. Anto membawa ijazah dokter sebagai bukti bahwa seluruh pengorbanan Mariyam selama ini tidak sia-sia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sesampainya di rumah, ia mendapati meja makan telah dipenuhi berbagai hidangan favorit yang disiapkan sang nenek.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun kebahagiaan itu berubah menjadi kesedihan mendalam.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Anto menemukan Mariyam yang telah berusia 81 tahun meninggal dunia dalam posisi duduk, seolah masih setia menunggu kepulangannya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dokter muda itu pun tak kuasa menahan tangis saat memeluk tubuh nenek tercinta yang telah tiada.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Adegan emosional tersebut menjadi salah satu bagian paling menyentuh dalam film dan diprediksi akan membuat banyak penonton menitikkan air mata.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Daftar Pemain Film Dua Nafas</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">• Aty Cancer sebagai Mariyam<br>• Syakir Daulay sebagai Anto Dewasa<br>• Auzan Noh Karepesina sebagai Anto Muda<br>• Adelia Rasya sebagai Wati<br>• Bilqis Hafsa sebagai Putri<br>• Mantra Gurindam Smaratungga sebagai Udin<br>Melalui kisah sederhana namun sarat makna, &#8220;Dua Nafas&#8221; menghadirkan pesan mendalam tentang pentingnya menghargai keluarga, terutama orang tua serta kakek-nenek yang telah berkorban tanpa pamrih demi kebahagiaan anak dan cucunya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Film &#8220;Dua Nafas&#8221; resmi tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai 2 Juli 2026. ●<strong>Redaksi/Satria</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianpelita.id/hiburan/film/film-dua-nafas-resmi-tayang-di-seluruh-bioskop-indonesia-2-juli-2026/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sukses Tembus BiFan 2026, MD Pictures Rilis Final Poster dan Trailer Film Horor &#8220;402 Rumah Sakit Angker Korea&#8221;</title>
		<link>https://harianpelita.id/hiburan/film/sukses-tembus-bifan-2026-md-pictures-rilis-final-poster-dan-trailer-film-horor-402-rumah-sakit-angker-korea/</link>
					<comments>https://harianpelita.id/hiburan/film/sukses-tembus-bifan-2026-md-pictures-rilis-final-poster-dan-trailer-film-horor-402-rumah-sakit-angker-korea/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Jun 2026 16:19:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Film]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianpelita.id/?p=88359</guid>

					<description><![CDATA[HARIAN PELITA &#8212; MD Pictures bersama Umbara Brothers Film resmi merilis final poster dan final trailer film horor terbaru mereka, &#8220;402 Rumah Sakit Angker Korea&#8221;, dalam sebuah konferensi pers dihadiri para pemain serta jajaran pembuat film. Perilisan materi promosi terbaru ini menjadi penanda semakin dekatnya penayangan film yang disebut-sebut sebagai salah satu horor Indonesia paling [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class='booster-block booster-read-block'></div>
<p class="wp-block-paragraph"><strong>HARIAN PELITA &#8212; </strong>MD Pictures bersama Umbara Brothers Film resmi merilis final poster dan final trailer film horor terbaru mereka, &#8220;402 Rumah Sakit Angker Korea&#8221;, dalam sebuah konferensi pers dihadiri para pemain serta jajaran pembuat film.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perilisan materi promosi terbaru ini menjadi penanda semakin dekatnya penayangan film yang disebut-sebut sebagai salah satu horor Indonesia paling ambisius tahun 2026.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Final poster dan trailer menghadirkan atmosfer teror yang lebih pekat, penuh misteri, serta menawarkan sejumlah kejutan baru yang belum pernah diperlihatkan sebelumnya.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="768" src="https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2026/06/1000171313-1024x768.jpg" alt="" class="wp-image-88361" srcset="https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2026/06/1000171313-1024x768.jpg 1024w, https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2026/06/1000171313-300x225.jpg 300w, https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2026/06/1000171313-768x576.jpg 768w, https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2026/06/1000171313.jpg 1200w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam final poster, nuansa estetika Korea berpadu dengan atmosfer mistis yang mencekam. Sorotan utama tertuju pada kemunculan boneka misterius mengenakan hanbok atau pakaian tradisional Korea, dengan noda darah yang mengelilinginya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Visual tersebut menjadi simbol kuat dari misteri kelam yang tersembunyi di dalam rumah sakit terbengkalai yang menjadi latar utama cerita.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, final trailer membuka lapisan cerita yang lebih mengejutkan. Meski berlokasi di sebuah rumah sakit angker di Korea Selatan, film ini menghadirkan unsur budaya mistis Indonesia melalui ritual pemanggilan arwah Jelangkung.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kehadiran ritual khas Nusantara di tempat yang dikenal sebagai salah satu lokasi paling menyeramkan di Korea menjadi daya tarik sekaligus teka-teki besar dalam alur cerita.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sutradara Anggy Umbara mengatakan bahwa perpaduan unsur budaya horor Indonesia dan Korea merupakan keputusan kreatif yang dirancang untuk memberikan pengalaman baru bagi penonton, termasuk penggemar film aslinya, Gonjiam: Haunted Asylum.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kami tidak ingin sekadar memindahkan cerita. Kehadiran boneka berhanbok dan ritual Jelangkung di dalam Rumah Sakit Yongwon adalah jembatan kultural yang membuat terornya terasa dekat sekaligus tak tertebak. Ini adalah eksperimen horor paling ambisius yang pernah saya arahkan,&#8221; ujar Anggy Umbara.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Aktor utama Arbani Yasiz menambahkan bahwa film ini membawa cerita ke level yang lebih menegangkan dibanding sekadar eksplorasi lokasi angker demi konten.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Di final trailer ini penonton bisa melihat kalau taruhannya sudah bukan lagi soal views atau popularitas, tetapi bertahan hidup. Karakter Juna yang saya mainkan akan membawa penonton merasakan langsung kepanikan saat menyadari bahwa ritual lokal yang dibawa justru memicu sesuatu yang jauh lebih gelap,&#8221; kata Arbani.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hal senada disampaikan Saputra Kori yang mengaku suasana syuting terasa sangat intens, terutama saat pengambilan adegan ritual Jelangkung.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Visual boneka hanbok berdarah itu baru sebagian kecil. Ketakutan saat adegan Jelangkung dimulai menjadi momen ketika kami semua, bahkan sebagai aktor, benar-benar merasakan suasana yang merinding,&#8221; ungkapnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tak hanya menarik perhatian di dalam negeri, &#8220;402 Rumah Sakit Angker Korea&#8221; juga berhasil menorehkan prestasi di kancah internasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Film ini resmi terpilih dalam Official Selection Bucheon International Fantastic Film Festival (BiFan) 2026 dan akan diputar dalam program prestisius Gala Presentation.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk pasar internasional, film ini menggunakan judul &#8220;Korean Haunted Hospital&#8221;, sedangkan untuk penayangan di Korea Selatan akan memakai judul resmi 폐병원 402 (Pye-byeong-won 402). ●<strong>Redaksi/Satria</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianpelita.id/hiburan/film/sukses-tembus-bifan-2026-md-pictures-rilis-final-poster-dan-trailer-film-horor-402-rumah-sakit-angker-korea/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>KemenPPPA Ajak Anak Nobar “Na Willa”, Veronica Tan: Ruang Positif Penting untuk Tumbuh Kembang Anak</title>
		<link>https://harianpelita.id/hiburan/film/kemenpppa-ajak-anak-nobar-na-willa-veronica-tan-ruang-positif-penting-untuk-tumbuh-kembang-anak/</link>
					<comments>https://harianpelita.id/hiburan/film/kemenpppa-ajak-anak-nobar-na-willa-veronica-tan-ruang-positif-penting-untuk-tumbuh-kembang-anak/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 May 2026 08:16:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Film]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianpelita.id/?p=87321</guid>

					<description><![CDATA[HARIAN PELITA &#8212; Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) film Na Willa bersama anak-anak dari Sekolah Rakyat dan rumah susun di Bioskop XXI Metropole, Cikini, Jakarta, Selasa (5/5/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah menghadirkan ruang-ruang positif bagi anak melalui pendekatan yang dekat dengan dunia mereka. Wakil Menteri [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class='booster-block booster-read-block'></div>
<p class="wp-block-paragraph">HARIAN PELITA &#8212; Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) film Na Willa bersama anak-anak dari Sekolah Rakyat dan rumah susun di Bioskop XXI Metropole, Cikini, Jakarta, Selasa (5/5/2026).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah menghadirkan ruang-ruang positif bagi anak melalui pendekatan yang dekat dengan dunia mereka.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Wakil Menteri PPPA Veronica Tan menegaskan bahwa anak-anak membutuhkan lebih banyak ruang yang aman dan mendukung untuk tumbuh, belajar, serta membangun keberanian sejak dini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Anak-anak perlu dibangun ruang-ruang positif, ruang yang membuat mereka merasa aman, didengar, dan belajar banyak hal baik sejak dini,” ujar Veronica Tan kepada wartawan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia menilai film Na Willa menjadi medium yang tepat karena menghadirkan cerita yang dekat dengan kehidupan anak-anak, sekaligus sarat nilai edukatif.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya, film tersebut tidak hanya menghibur, tetapi juga mengajarkan nilai-nilai penting seperti keberanian, persahabatan, empati, serta cara anak memahami lingkungan di sekitarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Film Na Willa banyak memberi pelajaran buat anak-anak. Ada nilai tentang keberanian, persahabatan, empati, dan bagaimana anak belajar menghadapi situasi di sekelilingnya,” tambahnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hal senada disampaikan Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar. Ia menilai pendekatan edukasi melalui film merupakan cara efektif untuk menyampaikan pesan tanpa terkesan menggurui.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Lewat cerita yang ringan dan dekat dengan keseharian, anak-anak lebih mudah menangkap nilai-nilai penting yang ingin disampaikan,” kata Irene.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, Ketua Umum Waroeng Imaji, Dopieke Angsana, selaku penyelenggara kegiatan, menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan ruang positif bagi anak-anak melalui kolaborasi dengan KemenPPPA.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia berharap kegiatan serupa dapat menjadi bagian dari upaya bersama dalam membangun ekosistem yang ramah anak, baik di lingkungan rumah, sekolah, maupun ruang publik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Dengan ruang yang sehat dan positif, anak-anak diharapkan dapat tumbuh lebih percaya diri, berani, dan terlindungi,” ujarnya. ●Redaksi/SAT</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianpelita.id/hiburan/film/kemenpppa-ajak-anak-nobar-na-willa-veronica-tan-ruang-positif-penting-untuk-tumbuh-kembang-anak/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Film Horor “402: Rumah Sakit Angker Korea” Rilis Teaser Siap Teror Bioskop Juli 2026</title>
		<link>https://harianpelita.id/hiburan/film/film-horor-402-rumah-sakit-angker-korea-rilis-teaser-siap-teror-bioskop-juli-2026/</link>
					<comments>https://harianpelita.id/hiburan/film/film-horor-402-rumah-sakit-angker-korea-rilis-teaser-siap-teror-bioskop-juli-2026/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 17 Apr 2026 02:36:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Film]]></category>
		<category><![CDATA[Film Horor]]></category>
		<category><![CDATA[Film Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Film Nasional]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianpelita.id/?p=86491</guid>

					<description><![CDATA[HARIAN PELITA &#8212; MD Pictures resmi merilis teaser trailer dan poster perdana film horor terbaru mereka, “402: Rumah Sakit Angker Korea”. Proyek ini menjadi salah satu rilisan paling ambisius tahun ini, sekaligus digadang-gadang sebagai penerus kesuksesan film-film horor populer setelah era Danur. Film ini merupakan adaptasi resmi dari Gonjiam: Haunted Asylum, film Korea Selatan yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class='booster-block booster-read-block'></div>
<p class="wp-block-paragraph"><strong>HARIAN PELITA &#8212; </strong>MD Pictures resmi merilis teaser trailer dan poster perdana film horor terbaru mereka, “402: Rumah Sakit Angker Korea”.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Proyek ini menjadi salah satu rilisan paling ambisius tahun ini, sekaligus digadang-gadang sebagai penerus kesuksesan film-film horor populer setelah era Danur.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Film ini merupakan adaptasi resmi dari Gonjiam: Haunted Asylum, film Korea Selatan yang sempat mengguncang dunia perfilman horor pada 2018.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Acara peluncuran digelar di Jakarta dan dihadiri langsung oleh Manoj Punjabi selaku CEO &amp; Founder MD Entertainment, sutradara Anggy Umbara, penulis sekaligus produser kreatif Lele Laila, serta jajaran pemain seperti Arbani Yasiz, Elang El Gibran, Diandra Agatha, Lea Ciarachel, dan Aylena Fusil. Influencer Korea, Jang Han-Sol, turut menyapa melalui video khusus.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebagai informasi, film aslinya terinspirasi dari rumah sakit jiwa terbengkalai di Gwangju yang dikenal sebagai salah satu lokasi paling angker di dunia. Versi Indonesia ini tidak sekadar remake, melainkan menghadirkan pendekatan cerita yang lebih relevan dengan era digital.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kisahnya mengikuti empat YouTuber horor yang terobsesi mengejar 3 juta penonton melalui siaran live streaming. Demi ambisi tersebut, mereka nekat menjelajah rumah sakit angker di Korea.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, aksi tersebut berubah menjadi mimpi buruk ketika gangguan supranatural mulai terjadi secara nyata—dan semuanya terekam kamera.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Manoj Punjabi menyebut film ini akan menghadirkan pengalaman baru dengan pendekatan yang lebih berani. Ia menekankan bahwa fenomena konten kreator menjadi elemen penting dalam membangun ketegangan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Salah satu daya tarik utama film ini adalah transformasi Arbani Yasiz. Dikenal lewat peran protagonis yang lembut, kali ini ia tampil dengan karakter yang lebih kompleks, misterius, dan penuh sisi gelap.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Arbani mengungkapkan bahwa peran ini menjadi tantangan besar dalam kariernya. Karakternya tidak hanya menghadapi teror dari luar, tetapi juga menyimpan rahasia yang perlahan terungkap sepanjang film—membuat penonton terus bertanya-tanya tentang motif sebenarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Teaser trailer yang dirilis memperlihatkan atmosfer mencekam dengan sentuhan visual yang intens.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Salah satu adegan paling mencuri perhatian adalah momen karakter Bara (diperankan Elang El Gibran) yang memasukkan tangannya ke dalam lubang gelap di sebuah peti mati—adegan yang menjadi reinterpretasi dari versi aslinya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan pendekatan found footage dan nuansa real-time, film ini menjanjikan pengalaman horor yang imersif dan menegangkan dari awal hingga akhir.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Film “402: Rumah Sakit Angker Korea” dijadwalkan tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai 9 Juli 2026. Dengan kombinasi cerita adaptasi ikonik, pendekatan modern, dan jajaran pemain muda, film ini berpotensi menjadi salah satu horor terbesar tahun ini. ●<strong>Redaksi/SAT</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianpelita.id/hiburan/film/film-horor-402-rumah-sakit-angker-korea-rilis-teaser-siap-teror-bioskop-juli-2026/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Film &#8220;Dalam Sujudku&#8221; Kisah Nyata Rumah Tangga Penuh Air Mata dan Kekuatan Doa</title>
		<link>https://harianpelita.id/hiburan/film/film-dalam-sujudku-kisah-nyata-rumah-tangga-penuh-air-mata-dan-kekuatan-doa/</link>
					<comments>https://harianpelita.id/hiburan/film/film-dalam-sujudku-kisah-nyata-rumah-tangga-penuh-air-mata-dan-kekuatan-doa/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 10 Apr 2026 17:49:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Film]]></category>
		<category><![CDATA[Film Cinta]]></category>
		<category><![CDATA[Film Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Film Nasional]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianpelita.id/?p=86242</guid>

					<description><![CDATA[HARIAN PELITA &#8212;  Industri film Tanah Air kembali menghadirkan karya drama spiritual menyentuh hati. Film “Dalam Sujudku” produksi Proj3ct 69 dijadwalkan tayang mulai 16 April 2026, mengusung perpaduan emosi, spiritualitas, dan refleksi kehidupan rumah tangga yang dekat dengan realitas masyarakat. Dibintangi Marcell Darwin, film ini mengangkat kisah nyata tentang perjalanan rumah tangga yang diuji berbagai [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class='booster-block booster-read-block'></div>
<p class="wp-block-paragraph"><strong>HARIAN PELITA &#8212; </strong> Industri film Tanah Air kembali menghadirkan karya drama spiritual menyentuh hati.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Film “Dalam Sujudku” produksi Proj3ct 69 dijadwalkan tayang mulai 16 April 2026, mengusung perpaduan emosi, spiritualitas, dan refleksi kehidupan rumah tangga yang dekat dengan realitas masyarakat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dibintangi Marcell Darwin, film ini mengangkat kisah nyata tentang perjalanan rumah tangga yang diuji berbagai persoalan hidup.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tak sekadar drama, “Dalam Sujudku” menghadirkan pesan mendalam tentang kekuatan doa, keikhlasan, serta makna berserah diri kepada Tuhan.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="457" src="https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2026/04/1000124098-1024x457.jpg" alt="" class="wp-image-86244" srcset="https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2026/04/1000124098-1024x457.jpg 1024w, https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2026/04/1000124098-300x134.jpg 300w, https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2026/04/1000124098-768x343.jpg 768w, https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2026/04/1000124098-1536x685.jpg 1536w, https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2026/04/1000124098.jpg 1600w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Disutradarai oleh Rico Michael dan diproduseri Donnie Syech, film ini menggambarkan bagaimana konflik rumah tangga dapat menjadi jalan menuju pencarian makna spiritual yang lebih dalam.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain Marcell Darwin, film ini juga diperkuat oleh jajaran pemain seperti Denis Adhiswara, Vinessa Inez, Naura Hakim, Ryuka, Chika Waode, hingga Dominique Sanda. Mereka menghadirkan performa emosional yang kuat dan autentik, memperkuat pesan moral dalam cerita</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sutradara Rico Michael menegaskan bahwa film ini bukan sekadar hiburan, melainkan refleksi kehidupan bagi siapa pun yang tengah berada di titik terendah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Film ini kami hadirkan sebagai refleksi bahwa harapan selalu ada, dan Tuhan tidak pernah meninggalkan hamba-Nya,” ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia menambahkan, pesan utama film ini terletak pada kekuatan memaafkan dan berserah diri melalui doa.<br>“Ketika kita benar-benar pasrah, di situlah kita belajar makna sujud yang sesungguhnya,” jelas Rico.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Denis Adhiswara mengaku mendapatkan tantangan baru saat memerankan sosok ustaz, berbeda dari karakter yang biasa ia mainkan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Saya harus menyampaikan pesan sebagai ustaz, bukan hanya di film, tapi juga agar sampai ke penonton,” ungkapnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, Vinessa Inez yang memerankan Aisyah mengaku mendapat pengalaman emosional mendalam dari karakter yang penuh kesabaran dan keyakinan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di sisi lain, Naura Hakim menghadirkan karakter dengan konflik kompleks.<br>“Saya ingin menampilkan sisi manusiawi, bukan sekadar antagonis,” ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Karakter pendukung juga memberi warna tersendiri. Ryuka tampil sebagai sahabat yang hangat, sementara Chika Waode menghadirkan nuansa segar sebagai karakter ‘tukang gosip’ yang dekat dengan realitas sosial.</p>



<p class="wp-block-paragraph">OST “Titipan Ilahi” Perkuat Nuansa Spiritual</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kekuatan film ini juga didukung oleh original soundtrack (OST) berjudul “Titipan Ilahi” yang dinyanyikan Evelyn Wijaya. Lagu ini diciptakan oleh Yusoff Al Aswad dan Amin Majid. ●<strong>Redaksi/SAT</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianpelita.id/hiburan/film/film-dalam-sujudku-kisah-nyata-rumah-tangga-penuh-air-mata-dan-kekuatan-doa/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dari Rindu ke Layar Lebar: Transformasi Musik Ifan Seventeen di Era Digital</title>
		<link>https://harianpelita.id/hiburan/film/dari-rindu-ke-layar-lebar-transformasi-musik-ifan-seventeen-di-era-digital/</link>
					<comments>https://harianpelita.id/hiburan/film/dari-rindu-ke-layar-lebar-transformasi-musik-ifan-seventeen-di-era-digital/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 10 Apr 2026 17:11:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Film]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianpelita.id/?p=86234</guid>

					<description><![CDATA[HARIAN PELITA &#8212; Industri hiburan kini bergerak melampaui batas konvensional. Musik tidak lagi berdiri sendiri, melainkan berkelindan dengan visual, storytelling, dan distribusi digital. Fenomena ini tercermin kuat dalam karya terbaru Ifan Seventeen bertajuk “Jangan Paksa Rindu (Beda)”. Dirilis pada 9 Januari 2026, lagu ini mencatatkan performa impresif di berbagai platform digital. Di Spotify, lagu tersebut [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class='booster-block booster-read-block'></div>
<p class="wp-block-paragraph"><strong>HARIAN PELITA &#8212; </strong>Industri hiburan kini bergerak melampaui batas konvensional. Musik tidak lagi berdiri sendiri, melainkan berkelindan dengan visual, storytelling, dan distribusi digital. Fenomena ini tercermin kuat dalam karya terbaru Ifan Seventeen bertajuk “Jangan Paksa Rindu (Beda)”.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dirilis pada 9 Januari 2026, lagu ini mencatatkan performa impresif di berbagai platform digital. Di Spotify, lagu tersebut dengan cepat menembus rotasi pendengar dan memperkuat posisinya di lanskap musik pop Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hingga kini, “Jangan Paksa Rindu (Beda)” telah meraih lebih dari 50 juta stream—angka yang menegaskan daya jangkau luas sekaligus relevansinya di tengah persaingan konten.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="889" height="1024" src="https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2026/04/1000124071-889x1024.jpg" alt="" class="wp-image-86236" srcset="https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2026/04/1000124071-889x1024.jpg 889w, https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2026/04/1000124071-260x300.jpg 260w, https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2026/04/1000124071-768x885.jpg 768w, https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2026/04/1000124071-1333x1536.jpg 1333w, https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2026/04/1000124071-1777x2048.jpg 1777w, https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2026/04/1000124071.jpg 1884w" sizes="auto, (max-width: 889px) 100vw, 889px" /></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Tak hanya di platform streaming, lagu ini juga hidup di media sosial. Potongan lirik yang emosional banyak digunakan dalam video pendek, menciptakan koneksi personal dengan audiens dan mendorong penyebaran organik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Eksposur di ruang publik pun memperluas jangkauan, menjadikan lagu ini tidak sekadar didengar, tetapi juga dirasakan dan divisualisasikan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Keberhasilan ini menegaskan satu hal: performa musik masa kini ditentukan oleh sinergi lintas platform—mulai dari streaming, media sosial, hingga aktivasi visual.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Melanjutkan momentum tersebut, Ifan merilis video klip resmi pada 10 April 2026 dengan pendekatan yang berbeda: dikemas sebagai film pendek sinematik. Video ini digarap oleh Avesina Soebli dan Jastis Arimba, menghadirkan storytelling yang kuat dan berdiri sebagai karya mandiri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kisahnya berpusat pada seorang pria yang terjebak dalam kenangan cinta—merindukan sosok yang berada di antara “ada dan tiada”. Plot twist emosional menjadi elemen kunci yang memperdalam makna lagu sekaligus memperkaya pengalaman visual penonton.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Pendengar sekarang tidak hanya ingin menikmati lagu, tapi juga memahami dan merasakan ceritanya,” ujar Ifan. “Karena itu, kami menghadirkan pengalaman yang lebih utuh, menggabungkan musik dengan narasi visual.”</p>



<p class="wp-block-paragraph">Fenomena ini mencerminkan pergeseran besar dalam ekosistem industri kreatif. Musisi kini tidak hanya menjadi pencipta lagu, tetapi juga storyteller yang memanfaatkan bahasa sinema. Di sisi lain, format film pendek menemukan ruang baru melalui distribusi digital, menjadikan video musik sebagai medium strategis.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kolaborasi lintas disiplin—mulai dari musisi, sutradara, penulis naskah, hingga sinematografer—menjadi kunci dalam menciptakan karya yang mampu menembus attention economy. Di tengah banjir konten, audiens cenderung memilih karya yang tidak hanya kuat secara audio, tetapi juga memiliki narasi dan visual yang berkesan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebagai bagian dari rangkaian peluncuran, akan digelar gala premiere yang menghadirkan pengalaman menonton video klip di layar lebar untuk pertama kalinya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Langkah ini mempertegas semakin cairnya batas antara konser musik dan pemutaran film, sekaligus membuka peluang monetisasi baru di masa depan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Melalui “Jangan Paksa Rindu (Beda)”, Ifan Seventeen tidak hanya menghidupkan kembali nuansa emosional khas Seventeen, tetapi juga mendorong arah baru industri—di mana viralitas, storytelling, dan sinematografi menjadi fondasi utama dalam menciptakan dampak berkelanjutan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di era ini, satu hal menjadi jelas: musik saja tidak lagi cukup. Karya yang bertahan adalah karya yang mampu hidup di berbagai platform, membangun cerita, dan menghadirkan pengalaman emosional yang utuh.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Credit Musik Video<br>• Performer: Ifan Seventeen<br>• Judul: Jangan Paksa Rindu (Beda)<br>• Composer: Ifan Seventeen &amp; Opik Kurdi<br>• Executive Producer: Octav Panggabean<br>• Producer MV: Avesina Soebli<br>• Director: Jastis Arimba<br>• DOP/Cinematographer: Indra Suryadi<br>• Cast: Raihaanun &amp; Megantara<br>• Label &amp; Production: Royal Prima Musikindo. ●<strong>Redaksi/SAT</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianpelita.id/hiburan/film/dari-rindu-ke-layar-lebar-transformasi-musik-ifan-seventeen-di-era-digital/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sinetron &#8220;Terikat Janji&#8221; Kembalinya Arya Saloka Setelah Vakum Tiga Tahun Akan Tayang di RCTI</title>
		<link>https://harianpelita.id/hiburan/film/sinetron-terikat-janji-kembalinya-arya-saloka-setelah-vakum-tiga-tahun-akan-tayang-di-rcti/</link>
					<comments>https://harianpelita.id/hiburan/film/sinetron-terikat-janji-kembalinya-arya-saloka-setelah-vakum-tiga-tahun-akan-tayang-di-rcti/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 Mar 2026 21:29:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Film]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianpelita.id/?p=85882</guid>

					<description><![CDATA[●Kisah Cinta Palsu Jadi Nyata Penuh Skandal dan Rahasia Keluarga HARIAN PELITA &#8212;  Arya Saloka kembali ke layar kaca lewat sinetron terbaru berjudul &#8220;Terikat Janji&#8221; yang tayang di RCTI. Comeback jadi momen sangat dinantikan penggemar setelah vakum selama tiga tahun dari dunia sinetron. Diproduksi MNC Pictures, Terikat Janji menghadirkan kisah cinta penuh intrik, pengkhianatan, serta [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class='booster-block booster-read-block'></div>
<p class="wp-block-paragraph">●<strong><em>Kisah Cinta Palsu Jadi Nyata Penuh Skandal dan Rahasia Keluarga</em></strong></p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>HARIAN PELITA &#8212;  </strong>Arya Saloka kembali ke layar kaca lewat sinetron terbaru berjudul &#8220;Terikat Janji&#8221; yang tayang di RCTI. Comeback jadi momen sangat dinantikan penggemar setelah vakum selama tiga tahun dari dunia sinetron.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Diproduksi MNC Pictures, Terikat Janji menghadirkan kisah cinta penuh intrik, pengkhianatan, serta konflik keluarga yang emosional dan relatable bagi penonton Indonesia. Sinetron ini dijadwalkan tayang perdana mulai Senin, 6 April 2026 setiap hari pukul 19.00 WIB di slot prime time RCTI.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mengusung alur cerita yang kuat, Terikat Janji dibintangi deretan aktor papan atas seperti Asha Assuncao, Fendy Chow, Yoriko Angeline, Rizky Hanggono, Kinaryosih, hingga Ibob Tarigan.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="461" src="https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2026/03/1000118243-1024x461.jpg" alt="" class="wp-image-85884" srcset="https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2026/03/1000118243-1024x461.jpg 1024w, https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2026/03/1000118243-300x135.jpg 300w, https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2026/03/1000118243-768x346.jpg 768w, https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2026/03/1000118243.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Cerita berpusat pada Davina (Asha Assuncao), seorang putri konglomerat yang hidupnya runtuh akibat pengkhianatan. Demi menjaga harga diri, ia menjalin hubungan pura-pura dengan Sena (Arya Saloka), seorang pedagang ketoprak sederhana. Namun, hubungan tersebut justru berubah menjadi nyata dan membuka berbagai rahasia kelam yang selama ini tersembunyi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sena ternyata bukan pria biasa. Ia menyimpan masa lalu kelam dan misi tersembunyi yang berpotensi menghancurkan keluarga Davina. Konflik semakin memanas saat terungkap bahwa kematian Ryan berkaitan dengan ayah Davina serta intrik licik ibu tirinya. Dari sini, cinta berubah menjadi pertaruhan, dan keluarga berubah menjadi musuh.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam konferensi pers, Arya Saloka mengungkapkan kedalaman karakter yang ia perankan. Menurutnya, Sena adalah sosok yang menyimpan luka mendalam namun tetap memilih untuk mencintai. Karakter ini menjadi representasi kekuatan emosi, keikhlasan, dan makna sebuah janji.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Disutradarai oleh Amin Ishaq dan ditulis oleh Donna Rosamayna, sinetron ini diproyeksikan menjadi salah satu tayangan unggulan yang mampu menarik perhatian pemirsa di jam tayang utama.</p>



<p class="wp-block-paragraph">●Berikut daftar lengkap pemain Terikat Janji:</p>



<p class="wp-block-paragraph">Arya Saloka sebagai SENA</p>



<p class="wp-block-paragraph">Asha Assuncao sebagai DAVINA</p>



<p class="wp-block-paragraph">Fendy Chow sebagai DIPA</p>



<p class="wp-block-paragraph">Yoriko Angeline sebagai JIHAN</p>



<p class="wp-block-paragraph">Rizky Hanggono sebagai NOVAN</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kinaryosih sebagai MAYANG</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ibob Tarigan sebagai DION</p>



<p class="wp-block-paragraph">Rizky Djanbi sebagai REZA<br>Dito Darmawan sebagai RYAN</p>



<p class="wp-block-paragraph">Virnie Ismail sebagai VERONICA</p>



<p class="wp-block-paragraph">Oding Siregar sebagai DAMAR</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baby Assegaf sebagai TARA</p>



<p class="wp-block-paragraph">Irsan Adira sebagai BILAL. ●<strong>Redaksi/Satria</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph"></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianpelita.id/hiburan/film/sinetron-terikat-janji-kembalinya-arya-saloka-setelah-vakum-tiga-tahun-akan-tayang-di-rcti/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
