Suara Hati Siswa SMPN 1 Krayan Timur: Kami Tak Butuh MBG, Kami Butuh Jalan Diperbaiki
HARIAN PELITA — Siswa SMP Negeri 1 Krayan Timur, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, menyuarakan aspirasi mereka terkait kondisi jalan di wilayah perbatasan Indonesia–Malaysia yang rusak parah.
Dalam video yang beredar di media sosial, Gilbert Christian, siswa kelas 2, berorasi di jalan berlumpur Pa Kebuan, menegaskan kebutuhan perbaikan infrastruktur lebih mendesak daripada program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Gilbert menyampaikan, perjalanan ke sekolah setiap hari melewati jalan tanah liat becek dan berlubang, yang sering membuat motor amblas dan memaksa siswa berjalan kaki tanpa sepatu.

“Buatkan jalan kami yang layak. Kami lebih membutuhkan perbaikan jalan daripada Makan Bergizi Gratis,” tegasnya.
Warga setempat mendukung aksi ini, bahkan mengirim surat terbuka kepada Presiden Prabowo Subianto agar melihat langsung kondisi di lapangan dan memperhatikan skala prioritas pembangunan.
Kepala Desa Pa’ Betung Aprem Rining menambahkan bahwa warga tidak menolak program pemerintah, namun berharap anggaran MBG dialihkan atau diutamakan untuk pembangunan jalan. Ia menekankan, inisiatif siswa murni lahir dari pengalaman sehari-hari yang harus melewati jalan rusak hingga satu jam untuk menuju sekolah. ●Redaksi/CR
