<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Musik &#8211; Harian Pelita</title>
	<atom:link href="https://harianpelita.id/category/hiburan/musik/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://harianpelita.id</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Fri, 17 Jul 2026 04:44:57 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.1</generator>
	<item>
		<title>Rona Keller dan JY Bersatu di Bandung, Siapkan Penampilan Spesial Lewat Lagu &#8220;Aku Mencintaimu&#8221; dan &#8220;Kupas&#8221;</title>
		<link>https://harianpelita.id/hiburan/musik/rona-keller-dan-jy-bersatu-di-bandung-siapkan-penampilan-spesial-lewat-lagu-aku-mencintaimu-dan-kupas/</link>
					<comments>https://harianpelita.id/hiburan/musik/rona-keller-dan-jy-bersatu-di-bandung-siapkan-penampilan-spesial-lewat-lagu-aku-mencintaimu-dan-kupas/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 17 Jul 2026 04:44:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Musik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianpelita.id/?p=89403</guid>

					<description><![CDATA[HARIAN PELITA &#8212; Dua penyanyi senior Indonesia, Rona Keller dan JY, menunjukkan bahwa semangat berkarya tak pernah pudar dimakan usia. Kedua sahabat ini tengah mematangkan persiapan untuk tampil menghibur para prajurit di Bandung pada 21 Juli 2026, sekaligus membawa misi membangkitkan kembali eksistensi penyanyi legendaris Tanah Air melalui karya-karya terbaru mereka. Meski memiliki tantangan masing-masing, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class='booster-block booster-read-block'></div>
<p class="wp-block-paragraph"><strong>HARIAN PELITA &#8212; </strong>Dua penyanyi senior Indonesia, Rona Keller dan JY, menunjukkan bahwa semangat berkarya tak pernah pudar dimakan usia. Kedua sahabat ini tengah mematangkan persiapan untuk tampil menghibur para prajurit di Bandung pada 21 Juli 2026, sekaligus membawa misi membangkitkan kembali eksistensi penyanyi legendaris Tanah Air melalui karya-karya terbaru mereka.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Meski memiliki tantangan masing-masing, Rona Keller dan JY mengaku antusias menjalani latihan intensif demi memberikan penampilan terbaik di hadapan para tentara.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Rona Keller mengungkapkan bahwa dirinya akan membawakan single terbarunya berjudul &#8220;Aku Mencintaimu&#8221;. Meski latihan sempat terkendala karena salah satu personel musik berhalangan hadir, hal tersebut tidak mengurangi semangatnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Latihan ini untuk persiapan tampil tanggal 21 di Bandung. Kami akan menghibur para tentara di sana. Rencananya saya membawakan lagu &#8216;Aku Mencintaimu&#8217;, tetapi karena pemusiknya berhalangan, akhirnya latihan menggunakan lagu yang lain dulu,&#8221; ujar Rona kepada wartawan, Rabu (15/7/2026).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di balik semangatnya, Rona harus berjuang menjaga kondisi kesehatan. Penyanyi senior ini mengungkapkan bahwa fungsi paru-parunya kini hanya tersisa satu sehingga harus disiplin menjaga pola hidup sebelum tampil di atas panggung.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia menghindari minuman dingin, makanan pedas, hingga makanan berminyak. Selain itu, Rona rutin menggunakan obat pernapasan sebelum bernyanyi agar kondisinya tetap stabil.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Saya tidak boleh minum es, tidak boleh makan pedas dan berminyak. Sebelum menyanyi saya selalu menggunakan obat pernapasan tiga kali agar kondisi tetap stabil,&#8221; tuturnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk urusan kostum, Rona memilih tampil sederhana dengan busana miliknya sendiri. Namun jika panitia menginginkan tema militer, ia siap mengenakannya sebagai bentuk penghormatan kepada para prajurit.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pernah Tampil di Panggung Eropa</p>



<p class="wp-block-paragraph">Rona juga mengenang perjalanan karier internasionalnya sekitar 25 tahun silam. Ia pernah tampil di berbagai negara Eropa seperti Swiss, Jerman, Belanda, dan Italia sebagai bintang tamu yang membawakan lagu-lagu Barat di hadapan penonton yang membeli tiket khusus untuk menyaksikan pertunjukannya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kini, meski lebih banyak menetap di Bali, Rona tetap aktif bolak-balik ke Jakarta untuk menjalani rekaman, syuting, hingga promosi karya terbarunya. ●<strong>Redaksi/Sat</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianpelita.id/hiburan/musik/rona-keller-dan-jy-bersatu-di-bandung-siapkan-penampilan-spesial-lewat-lagu-aku-mencintaimu-dan-kupas/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Icha Yang Bikin Heboh Emperor Pluit Bawakan Lagu Mandarin hingga Penonton Bernyanyi Bersama</title>
		<link>https://harianpelita.id/hiburan/musik/icha-yang-bikin-heboh-emperor-pluit-bawakan-lagu-mandarin-hingga-penonton-bernyanyi-bersama/</link>
					<comments>https://harianpelita.id/hiburan/musik/icha-yang-bikin-heboh-emperor-pluit-bawakan-lagu-mandarin-hingga-penonton-bernyanyi-bersama/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 29 Jun 2026 05:51:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Musik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianpelita.id/?p=89007</guid>

					<description><![CDATA[HARIAN PELITA &#8212; Penyanyi muda berbakat Icha Yang kembali mencuri perhatian lewat penampilan energiknya di Emperor Pluit, Jakarta Utara pada Jumat (26/6/2026). Membawakan deretan lagu Mandarin dan Kantonis yang populer, Icha sukses menghidupkan suasana hingga membuat para penonton larut bernyanyi bersama. Tampil ceria dengan senyum khasnya, Icha Yang membawakan sekitar 10 lagu yang sarat emosi, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class='booster-block booster-read-block'></div>
<p class="wp-block-paragraph"><strong>HARIAN PELITA &#8212; </strong>Penyanyi muda berbakat Icha Yang kembali mencuri perhatian lewat penampilan energiknya di Emperor Pluit, Jakarta Utara pada Jumat (26/6/2026).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Membawakan deretan lagu Mandarin dan Kantonis yang populer, Icha sukses menghidupkan suasana hingga membuat para penonton larut bernyanyi bersama.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tampil ceria dengan senyum khasnya, Icha Yang membawakan sekitar 10 lagu yang sarat emosi, mulai dari kisah cinta, kerinduan, hingga persahabatan. Penampilannya mendapat sambutan hangat dari para penggemar yang memadati lokasi dan terus memberikan dukungan sepanjang acara.</p>



<figure class="wp-block-image size-full"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="985" height="738" src="https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2026/06/1000183403.jpg" alt="" class="wp-image-89009" srcset="https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2026/06/1000183403.jpg 985w, https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2026/06/1000183403-300x225.jpg 300w, https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2026/06/1000183403-768x575.jpg 768w" sizes="(max-width: 985px) 100vw, 985px" /></figure>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Luar biasa, penontonnya makin seru dan keren. Banyak teman-teman Icha Yang datang memberikan dukungan. Mereka ikut bernyanyi karena lagu-lagu yang dibawakan memang dekat dengan mereka,&#8221; ujar Icha Yang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Icha, lagu-lagu Mandarin yang ia bawakan memiliki makna yang dekat dengan kehidupan banyak orang. Tak heran jika penonton dengan mudah ikut menyanyikan setiap lirik dan menikmati penampilannya dari awal hingga akhir.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tak hanya sukses di atas panggung, perjalanan karier Icha Yang juga terus menunjukkan perkembangan. Kepiawaiannya membawakan lagu Mandarin membuat namanya mulai dikenal hingga ke panggung internasional. Bahkan, ia juga mendapat berbagai undangan untuk tampil di sejumlah daerah, salah satunya di Jember, sebagai bentuk apresiasi atas kiprahnya di dunia musik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Icha berharap kehadirannya dapat memotivasi generasi muda untuk berani mengejar mimpi dan mengembangkan bakat di bidang seni.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Harapannya, setelah Icha Yang ada generasi penerus yang jauh lebih hebat. Musik bisa menjadi jalan untuk memberikan semangat kepada banyak orang,&#8221; tuturnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di balik penampilannya yang memukau, Icha memilih tampil sederhana namun tetap stylish. Ia mengenakan jaket berwarna pink yang menjadi pembeda dari gaya panggungnya yang biasanya identik dengan warna hitam, putih, atau abu-abu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penampilannya disesuaikan dengan konsep acara yang mengusung nuansa metal tanpa menghilangkan ciri khasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Yang menarik, Icha juga tampak membaur tanpa sekat bersama para penggemarnya. Ia terlihat menikmati momen kebersamaan dengan para pendukung yang terus memberikan semangat dan doa untuk perjalanan kariernya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Dukungan mereka sangat besar. Mereka datang, membagikan kegiatan Icha, memberikan doa, dan itu membuat Icha semakin semangat memberikan yang terbaik,&#8221; ungkapnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bagi Icha Yang, kesuksesan bukanlah garis akhir. Ia percaya setiap pencapaian harus menjadi motivasi untuk terus belajar, berkembang, dan melangkah lebih tinggi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penampilan Icha Yang di Emperor Pluit menjadi bukti bahwa musik mampu melampaui batas bahasa dan budaya. Dengan talenta, kerja keras, dan kedekatannya bersama penggemar, Icha terus menunjukkan diri sebagai salah satu penyanyi muda yang patut diperhitungkan di industri musik, baik di Indonesia maupun di kancah internasional. ●<strong>Redaksi/Satria</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianpelita.id/hiburan/musik/icha-yang-bikin-heboh-emperor-pluit-bawakan-lagu-mandarin-hingga-penonton-bernyanyi-bersama/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>The Changcuters Rilis Album Baru WOW MA Setelah 6 Tahun Bangkit dari Pandemi</title>
		<link>https://harianpelita.id/hiburan/musik/the-changcuters-rilis-album-baru-wow-ma-setelah-6-tahun-bangkit-dari-pandemi/</link>
					<comments>https://harianpelita.id/hiburan/musik/the-changcuters-rilis-album-baru-wow-ma-setelah-6-tahun-bangkit-dari-pandemi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 27 Jun 2026 02:17:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Musik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianpelita.id/?p=88962</guid>

					<description><![CDATA[HARIAN PELITA &#8212; Penantian panjang penggemar akhirnya terjawab. Band rock asal Bandung, The Changcuters resmi merilis album terbaru bertajuk WOW MA. Album ini menjadi karya penuh pertama mereka dalam enam tahun terakhir setelah merilis Loyalis pada 2020. Album WOW MA menandai babak baru perjalanan The Changcuters. Selain menjadi momentum comeback, proses pembuatannya diwarnai berbagai tantangan, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class='booster-block booster-read-block'></div>
<p class="wp-block-paragraph"><strong>HARIAN PELITA &#8212; </strong>Penantian panjang penggemar akhirnya terjawab. Band rock asal Bandung, The Changcuters resmi merilis album terbaru bertajuk WOW MA.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Album ini menjadi karya penuh pertama mereka dalam enam tahun terakhir setelah merilis Loyalis pada 2020. Album WOW MA menandai babak baru perjalanan The Changcuters.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain menjadi momentum comeback, proses pembuatannya diwarnai berbagai tantangan, mulai dari pandemi COVID-19, transisi menjadi band independen, hingga kondisi kesehatan sang vokalis, Tria, yang sempat menghentikan aktivitas bermusik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Ini mungkin album yang prosesnya paling panjang selama The Changcuters berkarya,&#8221; ujar Tria dalam konferensi pers di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Kamis (25/6/2026).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Tria, pandemi membuat seluruh rencana produksi album harus dihentikan. Setelah situasi membaik, band lebih memprioritaskan kembali aktivitas manggung yang sempat terhenti akibat pembatasan sosial sebelum akhirnya kembali masuk studio rekaman.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Setelah pandemi selesai, prioritas kami bukan langsung menyelesaikan album, tetapi membangun lagi panggung dan bertemu penonton. Baru setelah itu kami kembali menggarap album,&#8221; katanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di tengah proses tersebut, Tria kembali menghadapi ujian setelah mengalami gangguan kesehatan yang membuat pengerjaan album kembali tertunda.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Sudah mulai jalan lagi, ternyata saya sakit. Akhirnya tertunda lagi sampai akhirnya benar-benar bisa dirilis tahun 2026. Jadi album ini memang penuh perjuangan,&#8221; ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tak hanya menghadapi tantangan eksternal, perjalanan menuju WOW MA juga menjadi fase transformasi bagi The Changcuters. Gitaris Alda mengungkapkan, sejak pandemi mereka memutuskan menjalankan seluruh aktivitas secara mandiri melalui label independen milik sendiri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Keputusan tersebut membuat seluruh proses kreatif, produksi, hingga distribusi dikerjakan tanpa campur tangan label besar.<br>&#8220;Karena sekarang semuanya kami kerjakan sendiri, koordinasi dan komunikasi antarpersonel menjadi jauh lebih intens. Prosesnya memang lebih panjang, tapi hasilnya terasa lebih matang,&#8221; kata Alda.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Meski membutuhkan waktu hingga enam tahun, Tria menilai hasil akhirnya sepadan dengan perjuangan yang dilalui. Ia bahkan menyebut WOW MA sebagai salah satu album terbaik yang pernah mereka kerjakan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Album ini benar-benar dibuat dengan sangat serius. Semua konsep, materi lagu, sampai perencanaannya sudah kami matangkan. Makanya sekarang kami berani merilisnya,&#8221; ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Secara musikal, WOW MA tetap mempertahankan karakter khas The Changcuters dengan warna rock &#8216;n roll yang enerjik, riff gitar yang kuat, serta lirik yang mudah diingat. Di sisi lain, album ini juga menghadirkan eksplorasi aransemen baru sebagai bentuk evolusi musikal setelah hampir dua dekade berkarya di industri musik Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Album tersebut berisi 11 lagu, yakni WOW MA, Tangguh, Memang Beda, Sebagai, Ruang Riang, Teman Bertumbuh, Partai Party, Tak Terhingga, Raharja, Suar Cita, dan Karunia Semesta. ●<strong>Redaksi/SAT</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianpelita.id/hiburan/musik/the-changcuters-rilis-album-baru-wow-ma-setelah-6-tahun-bangkit-dari-pandemi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Etenia Croft Rilis “Kau Selalu Ada”, MV Megah Syuting di Eropa Jadi Sorotan</title>
		<link>https://harianpelita.id/hiburan/musik/etenia-croft-rilis-kau-selalu-ada-mv-megah-syuting-di-eropa-jadi-sorotan/</link>
					<comments>https://harianpelita.id/hiburan/musik/etenia-croft-rilis-kau-selalu-ada-mv-megah-syuting-di-eropa-jadi-sorotan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 28 May 2026 01:29:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Musik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianpelita.id/?p=88061</guid>

					<description><![CDATA[HARIAN PELITA &#8212; Penyanyi muda Etenia Croft kembali menunjukkan eksistensinya di industri musik Tanah Air lewat perilisan single terbaru berjudul “Kau Selalu Ada”. Lagu ini menjadi karya kedua yang dirilis Etenia sepanjang tahun 2026 sekaligus menambah daftar perjalanan musiknya menjadi 16 single dan satu album. Di usia yang baru menginjak 13 tahun, Etenia tampil konsisten [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class='booster-block booster-read-block'></div>
<p class="wp-block-paragraph"><strong>HARIAN PELITA &#8212; </strong>Penyanyi muda Etenia Croft kembali menunjukkan eksistensinya di industri musik Tanah Air lewat perilisan single terbaru berjudul “Kau Selalu Ada”.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lagu ini menjadi karya kedua yang dirilis Etenia sepanjang tahun 2026 sekaligus menambah daftar perjalanan musiknya menjadi 16 single dan satu album.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di usia yang baru menginjak 13 tahun, Etenia tampil konsisten menghadirkan karakter musik ceria, enerjik, dan penuh warna yang telah menjadi ciri khasnya. Melalui “Kau Selalu Ada”, ia menyuguhkan lagu dengan aransemen catchy bernuansa positif yang mampu menghadirkan suasana hangat sejak awal diperdengarkan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam proses penggarapannya, Etenia kembali bekerja sama dengan Marvel Marlon sebagai pencipta lagu sekaligus pelatih vokal.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="768" src="https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2026/05/1000162934-1024x768.jpg" alt="" class="wp-image-88065" srcset="https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2026/05/1000162934-1024x768.jpg 1024w, https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2026/05/1000162934-300x225.jpg 300w, https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2026/05/1000162934-768x576.jpg 768w, https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2026/05/1000162934.jpg 1208w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Kolaborasi keduanya kembali menghasilkan karya ringan namun sarat makna emosional tentang pentingnya kehadiran orang-orang terdekat dalam kehidupan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tak hanya kuat dari sisi musikalitas, Etenia juga menghadirkan konsep visual yang lebih matang melalui video musik “Kau Selalu Ada”. Proses pengambilan gambar yang dilakukan di sejumlah negara Eropa menjadi salah satu daya tarik utama dalam proyek ini. Sentuhan visual sinematik dipadukan dengan koreografi dance yang energik membuat video musik tersebut tampil megah dan memanjakan mata.<br>Konsep audio visual yang dihadirkan dinilai semakin menunjukkan keseriusan Etenia dalam menghadirkan karya berkualitas di setiap perilisannya. Video musik resmi “Kau Selalu Ada” kini telah tersedia di kanal YouTube resmi Etenia Croft.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lewat single terbarunya ini, Etenia mengangkat tema persahabatan dengan sudut pandang yang lebih luas. Lagu tersebut menggambarkan sosok sahabat bukan hanya sebagai teman sebaya, tetapi juga orang-orang terdekat yang selalu hadir sebagai support system dalam berbagai situasi kehidupan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam konferensi pers peluncuran lagu “Kau Selalu Ada” yang berlangsung di Lippo Nusantara, Jakarta, Rabu (27/5), Etenia menyampaikan rasa terima kasihnya kepada para penggemar yang terus mendukung perjalanan kariernya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Terima kasih banyak untuk semua teman-teman yang terus mendukung aku. Di tahun 2026 ini, aku masih punya beberapa proyek, single, dan lagu kolaborasi yang masih rahasia. Biar teman-teman penasaran,” ujar Etenia Croft.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia juga menambahkan bahwa lagu tersebut membawa pesan tentang arti kehadiran sahabat sejati dalam kehidupan.<br>“Lewat lagu ‘Kau Selalu Ada’ ini kita mau mengingatkan lagi bahwa sahabat terbaik itu akan selalu ada dalam keadaan apa pun, suka, duka, senang, maupun sedih,” ungkapnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><br>Bersamaan dengan perilisan lagu tersebut, juga digelar “Lomba Cover Lagu Sahabat Terbaik” yang telah memasuki babak Grand Final. Ajang itu diikuti oleh 12 penyanyi belia dari berbagai kota di Indonesia dan turut memeriahkan suasana peluncuran single terbaru Etenia Croft. ●<strong>Redaksi/SAT</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph"></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianpelita.id/hiburan/musik/etenia-croft-rilis-kau-selalu-ada-mv-megah-syuting-di-eropa-jadi-sorotan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Happy Asmara x Pikachu Pecah! “Kopi Dangdut&#8211;Goyang HEPIKA” Resmi Rilis, Kolaborasi Dangdut &#038; Pokémon Pertama di Indonesia</title>
		<link>https://harianpelita.id/hiburan/musik/happy-asmara-x-pikachu-pecah-kopi-dangdut-goyang-hepika-resmi-rilis-kolaborasi-dangdut-pokemon-pertama-di-indonesia/</link>
					<comments>https://harianpelita.id/hiburan/musik/happy-asmara-x-pikachu-pecah-kopi-dangdut-goyang-hepika-resmi-rilis-kolaborasi-dangdut-pokemon-pertama-di-indonesia/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 May 2026 12:55:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Musik]]></category>
		<category><![CDATA[Musik Indomesia]]></category>
		<category><![CDATA[Musik Nasional]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianpelita.id/?p=87826</guid>

					<description><![CDATA[HARIAN PELITA &#8212; Dunia hiburan Indonesia kembali heboh lewat kolaborasi spektakuler antara Happy Asmara dan Pikachu dalam video musik terbaru berjudul “Kopi Dangdut &#8211; ver. Goyang HEPIKA” resmi dirilis hari Selasa (19/5/2026). Kolaborasi unik antara ikon dangdut modern dan karakter legendaris Pokémon tersebut langsung mencuri perhatian publik dan diprediksi menjadi salah satu proyek musik paling [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class='booster-block booster-read-block'></div>
<p class="wp-block-paragraph"><strong>HARIAN PELITA &#8212;</strong> Dunia hiburan Indonesia kembali heboh lewat kolaborasi spektakuler antara Happy Asmara dan Pikachu dalam video musik terbaru berjudul “Kopi Dangdut &#8211; ver. Goyang HEPIKA” resmi dirilis hari Selasa (19/5/2026).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kolaborasi unik antara ikon dangdut modern dan karakter legendaris Pokémon tersebut langsung mencuri perhatian publik dan diprediksi menjadi salah satu proyek musik paling viral sepanjang 2026.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Video musiknya kini dapat disaksikan melalui kanal YouTube resmi Happy Asmara, sementara lagunya sudah tersedia di berbagai platform streaming digital.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Proyek “Happy Bareng Pikachu” menjadi momen bersejarah karena untuk pertama kalinya dunia Pokémon berkolaborasi dengan musik dangdut, genre yang sangat melekat dengan masyarakat Indonesia lintas generasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Melalui konsep penuh warna dan energi, Happy Asmara bersama Pikachu menghadirkan nuansa hiburan yang segar, ceria, dan dekat dengan budaya lokal.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perpaduan budaya pop global dengan musik dangdut Indonesia ini dinilai sukses menghadirkan pengalaman baru yang belum pernah ada sebelumnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kata “HEPIKA” sendiri merupakan gabungan dari kata “Happy” dan suara khas Pikachu, “Pika”, menjadi simbol semangat untuk menyebarkan kebahagiaan kepada semua orang.<br>“Kopi Dangdut” Hadir dengan Sentuhan Modern</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lagu legendaris “Kopi Dangdut” ciptaan Fahmi Shahab kembali hadir dengan aransemen baru garapan Tyo Adrian.<br>Versi terbaru ini memadukan nuansa klasik dan modern sehingga tetap mempertahankan nostalgia, namun terasa lebih fresh dan relevan bagi generasi muda.<br>Happy Asmara dikenal lewat lagu-lagu hits seperti “Tak Ikhlasno” dan “Dalan Liyane” tampil enerjik dengan gaya khasnya. Karakter vokalnya yang kuat dipadukan dengan atmosfer Pokémon membuat lagu ini terasa lebih meriah dan mudah dinikmati berbagai kalangan.<br>“Goyang HEPIKA” Siap Viral di TikTok</p>



<p class="wp-block-paragraph">Salah satu daya tarik utama proyek ini adalah hadirnya tarian khas bertajuk “Goyang HEPIKA”. Dalam video musiknya, Happy Asmara, Pikachu, dan para penari tampil berjoget bersama dengan penuh keceriaan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tutorial resmi “Goyang HEPIKA” juga direncanakan segera hadir melalui TikTok Happy Asmara dan dipromosikan menggunakan tagar #HEPIKA.<br>Kampanye ini diprediksi akan ramai di media sosial dan berpotensi menjadi tren dance challenge terbaru di Indonesia.<br>Happy Asmara: Kolaborasi Ini Sangat Istimewa</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam pernyataannya, Happy Asmara mengaku sangat bahagia bisa terlibat dalam proyek spesial bersama Pokémon.<br>Ia menyebut versi terbaru “Kopi Dangdut” memiliki daya tarik berbeda karena memadukan unsur nostalgia dengan sentuhan modern yang lebih segar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Happy, kolaborasi ini diharapkan dapat menghadirkan kebahagiaan bagi semua orang, sama seperti karakter Pikachu yang identik dengan keceriaan dan senyum.<br>Pokémon Semakin Dekat dengan Indonesia</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pihak The Pokemon Company juga menyampaikan bahwa proyek ini menjadi salah satu langkah kreatif untuk mendekatkan Pokémon dengan masyarakat Indonesia melalui budaya musik dangdut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kolaborasi tersebut tidak hanya berhenti pada video musik, tetapi juga akan hadir dalam berbagai program spesial lainnya sepanjang 2026.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kejutan lainnya, Happy Asmara dipastikan ikut tampil sebagai pengisi suara dalam serial anime terbaru Pokemon Horizons Season 3 bertajuk “Asa Mengangkasa”.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Serial tersebut dijadwalkan tayang di Mentari TV mulai 30 Mei 2026 dan kemudian hadir di kanal YouTube resmi Pokémon Indonesia pada 5 Juni 2026. Ini menjadi debut perdana Happy Asmara sebagai pengisi suara anime.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk merayakan kolaborasi ini, Pokémon juga akan menghadirkan merchandise eksklusif berupa boneka gantungan kunci “Happy Bareng Pikachu Plush Key Chain” dengan kostum dangdut khas Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Produk tersebut nantinya akan dibagikan melalui giveaway serta dijual di berbagai event spesial Pokémon dan Happy Asmara.<br>Happy Asmara dan Gilga Sahid Siapkan Penampilan Khusus.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tak hanya itu, Gilga Sahid juga akan tampil bersama Happy Asmara membawakan “Kopi Dangdut &#8211; ver. Goyang HEPIKA” di kanal YouTube RC Music.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penampilan spesial tersebut dijadwalkan tayang pukul 19.00 WIB dan disebut-sebut akan menghadirkan Pikachu berkostum dangdut. ●<strong>Redaksi/Satria</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianpelita.id/hiburan/musik/happy-asmara-x-pikachu-pecah-kopi-dangdut-goyang-hepika-resmi-rilis-kolaborasi-dangdut-pokemon-pertama-di-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>RUU Hak Cipta Diprotes Musisi: Kasus Lagu Denny Chasmala Disorot Royalti Dinilai Tak Transparan</title>
		<link>https://harianpelita.id/hiburan/musik/ruu-hak-cipta-diprotes-musisi-kasus-lagu-denny-caknan-disorot-royalti-dinilai-tak-transparan/</link>
					<comments>https://harianpelita.id/hiburan/musik/ruu-hak-cipta-diprotes-musisi-kasus-lagu-denny-caknan-disorot-royalti-dinilai-tak-transparan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 04 May 2026 18:19:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Musik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianpelita.id/?p=87298</guid>

					<description><![CDATA[HARIAN PELITA &#8212; Perdebatan mengenai Rancangan Undang-Undang (RUU) Hak Cipta kembali mengemuka, Senin 4 Mei 2026. Sejumlah musisi dan pencipta lagu menilai sejumlah pasal dalam rancangan tersebut belum memberikan perlindungan maksimal terhadap karya, terutama terkait penggunaan lagu tanpa izin serta mekanisme distribusi royalti. Salah satu isu menjadi sorotan adalah praktik penggunaan lagu tanpa persetujuan pencipta, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class='booster-block booster-read-block'></div>
<p class="wp-block-paragraph"><strong>HARIAN PELITA &#8212; </strong>Perdebatan mengenai Rancangan Undang-Undang (RUU) Hak Cipta kembali mengemuka, Senin 4 Mei 2026.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sejumlah musisi dan pencipta lagu menilai sejumlah pasal dalam rancangan tersebut belum memberikan perlindungan maksimal terhadap karya, terutama terkait penggunaan lagu tanpa izin serta mekanisme distribusi royalti.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Salah satu isu menjadi sorotan adalah praktik penggunaan lagu tanpa persetujuan pencipta, termasuk pengubahan lirik untuk kepentingan tertentu seperti kampanye politik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kasus lagu milik Denny Chasmala sempat diubah liriknya untuk kepentingan politik menjadi contoh yang kerap dikutip dalam diskusi publik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sejumlah musisi menilai adanya narasi yang menyebut penggunaan tertentu dapat dilakukan tanpa izin justru menimbulkan kontradiksi hukum dan berpotensi membuka ruang pelanggaran hak cipta.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam uji publik digelar Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum, musisi Satriyo Yudi Wahono dan Bembi Noor turut menyampaikan keberatan mereka.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Keduanya hadir sebagai bagian dari komunitas musisi yang aktif memberi masukan terhadap draf regulasi tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Piyu, gitaris grup band Padi, menyebut rancangan undang-undang saat ini belum sepenuhnya menjawab kebutuhan pencipta lagu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia menyoroti peran Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pengelolaan royalti yang dinilai masih belum transparan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Seharusnya pencipta lagu menerima haknya secara langsung setelah karya digunakan, bukan melalui proses panjang yang tidak transparan,” ujar Piyu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut dia, sejumlah pengguna musik telah membayar kewajiban royalti, namun distribusinya tidak selalu jelas sampai ke pencipta. Skema yang berlapis dinilai berpotensi merugikan kreator.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu, para musisi mendorong agar sistem perizinan penggunaan lagu diperjelas. Mereka menginginkan mekanisme lisensi yang tegas, yakni penggunaan karya harus didahului izin dari pencipta, bukan dilakukan terlebih dahulu baru diselesaikan secara administratif di belakang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bembi Noor menambahkan, pembahasan RUU Hak Cipta masih berlangsung antara DPR dan pemerintah. Ia menilai rancangan yang ada belum sepenuhnya mengakomodasi aspirasi para pencipta lagu. ●<strong>Redaksi/SAT</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph"></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianpelita.id/hiburan/musik/ruu-hak-cipta-diprotes-musisi-kasus-lagu-denny-caknan-disorot-royalti-dinilai-tak-transparan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Direstui Raja Dangdut, Mega Makcik Siap Suguhkan Nuansa Baru Lagu Nostalgia</title>
		<link>https://harianpelita.id/hiburan/musik/direstui-raja-dangdut-mega-makcik-siap-suguhkan-nuansa-baru-lagu-nostalgia/</link>
					<comments>https://harianpelita.id/hiburan/musik/direstui-raja-dangdut-mega-makcik-siap-suguhkan-nuansa-baru-lagu-nostalgia/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 26 Apr 2026 01:53:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Musik]]></category>
		<category><![CDATA[Musik Anak Anak]]></category>
		<category><![CDATA[Musik Indomesia]]></category>
		<category><![CDATA[Musik Nasional]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianpelita.id/?p=86884</guid>

					<description><![CDATA[HARIAN PELITA &#8212;  Tinggal di Singapura, penyanyi dangdut asal Riau, Mega Makcik datang melakukan silaturahmi dengan Raja Dangdut, Rhoma Irama, di markas sekaligus Studio Soneta di kawasan Tole Iskandar, Depok, Jawa Barat. Kunjungannya menjadi langkah penting perjalanan karier Mega Makcik. Selain sebagai penyanyi dan produser, Mega makcik juga memiliki label perusahaan sendiri dengan nama Mega [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class='booster-block booster-read-block'></div>
<p class="wp-block-paragraph"><strong>HARIAN PELITA &#8212;  </strong>Tinggal di Singapura, penyanyi dangdut asal Riau, Mega Makcik datang melakukan silaturahmi dengan Raja Dangdut, Rhoma Irama, di markas sekaligus Studio Soneta di kawasan Tole Iskandar, Depok, Jawa Barat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kunjungannya menjadi langkah penting perjalanan karier Mega Makcik. Selain sebagai penyanyi dan produser, Mega makcik juga memiliki label perusahaan sendiri dengan nama Mega Makcik official yang menaungi serta menjembatani penyanyi-penyanyi baru yang ingin meniti karir di dunia musik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penyanyi yang dikenal dengan karakter vokal khas dan cengkok Melayu yang kuat, itu mengaku menjadikan Rhoma Irama sebagai panutan sekaligus inspirasi dalam karir bermusiknya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pertemuan berlangsung hangat penuh kekeluargaan layaknya seorang anak berkunjung ke orang tua, Mega Makcik bersilaturahmi sekaligus meminta izin untuk membawakan lagu-lagu legendaris ciptaan Rhoma Irama.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Alhamdulillah saya diterima dengan sangat baik, bahkan diizinkan untuk membawakan lagu-lagu beliau,” ujar Mega Makcik, melalui keterangannya Sabtu, (25/4/2026).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Meski telah mengantongi izin, Mega Makcik belum mengungkap apa judul lagu yang akan ia bawakan. Ia sengaja menyimpan hal tersebut sebagai kejutan bagi para penggemarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Masih rahasia, biar jadi kejutan buat para penggemar,” tambahnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia juga mengungkapkan bahwa pertemuan tersebut terasa sangat spesial karena terjalin suasana akrab layaknya hubungan antara anak dan ayah. Momen tersebut menjadi pengalaman berharga yang semakin memotivasi dirinya untuk terus berkarya di industri musik dangdut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lebih jauh, Mega Makcik berharap dapat menghadirkan warna baru di belantika musik dangdut Tanah Air melalui interpretasinya terhadap karya-karya klasik. Menurutnya, saat ini banyak lagu dangdut yang cenderung instan dan hanya mengejar popularitas sesaat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Harapan saya, lagu-lagu ini bisa kembali menghidupkan kualitas dangdut yang kuat secara lirik dan musikalitas, tidak hanya sekadar viral,” tuturnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan langkah ini, Mega Makcik optimistis dapat memperluas jangkauan pendengarnya sekaligus memperkenalkan kembali lagu-lagu legendaris kepada generasi muda.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk mengikuti perkembangan terbaru dan berbagai kontennya, penggemar dapat mengunjungi akun Instagram, tiktok dan Facebook dengan nama @MegaMakcik. ●<strong>Redaksi/Bah</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianpelita.id/hiburan/musik/direstui-raja-dangdut-mega-makcik-siap-suguhkan-nuansa-baru-lagu-nostalgia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Endang S Taurina hingga Mirella Hidupkan “Nada &#038; Rasa” di Golden Boutique Hotel Kemayoran</title>
		<link>https://harianpelita.id/hiburan/musik/endang-s-taurina-hingga-mirella-hidupkan-nada-rasa-di-golden-boutique-hotel-kemayoran/</link>
					<comments>https://harianpelita.id/hiburan/musik/endang-s-taurina-hingga-mirella-hidupkan-nada-rasa-di-golden-boutique-hotel-kemayoran/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 07 Mar 2026 11:41:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Musik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianpelita.id/?p=84899</guid>

					<description><![CDATA[HARIAN PELITA &#8212; Bulan suci Ramadhan 2026 menjadi momen istimewa bagi para pecinta musik nostalgia di Jakarta. Golden Boutique Hotel Kemayoran menghadirkan pengalaman berbuka puasa yang berbeda melalui konsep bertajuk “Nada &#38; Rasa”, sebuah perpaduan antara sajian kuliner premium dan suguhan musik lawas Indonesia yang penuh kenangan, Jumat malam (6/3/2026). Mengusung nuansa nostalgia, panggung hiburan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class='booster-block booster-read-block'></div>
<p class="wp-block-paragraph"><strong>HARIAN PELITA &#8212; </strong>Bulan suci Ramadhan 2026 menjadi momen istimewa bagi para pecinta musik nostalgia di Jakarta. Golden Boutique Hotel Kemayoran menghadirkan pengalaman berbuka puasa yang berbeda melalui konsep bertajuk “Nada &amp; Rasa”, sebuah perpaduan antara sajian kuliner premium dan suguhan musik lawas Indonesia yang penuh kenangan, Jumat malam (6/3/2026).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mengusung nuansa nostalgia, panggung hiburan Ramadhan di hotel ini menghadirkan sejumlah musisi legendaris yang pernah mewarnai era keemasan musik Indonesia. Di antaranya penyanyi ikonik Endang S. Taurina dan Mirella membawakan lagu-lagu hits lawas begitu akrab di telinga penikmat musik Tanah Air.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Suasana berbuka puasa yang semula hangat berubah menjadi syahdu saat alunan lagu-lagu nostalgia mulai mengisi ruangan. Para tamu terlihat larut dalam memori masa lalu, ikut bersenandung bersama sembari menikmati kebersamaan dengan keluarga, sahabat, dan kolega.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penggagas acara, Gandhi S menjelaskan bahwa konsep menghadirkan musisi lawas bukan sekadar hiburan Ramadhan, melainkan upaya menjaga warisan musik Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Bagi generasi senior, ini adalah ruang untuk mengenang masa muda. Sementara bagi generasi muda, ini menjadi perkenalan terhadap kualitas musik evergreen Indonesia yang liriknya penuh makna,” ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain suguhan musik nostalgia, konsep “Rasa” juga menjadi daya tarik utama melalui kurasi menu berbuka puasa yang berlimpah. Tahun ini, Golden Boutique Hotel menghadirkan sajian barbeque (BBQ) sebagai bintang utama menu Ramadhan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Beragam pilihan daging sapi premium, ayam marinasi, hingga hasil laut segar dipanggang langsung melalui konsep live cooking, menghadirkan aroma menggugah selera yang memenuhi area restoran. Konsep BBQ ini dirancang untuk memberikan pengalaman makan yang lebih interaktif sekaligus memanjakan lidah setelah seharian berpuasa.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tak hanya itu, tamu juga dapat menikmati aneka takjil tradisional, hidangan khas Nusantara, hingga beragam pilihan dessert yang melengkapi pengalaman berbuka puasa.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Atmosfer acara semakin terasa istimewa berkat interior klasik hotel yang elegan. Dekorasi panggung minimalis dengan pencahayaan temaram menciptakan suasana intim, membuat setiap penampilan musisi terasa lebih dekat dengan para tamu. ●Redaksi/Satria</p>



<p class="wp-block-paragraph"></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianpelita.id/hiburan/musik/endang-s-taurina-hingga-mirella-hidupkan-nada-rasa-di-golden-boutique-hotel-kemayoran/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Menjaga Nada Negeri: Cita Svara Indonesia Serukan Kedaulatan Musik Nasional Jelang Hari Musik Nasional 2026</title>
		<link>https://harianpelita.id/hiburan/musik/menjaga-nada-negeri-cita-svara-indonesia-serukan-kedaulatan-musik-nasional-jelang-hari-musik-nasional-2026/</link>
					<comments>https://harianpelita.id/hiburan/musik/menjaga-nada-negeri-cita-svara-indonesia-serukan-kedaulatan-musik-nasional-jelang-hari-musik-nasional-2026/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Mar 2026 15:54:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Musik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianpelita.id/?p=84819</guid>

					<description><![CDATA[HARIAN PELITA &#8212; Menjelang peringatan Hari Musik Nasional pada 9 Maret 2026, geliat diskusi tentang masa depan musik Indonesia kembali menguat. Dalam sebuah press gathering digelar Kamis (5/3/2026) di Jakarta, komunitas pelaku industri musik tergabung dalam Cita Svara Indonesia (CSI) menyerukan pentingnya memperkuat kedaulatan musik Indonesia di negeri sendiri. Momentum tahunan ditetapkan melalui Keputusan Presiden [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class='booster-block booster-read-block'></div>
<p class="wp-block-paragraph"><strong>HARIAN PELITA &#8212;</strong> Menjelang peringatan Hari Musik Nasional pada 9 Maret 2026, geliat diskusi tentang masa depan musik Indonesia kembali menguat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam sebuah press gathering digelar Kamis (5/3/2026) di Jakarta, komunitas pelaku industri musik tergabung dalam Cita Svara Indonesia (CSI) menyerukan pentingnya memperkuat kedaulatan musik Indonesia di negeri sendiri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Momentum tahunan ditetapkan melalui Keputusan Presiden Nomor 10 Tahun 2013 oleh Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono itu kini memasuki tahun ke-13 sejak pertama kali diperingati. Bagi para pelaku industri, perayaan ini bukan sekadar seremoni, melainkan pengingat bahwa musik Indonesia memiliki potensi besar sebagai identitas budaya sekaligus kekuatan ekonomi kreatif.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Cita Svara Indonesia memperkenalkan diri kepada publik dengan mengusung tagline “Beda Masa Satu Rasa.” Organisasi ini menghimpun para pelaku musik yang telah lama berkecimpung dalam ekosistem industri, sebagian bahkan telah aktif sejak era 1980–1990-an—sebuah generasi yang menyaksikan langsung transformasi musik Indonesia dari era kaset, CD, hingga streaming digital.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="473" src="https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2026/03/1000105417-1024x473.jpg" alt="" class="wp-image-84821" srcset="https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2026/03/1000105417-1024x473.jpg 1024w, https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2026/03/1000105417-300x139.jpg 300w, https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2026/03/1000105417-768x355.jpg 768w, https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2026/03/1000105417-1536x709.jpg 1536w, https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2026/03/1000105417-2048x946.jpg 2048w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p class="wp-block-paragraph">CSI lahir dari kesadaran kolektif bahwa ekosistem musik nasional membutuhkan ruang kolaborasi yang lebih kuat. Para penggagasnya ingin mendorong terciptanya sinergi sehat antar musisi, produser, hingga pelaku industri kreatif agar musik Indonesia tidak hanya berkembang sebagai ekspresi budaya, tetapi juga sebagai industri yang memiliki daya saing global.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut CSI, keberagaman musik Nusantara merupakan kekuatan yang belum sepenuhnya dimaksimalkan. Dari pop, rock, jazz, hingga kekayaan musik tradisional dari berbagai daerah, semuanya memiliki potensi untuk tampil di panggung dunia. Namun di sisi lain, derasnya arus budaya global menjadi tantangan yang harus diimbangi dengan penguatan identitas musik nasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Karena itu, CSI mendorong lahirnya kemitraan strategis antara pelaku industri musik, komunitas kreatif, dan pemerintah. Tujuannya jelas: memastikan Indonesia tidak hanya menjadi pasar bagi musik internasional, tetapi juga mampu menjadi pemain aktif di pasar global.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Gerakan Cita Svara Indonesia sendiri digagas oleh sejumlah nama yang telah lama berkiprah di dunia musik nasional, antara lain Connie Constantia, Peter Frits Momor, Harry Koko Santoso, Jimmy Turangan, Maria Elizabeth, Lodewiyk Cornelis Ticoalu, Tony TSA, Boetje Tenda, Taraz Bistara, Hendrik Agustinus Siagian, Erby Dwitoro, Oleg Sanchabakhtiar, Setiadi Darmawan, Firdaus Fadlil, dan Gideon Momongan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, Wakil Menteri Kebudayaan Giring Ganesha menilai perkembangan musik Indonesia saat ini semakin dinamis, terutama dengan meningkatnya popularitas lagu-lagu berbahasa daerah di berbagai platform digital.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Sekarang kita tidak pernah membayangkan bahwa di zaman ini justru musik-musik berbahasa daerah memiliki peminat dan jumlah penonton yang luar biasa besar,” ujar Giring.<br>Ia mencontohkan bagaimana genre seperti campursari dan koplo mampu meraih puluhan hingga ratusan juta penonton di platform streaming seperti YouTube dan Spotify. Fenomena ini menunjukkan bahwa identitas lokal justru memiliki daya tarik kuat di era digital.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya, musisi masa kini juga dituntut memiliki kemampuan yang lebih luas. Tidak hanya menciptakan karya, tetapi juga memahami bisnis musik, membangun storytelling, mengelola media sosial, hingga menciptakan identitas artistik yang kuat. ●<strong>Redaksi/Satria</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianpelita.id/hiburan/musik/menjaga-nada-negeri-cita-svara-indonesia-serukan-kedaulatan-musik-nasional-jelang-hari-musik-nasional-2026/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Icha Yang Meriahkan Cap Go Meh 2026 di Jakarta, Komunitas BTN Tutup Rangkaian Imlek dengan Harmoni Lintas Agama</title>
		<link>https://harianpelita.id/hiburan/musik/icha-yang-meriahkan-cap-go-meh-2026-di-jakarta-komunitas-btn-tutup-rangkaian-imlek-dengan-harmoni-lintas-agama/</link>
					<comments>https://harianpelita.id/hiburan/musik/icha-yang-meriahkan-cap-go-meh-2026-di-jakarta-komunitas-btn-tutup-rangkaian-imlek-dengan-harmoni-lintas-agama/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Mar 2026 06:23:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Musik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianpelita.id/?p=84684</guid>

					<description><![CDATA[HARIAN PELITA &#8212; Penyanyi multitalenta Icha Yang memeriahkan perayaan Cap Go Meh 2026 di Jakarta digelar Komunitas BTN, Minggu 1 Maret 2026. Acara berlangsung di kawasan Mangga Dua itu menjadi penutup resmi rangkaian Tahun Baru Imlek dengan suasana penuh warna dan kebersamaan lintas generasi. Perayaan Cap Go Meh hari ke-15 setelah Imlek dikenal sebagai puncak [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class='booster-block booster-read-block'></div>
<p class="wp-block-paragraph"><strong>HARIAN PELITA &#8212; </strong>Penyanyi multitalenta Icha Yang memeriahkan perayaan Cap Go Meh 2026 di Jakarta digelar Komunitas BTN, Minggu 1 Maret 2026.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Acara berlangsung di kawasan Mangga Dua itu menjadi penutup resmi rangkaian Tahun Baru Imlek dengan suasana penuh warna dan kebersamaan lintas generasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perayaan Cap Go Meh hari ke-15 setelah Imlek dikenal sebagai puncak sekaligus penutup Tahun Baru Tionghoa. Tahun ini terasa istimewa karena waktunya berdekatan dengan Ramadan, menghadirkan harmoni dua tradisi besar yang berjalan berdampingan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sejak awal acara, lagu-lagu Mandarin lawas menggema dan menghidupkan nostalgia para tamu yang didominasi warga Tionghoa lintas usia. Suasana hangat tercipta di ruangan yang intim, ketika para hadirin bernyanyi bersama dan saling berangkulan.</p>



<figure class="wp-block-image size-full"><img loading="lazy" decoding="async" width="983" height="738" src="https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2026/03/1000103816.jpg" alt="" class="wp-image-84687" srcset="https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2026/03/1000103816.jpg 983w, https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2026/03/1000103816-300x225.jpg 300w, https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2026/03/1000103816-768x577.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 983px) 100vw, 983px" /></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Sejumlah tokoh lintas agama dan figur publik turut hadir, di antaranya musisi sekaligus budayawan Eros Djarot serta penyanyi senior Noerma Yunita. Kehadiran mereka memperkuat pesan persaudaraan dalam perayaan tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di atas panggung, Icha Yang sempat mencairkan suasana saat mengaku sempat “ngeblank” menyebut nama acara. “Ini Cap Go Meh ya? Penutupan Imlek,” ujarnya sambil tertawa disambut sorakan meriah hadirin.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia mengaku tampil lebih santai karena acara bersifat komunitas. “Kita nyanyi bareng, seru-seruan aja. Semua harus bahagia,” katanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Icha membawakan sejumlah lagu populer seperti Lai Lai Guo Xin Nian, Xiang Jian Hen Wan, Lei Hai, Phie Jiu, hingga Peng You, yang dinyanyikan bersama para tamu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia juga berbagi cerita mengenai kegiatannya di Tiongkok, termasuk membuat video musik di sejumlah lokasi saat kunjungan tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebagai penutup, Icha menyebut agenda Cap Go Meh berikutnya akan digelar pada 3 Maret 2026 di kawasan Candi Borobudur. ●<strong>Redaksi/Sat</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph"></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianpelita.id/hiburan/musik/icha-yang-meriahkan-cap-go-meh-2026-di-jakarta-komunitas-btn-tutup-rangkaian-imlek-dengan-harmoni-lintas-agama/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
