<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>News &#8211; Harian Pelita</title>
	<atom:link href="https://harianpelita.id/category/news/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://harianpelita.id</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Tue, 12 May 2026 11:41:46 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>
	<item>
		<title>Praktik Parkir Liar di Kawasan Blok M Square Dibongkar Tak Miliki Izin Resmi</title>
		<link>https://harianpelita.id/news/metropolitan/praktik-parkir-liar-di-kawasan-blok-m-square-dibongkar-tak-miliki-izin-resmi/</link>
					<comments>https://harianpelita.id/news/metropolitan/praktik-parkir-liar-di-kawasan-blok-m-square-dibongkar-tak-miliki-izin-resmi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 May 2026 11:41:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metropolitan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianpelita.id/?p=87579</guid>

					<description><![CDATA[HARIAN PELITA &#8212; Operator parkir liar di lokasi Blok M Square Jakarta Selatan dibongkar karena tak miliki izin resmi dari Pemprov DKI Jakarta, Senin (11/5/2026). Pembongkaran itu dilakukan Tim Pansus Tata Kelola Perparkiran DPRD DKI Jakarta diduga meraup untung hingga Rp100 juta per-hari meski tidak mengantongi izin operasional. Ketua Pansus Perparkiran DPRD DKI Jakarta Ahmad [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class='booster-block booster-read-block'></div>
<p><strong>HARIAN PELITA &#8212; </strong>Operator parkir liar di lokasi Blok M Square Jakarta Selatan dibongkar karena tak miliki izin resmi dari Pemprov DKI Jakarta, Senin (11/5/2026).</p>



<p>Pembongkaran itu dilakukan Tim Pansus Tata Kelola Perparkiran DPRD DKI Jakarta diduga meraup untung hingga Rp100 juta per-hari meski tidak mengantongi izin operasional.</p>



<p>Ketua Pansus Perparkiran DPRD DKI Jakarta Ahmad Lukman Jupiter menegaskan, praktik ilegal ini dilakukan oleh operator swasta bernama Best Parking.</p>



<p>Berdasarkan temuannya, operator tersebut tetap memungut uang dari masyarakat di enam pintu (gate) parkir Blok M Square selama tiga tahun terakhir tanpa izin resmi.</p>



<p>Praktik di lapangan menunjukkan rantai kontrak yang panjang dan berlapis. PT Melawai menyerahkan pengelolaan kepada anak perusahaannya, PT Karya Utama Perdana (KUP), yang kemudian menunjuk Best Parking sebagai operator pelaksana.</p>



<p>Sepanjang 15 tahun beroperasi, data yang dilaporkan ke Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) diduga tidak mencerminkan fakta yang sebenarnya. Ada indikasi kuat terjadinya pengemplangan pajak dan manipulasi data untuk menekan kewajiban pajak daerah sebesar 10 persen. ●<strong>Redaksi/HP</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianpelita.id/news/metropolitan/praktik-parkir-liar-di-kawasan-blok-m-square-dibongkar-tak-miliki-izin-resmi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Lotim Bidik Hibah Bank Dunia: Ubah &#8220;Darurat Sampah&#8221; Jadi Pundi Rupiah dan Listrik</title>
		<link>https://harianpelita.id/news/daerah/lotim-bidik-hibah-bank-dunia-ubah-darurat-sampah-jadi-pundi-rupiah-dan-listrik/</link>
					<comments>https://harianpelita.id/news/daerah/lotim-bidik-hibah-bank-dunia-ubah-darurat-sampah-jadi-pundi-rupiah-dan-listrik/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 May 2026 11:26:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianpelita.id/?p=87573</guid>

					<description><![CDATA[HARIAN PELITA &#8212;- Pemerintah Kabupaten Lombok Timur (Lotim) kini tengah bertarung dilevel nasional. Bukan sekadar soal administrasi, Lotim sedang berjuang masuk dalam jajaran 30 daerah elit di Indonesia untuk mengamankan program hibah bergengsi dari Bank Dunia, Local Service Delivery Improvement Project (LSDP). Program ini bukan sekadar bantuan biasa; ini adalah tiket emas untuk merombak total [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class='booster-block booster-read-block'></div>
<p><strong>HARIAN PELITA &#8212;- </strong>Pemerintah Kabupaten Lombok Timur (Lotim) kini tengah bertarung dilevel nasional. Bukan sekadar soal administrasi, Lotim sedang berjuang masuk dalam jajaran 30 daerah elit di Indonesia untuk mengamankan program hibah bergengsi dari Bank Dunia, Local Service Delivery Improvement Project (LSDP).</p>



<p>Program ini bukan sekadar bantuan biasa; ini adalah tiket emas untuk merombak total sistem pengelolaan sampah kuno menjadi industri modern yang menghasilkan nilai ekonomi dan energi terbarukan. Bukan Lagi Sekadar Tumpukan, Tapi Sumber Energi.</p>



<p>Sekretaris Daerah (Sekda) Lotim H Muhammad Juaini Taofik menegaskan bahwa keseriusan Pemda bukan main-main. Lahan seluas 2 hektare dari total 15 hektare TPA telah dikunci khusus untuk membangun Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) terintegrasi.</p>



<p>“Kita ingin sampah tidak lagi menumpuk dan menjadi bau, tapi diolah menjadi produk bernilai ekonomi, bahkan menjadi energi terbarukan seperti listrik,” tegas Sekda saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (11/05/2026).</p>



<p>Langkah agresif ini juga disebut sebagai respons cepat pemerintah terhadap kegelisahan elemen mahasiswa (BEM Lotim) yang sebelumnya menyuarakan kondisi &#8220;darurat sampah&#8221;.</p>



<p>Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Lotim H Pathurrahman mengungkapkan seluruh &#8220;senjata&#8221; berupa dokumen perencanaan (RPJMD hingga Masterplan Persampahan) sudah berada ditangan pemerintah pusat.</p>



<p>Kini, tim DLH tengah berpacu dengan waktu untuk menyempurnakan detail teknis sebelum memasuki fase paling krusial. Verifikasi Lapangan pada Juni mendatang.</p>



<p>&#8220;Paradigma kita harus berubah. Hanya residu akhir yang sampai ke TPA. Sisanya? Harus jadi kompos atau barang bernilai ekonomi lainnya,&#8221;ujar Pathurrahman optimis.</p>



<p>LPG Tetap dalam Pantauan Radar<br>Meski fokus pada revolusi sampah, Sekda memastikan urusan dapur rakyat tidak terabaikan. Ditengah perjuangan LSDP, Pemda tetap memperketat pengawasan distribusi LPG agar tidak terjadi kelangkaan atau pengisian yang menyimpang dari wilayah distribusi. ●<strong>Redaksi/Pan</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianpelita.id/news/daerah/lotim-bidik-hibah-bank-dunia-ubah-darurat-sampah-jadi-pundi-rupiah-dan-listrik/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Begini Polres Jepara Tangani Kepulangan Belasan ABK Korban Kapal Tenggelam di Cirebon</title>
		<link>https://harianpelita.id/news/daerah/begini-polres-jepara-tangani-kepulangan-belasan-abk-korban-kapal-tenggelam-di-cirebon/</link>
					<comments>https://harianpelita.id/news/daerah/begini-polres-jepara-tangani-kepulangan-belasan-abk-korban-kapal-tenggelam-di-cirebon/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 May 2026 11:22:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianpelita.id/?p=87570</guid>

					<description><![CDATA[HARIAN PELITA &#8212; Kepolisian Resor (Polres) Jepara, Polda Jawa Tengah menunjukkan aksi cepat tanggap dalam misi kemanusiaan. Kapolres Jepara AKBP Hadi Kristanto memimpin penjemputan belasan nelayan Kapal Ikan Cumi KM Sumber Bintang Kejora 02 yang mengalami musibah tenggelam di perairan. ​Rombongan nahkoda dan ABK tiba di Dermaga Kartini Jepara pada Selasa siang (12/05/2026), setelah dievakuasi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class='booster-block booster-read-block'></div>
<p><strong>HARIAN PELITA &#8212; </strong>Kepolisian Resor (Polres) Jepara, Polda Jawa Tengah menunjukkan aksi cepat tanggap dalam misi kemanusiaan.</p>



<p>Kapolres Jepara AKBP Hadi Kristanto memimpin penjemputan belasan nelayan Kapal Ikan Cumi KM Sumber Bintang Kejora 02 yang mengalami musibah tenggelam di perairan.</p>



<p>​Rombongan nahkoda dan ABK tiba di Dermaga Kartini Jepara pada Selasa siang (12/05/2026), setelah dievakuasi menggunakan KMC Express Bahari 1C dari Karimunjawa.</p>



<p>​Setibanya di dermaga, para nelayan yang tampak kelelahan langsung disambut oleh jajaran Polres Jepara.</p>



<p>Kapolres Jepara mengatakan, bahwa penjemputan ini merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat sedang mengalami musibah.</p>



<p>​&#8221;Kami memastikan bahwa saudara-saudara kita, para nelayan yang kapalnya tenggelam di perairan Cirebon dan sempat dievakuasi ke Karimunjawa, hari ini telah sampai di Jepara dengan selamat. Fokus utama kami adalah memastikan kondisi fisik dan psikis mereka stabil,&#8221; ujarnya.</p>



<p>​Langkah pertama yang diambil kepolisian setelah proses penjemputan adalah melakukan Pemeriksaan Kesehatan (Health Check) secara menyeluruh.</p>



<p>Tim Dokkes Polres Jepara pun diterjunkan untuk memeriksa kesehatan para ABK guna mengantisipasi adanya trauma atau gangguan kesehatan pasca kejadian tenggelamnya kapal.</p>



<p>​Berdasarkan laporan, ada 11 korban berhasil dievakuasi di antaranya Rawin Bin Dalim (Nahkoda &#8211; Indramayu), Rusmana (KKM &#8211; Karawang), dan sembilan ABK yakni Ramdani, Syaenda, ​Ali Amsah, ​Edgar Asi Sasongko, ​Nabil, Adi, ​Mukhidin, Subita dan Ahmad Mulyana.</p>



<p>Sebelumnya, ​KM Sumber Bintang Kejora 02 dilaporkan tenggelam di wilayah perairan Cirebon. Beruntung, nahkoda dan seluruh ABK berhasil diselamatkan dan sempat dibawa menuju Karimunjawa oleh masyarakat setempat dan Polsek Karimunjawa, sebelum akhirnya dipulangkan melalui jalur laut menuju Pelabuhan Kartini, Jepara.</p>



<p>​Kasat Polairud Polres Jepara&nbsp;AKP M. Syaifuddin pun menambahkan, bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi dengan pihak keluarga dan instansi terkait untuk proses pemulangan para nelayan ke daerah asal masing-masing di Indramayu, Karawang, dan Bekasi.</p>



<p>​&#8221;Tindakan kepolisian yang kami lakukan meliputi penjemputan di dermaga, pengecekan kesehatan menyeluruh, serta pendataan untuk laporan resmi ke tingkat Polda Jateng. Saat ini situasi kondusif dan para nelayan dalam penanganan yang baik,&#8221; ucapnya.</p>



<p>​Di lokasi yang sama, Kasihumas Polres Jepara AKP Dwi Prayitna memberikan imbauan penting bagi para pelaku usaha perikanan dan nelayan yang beroperasi di wilayah perairan Jepara maupun sekitarnya.</p>



<p>​Ia menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem yang seringkali datang tiba-tiba.</p>



<p>​&#8221;Kami mengimbau kepada seluruh nelayan agar selalu memantau prakiraan cuaca dari BMKG sebelum melaut. Pastikan alat keselamatan seperti life jacket, pelampung, dan alat komunikasi dalam kondisi berfungsi baik dan tersedia dalam jumlah yang cukup di atas kapal,&#8221; tegasnya. ●<strong>Redaksi/ASQ</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianpelita.id/news/daerah/begini-polres-jepara-tangani-kepulangan-belasan-abk-korban-kapal-tenggelam-di-cirebon/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tudingan Murk Up Anggaran Bansos Rp4 Miliar di Lotim, PPK: Pengadaan Sudah Sesuai SOP</title>
		<link>https://harianpelita.id/news/daerah/tudingan-murk-up-anggaran-bansos-rp4-miliar-di-lotim-ppk-pengadaan-sudah-sesuai-sop/</link>
					<comments>https://harianpelita.id/news/daerah/tudingan-murk-up-anggaran-bansos-rp4-miliar-di-lotim-ppk-pengadaan-sudah-sesuai-sop/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 May 2026 02:36:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianpelita.id/?p=87553</guid>

					<description><![CDATA[HARIAN PELITA &#8212; Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Lombok Timur melalui Kabid Meteorologi.Hari Juniawan  menyayangkan tudingan negatif oknum LSM di media massa beberapa waktu lalu. &#8220;Tudingan tersebut sangat tidak mendasar &#38; terkesan menebar fitnah,&#8221; ujar Hari Juniawan kepada wartawan, Senin (11/05/2026). Menurut Hari selaku Pejabat Pembuat Komitmen, proses pengadaan barang jasa program bansos TA 2025 tersebut [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class='booster-block booster-read-block'></div>
<p><strong>HARIAN PELITA &#8212; </strong>Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Lombok Timur melalui Kabid Meteorologi.Hari Juniawan  menyayangkan tudingan negatif oknum LSM di media massa beberapa waktu lalu.</p>



<p>&#8220;Tudingan tersebut sangat tidak mendasar &amp; terkesan menebar fitnah,&#8221; ujar Hari Juniawan kepada wartawan, Senin (11/05/2026).</p>



<p>Menurut Hari selaku Pejabat Pembuat Komitmen, proses pengadaan barang jasa program bansos TA 2025 tersebut dengan nilai kontrak sekitar Rp 3.998.000.000 dan pengadaan dilakukan terbuka secara E-purchasing.</p>



<p>&#8220;Sebelum dilakukan pemilihan penyedia secara E-purchasing sesuai dengan juknis yang sudah disusun, terlebih dahulu PPK menyusun HPS,&#8221; terangnya.</p>



<p>Penyusunan HPS, lanjut Hari, didasarkan pada survey harga pasar secara riil. Survey harga pasar yang tayang di catalog, perhitungan pajak PPN dan PPh 21, ongkos kirim dan perhitungan pemberian keuntungan ke penyedia.</p>



<p>&#8220;Selama kegiatan berlangsung, kami didampingi oleh tim koordinasi yang beranggotakan Inspektorat, kepolisian dan tim pendampingan kejaksaan, &#8221; jelasnya.</p>



<p>Selain itu, lanjut Hari, sebelum dilakukan pemilihan penyedia, PPK&nbsp; terlebih dahulu melakukan pemaparan HPS yang telah disusun kepada tim pendampingan tersebut dengan tujuan untuk menghindari terjadinya markup harga.</p>



<p>&#8220;Untuk diketahui, nilai kontrak paket pengadaan sebesar Rp3.998.000.000 tersebut sudah termasuk pajak berupa PPN dan PPh21 serta ongkos kirim paket ke 254 Desa dan kelurahan dibebankan kepada penyedia. ●<strong>Redaksi/Pan</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianpelita.id/news/daerah/tudingan-murk-up-anggaran-bansos-rp4-miliar-di-lotim-ppk-pengadaan-sudah-sesuai-sop/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bupati Bangun Kantor Unit Sukaraja Direktur PDAM Ucapkan Terimakasih</title>
		<link>https://harianpelita.id/news/daerah/bupati-bangun-kantor-unit-sukaraja-direktur-pdam-ucapkan-terimakasih/</link>
					<comments>https://harianpelita.id/news/daerah/bupati-bangun-kantor-unit-sukaraja-direktur-pdam-ucapkan-terimakasih/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 May 2026 00:24:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianpelita.id/?p=87547</guid>

					<description><![CDATA[HARIAN PELITA &#8212; Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Lombok Timur (Lotim) Sopyan Hakim meninjau progres pembangunan Kantor Unit PDAM Cabang Sukaraja telah mencapai 95 persen. Ia memastikan kantor tersebut ditargetkan mulai beroperasi pada tahun 2026. Sopyan Hakim mengatakan pihaknya terus melakukan pengecekan ke sejumlah unit cabang PDAM di berbagai kecamatan di Lotim guna memastikan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class='booster-block booster-read-block'></div>
<p><strong>HARIAN PELITA &#8212; </strong>Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Lombok Timur (Lotim) Sopyan Hakim meninjau progres pembangunan Kantor Unit PDAM Cabang Sukaraja telah mencapai 95 persen.</p>



<p>Ia memastikan kantor tersebut ditargetkan mulai beroperasi pada tahun 2026.</p>



<p>Sopyan Hakim mengatakan pihaknya terus melakukan pengecekan ke sejumlah unit cabang PDAM di berbagai kecamatan di Lotim guna memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan maksimal.</p>



<p>“Kami terus melakukan pengecekan ke setiap cabang unit PDAM yang ada di kecamatan di Lombok Timur untuk melihat langsung berbagai keluhan, baik dari kantor maupun masyarakat,” ujarnya, kemarin.</p>



<p>Ia menjelaskan, pembangunan kantor unit tersebut merupakan bantuan dari Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Timur untuk mendukung peningkatan pelayanan PDAM kepada masyarakat dan pelanggan di tingkat kecamatan.</p>



<p>“Bantuan bangunan ini berasal dari Pemerintah Daerah Lombok Timur. Pemerintah daerah memberikan dukungan ini untuk mempermudah akses pelayanan bagi masyarakat atau pelanggan PDAM,” katanya.</p>



<p>Sopyan Hakim menambahkan, sebelumnya ia juga telah meninjau pembangunan kantor unit PDAM di Kecamatan Suela sebelum melakukan pengecekan di Unit Cabang Sukaraja.</p>



<p>Selain itu, ia menyampaikan apresiasi kepada Bupati Lombok Timur, Haerul Warisin, atas dukungan dan respons cepat pemerintah daerah terhadap kebutuhan fasilitas pelayanan PDAM. ●<strong>Redaksi/Pan</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianpelita.id/news/daerah/bupati-bangun-kantor-unit-sukaraja-direktur-pdam-ucapkan-terimakasih/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>GRIB Sukadana Ciamis  Sukseskan HUT Ke-15 GRIB Jaya di Jakarta</title>
		<link>https://harianpelita.id/news/daerah/grib-sukadana-ciamis-sukseskan-hut-ke-15-grib-jaya-di-jakarta/</link>
					<comments>https://harianpelita.id/news/daerah/grib-sukadana-ciamis-sukseskan-hut-ke-15-grib-jaya-di-jakarta/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 May 2026 17:21:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianpelita.id/?p=87544</guid>

					<description><![CDATA[HARIAN PELITA &#8212; Organisasi masyarakat Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) PAC Sukadana ambil bagian memeriahkan sekaligus mensukseskan peringatan Hari Ulang Tahun GRIB Jaya ke-15 digelar meriah di Jakarta. Kehadiran rombongan dari PAC Sukadana menjadi bentuk dukungan dan loyalitas terhadap organisasi selama ini dikenal aktif dalam kegiatan sosial dan kemasyarakatan. Rombongan GRIB PAC Sukadana berangkat bersama [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class='booster-block booster-read-block'></div>
<p><strong>HARIAN PELITA &#8212;</strong> Organisasi masyarakat Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) PAC Sukadana ambil bagian memeriahkan sekaligus mensukseskan peringatan Hari Ulang Tahun GRIB Jaya ke-15 digelar meriah di Jakarta.</p>



<p>Kehadiran rombongan dari PAC Sukadana menjadi bentuk dukungan dan loyalitas terhadap organisasi selama ini dikenal aktif dalam kegiatan sosial dan kemasyarakatan.</p>



<p>Rombongan GRIB PAC Sukadana berangkat bersama jajaran pengurus serta anggota dengan penuh semangat dan kekompakan. Mereka mengikuti seluruh rangkaian kegiatan yang berlangsung dengan tertib dan penuh antusiasme.</p>



<p>Acara HUT GRIB Jaya ke-15 tersebut dihadiri ribuan anggota dari berbagai daerah di Indonesia, sehingga suasana perayaan berlangsung meriah dan penuh rasa persaudaraan.</p>



<p>Ketua GRIB PAC Sukadana Ian Ruhian mengatakan bahwa keikutsertaan pihaknya dalam acara tersebut merupakan bentuk komitmen untuk terus menjaga solidaritas dan kebersamaan antaranggota GRIB di seluruh Indonesia.</p>



<p>Menurut Ian, momentum ulang tahun ke-15 GRIB Jaya menjadi ajang mempererat tali silaturahmi sekaligus meningkatkan semangat organisasi dalam mengabdi kepada masyarakat.</p>



<p>Ia menilai GRIB Jaya telah berkembang menjadi organisasi yang besar dan memiliki kepedulian tinggi terhadap persoalan sosial di tengah masyarakat.</p>



<p>“Kami dari GRIB PAC Sukadana merasa bangga bisa ikut hadir dan mensukseskan HUT GRIB Jaya ke-15 di Jakarta. Ini menjadi momentum penting untuk memperkuat persaudaraan, kekompakan, dan semangat kebersamaan seluruh anggota GRIB,” ujar Ian Ruhian.</p>



<p>Ia juga berharap ke depan GRIB Jaya semakin maju, solid, dan terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, khususnya dalam kegiatan sosial, kemanusiaan, serta menjaga persatuan bangsa.</p>



<p>Selain mengikuti kegiatan seremonial, para anggota GRIB PAC Sukadana juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menjalin komunikasi dan bertukar pengalaman dengan pengurus maupun anggota dari daerah lain. Hal itu dinilai penting untuk memperkuat koordinasi organisasi hingga ke tingkat daerah.</p>



<p>Perayaan HUT ke-15 GRIB Jaya di Jakarta sendiri berlangsung semarak dengan berbagai rangkaian acara, mulai dari kegiatan kebersamaan, hiburan, hingga penyampaian pesan persatuan dan solidaritas organisasi. Seluruh peserta tampak antusias mengikuti acara dari awal hingga selesai. ●<strong>Redaksi/Lili</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianpelita.id/news/daerah/grib-sukadana-ciamis-sukseskan-hut-ke-15-grib-jaya-di-jakarta/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Progres RTLH Capai 85 Persen Rumah Ibu Sarmini Kian Layak Huni</title>
		<link>https://harianpelita.id/news/daerah/progres-rtlh-capai-85-persen-rumah-ibu-sarmini-kian-layak-huni/</link>
					<comments>https://harianpelita.id/news/daerah/progres-rtlh-capai-85-persen-rumah-ibu-sarmini-kian-layak-huni/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 May 2026 17:17:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianpelita.id/?p=87541</guid>

					<description><![CDATA[HARIAN PELITA &#8212; Pengerjaan program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dalam rangka TMMD Reguler ke-128 Kodim 0718/Pati di Desa Godo, Kecamatan Winong, Kabupaten Pati, terus menunjukkan perkembangan signifikan. Salah satu sasaran fisik, rumah milik Ibu Sarmini, kini telah mencapai sekitar 85 persen, dengan pemasangan genteng dan teras rumah yang hampir rampung, Senin (11/05/2026) Di bawah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class='booster-block booster-read-block'></div>
<p><strong>HARIAN PELITA &#8212; </strong>Pengerjaan program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dalam rangka TMMD Reguler ke-128 Kodim 0718/Pati di Desa Godo, Kecamatan Winong, Kabupaten Pati, terus menunjukkan perkembangan signifikan.</p>



<p>Salah satu sasaran fisik, rumah milik Ibu Sarmini, kini telah mencapai sekitar 85 persen, dengan pemasangan genteng dan teras rumah yang hampir rampung, Senin (11/05/2026)</p>



<p>Di bawah terik matahari, anggota Satgas bersama warga tampak bahu-membahu menyelesaikan bagian atap dan merapikan teras. Proses pemasangan genteng dilakukan dengan teliti agar rumah yang dibangun tidak hanya cepat selesai, tetapi juga kokoh dan nyaman ditempati.</p>



<p>Ibu Sarmini tak dapat menyembunyikan rasa harunya melihat rumahnya yang kini berubah menjadi lebih layak huni.</p>



<p>Ia mengaku sangat bersyukur atas bantuan dari Satgas TMMD dan masyarakat yang telah bekerja tanpa lelah demi mewujudkan impiannya memiliki rumah yang lebih baik.</p>



<p>Peltu Arwanto menyampaikan bahwa progres pembangunan RTLH tersebut berjalan sesuai target. “Saat ini pemasangan genteng dan teras sudah mencapai sekitar 85 persen. Kami optimis dalam waktu dekat pekerjaan dapat segera diselesaikan,” ujarnya.</p>



<p>Program RTLH ini menjadi bukti nyata kepedulian TNI terhadap kesejahteraan masyarakat. Melalui gotong royong antara Satgas dan warga, tidak hanya rumah yang dibangun, tetapi juga harapan dan kebersamaan yang semakin kuat di tengah kehidupan masyarakat Desa Godo. ●<strong>Redaksi/ASQ</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianpelita.id/news/daerah/progres-rtlh-capai-85-persen-rumah-ibu-sarmini-kian-layak-huni/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Beredar Video Remaja Diduga Bawa Sajam di Perumahan Kudus, Polisi Kejar Pelaku</title>
		<link>https://harianpelita.id/news/daerah/beredar-video-remaja-diduga-bawa-sajam-di-perumahan-kudus-polisi-kejar-pelaku/</link>
					<comments>https://harianpelita.id/news/daerah/beredar-video-remaja-diduga-bawa-sajam-di-perumahan-kudus-polisi-kejar-pelaku/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 May 2026 08:36:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianpelita.id/?p=87532</guid>

					<description><![CDATA[HARIAN PELITA &#8212; Video sejumlah remaja diduga membawa senjata tajam di sebuah perumahan di Kecamatan Bae, Kudus beredar luas di media sosial. Polisi kini melakukan penyelidikan terkait kejadian tersebut. Kapolsek Bae, Iptu Madiyono membenarkan adanya peristiwa itu. Polisi menerima laporan masyarakat terkait adanya sekelompok remaja meresahkan warga di sebuah perumahan di Desa Dersalam, Kecamatan Bae, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class='booster-block booster-read-block'></div>
<p><strong>HARIAN PELITA &#8212;</strong> Video sejumlah remaja diduga membawa senjata tajam di sebuah perumahan di Kecamatan Bae, Kudus beredar luas di media sosial. Polisi kini melakukan penyelidikan terkait kejadian tersebut.</p>



<p>Kapolsek Bae, Iptu Madiyono membenarkan adanya peristiwa itu. Polisi menerima laporan masyarakat terkait adanya sekelompok remaja meresahkan warga di sebuah perumahan di Desa Dersalam, Kecamatan Bae, pada Minggu (10/5/2026) dini hari.</p>



<p>“Benar, anggota Polsek Bae menerima aduan masyarakat terkait adanya sekelompok remaja yang meresahkan warga. Setelah menerima laporan, personel langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan dan mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi,” kata Iptu Madiyono, Senin (11/5/2026).</p>



<p>Dari hasil pemeriksaan sementara, peristiwa bermula saat sejumlah remaja sedang berkumpul di kawasan perumahan tersebut. Tak lama kemudian datang sekelompok orang tak dikenal yang diduga melakukan provokasi hingga memicu ketegangan.</p>



<p>Namun sebelum bentrokan terjadi, kelompok tersebut membubarkan diri usai warga melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian.</p>



<p>Saat ini polisi masih melakukan pendalaman dengan memeriksa sejumlah saksi. Pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Kudus untuk mengidentifikasi para remaja yang diduga membawa senjata tajam.</p>



<p>“Kami masih melakukan pendalaman, termasuk identifikasi melalui CCTV dan keterangan para saksi. Kami juga berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Kudus untuk memburu kelompok yang membawa senjata tajam tersebut,” jelasnya.</p>



<p>Sementara itu, Kabag Ops Polres Kudus, Eko Pujiyono meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpancing dengan video yang beredar di media sosial.</p>



<p>“Kami mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak panik menyikapi video yang beredar. Percayakan penanganan kasus ini kepada pihak kepolisian,” ujar Kompol Eko Pujiyono.</p>



<p>Menurutnya, Polres Kudus dan Polsek jajaran saat ini sudah meningkatkan patroli di sejumlah titik rawan gangguan kamtibmas dengan melibatkan anggota berseragam dan personel nonuniform untuk patroli di waktu rawan pada malam hingga dini hari. ●<strong>Redaksi/ASQ</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianpelita.id/news/daerah/beredar-video-remaja-diduga-bawa-sajam-di-perumahan-kudus-polisi-kejar-pelaku/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bangunan Olahraga Padel di Jati Bening Diduga Belum Kantongi PBG, KLB dan SLF, Wali Kota Munjirin Membiarkan</title>
		<link>https://harianpelita.id/news/metropolitan/bangunan-olahraga-padel-di-jati-bening-diduga-belum-kantongi-pbg-klb-dan-slf-wali-kota-munjirin-membiarkan/</link>
					<comments>https://harianpelita.id/news/metropolitan/bangunan-olahraga-padel-di-jati-bening-diduga-belum-kantongi-pbg-klb-dan-slf-wali-kota-munjirin-membiarkan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 May 2026 05:20:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metropolitan]]></category>
		<category><![CDATA[Bang Munjirin]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur DKI]]></category>
		<category><![CDATA[Kominfotik Jakarta Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Sekda DKI]]></category>
		<category><![CDATA[Wali Kota Jakarta Timur]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianpelita.id/?p=87520</guid>

					<description><![CDATA[HARIAN PELITA &#8212; Pembangunan lapangan padel berlokasi di Jalan Jati Bening No1, RT01/RW 12, Kelurahan Pondok Kelapa, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur kini disorot masyarakat. Pasalnya diduga fasilitas olahraga belum mengantongi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), melanggar ketentuan Koefisien Lantai Bangunan (KLB), serta belum memiliki Sertifikat Laik Fungsi (SLF). Selain persoalan perizinan, akses jalan menuju lokasi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class='booster-block booster-read-block'></div>
<p><strong>HARIAN PELITA &#8212;</strong> Pembangunan lapangan padel berlokasi di Jalan Jati Bening No1, RT01/RW 12, Kelurahan Pondok Kelapa, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur kini disorot masyarakat.</p>



<p>Pasalnya diduga fasilitas olahraga belum mengantongi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), melanggar ketentuan Koefisien Lantai Bangunan (KLB), serta belum memiliki Sertifikat Laik Fungsi (SLF).</p>



<p>Selain persoalan perizinan, akses jalan menuju lokasi lapangan padel disebut memiliki lebar kurang dari 15 meter sebagaimana diatur dalam SK Kepala Dinas Citata DKI Jakarta Nomor 16 Tahun 2026.</p>



<p>Bahkan posisi bangunan yang berdempetan langsung dengan permukiman warga.</p>



<p>Wali Kota Jakarta Timur Munjirin didesak masyarakat setempat mengambil tindakan cepat agar bangunan Padel itu ditertibkan. &#8220;Masa Wali Kota Munjirin tak bisa tertibkan bangunan Padel yang salahi perijinan,&#8221; tukas Ahmad, warga setempat.</p>



<p>Bahkan Kepala Suku Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Pertanahan (Citata) Kota Administrasi Jakarta Timur membiarkan bangunan Padel kokoh berdiri di wilayah permukiman warga. ●<strong>Redaksi/Dw</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianpelita.id/news/metropolitan/bangunan-olahraga-padel-di-jati-bening-diduga-belum-kantongi-pbg-klb-dan-slf-wali-kota-munjirin-membiarkan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kegiatan Pekerjaan Galian Pipa di Rawa Jati Jaksel Resahkan Masyarakat, Jalan Dibiarkan Kotor, Wali Kota &#8220;Tidur&#8221;</title>
		<link>https://harianpelita.id/news/metropolitan/kegiatan-pekerjaan-galian-pipa-di-rawa-jati-jaksel-resahkan-masyarakat-jalan-dibiarkan-kotor-wali-kota-tidur/</link>
					<comments>https://harianpelita.id/news/metropolitan/kegiatan-pekerjaan-galian-pipa-di-rawa-jati-jaksel-resahkan-masyarakat-jalan-dibiarkan-kotor-wali-kota-tidur/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 May 2026 05:03:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metropolitan]]></category>
		<category><![CDATA[Camat Pancoran]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur DKI]]></category>
		<category><![CDATA[Kominfo DKI]]></category>
		<category><![CDATA[Lurah Rawa Jati]]></category>
		<category><![CDATA[Pramono Anung]]></category>
		<category><![CDATA[Rano Karno]]></category>
		<category><![CDATA[Sekda DKI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianpelita.id/?p=87517</guid>

					<description><![CDATA[HARIAN PELITA &#8212;- Kegiatan penggalian jaringan pipa di Jalan Rawajati Barat, Kecamatan Pancoran Jakarta Selatan diduga mengabaikan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Terlihat di lokasi proyek pekerjaan melakukan aktivitas pada malam hari pukul 19.00 WIB. Termasuk pekerja yang hanya mengandalkan tenaganya tanpa alat pelindung keselamatan. Seperti Alat Pelindung Diri (APD) yang memadai, dan mengabaikan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class='booster-block booster-read-block'></div>
<p><strong>HARIAN PELITA &#8212;-</strong> Kegiatan penggalian jaringan pipa di Jalan Rawajati Barat, Kecamatan Pancoran Jakarta Selatan diduga mengabaikan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).</p>



<p>Terlihat di lokasi proyek pekerjaan melakukan aktivitas pada malam hari pukul 19.00 WIB. Termasuk pekerja yang hanya mengandalkan tenaganya tanpa alat pelindung keselamatan.</p>



<p>Seperti Alat Pelindung Diri (APD) yang memadai, dan mengabaikan keselamatan kerja. Hingga pekerjaan proyek jaringan pipa memicu kemacetan dan mengganggu aktivitas masyarakat sekitar.</p>



<p>Galian pipa yang tidak di ketahui dari sumber dana anggarannya, karena tidak terlihat papan informasi sekitar proyek. Bahkan galian tanah juga berserakan.</p>



<p>Wali Kota Jakarta Selatan dan jajarannya seolah mengabaikan pekerjaan proyek itu yang sangat merugikan masyarakat akibat pekerjaan yang brutal.</p>



<p>&#8220;Masa Pak Wali Kota dan jajaranya tak peduli adanya keresahan masyarakat disana. Pekerjaan proyek perbaikan pipa itu sudah lama berlangsung. Seko juga hanya tidur di kantornya,&#8221; tegas Tampubolong sehari-hari melewati jalan tersebut.</p>



<p>Diceritakan Tampubolong bahwa di sepanjang galian di depan permukiman masyarakat, tanah tersebut berserakan dan sangat mengganggu pengendara serta warga.</p>



<p>Bahkan tanah galian yang mengotori ruas jalan tersebut tidak sedikit masuk ke saluran drainse, sehingga menyumbat aliran air.</p>



<p>“Saya berharap ke pihak pelaksana kegiatan boleh melakukan galian tapi jangan sampai ganggu aktivitas masyarakat yang sehari-hari melintas di jalan ini,&#8221; tukasnya, Minggu (10/5/2026).</p>



<p>Anehnya lagi para pekerja tak memakai helem proyek, rompi pelindung, sepatu boots dapat memicu kecelakaan para pekerja.</p>



<p>Masyarakat di sana mendesak Wali Kota dan Seko Jakarta Selatan menegur pelaksana proyek yang bekerja amburadul di sana. &#8220;Wali Kota dan Seko Muhlisin mungkin hanya asyik dengan acara seremonial,&#8221; tutur warga bernama Shinto. ●<strong>Redaksi/Geng/02</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianpelita.id/news/metropolitan/kegiatan-pekerjaan-galian-pipa-di-rawa-jati-jaksel-resahkan-masyarakat-jalan-dibiarkan-kotor-wali-kota-tidur/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
