<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Musik &#8211; Harian Pelita</title>
	<atom:link href="https://harianpelita.id/category/hiburan/musik/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://harianpelita.id</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Sun, 26 Apr 2026 01:53:11 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>
	<item>
		<title>Direstui Raja Dangdut, Mega Makcik Siap Suguhkan Nuansa Baru Lagu Nostalgia</title>
		<link>https://harianpelita.id/hiburan/musik/direstui-raja-dangdut-mega-makcik-siap-suguhkan-nuansa-baru-lagu-nostalgia/</link>
					<comments>https://harianpelita.id/hiburan/musik/direstui-raja-dangdut-mega-makcik-siap-suguhkan-nuansa-baru-lagu-nostalgia/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 26 Apr 2026 01:53:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Musik]]></category>
		<category><![CDATA[Musik Anak Anak]]></category>
		<category><![CDATA[Musik Indomesia]]></category>
		<category><![CDATA[Musik Nasional]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianpelita.id/?p=86884</guid>

					<description><![CDATA[HARIAN PELITA &#8212;  Tinggal di Singapura, penyanyi dangdut asal Riau, Mega Makcik datang melakukan silaturahmi dengan Raja Dangdut, Rhoma Irama, di markas sekaligus Studio Soneta di kawasan Tole Iskandar, Depok, Jawa Barat. Kunjungannya menjadi langkah penting perjalanan karier Mega Makcik. Selain sebagai penyanyi dan produser, Mega makcik juga memiliki label perusahaan sendiri dengan nama Mega [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class='booster-block booster-read-block'></div>
<p><strong>HARIAN PELITA &#8212;  </strong>Tinggal di Singapura, penyanyi dangdut asal Riau, Mega Makcik datang melakukan silaturahmi dengan Raja Dangdut, Rhoma Irama, di markas sekaligus Studio Soneta di kawasan Tole Iskandar, Depok, Jawa Barat.</p>



<p>Kunjungannya menjadi langkah penting perjalanan karier Mega Makcik. Selain sebagai penyanyi dan produser, Mega makcik juga memiliki label perusahaan sendiri dengan nama Mega Makcik official yang menaungi serta menjembatani penyanyi-penyanyi baru yang ingin meniti karir di dunia musik.</p>



<p>Penyanyi yang dikenal dengan karakter vokal khas dan cengkok Melayu yang kuat, itu mengaku menjadikan Rhoma Irama sebagai panutan sekaligus inspirasi dalam karir bermusiknya.</p>



<p>Pertemuan berlangsung hangat penuh kekeluargaan layaknya seorang anak berkunjung ke orang tua, Mega Makcik bersilaturahmi sekaligus meminta izin untuk membawakan lagu-lagu legendaris ciptaan Rhoma Irama.</p>



<p>“Alhamdulillah saya diterima dengan sangat baik, bahkan diizinkan untuk membawakan lagu-lagu beliau,” ujar Mega Makcik, melalui keterangannya Sabtu, (25/4/2026).</p>



<p>Meski telah mengantongi izin, Mega Makcik belum mengungkap apa judul lagu yang akan ia bawakan. Ia sengaja menyimpan hal tersebut sebagai kejutan bagi para penggemarnya.</p>



<p>&#8220;Masih rahasia, biar jadi kejutan buat para penggemar,” tambahnya.</p>



<p>Ia juga mengungkapkan bahwa pertemuan tersebut terasa sangat spesial karena terjalin suasana akrab layaknya hubungan antara anak dan ayah. Momen tersebut menjadi pengalaman berharga yang semakin memotivasi dirinya untuk terus berkarya di industri musik dangdut.</p>



<p>Lebih jauh, Mega Makcik berharap dapat menghadirkan warna baru di belantika musik dangdut Tanah Air melalui interpretasinya terhadap karya-karya klasik. Menurutnya, saat ini banyak lagu dangdut yang cenderung instan dan hanya mengejar popularitas sesaat.</p>



<p>“Harapan saya, lagu-lagu ini bisa kembali menghidupkan kualitas dangdut yang kuat secara lirik dan musikalitas, tidak hanya sekadar viral,” tuturnya.</p>



<p>Dengan langkah ini, Mega Makcik optimistis dapat memperluas jangkauan pendengarnya sekaligus memperkenalkan kembali lagu-lagu legendaris kepada generasi muda.</p>



<p>Untuk mengikuti perkembangan terbaru dan berbagai kontennya, penggemar dapat mengunjungi akun Instagram, tiktok dan Facebook dengan nama @MegaMakcik. ●<strong>Redaksi/Bah</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianpelita.id/hiburan/musik/direstui-raja-dangdut-mega-makcik-siap-suguhkan-nuansa-baru-lagu-nostalgia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Endang S Taurina hingga Mirella Hidupkan “Nada &#038; Rasa” di Golden Boutique Hotel Kemayoran</title>
		<link>https://harianpelita.id/hiburan/musik/endang-s-taurina-hingga-mirella-hidupkan-nada-rasa-di-golden-boutique-hotel-kemayoran/</link>
					<comments>https://harianpelita.id/hiburan/musik/endang-s-taurina-hingga-mirella-hidupkan-nada-rasa-di-golden-boutique-hotel-kemayoran/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 07 Mar 2026 11:41:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Musik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianpelita.id/?p=84899</guid>

					<description><![CDATA[HARIAN PELITA &#8212; Bulan suci Ramadhan 2026 menjadi momen istimewa bagi para pecinta musik nostalgia di Jakarta. Golden Boutique Hotel Kemayoran menghadirkan pengalaman berbuka puasa yang berbeda melalui konsep bertajuk “Nada &#38; Rasa”, sebuah perpaduan antara sajian kuliner premium dan suguhan musik lawas Indonesia yang penuh kenangan, Jumat malam (6/3/2026). Mengusung nuansa nostalgia, panggung hiburan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class='booster-block booster-read-block'></div>
<p><strong>HARIAN PELITA &#8212; </strong>Bulan suci Ramadhan 2026 menjadi momen istimewa bagi para pecinta musik nostalgia di Jakarta. Golden Boutique Hotel Kemayoran menghadirkan pengalaman berbuka puasa yang berbeda melalui konsep bertajuk “Nada &amp; Rasa”, sebuah perpaduan antara sajian kuliner premium dan suguhan musik lawas Indonesia yang penuh kenangan, Jumat malam (6/3/2026).</p>



<p>Mengusung nuansa nostalgia, panggung hiburan Ramadhan di hotel ini menghadirkan sejumlah musisi legendaris yang pernah mewarnai era keemasan musik Indonesia. Di antaranya penyanyi ikonik Endang S. Taurina dan Mirella membawakan lagu-lagu hits lawas begitu akrab di telinga penikmat musik Tanah Air.</p>



<p>Suasana berbuka puasa yang semula hangat berubah menjadi syahdu saat alunan lagu-lagu nostalgia mulai mengisi ruangan. Para tamu terlihat larut dalam memori masa lalu, ikut bersenandung bersama sembari menikmati kebersamaan dengan keluarga, sahabat, dan kolega.</p>



<p>Penggagas acara, Gandhi S menjelaskan bahwa konsep menghadirkan musisi lawas bukan sekadar hiburan Ramadhan, melainkan upaya menjaga warisan musik Indonesia.</p>



<p>“Bagi generasi senior, ini adalah ruang untuk mengenang masa muda. Sementara bagi generasi muda, ini menjadi perkenalan terhadap kualitas musik evergreen Indonesia yang liriknya penuh makna,” ujarnya.</p>



<p>Selain suguhan musik nostalgia, konsep “Rasa” juga menjadi daya tarik utama melalui kurasi menu berbuka puasa yang berlimpah. Tahun ini, Golden Boutique Hotel menghadirkan sajian barbeque (BBQ) sebagai bintang utama menu Ramadhan.</p>



<p>Beragam pilihan daging sapi premium, ayam marinasi, hingga hasil laut segar dipanggang langsung melalui konsep live cooking, menghadirkan aroma menggugah selera yang memenuhi area restoran. Konsep BBQ ini dirancang untuk memberikan pengalaman makan yang lebih interaktif sekaligus memanjakan lidah setelah seharian berpuasa.</p>



<p>Tak hanya itu, tamu juga dapat menikmati aneka takjil tradisional, hidangan khas Nusantara, hingga beragam pilihan dessert yang melengkapi pengalaman berbuka puasa.</p>



<p>Atmosfer acara semakin terasa istimewa berkat interior klasik hotel yang elegan. Dekorasi panggung minimalis dengan pencahayaan temaram menciptakan suasana intim, membuat setiap penampilan musisi terasa lebih dekat dengan para tamu. ●Redaksi/Satria</p>



<p></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianpelita.id/hiburan/musik/endang-s-taurina-hingga-mirella-hidupkan-nada-rasa-di-golden-boutique-hotel-kemayoran/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Menjaga Nada Negeri: Cita Svara Indonesia Serukan Kedaulatan Musik Nasional Jelang Hari Musik Nasional 2026</title>
		<link>https://harianpelita.id/hiburan/musik/menjaga-nada-negeri-cita-svara-indonesia-serukan-kedaulatan-musik-nasional-jelang-hari-musik-nasional-2026/</link>
					<comments>https://harianpelita.id/hiburan/musik/menjaga-nada-negeri-cita-svara-indonesia-serukan-kedaulatan-musik-nasional-jelang-hari-musik-nasional-2026/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Mar 2026 15:54:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Musik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianpelita.id/?p=84819</guid>

					<description><![CDATA[HARIAN PELITA &#8212; Menjelang peringatan Hari Musik Nasional pada 9 Maret 2026, geliat diskusi tentang masa depan musik Indonesia kembali menguat. Dalam sebuah press gathering digelar Kamis (5/3/2026) di Jakarta, komunitas pelaku industri musik tergabung dalam Cita Svara Indonesia (CSI) menyerukan pentingnya memperkuat kedaulatan musik Indonesia di negeri sendiri. Momentum tahunan ditetapkan melalui Keputusan Presiden [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class='booster-block booster-read-block'></div>
<p><strong>HARIAN PELITA &#8212;</strong> Menjelang peringatan Hari Musik Nasional pada 9 Maret 2026, geliat diskusi tentang masa depan musik Indonesia kembali menguat.</p>



<p>Dalam sebuah press gathering digelar Kamis (5/3/2026) di Jakarta, komunitas pelaku industri musik tergabung dalam Cita Svara Indonesia (CSI) menyerukan pentingnya memperkuat kedaulatan musik Indonesia di negeri sendiri.</p>



<p>Momentum tahunan ditetapkan melalui Keputusan Presiden Nomor 10 Tahun 2013 oleh Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono itu kini memasuki tahun ke-13 sejak pertama kali diperingati. Bagi para pelaku industri, perayaan ini bukan sekadar seremoni, melainkan pengingat bahwa musik Indonesia memiliki potensi besar sebagai identitas budaya sekaligus kekuatan ekonomi kreatif.</p>



<p>Cita Svara Indonesia memperkenalkan diri kepada publik dengan mengusung tagline “Beda Masa Satu Rasa.” Organisasi ini menghimpun para pelaku musik yang telah lama berkecimpung dalam ekosistem industri, sebagian bahkan telah aktif sejak era 1980–1990-an—sebuah generasi yang menyaksikan langsung transformasi musik Indonesia dari era kaset, CD, hingga streaming digital.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1024" height="473" src="https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2026/03/1000105417-1024x473.jpg" alt="" class="wp-image-84821" srcset="https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2026/03/1000105417-1024x473.jpg 1024w, https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2026/03/1000105417-300x139.jpg 300w, https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2026/03/1000105417-768x355.jpg 768w, https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2026/03/1000105417-1536x709.jpg 1536w, https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2026/03/1000105417-2048x946.jpg 2048w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>CSI lahir dari kesadaran kolektif bahwa ekosistem musik nasional membutuhkan ruang kolaborasi yang lebih kuat. Para penggagasnya ingin mendorong terciptanya sinergi sehat antar musisi, produser, hingga pelaku industri kreatif agar musik Indonesia tidak hanya berkembang sebagai ekspresi budaya, tetapi juga sebagai industri yang memiliki daya saing global.</p>



<p>Menurut CSI, keberagaman musik Nusantara merupakan kekuatan yang belum sepenuhnya dimaksimalkan. Dari pop, rock, jazz, hingga kekayaan musik tradisional dari berbagai daerah, semuanya memiliki potensi untuk tampil di panggung dunia. Namun di sisi lain, derasnya arus budaya global menjadi tantangan yang harus diimbangi dengan penguatan identitas musik nasional.</p>



<p>Karena itu, CSI mendorong lahirnya kemitraan strategis antara pelaku industri musik, komunitas kreatif, dan pemerintah. Tujuannya jelas: memastikan Indonesia tidak hanya menjadi pasar bagi musik internasional, tetapi juga mampu menjadi pemain aktif di pasar global.</p>



<p>Gerakan Cita Svara Indonesia sendiri digagas oleh sejumlah nama yang telah lama berkiprah di dunia musik nasional, antara lain Connie Constantia, Peter Frits Momor, Harry Koko Santoso, Jimmy Turangan, Maria Elizabeth, Lodewiyk Cornelis Ticoalu, Tony TSA, Boetje Tenda, Taraz Bistara, Hendrik Agustinus Siagian, Erby Dwitoro, Oleg Sanchabakhtiar, Setiadi Darmawan, Firdaus Fadlil, dan Gideon Momongan.</p>



<p>Sementara itu, Wakil Menteri Kebudayaan Giring Ganesha menilai perkembangan musik Indonesia saat ini semakin dinamis, terutama dengan meningkatnya popularitas lagu-lagu berbahasa daerah di berbagai platform digital.</p>



<p>“Sekarang kita tidak pernah membayangkan bahwa di zaman ini justru musik-musik berbahasa daerah memiliki peminat dan jumlah penonton yang luar biasa besar,” ujar Giring.<br>Ia mencontohkan bagaimana genre seperti campursari dan koplo mampu meraih puluhan hingga ratusan juta penonton di platform streaming seperti YouTube dan Spotify. Fenomena ini menunjukkan bahwa identitas lokal justru memiliki daya tarik kuat di era digital.</p>



<p>Menurutnya, musisi masa kini juga dituntut memiliki kemampuan yang lebih luas. Tidak hanya menciptakan karya, tetapi juga memahami bisnis musik, membangun storytelling, mengelola media sosial, hingga menciptakan identitas artistik yang kuat. ●<strong>Redaksi/Satria</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianpelita.id/hiburan/musik/menjaga-nada-negeri-cita-svara-indonesia-serukan-kedaulatan-musik-nasional-jelang-hari-musik-nasional-2026/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Icha Yang Meriahkan Cap Go Meh 2026 di Jakarta, Komunitas BTN Tutup Rangkaian Imlek dengan Harmoni Lintas Agama</title>
		<link>https://harianpelita.id/hiburan/musik/icha-yang-meriahkan-cap-go-meh-2026-di-jakarta-komunitas-btn-tutup-rangkaian-imlek-dengan-harmoni-lintas-agama/</link>
					<comments>https://harianpelita.id/hiburan/musik/icha-yang-meriahkan-cap-go-meh-2026-di-jakarta-komunitas-btn-tutup-rangkaian-imlek-dengan-harmoni-lintas-agama/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Mar 2026 06:23:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Musik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianpelita.id/?p=84684</guid>

					<description><![CDATA[HARIAN PELITA &#8212; Penyanyi multitalenta Icha Yang memeriahkan perayaan Cap Go Meh 2026 di Jakarta digelar Komunitas BTN, Minggu 1 Maret 2026. Acara berlangsung di kawasan Mangga Dua itu menjadi penutup resmi rangkaian Tahun Baru Imlek dengan suasana penuh warna dan kebersamaan lintas generasi. Perayaan Cap Go Meh hari ke-15 setelah Imlek dikenal sebagai puncak [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class='booster-block booster-read-block'></div>
<p><strong>HARIAN PELITA &#8212; </strong>Penyanyi multitalenta Icha Yang memeriahkan perayaan Cap Go Meh 2026 di Jakarta digelar Komunitas BTN, Minggu 1 Maret 2026.</p>



<p>Acara berlangsung di kawasan Mangga Dua itu menjadi penutup resmi rangkaian Tahun Baru Imlek dengan suasana penuh warna dan kebersamaan lintas generasi.</p>



<p>Perayaan Cap Go Meh hari ke-15 setelah Imlek dikenal sebagai puncak sekaligus penutup Tahun Baru Tionghoa. Tahun ini terasa istimewa karena waktunya berdekatan dengan Ramadan, menghadirkan harmoni dua tradisi besar yang berjalan berdampingan.</p>



<p>Sejak awal acara, lagu-lagu Mandarin lawas menggema dan menghidupkan nostalgia para tamu yang didominasi warga Tionghoa lintas usia. Suasana hangat tercipta di ruangan yang intim, ketika para hadirin bernyanyi bersama dan saling berangkulan.</p>



<figure class="wp-block-image size-full"><img decoding="async" width="983" height="738" src="https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2026/03/1000103816.jpg" alt="" class="wp-image-84687" srcset="https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2026/03/1000103816.jpg 983w, https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2026/03/1000103816-300x225.jpg 300w, https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2026/03/1000103816-768x577.jpg 768w" sizes="(max-width: 983px) 100vw, 983px" /></figure>



<p>Sejumlah tokoh lintas agama dan figur publik turut hadir, di antaranya musisi sekaligus budayawan Eros Djarot serta penyanyi senior Noerma Yunita. Kehadiran mereka memperkuat pesan persaudaraan dalam perayaan tersebut.</p>



<p>Di atas panggung, Icha Yang sempat mencairkan suasana saat mengaku sempat “ngeblank” menyebut nama acara. “Ini Cap Go Meh ya? Penutupan Imlek,” ujarnya sambil tertawa disambut sorakan meriah hadirin.</p>



<p>Ia mengaku tampil lebih santai karena acara bersifat komunitas. “Kita nyanyi bareng, seru-seruan aja. Semua harus bahagia,” katanya.</p>



<p>Icha membawakan sejumlah lagu populer seperti Lai Lai Guo Xin Nian, Xiang Jian Hen Wan, Lei Hai, Phie Jiu, hingga Peng You, yang dinyanyikan bersama para tamu.</p>



<p>Ia juga berbagi cerita mengenai kegiatannya di Tiongkok, termasuk membuat video musik di sejumlah lokasi saat kunjungan tersebut.</p>



<p>Sebagai penutup, Icha menyebut agenda Cap Go Meh berikutnya akan digelar pada 3 Maret 2026 di kawasan Candi Borobudur. ●<strong>Redaksi/Sat</strong></p>



<p></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianpelita.id/hiburan/musik/icha-yang-meriahkan-cap-go-meh-2026-di-jakarta-komunitas-btn-tutup-rangkaian-imlek-dengan-harmoni-lintas-agama/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Aksi Icha Yang di Bundaran HI 7 Lagu Bikin Harmoni Imlek Nusantara 2026 Membara</title>
		<link>https://harianpelita.id/hiburan/musik/aksi-icha-yang-di-bundaran-hi-7-lagu-bikin-harmoni-imlek-nusantara-2026-membara/</link>
					<comments>https://harianpelita.id/hiburan/musik/aksi-icha-yang-di-bundaran-hi-7-lagu-bikin-harmoni-imlek-nusantara-2026-membara/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 15 Feb 2026 21:12:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Musik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianpelita.id/?p=84217</guid>

					<description><![CDATA[HARIAN PELITA &#8212; Penyanyi Mandarin Icha Yang sukses mengguncang panggung terbuka dalam perayaan Harmoni Imlek Nusantara 2026 digelar di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Minggu (15/3/2026) malam. Ribuan warga memadati jantung ibu kota untuk menyaksikan penampilan energik sang penyanyi yang membawakan tujuh lagu penuh semangat. Sejak lagu pertama berkumandang, atmosfer perayaan langsung terasa membara. Penonton lintas [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class='booster-block booster-read-block'></div>
<p><strong>HARIAN PELITA &#8212; </strong>Penyanyi Mandarin Icha Yang sukses mengguncang panggung terbuka dalam perayaan Harmoni Imlek Nusantara 2026 digelar di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Minggu (15/3/2026) malam.</p>



<p>Ribuan warga memadati jantung ibu kota untuk menyaksikan penampilan energik sang penyanyi yang membawakan tujuh lagu penuh semangat.</p>



<p>Sejak lagu pertama berkumandang, atmosfer perayaan langsung terasa membara. Penonton lintas generasi tampak larut dalam alunan musik yang dibawakan Icha. Tak hanya para penggemar setianya, masyarakat yang tengah menikmati suasana malam di pusat kota pun ikut berhenti, mengabadikan momen, hingga bernyanyi bersama.</p>



<figure class="wp-block-gallery has-nested-images columns-default is-cropped wp-block-gallery-1 is-layout-flex wp-block-gallery-is-layout-flex">
<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="720" height="664" data-id="84220" src="https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2026/02/1000097654.jpg" alt="" class="wp-image-84220" srcset="https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2026/02/1000097654.jpg 720w, https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2026/02/1000097654-300x277.jpg 300w" sizes="(max-width: 720px) 100vw, 720px" /></figure>
</figure>



<p>Kehadiran Icha menjadi magnet tersendiri dalam perayaan Imlek tahun ini. Ia tak hanya membawakan lagu-lagu berbahasa Mandarin, tetapi juga menyelipkan sejumlah lagu populer yang akrab di telinga masyarakat umum. Strategi itu sukses menciptakan suasana inklusif, membuat seluruh pengunjung merasa menjadi bagian dari kemeriahan.</p>



<p>“Tujuannya supaya teman-teman yang tidak merayakan Imlek juga bisa ikut merasakan suasana bahagia. Jadi setengah lagu yang dibawakan bukan lagu Mandarin, supaya mereka juga bisa ikut bernyanyi bersama,” ujar Icha di sela-sela acara.</p>



<p>Konsep panggung terbuka di ruang publik memberikan pengalaman berbeda bagi Icha. Ia mengaku merindukan momen tampil di hadapan penonton yang beragam, mulai dari anak-anak hingga orang tua yang datang bersama keluarga.</p>



<p>“Kalau di indoor biasanya komunitas tertentu saja. Tapi di outdoor semua datang—bapak, ibu, anak muda—bercampur jadi satu. Lihat penonton yang antusias rasanya kangen sekali,” katanya.</p>



<p>Penampilan Icha menjadi salah satu sorotan utama dalam rangkaian acara Harmoni Imlek Nusantara. Selain konser musik, perayaan ini juga menghadirkan pertunjukan seni tradisional serta ragam kuliner khas Imlek yang dapat dinikmati masyarakat secara terbuka dan gratis.</p>



<p>Icha pun menyampaikan harapannya di tahun Kuda agar kebersamaan dan kebahagiaan terus terjaga.</p>



<p>“Harapannya di tahun Kuda ini semoga kita semua panjang umur, sehat, dan rezekinya dilancarkan. Yang penting penonton happy, saya juga happy,” tuturnya. ●<strong>Redaksi/Satria</strong></p>



<p></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianpelita.id/hiburan/musik/aksi-icha-yang-di-bundaran-hi-7-lagu-bikin-harmoni-imlek-nusantara-2026-membara/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Wajudkan Pesan Almarhum Kakak, Mario Penang Siap Rilis Single Religi &#8216;PengampunanMu&#8217;</title>
		<link>https://harianpelita.id/hiburan/musik/wajudkan-pesan-almarhum-kakak-mario-penang-siap-rilis-single-religi-pengampunanmu/</link>
					<comments>https://harianpelita.id/hiburan/musik/wajudkan-pesan-almarhum-kakak-mario-penang-siap-rilis-single-religi-pengampunanmu/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 31 Jan 2026 09:10:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Musik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianpelita.id/?p=83627</guid>

					<description><![CDATA[HARIAN PELITA &#8212; Mario Penang, penyanyi dangdut asal Malaysia dikenal melalui lagu &#8220;Goyang Telepon&#8221;, &#8220;Kepo&#8221;, &#8220;Goyang Bro&#8221; dan &#8220;Darling&#8221; ini siap merilis single religi berjudul &#8216;PengampunanMu&#8217;. Menurut rencana, karya ciptaan Komposer Joe Thunder ini akan diluncurkan melalui stasiun radio di seluruh Indonesia dan Malaysia pada awal Ramadan 1447 H/2026 M. Single perdana &#8216;PengampunanMu&#8217; disebut akan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class='booster-block booster-read-block'></div>
<p><strong>HARIAN PELITA &#8212; </strong>Mario Penang, penyanyi dangdut asal Malaysia dikenal melalui lagu &#8220;Goyang Telepon&#8221;, &#8220;Kepo&#8221;, &#8220;Goyang Bro&#8221; dan &#8220;Darling&#8221; ini siap merilis single religi berjudul &#8216;PengampunanMu&#8217;.</p>



<p>Menurut rencana, karya ciptaan Komposer Joe Thunder ini akan diluncurkan melalui stasiun radio di seluruh Indonesia dan Malaysia pada awal Ramadan 1447 H/2026 M.</p>



<p>Single perdana &#8216;PengampunanMu&#8217; disebut akan berbeda dan menjadi spesial dibanding lagu yang dinyanyikan Mario Penang sebelumnya di industri musik.</p>



<p>&nbsp;Lagu ini juga diproyeksikan sebagai jenre anthem penyemangat baru bagi dirinya yang akan ditularkan melalui masyarakat pendengar kaum muslimin dan muslimat dalam perjalanan spiritual ibadah.</p>



<p>Penyanyi yang populer dengan goyangan khas &#8220;Goyang Telpon&#8221; itu mengatakan latar belakang single tersebut berasal dari pesan sang Kakak, Anwar sebelum menghembuskan nafas terakhirnya. Sehingga Mario ingin mewujudkan keinginan sang kakak sebagai penghormatan sekaligus untuk introspeksi dirinya.</p>



<p>Dalam lirik lagunya Mario mengatakan, single &#8216;PengampunanMu&#8217; merupakan karya single religi pertama sekaligus perdananya bergenre pop.</p>



<p>“In Syaa Allah single religi ini akan menjadi introspeksi diri saya untuk menjadi manusia yang lebih baik lagi dalam menjalankan ibadah kepada sang khaliq. Single tersebut terinspirasi dari sang kakak sebelum meninggal dunia. Dia berpesan, &#8216;coba dong membawakan lagu religi sekali-kali&#8217;,&#8221; ucap Mario usai ambil suara di studio musik dikawasan Jalan Kemanggisan, Jakarta Pusat, Jumat, (30/1/2026) malam.</p>



<p>Single &#8216;PengampunanMu&#8217; berkisah tentang keinginan seorang hamba yang ingin melakukan pertaubatan atas perjanan hidup ibadahnya terhadap sang Khaliq dengan harapan bisa diikuti oleh masyarakat pendengarnya.</p>



<p>&#8220;Semoga lagu ini menambah tekad muslimin dan muslimat untuk memohon pengampunan, pertaubatan sekaligus introspeksi diri dan berusaha lebih baik lagi dalam melaksanakan ibadahnya,” harap Mario.</p>



<p>Mario mengaku bahwa meski proses penciptaan lirik lagu dan ambil suara, dirinya tidak mengalami kesulitan. Mario mengatakan proses pembuatan lirik dan musiknya diciptakan dalam waktu 2 (dua) hari. Baginya sebuah karya jika dilakukan oleh ahlinya maka bisa tercipta dengan baik dan indah. ●<strong>Redaksi/Bah</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianpelita.id/hiburan/musik/wajudkan-pesan-almarhum-kakak-mario-penang-siap-rilis-single-religi-pengampunanmu/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Lissa V Go International! Dangdut Ambyaran Menggema di Mega Wedding</title>
		<link>https://harianpelita.id/hiburan/musik/lissa-v-go-international-dangdut-ambyaran-menggema-di-mega-wedding/</link>
					<comments>https://harianpelita.id/hiburan/musik/lissa-v-go-international-dangdut-ambyaran-menggema-di-mega-wedding/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 22 Jan 2026 01:28:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Musik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianpelita.id/?p=83263</guid>

					<description><![CDATA[HARIAN PELITA SINGAPURA &#8212; Nama Lissa V kembali mencuri perhatian publik. Penyanyi dangdut Tanah Air yang juga berprofesi sebagai pengacara ini sukses melebarkan sayap ke panggung internasional dengan tampil dalam ajang Mega Wedding yang digelar di Singapore Expo, Singapura. Keterlibatan Lissa V dalam acara prestisius tersebut berawal dari undangan khusus pihak Wedding Expo yang bekerja [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class='booster-block booster-read-block'></div>
<p><strong>HARIAN PELITA SINGAPURA &#8212; </strong>Nama Lissa V kembali mencuri perhatian publik. Penyanyi dangdut Tanah Air yang juga berprofesi sebagai pengacara ini sukses melebarkan sayap ke panggung internasional dengan tampil dalam ajang Mega Wedding yang digelar di Singapore Expo, Singapura.</p>



<p>Keterlibatan Lissa V dalam acara prestisius tersebut berawal dari undangan khusus pihak Wedding Expo yang bekerja sama dengan Intermodel Jakarta di bawah pimpinan Jefri Syaiful.</p>



<p>Kesempatan tersebut menjadi momentum penting dalam perjalanan karier musik Lissa V, sekaligus menandai langkah seriusnya menembus pasar internasional.<br>Dalam penampilannya, Lissa V membawakan dua lagu andalan yang sukses menghidupkan suasana.</p>



<p>Lagu pertama, Kelingan Mantan, merupakan single terbarunya ciptaan Irul, komposer yang juga dikenal lewat karya-karya populer di industri dangdut nasional.</p>



<p>Sementara lagu kedua, Ngapurane Awakku, memiliki nilai personal karena diciptakan berdasarkan pengalaman hidupnya sendiri.</p>



<p>“Makna pentingnya adalah bisa bersentuhan langsung dengan fans di sana.</p>



<p>Lagu kedua Ngapurane Awakku saya ciptakan sendiri berdasarkan pengalaman pribadi, dibantu Rag/BT,” ujar Lissa V, pada siaran pers, Rabu (22/1/2026).</p>



<p>●<strong>Sambutan hangat penonton Asia</strong><br>Penampilan Lissa V mendapat sambutan hangat dari penonton lintas negara Asia yang memadati arena. Dangdut dengan sentuhan Ambyaran yang dibawakannya terbukti mampu memikat audiens internasional.</p>



<p>Strategi musikal dengan menyesuaikan tren yang sedang digemari di Asia menjadi kunci keberhasilannya di atas panggung.<br>Lissa V juga menjelaskan bahwa lagu Kelingan Mantan mengalami proses aransemen ulang pada 2025 oleh Irul, dikombinasikan dengan warna Ambyaran dan dirilis ulang bersama beberapa single lainnya.</p>



<p>“Lagu ini dijahit dengan single Tampar Aku Mas, Sayang, dan Kehilangan, sehingga menjadi mini album versi Ambyaran yang kini bisa dinikmati di platform digital di Indonesia,” jelasnya.</p>



<p>●<strong>Penyanyi sekaligus pengacara</strong><br>Tak hanya dikenal sebagai penyanyi, Lissa V juga menuai apresiasi karena mampu menyeimbangkan karier di dunia hukum dan hiburan. Menjalani profesi sebagai pengacara dinilainya justru memberi keuntungan tersendiri dalam industri musik.</p>



<p>“Profesi pengacara sangat membantu, terutama terkait hak cipta, royalti, dan kontrak kerja di dunia musik,” katanya. ●<strong>Redaksi/Satria</strong></p>



<p></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianpelita.id/hiburan/musik/lissa-v-go-international-dangdut-ambyaran-menggema-di-mega-wedding/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Trio Kuda Rilis Album Perdana “Thrash Blues” Perpaduan Blues dan Thrash Metal</title>
		<link>https://harianpelita.id/hiburan/musik/trio-kuda-rilis-album-perdana-thrash-blues-perpaduan-blues-dan-thrash-metal/</link>
					<comments>https://harianpelita.id/hiburan/musik/trio-kuda-rilis-album-perdana-thrash-blues-perpaduan-blues-dan-thrash-metal/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 08 Nov 2025 05:26:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Musik]]></category>
		<category><![CDATA[Musik Indomesia]]></category>
		<category><![CDATA[Musik Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Musik Rock]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianpelita.id/?p=80287</guid>

					<description><![CDATA[HARIAN PELITA &#8212; Trio Kuda, unit musik asal Jakarta dikenal dengan gaya ekstrem dan eksperimental, resmi merilis album penuh perdana bertajuk Thrash Blues pada Jumat, 7 November 2025 di bawah naungan Blues One Records. Album ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan band digawangi Anov Blues One, Reza Arfandy, dan Sastra Cipta Abyad, tiga musisi yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class='booster-block booster-read-block'></div>
<p><strong>HARIAN PELITA &#8212;</strong> Trio Kuda, unit musik asal Jakarta dikenal dengan gaya ekstrem dan eksperimental, resmi merilis album penuh perdana bertajuk Thrash Blues pada Jumat, 7 November 2025 di bawah naungan Blues One Records.</p>



<p>Album ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan band digawangi Anov Blues One, Reza Arfandy, dan Sastra Cipta Abyad, tiga musisi yang menolak tunduk pada pakem industri musik konvensional.</p>



<p>Berisi tujuh lagu, “<strong><em>Welcome”, “Sikat!”, “Killing Zone”, “Stay Alive”, “Satisfaction”, “Surga Atau Neraka”, dan “Setitik Cahaya”, </em></strong>album Thrash Blues menyajikan racikan unik antara blues rock dan thrash metal klasik. Lagu “Setitik Cahaya” dipilih sebagai focus track, menjadi representasi semangat dan arah musikal Trio Kuda.</p>



<p>“Album ini bukan sekadar musik, tapi juga sikap. Kami menolak standar industri dan memilih jalan yang lebih jujur,” ujar Reza Arfandy, vokalis sekaligus gitaris rhythm-bass silang.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="767" src="https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2025/11/1000042754-1024x767.jpg" alt="" class="wp-image-80289" srcset="https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2025/11/1000042754-1024x767.jpg 1024w, https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2025/11/1000042754-300x225.jpg 300w, https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2025/11/1000042754-768x575.jpg 768w, https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2025/11/1000042754.jpg 1234w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Ciri khas Trio Kuda terletak pada formatnya yang hanya beranggotakan tiga orang tanpa pemain bass. Anov Blues One memegang gitar satu senar hasil rakitan dari gagang cangkul yang ia sebut “Gitar Cangkul”, simbol perlawanan terhadap kemewahan dan representasi akar rumput.</p>



<p>Sastra Abyad melengkapi formasi dengan drum pad sederhana yang dapat dimainkan di mana pun, mencerminkan filosofi spontanitas dan kejujuran musik blues.</p>



<p>Proses rekaman Thrash Blues dilakukan dengan pendekatan praktis dan cepat, memanfaatkan perangkat mobile di berbagai lokasi. Cara ini sejalan dengan semangat raw recording ala musisi blues klasik yang menekankan ekspresi ketimbang kemewahan produksi.</p>



<p>Inspirasi musikal Trio Kuda datang dari dua dunia: Buddy Guy, Stevie Ray Vaughan, dan The White Stripes di sisi blues rock, serta Motörhead, Megadeth, dan Anthrax dari jalur thrash metal. Hasilnya adalah bunyi yang keras, mentah, dan enerjik, namun tetap sarat makna sosial dan emosi yang dalam.</p>



<p>Sebelum merilis album ini, Trio Kuda telah memperkenalkan diri lewat satu EP dan beberapa single, di antaranya “Sikat!” dan “Stay Alive” yang mendapat respons positif dari komunitas musik independen.</p>



<p>Adapun lagu “Setitik Cahaya” pernah dirilis sebelumnya dalam proyek kolaborasi antara Reza dan Anov sebelum keduanya membentuk Trio Kuda bersama Sastra.</p>



<p>“Dengan Thrash Blues, kami ingin mengukuhkan diri sebagai salah satu suara paling liar dan otentik di skena musik alternatif Indonesia,” tegas Anov Blues One. ●<strong>Redaksi/Satria</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianpelita.id/hiburan/musik/trio-kuda-rilis-album-perdana-thrash-blues-perpaduan-blues-dan-thrash-metal/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Festival Film Wartawan 2025 Umumkan Daftar Nominasi: Mengenang Semangat Wina Armada Sukardi</title>
		<link>https://harianpelita.id/hiburan/musik/festival-film-wartawan-2025-umumkan-daftar-nominasi-mengenang-semangat-wina-armada-sukardi/</link>
					<comments>https://harianpelita.id/hiburan/musik/festival-film-wartawan-2025-umumkan-daftar-nominasi-mengenang-semangat-wina-armada-sukardi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Oct 2025 11:50:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Musik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianpelita.id/?p=79616</guid>

					<description><![CDATA[HARIAN PELITA &#8212; Panitia Penyelenggara Festival Film Wartawan (FFW) 2025 resmi mengumumkan daftar nominasi disampaikan melalui kanal YouTube Festival Film Wartawan ID, Selasa (21/10/2025). Ajang apresiasi film yang digagas dan dilaksanakan para wartawan film dan hiburan, serta didukung Direktorat Film, Musik, dan Seni, Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia ini, menghadirkan tiga kategori genre utama, yaitu Horor, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class='booster-block booster-read-block'></div>
<p><strong>HARIAN PELITA &#8212; </strong>Panitia Penyelenggara Festival Film Wartawan (FFW) 2025 resmi mengumumkan daftar nominasi disampaikan melalui kanal YouTube Festival Film Wartawan ID, Selasa (21/10/2025).</p>



<p>Ajang apresiasi film yang digagas dan dilaksanakan para wartawan film dan hiburan, serta didukung Direktorat Film, Musik, dan Seni, Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia ini, menghadirkan tiga kategori genre utama, yaitu Horor, Komedi, dan Drama. Masing-masing menampilkan film-film terbaik karya sineas Indonesia sepanjang tahun terakhir.</p>



<p>Pengumuman nominasi kali ini memiliki makna yang sangat istimewa. Acara tersebut digelar dari rumah almarhum&nbsp;Wina Armada Sukardi&nbsp;di kawasan Bintaro, Jakarta Selatan — sosok dikenal sebagai penggagas dan Presiden Festival Film Wartawan.<br><br>Wina Armada, berpulang pada Juli 2024 lalu, dikenang sebagai tokoh penting dalam dunia jurnalistik Indonesia serta penggerak semangat apresiasi terhadap karya sineas nasional.</p>



<p>acara turut hadir&nbsp;Amalia Trisnawati,&nbsp;istri mendiang Wina Armada Sukardi, yang menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya kepada panitia FFW yang bersungguh-sungguh melanjutkan festival sesuai amanah dan cita-cita almarhum.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="652" src="https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2025/10/1000034968-1024x652.jpg" alt="" class="wp-image-79618" srcset="https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2025/10/1000034968-1024x652.jpg 1024w, https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2025/10/1000034968-300x191.jpg 300w, https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2025/10/1000034968-768x489.jpg 768w, https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2025/10/1000034968.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Sementara itu, Direktur Jenderal Pengembangan, Pemanfaatan, dan Pembinaan Kebudayaan, Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia Ahmad Mahendra memberikan kesaksian dan penghormatan atas dedikasi Wina Armada Sukardi lewat sambutan pembuka.</p>



<p>Ia menegaskan pentingnya keberlanjutan festival ini sebagai wadah apresiasi dan refleksi bagi insan perfilman Indonesia menjadi bentuk penghormatan sekaligus penerus semangat almarhum Wina Armada.</p>



<p>“FFW lahir dari semangat independen para wartawan film dan hiburan untuk mengapresiasi karya sinema Indonesia secara jujur dan terbuka. Tahun ini, kami ingin mengenang perjuangan Pak Wina sekaligus melanjutkan visinya agar FFW tetap menjadi ruang apresiasi yang kredibel dan bermartabat,” ujar Benny Benke.</p>



<p>Sementara itu, Direktur Film, Musik, dan Seni, Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia Syaifullah Agam menyampaikan apresiasinya terhadap konsistensi para wartawan dalam menyelenggarakan festival ini.</p>



<p>“Festival Film Wartawan merupakan bentuk nyata kontribusi jurnalis dalam mengembangkan ekosistem perfilman Indonesia. Semangat apresiasi yang ditunjukkan para wartawan patut diapresiasi karena menegaskan bahwa kritik dan cinta terhadap film bisa berjalan beriringan,” ungkap Direktur Film, Musik, dan Seni.</p>



<p>Berikut daftar lengkap Nominasi FFW 2025.</p>



<p>●Kategori genre horor<br>Aktris Pendukung Terbaik<br>• Christine Hakim&nbsp;–&nbsp;Sukma<br>• Dinda Kanyadewi&nbsp;–&nbsp;Kitab Sijjin &amp; Illiyyin<br>• Marissa Anita&nbsp;–&nbsp;Dendam Malam Kelam<br>• Mila Jamila&nbsp;–&nbsp;Racun Sangga: Santet Pemisah Rumah Tangga<br>• Shaqueena Medina Lukman&nbsp;–&nbsp;Maryam: Janji dan Jiwa yang Terikat</p>



<p>●Aktor Pendukung Terbaik<br>• Erwin Moron&nbsp;–&nbsp;Santet Segoro Pitu<br>• Julian Kunto&nbsp;–&nbsp;Racun Sangga: Santet Pemisah Rumah Tangga<br>• Oka Antara&nbsp;–&nbsp;Sukma<br>• Rukman Rosadi&nbsp;–&nbsp;Maryam: Janji dan Jiwa yang Terikat<br>• Tarra Budiman&nbsp;–&nbsp;Kitab Sijjin &amp; Illiyyin</p>



<p>●Aktris Utama Terbaik<br>• Acha Septriasa&nbsp;–&nbsp;Qodrat 2<br>• Asmara Abigail&nbsp;–&nbsp;Sihir Pelakor<br>• Claresta Taufan&nbsp;–&nbsp;Maryam: Janji dan Jiwa yang Terikat<br>• Sandrinna Michelle&nbsp;–&nbsp;Santet Segoro Pitu<br>• ​Yunita Siregar&nbsp;–&nbsp;Kitab Sijjin &amp; Illiyyin</p>



<p>●Aktor Utama Terbaik<br><img src="https://s.w.org/images/core/emoji/17.0.2/72x72/25aa.png" alt="▪" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" />︎Arya Saloka&nbsp;–&nbsp;Dendam Malam Kelam<br>• Ari Irham&nbsp;–&nbsp;Santet Segoro Pitu<br>• Fedi Nuril&nbsp;–&nbsp;Sukma<br>• Wafda Saifan Lubis&nbsp;–&nbsp;Maryam: Janji dan Jiwa yang Terikat<br><img src="https://s.w.org/images/core/emoji/17.0.2/72x72/25aa.png" alt="▪" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" />︎Fahad Haydra<br>&nbsp;Racun Sangga: Santet Pemisah Rumah Tangga</p>



<p>●Penulis Skenario Terbaik<br>• Riheam Junianti –&nbsp;Santet Segoro Pitu<br>• Lele Laila –&nbsp;Maryam: Janji dan Jiwa yang Terikat<br>• Lele Laila –&nbsp;Kitab Sijjin &amp; Illiyyin<br>• Gusti Gina –&nbsp;Racun Sangga: Santet Pemisah Rumah Tangga<br>• Ratih Kumala, Baim Wong –&nbsp;Sukma</p>



<p>●Penyunting Gambar Terbaik<br>• Wawan I. Wibowo –&nbsp;Kitab Sijjin &amp; Illiyyin<br>• Febby Gozal,&nbsp;Sentot Sahid – Dendam Malam Kelam<br>• Gita Miaji –&nbsp;Santet Segoro Pitu<br>• Sastha Sunu –&nbsp;Racun Sangga: Santet Pemisah Rumah Tangga<br>• Wawan I. Wibowo –&nbsp;Maryam: Janji dan Jiwa yang Terikat</p>



<p>●Penata Kamera Terbaik<br>• Amalia TS –&nbsp;Santet Segoro Pitu<br>• Hani Pradigya –&nbsp;Racun Sangga: Santet Pemisah Rumah Tangga<br>• Hani Pradigya –&nbsp;Kitab Sijjin &amp; Illiyyin<br>• Muhammad Firdaus –&nbsp;Maryam: Janji dan Jiwa yang Terikat<br>• Ipung Rachmat Syaiful –&nbsp;Sukma</p>



<p>●Sutradara Terbaik<br>• Azhar Kinoi Lubis –&nbsp;Maryam: Janji dan Jiwa yang Terikat<br>• Baim Wong –&nbsp;Sukma<br>• Hadrah Daeng Ratu –&nbsp;Kitab Sijjin &amp; Illiyyin<br>• Tommy Dewo –&nbsp;Santet Segoro Pitu<br>• Rizal Mantovani&nbsp;– Racun Sangga: Santet Pemisah Rumah Tangga</p>



<p>●Film Terbaik Genre Horor<br>• Maryam: Janji dan Jiwa yang Terikat<br>Produser: Tony Ramesh, Jody Bany Wicaksono<br>Produksi: Visual Media Studio, Mandela Pictures, Legacy Pictures<br>• Kitab Sijjin &amp; Illiyyin<br>Produser: Gope T.&nbsp; Samtani<br>Produksi: Rapi Films, Legacy Pictures, Sky Media, Rhaya Flicks, Narasi Semesta<br>• Sukma<br>Produser: Baim&nbsp; Wong, David Wong<br>Produksi: Tiger Wong&nbsp; Entertainment, Legacy Pictures, Role Entertainment, El Drago Pictures.</p>



<p>• Santet Segoro Pitu<br>Produser: Rocky Soraya<br>Produksi: Hitmaker  Studios, Legacy Pictures, Masih Belajar Pictures, Role Entertainment<br>• Racun Sangga: Santet Pemisah Rumah Tangga<br>Produser: Sunil Soraya<br>Produksi: Soraya Intercine Films. ●<strong>Redaksi/Satria</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianpelita.id/hiburan/musik/festival-film-wartawan-2025-umumkan-daftar-nominasi-mengenang-semangat-wina-armada-sukardi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>PWI Jaya Sie Infotainment &#038; Lifestyle Gelar &#8220;Jakarta Rocktober: Distorsi &#038; Drop&#8221; 23 Oktober di Tease Club</title>
		<link>https://harianpelita.id/hiburan/musik/pwi-jaya-sie-infotainment-lifestyle-gelar-jakarta-rocktober-distorsi-drop-23-oktober-di-tease-club/</link>
					<comments>https://harianpelita.id/hiburan/musik/pwi-jaya-sie-infotainment-lifestyle-gelar-jakarta-rocktober-distorsi-drop-23-oktober-di-tease-club/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 21 Oct 2025 11:47:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Musik]]></category>
		<category><![CDATA[Musik Indomesia]]></category>
		<category><![CDATA[Musik Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Musik Rock]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianpelita.id/?p=79555</guid>

					<description><![CDATA[HARIAN PELITA &#8212; Dunia musik Tanah Air kembali mendapat suntikan energi baru lewat ajang “Jakarta Rocktober: Distorsi &#38; Drops”, akan digelar di Tease Club, Emporium Hotel Jakarta, pada Kamis malam, 23 Oktober 2025 mulai pukul 20.00 WIB. Event hasil kolaborasi PWI Jaya Seksi Infotainment &#38; Lifestyle bersama Tease Club dan Moru Management ini siap menjadi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class='booster-block booster-read-block'></div>
<p><strong>HARIAN PELITA &#8212;</strong> Dunia musik Tanah Air kembali mendapat suntikan energi baru lewat ajang “Jakarta Rocktober: Distorsi &amp; Drops”, akan digelar di Tease Club, Emporium Hotel Jakarta, pada Kamis malam, 23 Oktober 2025 mulai pukul 20.00 WIB.</p>



<p>Event hasil kolaborasi PWI Jaya Seksi Infotainment &amp; Lifestyle bersama Tease Club dan Moru Management ini siap menjadi panggung bagi musisi lintas genre, sekaligus wadah perayaan bagi komunitas rock dan penggemar musik elektronik.</p>



<p>Sejumlah band rock siap mengguncang panggung, di antaranya Rocker Kasarunk, Sumber Jaya Abadi Rejeki (SUJAR), Rex 4, Trodon, Trio Kuda, iHateband, Hyper Rock, dan Hans Sinjal &#8220;Grassrock&#8221;. Mereka akan tampil dengan warna musik beragam, mulai dari hard rock, pop rock, blues rock, hingga alternatif, dengan sajian aransemen dan performa terbaiknya.</p>



<p>Menariknya, acara ini tidak hanya menampilkan band rock, tetapi juga dipadukan dengan penampilan DJ, yakni FDJ Amelles, Febri A’w, dan Ryandri, yang akan menutup malam lewat dentuman beat dan eksplorasi elektronik modern.</p>



<p>●Musisi Antusias, Rock Bertemu EDM<br>Antusiasme datang dari sejumlah musisi yang akan tampil. Ferdy Tahier, vokalis Rocker Kasarunk sekaligus pentolan band Element, mengaku senang bisa terlibat dalam event yang digagas oleh PWI Jaya Seksi Infotainment &amp; Lifestyle ini.</p>



<p>“Kita senang banget bisa tampil di acara Jakarta Rocktober, karena kita bisa kumpul dengan banyak musisi rock dengan berbagai style. Kita persiapkan aransemen yang beda untuk acara ini, biar sajian kita juga beda. Kita menyiapkan enam lagu untuk tampil besok,” ujar Ferdy Tahier, Selasa (21/10/2025).</p>



<p>Senada dengan itu, Rian, vokalis Sumber Jaya Abadi Rejeki (SUJAR), juga menyampaikan semangatnya.</p>



<p>“Senang sih pastinya ya, kita bisa ikutan di acara ini. Kita siapkan empat lagu dari album baru kita yang berjudul ‘Yang Terindah’. Kita siap tampil maksimal,” ungkapnya.</p>



<p>Sementara itu, Sam, perwakilan dari Rex-4, menegaskan bahwa bandnya siap memberikan penampilan terbaik. “Kita siap tampil prima untuk acara ini,” ujarnya singkat.<br>Ketua Panitia Mambang Yazid menjelaskan bahwa “Jakarta Rocktober: Distorsi &amp; Drops” bukan sekadar konser musik biasa, melainkan festival yang memadukan dua energi besar, distorsi rock dan dentuman EDM, dalam satu pengalaman audio-visual yang unik.</p>



<p>“Setiap band yang tampil punya karakter dan ciri khas masing-masing, dengan durasi tampil sekitar 20 hingga 30 menit. Kami ingin menghadirkan suasana berbeda, di mana rock dan EDM bisa saling mengisi dan memberi energi baru,” ujar Yazid.</p>



<p>Sementara itu, Aditia Saputra, Ketua Seksi Infotainment &amp; Lifestyle PWI Jaya, menyebut bahwa event ini akan menjadi agenda rutin setiap bulan Oktober.</p>



<p>“Ini akan digelar rutin setiap tahun. Saya sangat berterima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung acara ini. Kami ingin menjadikan Jakarta Rocktober sebagai ikon musik tahunan yang mempersatukan musisi lintas genre dan generasi,” pungkasnya. ●Redaksi/Sat/Cr-21</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianpelita.id/hiburan/musik/pwi-jaya-sie-infotainment-lifestyle-gelar-jakarta-rocktober-distorsi-drop-23-oktober-di-tease-club/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
