<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Sport &#8211; Harian Pelita</title>
	<atom:link href="https://harianpelita.id/category/sport/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://harianpelita.id</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Wed, 06 May 2026 15:27:01 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>
	<item>
		<title>Laga Persib Bandung Melawan Persija Jakarta Dipindah ke Samarinda</title>
		<link>https://harianpelita.id/sport/laga-persib-bandung-melawan-persija-jakarta-dipindah-ke-samarinda/</link>
					<comments>https://harianpelita.id/sport/laga-persib-bandung-melawan-persija-jakarta-dipindah-ke-samarinda/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 May 2026 15:26:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sport]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianpelita.id/?p=87365</guid>

					<description><![CDATA[HARIAN PELITA &#8212; Pertemuan Persija Jakarta melawan Persib Bandung dipindahkan di Stadion Segiri, Samarinda, pada Minggu (10/5/2026). Semula partai&#160;kandang Persija&#160;melawan Persib di Jakarta akan digelar di Gelora Bung Karno (GBK) namun gagal dihelat karena perhitungan demi keamanan. Ketua Panitia Pelaksana Persija Ferry Indrasjarief menyebut pilihah terakhir sebenarnya akan digelar di Surabaya dan di Jepara. &#8220;Jepara tidak ada [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class='booster-block booster-read-block'></div>
<p><strong>HARIAN PELITA &#8212; </strong>Pertemuan P<strong>ersija Jakarta</strong> melawan <strong>Persib Bandung dipindahkan </strong>di Stadion Segiri, Samarinda, pada Minggu (10/5/2026).</p>



<p>Semula partai&nbsp;kandang Persija&nbsp;melawan Persib di Jakarta akan digelar di Gelora Bung Karno (GBK) namun gagal dihelat karena perhitungan demi keamanan.</p>



<p>Ketua Panitia Pelaksana Persija Ferry Indrasjarief menyebut pilihah terakhir sebenarnya akan digelar di Surabaya dan di Jepara. &#8220;Jepara tidak ada bandara langsung, dan Surabaya juga tidak dipilih,&#8221; ujar Ferry Indrasjarief, Rabu (6/5/2026).</p>



<p>Akhirnya pilihan terakhir di Samarinda. Karena stadion Berneo tak digunakan pada Minggu 10 Mei 2026, Berneo FC bertandang ke Bali, melawan Bali United. &#8220;Jadi kita minta ke kepolisian untuk memberikan izin di sana,&#8221; tuturnya.</p>



<p>Ferry Indrasjarief mengungkapkan proses panjang pencarian venue pengganti sempat mempertimbangkan Surabaya sebagai opsi utama.</p>



<p>&#8220;Dengan pertimbangan saya untuk kepentingan tim, karena kalau Surabaya dekat dengan bandara, saya pikir saya akan pilih Surabaya dan kemudian saya berkoordinasi di sana. Ketika kita sudah koordinasi di sana ternyata di sana semuanya siap, Panpel bahkan pihak Persebaya dan Bonek juga siap membantu. Tetapi ternyata kita hanya boleh menggelar di sana tanpa penonton,&#8221; ungkap pria yang akrab disapa Bung Ferry. ●<strong>Redaksi/HP</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianpelita.id/sport/laga-persib-bandung-melawan-persija-jakarta-dipindah-ke-samarinda/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Laga Persijap Vs Persija Polres Jepara Terjunkan Ratusan Personel Gabungan</title>
		<link>https://harianpelita.id/sport/laga-persijap-vs-persija-polres-jepara-terjunkan-ratusan-personel-gabungan/</link>
					<comments>https://harianpelita.id/sport/laga-persijap-vs-persija-polres-jepara-terjunkan-ratusan-personel-gabungan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 04 May 2026 18:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sport]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianpelita.id/?p=87295</guid>

					<description><![CDATA[HARIAN PELITA &#8212; Kepolisian Resor (Polres) Jepara, Polda Jawa Tengah menurunkan 534 personel gabungan untuk mengamankan laga BRI Liga Super musim 2025/2026 antara Persijap Jepara melawan Persija di Stadion Gelora Bumi Kartini Jepara pada Senin (4/5/2026) malam. Pasukan pengamanan melibatkan Polri, TNI, Dishub, Satpol PP, Steward, panitia pelaksana, hingga tenaga medis, termasuk Bantuan Kendali Operasi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class='booster-block booster-read-block'></div>
<p><strong>HARIAN PELITA &#8212;</strong> Kepolisian Resor (Polres) Jepara, Polda Jawa Tengah menurunkan 534 personel gabungan untuk mengamankan laga BRI Liga Super musim 2025/2026 antara Persijap Jepara melawan Persija di Stadion Gelora Bumi Kartini Jepara pada Senin (4/5/2026) malam.</p>



<p>Pasukan pengamanan melibatkan Polri, TNI, Dishub, Satpol PP, Steward, panitia pelaksana, hingga tenaga medis, termasuk Bantuan Kendali Operasi (BKO) dari Satuan Brimob Polda Jawa Tengah (Jateng) dan Polres Demak.</p>



<p>Mereka disebar pada sejumlah ring pengamanan mulai dari dalam stadion hingga area luar.</p>



<p>Selain itu, aparat juga menyiapkan tim penyisiran, untuk mencegah masuknya flare maupun benda berbahaya ke dalam stadion.</p>



<p>Saat dikonfirmasi, Kapolres Jepara melalui Kasihumas Polres Jepara AKP Dwi Prayitna mengatakan, bahwa pihaknya berkomitmen penuh menjaga keamanan jalannya pertandingan.</p>



<p>Menurutnya, pengamanan dilakukan sesuai prosedur yang tertuang dalam Perpol Nomor 10 Tahun 2022.</p>



<p>“Polres Jepara bersama seluruh stakeholder akan bekerja maksimal agar pertandingan ini berjalan aman, lancar, dan tertib. Kami juga mengimbau suporter untuk mendukung tim kesayangan dengan cara yang positif dan sportif,” ujar AKP Dwi.</p>



<p>Kasihumas menambahkan, aparat memberi perhatian khusus pada jalur masuk stadion dan barang bawaan penonton. Setiap penonton akan menjalani pemeriksaan ketat sebelum masuk ke area tribun.</p>



<p>“Kami akan menindak tegas setiap upaya membawa flare, kembang api, senjata tajam, maupun benda berbahaya lainnya. Penonton diharapkan tertib agar tidak merugikan diri sendiri maupun orang lain,” ucapnya. ●<strong>Redaksi/ASQ</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianpelita.id/sport/laga-persijap-vs-persija-polres-jepara-terjunkan-ratusan-personel-gabungan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ronny Tanuwijaya Optimistis Football 7 Bakal Berkembang Pesat</title>
		<link>https://harianpelita.id/sport/ronny-tanuwijaya-optimistis-football-7-bakal-berkembang-pesat/</link>
					<comments>https://harianpelita.id/sport/ronny-tanuwijaya-optimistis-football-7-bakal-berkembang-pesat/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 04 May 2026 11:21:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sport]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianpelita.id/?p=87286</guid>

					<description><![CDATA[HARIAN PELITA &#8212; Pemerhati sepakbola nasional Ronny Tanuwijaya menilai dunia sepakbola Indonesia semakin meriah dengan digelarnya liga 7 football. Kompetisi sepakbola mini dengan 7 pemain ini bisa jadi ajang pencarian bakat-bakat sepakbola Tanah Air. Hal itu dikemukakan Ronny saat menghadiri pembukaan Liga Football 7 di Lapangan Brillian, Jakarta Salatan, Sabtu (2/4/2026). Liga yang diikuti 36 [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class='booster-block booster-read-block'></div>
<p><strong>HARIAN PELITA &#8212;</strong> Pemerhati sepakbola nasional Ronny Tanuwijaya menilai dunia sepakbola Indonesia semakin meriah dengan digelarnya liga 7 football.</p>



<p>Kompetisi sepakbola mini dengan 7 pemain ini bisa jadi ajang pencarian bakat-bakat sepakbola Tanah Air.</p>



<p>Hal itu dikemukakan Ronny saat menghadiri pembukaan Liga Football 7 di Lapangan Brillian, Jakarta Salatan, Sabtu (2/4/2026).</p>



<p>Liga yang diikuti 36 klub dengan tiga kategori tersebut dibuka resmi Ketua Umum Federasi Football 7&nbsp; Indonesia Jenderal (Purn) Dudung Abdurrahman.</p>



<p>&#8220;Animo masyarakat mengikuti pertandingan sepakbola 7 lawan 7 ini begitu tinggi. Dengan adanya kompetisi seperti ini saya kira bisa menjadi tempat pencarian pemain-pemain berbakat untuk sepakbola Indonesia,&#8221; kata Ronny Tanuwijaya.</p>



<p>Menurutnya, sepakbola merupakan olahraga paling merakyat. Karena itu tidak heran sekalipun hanya melibatkan tujuh pemain, tetap saja yang namanya sepakbola pasti digemari,&#8221; Ronny melanjutkan.</p>



<p>Ronny juga memuji peran yang ditunjukkan Dudung Abdurrahman selaku ketua umum Federasi 7 Football Indonesia yang terus menggerakkan liga.</p>



<p>Keseriusan Kepala Staf Kepresidenan (KSP) itu juga diperlihatkan dengan menggandeng mantan pelatih timnas Indonesia asal Korea Shin Tae-yong sebagai penasihat timnas Football 7.</p>



<p>Ronny yang juga seorang pengusaha ini yakin, football 7 alam terus berkembang pesat apabila dikelola dengan baik dan profesional.</p>



<p>&#8220;Jadi sangat tepat dan benar feserai football 7 Indonesia membuat liga ini secara kontinyu,&#8221; kata Ronny.</p>



<p>Pembukaan Liga Football 7 melibatkan kategori komunitas, korporate (perusahaan), dan komunitas Football 7 perempuan, dimeriahkan dengan pertandingan eksebisi antara tim mantan timnas Imdonesia melawan tim Selebritis.</p>



<p>Jenderal (Purn) Dudung Abdurrahman tak ketinggalan ikut bermain dalam laga ini. Ia berganung dengan mantan pemain timnas seperti Azhari Rangkuti, Nuralim, Herry Kiswanto, Budi Sudarsono, dan Aji Ridwan Mas.</p>



<p>Sedangkan tim selebritis antara lain diperkuat, Judika, Ibnu Jamilo, dan Syamsir Alam. Skor akhir laga ini 6-3 untuk keunggulan Selebritis. Sementara dan dari tiga gol tim mantan timnas diciptakan Dudung Abdulrahman. ●<strong>Redaksi/07</strong></p>



<p></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianpelita.id/sport/ronny-tanuwijaya-optimistis-football-7-bakal-berkembang-pesat/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Soal Tuduhan Marc Klok, Sumardji: Saya Tidak Pernah Mengeluarkan Pernyataan Apapun</title>
		<link>https://harianpelita.id/sport/soal-tuduhan-marc-klok-sumardji-saya-tidak-pernah-mengeluarkan-pernyataan-apapun/</link>
					<comments>https://harianpelita.id/sport/soal-tuduhan-marc-klok-sumardji-saya-tidak-pernah-mengeluarkan-pernyataan-apapun/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 03 May 2026 16:25:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sport]]></category>
		<category><![CDATA[Exco PSSI]]></category>
		<category><![CDATA[PSSI]]></category>
		<category><![CDATA[Timnas Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianpelita.id/?p=87256</guid>

					<description><![CDATA[HARIAN PELITA &#8212; Chief Operating Officer (COO) Bhayangkara Presisi Lampung FC Kombes Pol Sumardji menegaskan, dirinya sama sekali tidak pernah mengeluarkan statement apapun terkait masalah yang melibatkan pemain Persib Bandung Marc Klok dan pemain Bhayangkara FC Henry Doumbia. &#8220;Saya tidak habis pikir, kenapa jadi saya yang dibawa-bawa? Saya sama sekali tidak pernah mengeluarkan pernyataan apapun. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class='booster-block booster-read-block'></div>
<p><strong>HARIAN PELITA &#8212;</strong> Chief Operating Officer (COO) Bhayangkara Presisi Lampung FC Kombes Pol Sumardji menegaskan, dirinya sama sekali tidak pernah mengeluarkan statement apapun terkait masalah yang melibatkan pemain Persib Bandung Marc Klok dan pemain Bhayangkara FC Henry Doumbia.</p>



<p>&#8220;Saya tidak habis pikir, kenapa jadi saya yang dibawa-bawa? Saya sama sekali tidak pernah mengeluarkan pernyataan apapun. Pernyataan terkait adanya masalah rasisme saat pertandingan Bhayangkara FC melawan Persib adalah pernyataan resmi klub, bukan saya,&#8221; kata Sumardji kepada <strong><em>HarianPelita.id, </em></strong>Minggu (3/5/2026) malam.</p>



<p>Klok menuding Sumardji yang terus menuduh dirinya sebagai pelaku rasisme. Menurut Klok, tuduhan dilontarkan Sumardji sejak lorong stadion. Tuduhan juga terus dilontarkan setelah laga usai.</p>



<p>Sebagaimana ramai diberitakan, Klok dituding menghina penyerang Bhayangkara FC Doumbia saat kedua tim bertemu pada lanjutan BRI Super League 2025/2026 di Stadion Sumpah Pemuda, Bandarlampung, Kamis pekan lalu.</p>



<p>Henry Doumbia menerima aksi rasisme dari Klok disampaikan secara langsung oleh Bhayangkara FC melalui akun media sosial resmi pada Sabtu (2/5/2026). Bhayangkara FC menginformasikan hal itu dalam klarifikasi terkait viralnya video perdebatan antara Wahyu Subo Seto dan Marc Klok di lorong pemain.</p>



<p>●<strong><em>Luruskan pemberitaan</em></strong><br>Selanjutnya, manajemen Bhayangkara FC merasa perlu untuk meluruskan kenapa kejadian tersebut terjadi.</p>



<p>Namun, belakangan justru muncul pernyataan dari Klok yang justru menyeret-nyeret COO Bhayangkara Presisi Lampung FC, Kombes Pol Sumardji.</p>



<p>Sumardji yang juga manajer tim nasional terkejut setelah dirinya menjadi sasaran dari pernyataan yang disampaikan pemain Persib tersebut.</p>



<p>&#8220;Saya tidak pernah mengeluarkan pernyataan terkait rasisme itu, lho kok, malah saya dibawa-bawa. Ada masalah apa Klok dengan saya?&#8221; Sumardji melanjutkan.</p>



<p>Ia juga membantah dirinya disebut-sebut memanas-manasi situasi terkait masalah tersebut.</p>



<p>&#8220;Sama sekali tidak benar itu. Sebaliknya, saya justru berusaha meredakan situasi agar antara Henry dan Klok bisa segera berdamai, tanpa harus terlibat konflik berkepanjangan,&#8221; kata Sumardji.</p>



<p>●<strong><em>Kasus Klok sudah dilaporkan ke Komdis PSSI</em></strong><br>Kasus rasisme yang dilakukan Klok kabarnya telah dilaporkan ke Komisi Disiplin PSSI. Pihak Bhayangkara Presisi juga sudah menyerahkan bukti terkait apa yang terjadi di lapangan yang melibatkan Henry Doumbia dan Marc Klok.</p>



<p>Kapten Persib Bandung Marc Klok menyebut isu dugaan rasisme yang mewarnai laga antara Bhayangkara Presisi Lampung FC dan Maung Bandung sejatinya sudah beres di lapangan.</p>



<p>Namun, sayangnya Klok mengaku masih mendapat tuduhan tak menyenangkan dari manajer Chief Operating Officer Bhayangkara FC, Sumardji.</p>



<p>Dalam klarifikasinya, Sabtu (2/4/2026), Klok sudah menjelaskan awal mula mencuatnya tuduhan dugaan tindak rasisme tersebut.</p>



<p>Pemain naturalisasi itu menjelaskan insiden terjadi murni karena kesalahpahaman pendengaran di tengah tensi pertandingan. Menurutnya, momen itu terjadi saat Persib mencetak gol kedua. ●<strong>Redaksi/007</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianpelita.id/sport/soal-tuduhan-marc-klok-sumardji-saya-tidak-pernah-mengeluarkan-pernyataan-apapun/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mental Pemain Super Leaque Menjijikan, Karakter Wahyu Subo Seto Memalukan</title>
		<link>https://harianpelita.id/sport/mental-pemain-super-leaque-menjijikan-karakter-wahyu-subo-seto-memalukan/</link>
					<comments>https://harianpelita.id/sport/mental-pemain-super-leaque-menjijikan-karakter-wahyu-subo-seto-memalukan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 01 May 2026 09:52:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sport]]></category>
		<category><![CDATA[Bhayangkara FC]]></category>
		<category><![CDATA[bobotoh persib]]></category>
		<category><![CDATA[Exco PSSI]]></category>
		<category><![CDATA[Persib Bandung]]></category>
		<category><![CDATA[PSSI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianpelita.id/?p=87159</guid>

					<description><![CDATA[HARIAN PELITA &#8212; Mental pemain&#8211;pemain Super Leaque makin mengkhawatirkan disebabkan tidak mau menerima kekalahan klubnya. Seperti dilakukan pemain klub Bhayangkara FC Wahyu Subo Seto bersitegang dengan Mark Klok usai laga antara Persib Bandung Vs Bhayangkara FC, Kamis 30 April 2026. Ketegangan laga Bhayangkara FC melawan Persib Bandung tak hanya terjadi di dalam lapangan, tapi juga [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class='booster-block booster-read-block'></div>
<p><strong>HARIAN PELITA &#8212; </strong>Mental pemain&#8211;pemain Super Leaque makin mengkhawatirkan disebabkan tidak mau menerima kekalahan klubnya. Seperti dilakukan pemain klub Bhayangkara FC Wahyu Subo Seto bersitegang dengan Mark Klok usai laga antara Persib Bandung Vs Bhayangkara FC, Kamis 30 April 2026.</p>



<p>Ketegangan laga Bhayangkara FC melawan Persib Bandung tak hanya terjadi di dalam lapangan, tapi juga meluap hingga ke koridor menuju ruang ganti saat jeda babak pertama.</p>



<p>Tidak ada angin tidak api, tiba-tiba situasi berubah saat jeda babak pertama, menjadi arena konfrontasi menegangkan dan pertengkaran emosional yang sangat lucu.</p>



<p>Suasana semakin memuncak saat Wahyu terlihat mendorong gelandang Persib Mark Klok. Namun justru menjadi bukti nyata betapa kuatnya ikatan di antara para pemain Persib. Pemain Persib melerai tapi Wahyu makin emosi.</p>



<p>Artinya mental pemain tak mau kalah kian terlihat bahwa pemain-pemain lokal tak mau menerima kekalahan. Ia hanya mau menang. Lucu memang!.</p>



<p>PSSI segera merombak aturan keras kepada pemain-pemain, yang katanya profesional, dibayar mahal tetapi etika dan emosinya menjijikan. ●<strong>Redaksi/HT</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianpelita.id/sport/mental-pemain-super-leaque-menjijikan-karakter-wahyu-subo-seto-memalukan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Atlet Taekwondo Polri Berjaya di Jepang  Raih 21 Medali, Wakapolri Beri ucapan Selamat</title>
		<link>https://harianpelita.id/sport/atlet-taekwondo-polri-berjaya-di-jepang-raih-21-medali-wakapolri-beri-ucapan-selamat/</link>
					<comments>https://harianpelita.id/sport/atlet-taekwondo-polri-berjaya-di-jepang-raih-21-medali-wakapolri-beri-ucapan-selamat/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Apr 2026 06:23:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sport]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianpelita.id/?p=86921</guid>

					<description><![CDATA[HARIAN PELITA — Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Komjen Pol Dedi Prasetyo menegaskan sejak diresmikannya Komite Olahraga Polri (KOP) pada tahun 2024, pembinaan atlet Polri semakin terarah dan berkelanjutan. Peresmian KOP dilakukan Jenderal Pol&#160; Listyo Sigit Prabowo pada Mei 2024, sebagai wadah bagi personel Polri yang memiliki bakat dan prestasi di bidang olahraga. “Pembentukan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class='booster-block booster-read-block'></div>
<p><strong>HARIAN PELITA — </strong>Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Komjen Pol Dedi Prasetyo menegaskan sejak diresmikannya Komite Olahraga Polri (KOP) pada tahun 2024, pembinaan atlet Polri semakin terarah dan berkelanjutan.</p>



<p>Peresmian KOP dilakukan Jenderal Pol&nbsp; Listyo Sigit Prabowo pada Mei 2024, sebagai wadah bagi personel Polri yang memiliki bakat dan prestasi di bidang olahraga.</p>



<p>“Pembentukan Komite Olahraga Polri sejak 2024 sebagai wadah dan sistem guna memastikan pembinaan dan penjaminan hak-hak atlet Polri yang berprestasi,” ujar Wakapolri.</p>



<p>Dalam implementasinya, kebijakan tersebut terbukti memberikan dampak positif. Tim Taekwondo Garbha Presisi Polri berhasil meraih Juara Umum dalam ajang The 22nd WATA Open International Taekwondo Championship 2026 yang berlangsung di Ohama Arena Sakai, Osaka, Minggu (27/4/2026).</p>



<p>Kontingen Polri yang diperkuat oleh 15 atlet terbaik tampil dominan sejak hari pertama hingga hari kedua pertandingan dengan perolehan total 21 medali, terdiri dari 14 medali emas, 5 medali perak, dan 2 medali perunggu.</p>



<p>Raihan tersebut menempatkan Tim Taekwondo Garbha Presisi Polri di puncak klasemen akhir, mengungguli peserta dari berbagai negara. ●<strong>Redaksi/IA/RI</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianpelita.id/sport/atlet-taekwondo-polri-berjaya-di-jepang-raih-21-medali-wakapolri-beri-ucapan-selamat/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Proliga Putri 2026: Jakarta Pertamina Enduro Berhasil Raih Juara Umum</title>
		<link>https://harianpelita.id/sport/proliga-putri-2026-jakarta-pertamina-enduro-berhasil-raih-juara-umum/</link>
					<comments>https://harianpelita.id/sport/proliga-putri-2026-jakarta-pertamina-enduro-berhasil-raih-juara-umum/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 25 Apr 2026 14:17:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sport]]></category>
		<category><![CDATA[Megawati]]></category>
		<category><![CDATA[Megawati Hangestri]]></category>
		<category><![CDATA[Proliga]]></category>
		<category><![CDATA[Proliga 2026]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianpelita.id/?p=86867</guid>

					<description><![CDATA[HARIAN.PELITA &#8212; Akhirnya Mega dan Jakarta Pertamina Enduro (JPE) berhasil menjadi juara umum Proliga Putri 2026 seri Jogjakarta. Pertandingan Grand Final Proliga 2026 sektor putri antara Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia melawan Jakarta Pertamina Enduro berjalan sengit dan akhir di leg kedua. Bertanding di GOR Amongrogo, Yogyakarta, Jumat (24/4/2026), Megawati Hangestri Pertiwi dan kawan-kawan menang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class='booster-block booster-read-block'></div>
<p><strong>HARIAN.PELITA &#8212; </strong>Akhirnya Mega dan Jakarta Pertamina Enduro (JPE) berhasil menjadi juara umum Proliga Putri 2026 seri Jogjakarta.</p>



<p>Pertandingan Grand Final Proliga 2026 sektor putri antara Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia melawan Jakarta Pertamina Enduro berjalan sengit dan akhir di leg kedua.</p>



<p>Bertanding di GOR Amongrogo, Yogyakarta, Jumat (24/4/2026), Megawati Hangestri Pertiwi dan kawan-kawan menang telak 3-0 (25-19, 25-23, 25-21).</p>



<figure class="wp-block-image size-full"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="748" height="872" src="https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2026/04/1000132583.jpg" alt="" class="wp-image-86869" srcset="https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2026/04/1000132583.jpg 748w, https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2026/04/1000132583-257x300.jpg 257w" sizes="(max-width: 748px) 100vw, 748px" /></figure>



<p>Pertamina Enduro resmi juara Proliga 2026 dan mempertahankan supremasinya. Dengan format best off three, Pertamina Enduro menang 2-0 (Leg I/3-1 dan Leg 2/3-0).</p>



<p>Set pertama, Pertamina Enduro langsung menggempur pertahanan Gresik Phonska Plus. Sesekali balasan dari hitter Annie Mitchem dan Sasha Bytsenko. Set pertama berakhir 25-19.</p>



<p>Unggul 1-0 membuat Pertamina Enduro makin bersemangat. Megatron, Irina dan Wilma Salas bergantian cetak poin hingga akhirnya kembali memenangi set kedua dengan skor 25-23.</p>



<p>Set ketiga tekanan dan di Gresik Phonska Plus. Shella Bernadetha dan kawan-kawan mencoba bangkit, namun sia-sia karena tertinggal jauh. Perjuangan Gresik Phonska Plus berakhir dan kalah 25-21. ●<strong>Redaksi/HP</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianpelita.id/sport/proliga-putri-2026-jakarta-pertamina-enduro-berhasil-raih-juara-umum/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Komisi Wasit PSSI Buka Ruang Dialog dengan Klub dan Media</title>
		<link>https://harianpelita.id/sport/komisi-wasit-pssi-buka-ruang-dialog-dengan-klub-dan-media/</link>
					<comments>https://harianpelita.id/sport/komisi-wasit-pssi-buka-ruang-dialog-dengan-klub-dan-media/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 21 Apr 2026 07:03:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sport]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianpelita.id/?p=86652</guid>

					<description><![CDATA[HARIAN PELITA &#8212; Jurnalis peliput olahraga di Surabaya dan sekitarnya antusias mengikuti Workshop Laws of The Game yang digelar oleh Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) dan didukung Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Sabtu (18/4/2026). Program yang digelar di ruang Studio Gedung U5 Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) Unesa tersebut menghadirkan narasumber Ketua Komite Wasit [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class='booster-block booster-read-block'></div>
<p><strong>HARIAN PELITA &#8212; </strong>Jurnalis peliput olahraga di Surabaya dan sekitarnya antusias mengikuti Workshop Laws of The Game yang digelar oleh Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) dan didukung Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Sabtu (18/4/2026).</p>



<p>Program yang digelar di ruang Studio Gedung U5 Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) Unesa tersebut menghadirkan narasumber Ketua Komite Wasit PSSI, Yoshimi Ogawa.</p>



<p>Selama dua jam lebih, para jurnalis yang sering meliput kompetisi sepak bola Indonesia dari kasta terbawah hingga teratas serta pertandingan timnas di semua level usia mendapatkan banyak wawasan baru terkait aturan-aturan perwasitan sepak bola terkini dari Ogawa.</p>



<p>“Salah satu tujuannya, kami ingin memperdalam pemahaman klub-klub tersebut terhadap perwasitan. Dari situ kami dapat wawasan tentang bagaimana sepak bola Indonesia berjalan,”</p>



<p>“Kadang interpretasi klub berbeda dengan Laws of The Game. Kami memberi umpan balik sesuai dengan Laws of The Game,”</p>



<p>&#8220;Itulah mengapa teman-teman media memegang peranan kunci dalam sepak bola Indonesia. Informasi yang disampaikan akan membentuk cara pandang masyarakat&#8221;</p>



<p>&#8220;Ketika tim kalah, wasit sering menjadi pihak yang disalahkan. Kami mencoba mengubah pola ini dengan membuka ruang dialog, termasuk dengan klub dan media&#8221;. ●<strong>Redaksi/HP</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianpelita.id/sport/komisi-wasit-pssi-buka-ruang-dialog-dengan-klub-dan-media/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Firman Utina Kecam Aksi Penyerangan Pelatih EPA Bhayangkara, Pelatih Bukan Preman</title>
		<link>https://harianpelita.id/sport/firman-utina-kecam-aksi-penyerangan-pelatih-epa-bhayangkara-pelatih-bukan-preman/</link>
					<comments>https://harianpelita.id/sport/firman-utina-kecam-aksi-penyerangan-pelatih-epa-bhayangkara-pelatih-bukan-preman/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 Apr 2026 04:58:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sport]]></category>
		<category><![CDATA[Exco PSSI]]></category>
		<category><![CDATA[PSSI]]></category>
		<category><![CDATA[Timnas Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianpelita.id/?p=86618</guid>

					<description><![CDATA[HARIAN PELITA &#8212; Firman Utina, mantan pemain sepak bola Indonesia lewat IG-nya mengecam aksi penyerangan dilakukan pelatih EPA Bhayangkara. Berdasarkan informasi&#160; Firman Utina memiliki hubungan dengan Bhayangkara karena pernah bermain untuk klub tersebut pada tahun 2017-2018 dan juga menjadi asisten pelatih di Bhayangkara pada tahun 2018. Ini berarti Firman memiliki latar belakang dan pengalaman dengan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class='booster-block booster-read-block'></div>
<p><strong>HARIAN PELITA &#8212; </strong>Firman Utina, mantan pemain sepak bola Indonesia lewat IG-nya mengecam aksi penyerangan dilakukan pelatih EPA Bhayangkara.</p>



<p>Berdasarkan informasi&nbsp; Firman Utina memiliki hubungan dengan Bhayangkara karena pernah bermain untuk klub tersebut pada tahun 2017-2018 dan juga menjadi asisten pelatih di Bhayangkara pada tahun 2018.</p>



<p>Ini berarti Firman memiliki latar belakang dan pengalaman dengan klub yang sama dengan EPA Bhayangkara, kemungkinan besar EPA adalah pelatih di Bhayangkara yang Firman kenal atau pernah bekerja sama.</p>



<p>Kalimat &#8220;kursus jangan tidur&#8221; dalam konteks pernyataan Firman Utina adalah sebuah sindiran atau ejekan terhadap pelatih EPA Bhayangkara.</p>



<p>Makna sebenarnya adalah bahwa pelatih tersebut dinilai perlu mengikuti kursus atau pelatihan untuk memperbaiki perilaku atau kemampuannya, bukan tidur-tidur saja.</p>



<p>&#8220;Saya tidak setuju ada pelatih yang tidak ngerti adab dan etika. Sebaiknya hukum seumur hidup saja. Pelatih itu bukan preman,&#8221; tegas Firman Utina.</p>



<p>Reaksi penggemar terhadap insiden antara Firman Utina dan pelatih EPA Bhayangkara cukup beragam. Beberapa penggemar terlihat mendukung pernyataan Firman Utina yang mengecam aksi penyerangan yang dilakukan oleh pelatih tersebut.</p>



<p>Mereka menilai bahwa tindakan kekerasan bukanlah solusi yang tepat dalam menyelesaikan masalah. ●Redaksi/ES</p>



<p></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianpelita.id/sport/firman-utina-kecam-aksi-penyerangan-pelatih-epa-bhayangkara-pelatih-bukan-preman/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pelaku Tendangan &#8220;Kungfu&#8221; Sepakbola U-20 Sebaiknya Dihukum Seumur Hidup</title>
		<link>https://harianpelita.id/sport/pelaku-tendangan-kungfu-sepakbola-u-20-sebaiknya-dihukum-seumur-hidup/</link>
					<comments>https://harianpelita.id/sport/pelaku-tendangan-kungfu-sepakbola-u-20-sebaiknya-dihukum-seumur-hidup/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 Apr 2026 03:03:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sport]]></category>
		<category><![CDATA[Exco PSSI]]></category>
		<category><![CDATA[PSSI]]></category>
		<category><![CDATA[Timnas Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianpelita.id/?p=86609</guid>

					<description><![CDATA[HARIAN PELITA &#8212; Aksi kungfu disesalkan di sepakbola Indonesia. Asi tendangan kungfu yang viral, Pemain Bhayangkara Alberto Henga terlebih dahulu melakukan tendangan ke pemain Dewa United (Mohamad Ridwan) di area bench. Tak hanya Alberto. Ada beberapa pemain lainnya dan juga satu Pelatih Kiper yang terlibat. Seperti Alberto, Ahmad Catur Prasetyo, Aqilah Lissunnah dan Ferdiansyah (Pelatih [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class='booster-block booster-read-block'></div>
<p><strong>HARIAN PELITA &#8212; </strong>Aksi kungfu disesalkan di sepakbola Indonesia. Asi tendangan kungfu yang viral, Pemain Bhayangkara Alberto Henga terlebih dahulu melakukan tendangan ke pemain Dewa United (Mohamad Ridwan) di area bench.</p>



<p>Tak hanya Alberto. Ada beberapa pemain lainnya dan juga satu Pelatih Kiper yang terlibat. Seperti Alberto, Ahmad Catur Prasetyo, Aqilah Lissunnah dan Ferdiansyah (Pelatih Kiper Bhayangkara U-20).</p>



<figure class="wp-block-image size-full"><img decoding="async" width="653" height="490" src="https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2026/04/1000129266.jpg" alt="" class="wp-image-86611" srcset="https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2026/04/1000129266.jpg 653w, https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2026/04/1000129266-300x225.jpg 300w" sizes="(max-width: 653px) 100vw, 653px" /></figure>



<p>Mereka pantas dihukum seumur hidup di.lingkungan sepakbola PSSI, tindakan mereka mempermalukan aturan sepakbola modern.</p>



<p>PSSI wajib mengambil tindakan hukuman setimpal dengan perbuatan pelaku. Suporter Indonesia mendesak pemain-pemain yang terlibat sebaiknya tak lagi berada di sepakbola nasional.</p>



<p>&#8220;Sebaiknya mereka pelaku itu tak lagi berada di sepakbola Indonesia. Kita harus mendidik mental pemain muda beradab. Jangan nanti kelakuan seperti itu diikuti pemain lain,&#8221; tegas pemain lain. ●<strong>Redaksi/HP</strong></p>



<p></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianpelita.id/sport/pelaku-tendangan-kungfu-sepakbola-u-20-sebaiknya-dihukum-seumur-hidup/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
