2026-02-09 14:04

Syukuran Masjid Baru di Desa Toya Aikmel, Wabup Lombok Timur Sebut Jadi Pusat Ibadah dan Sosial Warga

Share

HARIAN PELITA — Masyarakat Desa Toya, Kecamatan Aikmel, Lombok Timur merayakan selesainya pembangunan Masjid Jami’ Ali Jabir melalui kegiatan tasyakuran digelar pada Sabtu (7/2/2026).

Acara berlangsung khidmat dan dihadiri Wakil Bupati Lombok Timur H Moh. Edwin Hadiwijaya, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta unsur pemerintah dan dunia pendidikan.

Kegiatan ini menandai dimulainya pemanfaatan masjid sebagai sarana ibadah utama warga setempat. Sejak pagi, masyarakat tampak memadati area masjid untuk mengikuti rangkaian doa dan kegiatan sosial yang telah disiapkan panitia.

Dalam arahannya, Wakil Bupati menilai keberhasilan pembangunan masjid mencerminkan kuatnya partisipasi warga. Ia menyampaikan bahwa kerja bersama antara masyarakat, ulama, dan pemerintah menjadi modal penting dalam mendorong pembangunan di daerah.

Menurutnya, keberadaan masjid diharapkan tidak hanya dimanfaatkan untuk salat berjamaah, tetapi juga sebagai tempat pembinaan keagamaan dan kegiatan sosial kemasyarakatan. Pemerintah daerah, kata dia, mendukung upaya penguatan nilai religius di tengah kehidupan masyarakat.

Pada momen tersebut, ia juga menginformasikan adanya penyesuaian dalam tata kelola penyelenggaraan ibadah haji. Salah satu perubahan yang disampaikan adalah penerapan tes kesehatan di tahap awal pendaftaran sebelum pelunasan biaya. Kebijakan ini diharapkan membantu pengaturan antrean jamaah yang masa tunggunya tergolong panjang.

Ketua panitia pembangunan masjid, H. Syakirin, menyebut proses pembangunan Masjid Jami’ Ali Jabir berjalan kurang lebih tiga tahun. Pembangunan dilakukan secara bertahap dengan mengandalkan swadaya dan gotong royong warga. Ia turut menyampaikan penghargaan kepada Tuan Guru H. Muhammad Sapoan yang aktif membimbing masyarakat selama proses tersebut.

Selain doa bersama, acara tasyakuran dirangkaikan dengan khitanan massal dan penyaluran bantuan untuk anak yatim piatu. Tausiyah yang disampaikan Tuan Guru Abdulloh Husni menutup seluruh rangkaian kegiatan.

Hadir pula dalam acara tersebut Camat Aikmel, perwakilan MUI Lombok Timur, pimpinan Pondok Pesantren Darul Falah, anggota DPRD, pengurus masjid, serta pimpinan lembaga pendidikan di wilayah Aikmel. Warga berharap masjid yang telah berdiri dapat menjadi pusat kegiatan keagamaan sekaligus mempererat kebersamaan di lingkungan desa. ●Redaksi/Pan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *