<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Harian Pelita</title>
	<atom:link href="https://harianpelita.id/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://harianpelita.id</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Mon, 04 May 2026 04:55:16 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>
	<item>
		<title>Propam Polresta Pati Gelar Pengecekan Ketat Pastikan Personel Pelayanan Tanpa Senpi</title>
		<link>https://harianpelita.id/news/daerah/propam-polresta-pati-gelar-pengecekan-ketat-pastikan-personel-pelayanan-tanpa-senpi/</link>
					<comments>https://harianpelita.id/news/daerah/propam-polresta-pati-gelar-pengecekan-ketat-pastikan-personel-pelayanan-tanpa-senpi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 04 May 2026 04:55:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianpelita.id/?p=87274</guid>

					<description><![CDATA[HARIAN PELITA &#8212; Untuk memastikan pelaksanaan pelayanan aksi unjuk rasa oleh Forum Komunikasi Nelayan Besar Kabupaten Pati berjalan sesuai prosedur, Seksi Profesi dan Pengamanan (Sie Propam) Polresta Pati melaksanakan pengecekan menyeluruh terhadap seluruh personel yang akan diterjunkan di lapangan. Kegiatan pengecekan tersebut dilaksanakan usai apel kesiapan pelayanan yang dipimpin Kapolresta Pati Kombes Pol. Jaka Wahyudi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class='booster-block booster-read-block'></div>
<p><strong>HARIAN PELITA &#8212; </strong>Untuk memastikan pelaksanaan pelayanan aksi unjuk rasa oleh Forum Komunikasi Nelayan Besar Kabupaten Pati berjalan sesuai prosedur, Seksi Profesi dan Pengamanan (Sie Propam) Polresta Pati melaksanakan pengecekan menyeluruh terhadap seluruh personel yang akan diterjunkan di lapangan.</p>



<p>Kegiatan pengecekan tersebut dilaksanakan usai apel kesiapan pelayanan yang dipimpin Kapolresta Pati Kombes Pol. Jaka Wahyudi di Pendopo Kabupaten Pati.</p>



<p>Pengecekan dilakukan sebagai langkah pengawasan internal guna memastikan kesiapan personel serta kepatuhan terhadap standar operasional prosedur dalam pelaksanaan tugas.</p>



<p>Dalam pelaksanaannya, Sie Propam melakukan pemeriksaan secara detail meliputi sikap tampang, kelengkapan administrasi, serta perlengkapan dinas yang digunakan oleh personel.</p>



<p>Secara khusus, dilakukan pemeriksaan dan penggeledahan untuk memastikan tidak ada personel yang membawa senjata api, tongkat, maupun benda berbahaya lainnya yang berpotensi menimbulkan kesan represif dalam pengamanan aksi.</p>



<p>Langkah ini menjadi bagian dari upaya Polresta Pati dalam memperkuat profesionalisme dan memastikan pendekatan yang digunakan dalam pengamanan adalah humanis, persuasif, dan terukur. Dengan pengawasan sejak tahap awal, diharapkan seluruh personel dapat melaksanakan tugas secara disiplin dan sesuai ketentuan yang berlaku.</p>



<p>Kapolresta Pati Kombes Pol Jaka Wahyudi menegaskan bahwa pengecekan oleh Propam merupakan bagian penting dalam menjaga kualitas pelaksanaan tugas di lapangan.</p>



<p>“Pengecekan ini untuk memastikan seluruh personel siap melaksanakan tugas secara profesional, tidak membawa senjata api maupun benda berbahaya, serta bertindak sesuai prosedur dengan mengedepankan pendekatan humanis,” ujarnya. Senin (4/5)</p>



<p>Sementara itu, Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol. Artanto menyampaikan bahwa pengawasan yang dilakukan oleh Propam merupakan bentuk komitmen Polda Jateng&nbsp; dalam menjaga akuntabilitas dan kepercayaan publik.</p>



<p>“Pengecekan oleh Propam bertujuan memastikan seluruh personel melaksanakan tugas sesuai SOP, tidak membawa senjata api maupun perlengkapan yang tidak sesuai, serta mengedepankan pendekatan humanis dalam pelayanan aksi,” ujar Kombes Pol. Artanto. ●<strong>Redaksi/ASQ</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianpelita.id/news/daerah/propam-polresta-pati-gelar-pengecekan-ketat-pastikan-personel-pelayanan-tanpa-senpi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Polda Metro Kerahkan 3.545 Personel Amankan aksi Demo Hardiknas Jangan Terprovokasi</title>
		<link>https://harianpelita.id/news/metropolitan/polda-metro-kerahkan-3-545-personel-amankan-aksi-demo-hardiknas-jangan-terprovokasi/</link>
					<comments>https://harianpelita.id/news/metropolitan/polda-metro-kerahkan-3-545-personel-amankan-aksi-demo-hardiknas-jangan-terprovokasi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 04 May 2026 04:49:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metropolitan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianpelita.id/?p=87270</guid>

					<description><![CDATA[HARIAN PELITA &#8212;  Polda Metro Jaya menyiapkan 3.545 personel untuk melayani aksi unjuk rasa memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026. Aksi dijadwalkan berlangsung di sejumlah titik di Jakarta hari ini, Senin (4/5/2026). Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan personel disebar ke sejumlah lokasi. Titik aksi yang menjadi perhatian yakni kawasan Monas, Gedung [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class='booster-block booster-read-block'></div>
<p><strong>HARIAN PELITA &#8212; </strong> Polda Metro Jaya menyiapkan 3.545 personel untuk melayani aksi unjuk rasa memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026. Aksi dijadwalkan berlangsung di sejumlah titik di Jakarta hari ini, Senin (4/5/2026).</p>



<p>Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan personel disebar ke sejumlah lokasi. Titik aksi yang menjadi perhatian yakni kawasan Monas, Gedung DPR/MPR RI, serta Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) serta Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek).</p>



<p>“Polda Metro Jaya menyiapkan 3.545 personel pelayanan. Jumlah tersebut terdiri dari unsur Polda Metro Jaya sebanyak 3.351 personel, jajaran Polres sebanyak 176 personel, serta Kayan dan Padal sebanyak 18 personel. Selain itu, kegiatan ini juga didukung Sabuk Kamtibmas sebanyak 250 personel. Mereka ditempatkan di sejumlah titik untuk memastikan kegiatan penyampaian pendapat berjalan aman, tertib, lancar, dan kondusif,” kata Kombes Budi, Senin (4/5/2026).</p>



<p>Selanjutnya, Kombes Budi mengatakan polisi akan mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif dalam melayani massa aksi.</p>



<p>Personel juga disiapkan untuk melakukan pengaturan lalu lintas, penjagaan objek, imbauan, hingga antisipasi potensi gangguan kamtibmas.</p>



<p>“Kami tekankan kepada seluruh personel agar bertindak persuasif dan humanis. Kehadiran Polri untuk memastikan masyarakat dapat menyampaikan aspirasi dengan aman, tanpa mengganggu ketertiban umum,” ujarnya.</p>



<p>Sementara itu, Polda Metro Jaya juga menyiapkan pengaturan arus lalu lintas di sekitar lokasi aksi. Rekayasa lalu lintas akan diterapkan secara situasional melihat perkembangan massa di lapangan.</p>



<p>Kombes Budi meminta pengendara mengikuti arahan petugas di lapangan. Ia mengatakan petugas lalu lintas akan membantu mengurai kepadatan apabila terjadi peningkatan aktivitas massa. “Silakan ikuti arahan petugas. Rekayasa lalu lintas bersifat situasional, menyesuaikan dinamika di lapangan,” katanya.</p>



<p>Kombes Budi juga mengimbau massa aksi menyampaikan pendapat secara tertib dan damai. Dia meminta peserta aksi tidak membawa benda berbahaya dan tidak mudah terprovokasi. ●<strong>Redaksi/IA</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianpelita.id/news/metropolitan/polda-metro-kerahkan-3-545-personel-amankan-aksi-demo-hardiknas-jangan-terprovokasi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BK DPRD Depok: Anggota Dewan Merokok di Area KTR Langgar Kode Etik DPRD akan Diberi Sanksi</title>
		<link>https://harianpelita.id/news/parlementaria/bk-dprd-depok-anggota-dewan-merokok-di-area-ktr-langgar-kode-etik-dprd-akan-diberi-sanksi/</link>
					<comments>https://harianpelita.id/news/parlementaria/bk-dprd-depok-anggota-dewan-merokok-di-area-ktr-langgar-kode-etik-dprd-akan-diberi-sanksi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 04 May 2026 04:43:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Parlementaria]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianpelita.id/?p=87267</guid>

					<description><![CDATA[HARIAN PELITA &#8212; Badan Kehormatan (BK) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) angkat bicara merespon kasus viral seorang anggota dewan dari Komisi D DPRD Kota Depok bernama Siswanto terekam menyalakan rokok di area Kawasan Tanpa Rokok (KTR). Legislator dari Fraksi PKB membidani masalah kesehatan tersebut merokok, terekam kamera yang tayang di YouTube TV Depok saat acara [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class='booster-block booster-read-block'></div>
<p><strong>HARIAN PELITA &#8212;</strong> Badan Kehormatan (BK) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) angkat bicara merespon kasus viral seorang anggota dewan dari Komisi D DPRD Kota Depok bernama Siswanto terekam menyalakan rokok di area Kawasan Tanpa Rokok (KTR).</p>



<p>Legislator dari Fraksi PKB membidani masalah kesehatan tersebut merokok, terekam kamera yang tayang di YouTube TV Depok saat acara peringatan HUT ke 27 Kota Depok di Balai Kota Depok, Senin (27/04/2026) lalu</p>



<p>Dalam keterangannya usai memenuhi panggilan BKD, Siswanto menyebut kejadian itu sebagai bentuk kekhilafan.</p>



<p>Ia mengaku tidak bermaksud melanggar aturan, melainkan terjadi secara spontan setelah menjalani wawancara.</p>



<p>Siswanto merupakan pejabat publik yang menjadi anggota Komisi D membidani kesehatan, dinilai justru tidak memberikan contoh yang baik dalam peneggakkan Perda KTR.</p>



<p>&#8220;Kami sudah melakukan klarifikasi, terkait dugaan pelanggaran Perda KTR oleh salah satu anggota DPRD Kota Depok,&#8221; ungkap Ketua BK DPRD Kota Depok Qonita Lutfiyah, Senin (04/05/2026).<br>‎<br>Lanjut Qonita, proses klarifikasi dilakukan sebagai tindak lanjut atas informasi yang beredar di masyarakat dan media.</p>



<p>&#8220;Ini sebagai bentuk respon atas perhatian publik.‎Hasil klarifikasi sementara, yang bersangkutan mengakui adanya kejadian tersebut dan menyampaikan bahwa hal itu terjadi karena kelalaian situasional, tanpa adanya unsur kesengajaan untuk melanggar ketentuan,&#8221; jelasnya.<br>‎<br>Qonita yang merupakan politisi dari partai PPP menambahkan, terkait ‎permintaan maaf, yang bersangkutan telah menyampaikan permohonan maaf dan menyatakan komitmennya untuk tidak mengulangi perbuatan tersebut.</p>



<p>&#8220;Namun, BK DPRD Kota Depok sedang memproses penanganan sesuai mekanisme dan ketentuan Kode Etik DPRD. Sanksi akan diberikan secara proporsional sesuai tingkat pelanggaran,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Dia mengutarakan, pihaknya memahami bahwa ada Satgas KTR yang merupakan bagian dari kewenangannya dalam penegakan Perda KTR.<br>‎<br>&#8220;Badan Kehormatan DPRD pada prinsipnya mendukung setiap upaya penegakan peraturan daerah oleh pihak yang berwenang, sepanjang dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku. ‎Terkait permintaan maaf kepada Satgas KTR, hal tersebut akan menjadi bagian dari evaluasi dan pertimbangan dalam proses penanganan yang sedang berjalan,&#8221; tutur Qonita.<br>‎<br>‎Badan Kehormatan DPRD Kota Depok menegaskan komitmennya untuk menjaga marwah lembaga, menegakkan kode etik, serta memastikan setiap dugaan pelanggaran ditangani secara objektif, transparan, dan akuntabel. ●<strong>Redaksi/ES</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianpelita.id/news/parlementaria/bk-dprd-depok-anggota-dewan-merokok-di-area-ktr-langgar-kode-etik-dprd-akan-diberi-sanksi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tubuh Itu Warangka Bukan Diri Sebenarnya</title>
		<link>https://harianpelita.id/edukasi/tubuh-itu-warangka-bukan-diri-sebenarnya/</link>
					<comments>https://harianpelita.id/edukasi/tubuh-itu-warangka-bukan-diri-sebenarnya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 04 May 2026 04:31:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Edukasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianpelita.id/?p=87263</guid>

					<description><![CDATA[Banyak orang mengira setiap bayi yang lahir itu “makhluk baru” Kosong, belum ada apa-apa seperti kertas putih. Tapi benarkah sesederhana itu? Atau jangan-jangan kita selama ini salah memahami siapa itu manusia. Karena kalau ditarik lebih dalam yang lahir itu bukan sepenuhnya baru. Ada sesuatu yang sudah ada sebelumnyayang hanya “masuk” ke dalam wadah baru. Tubuh [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class='booster-block booster-read-block'></div>
<p>Banyak orang mengira setiap bayi yang lahir itu “makhluk baru” Kosong, belum ada apa-apa seperti kertas putih.</p>



<p>Tapi benarkah sesederhana itu? Atau jangan-jangan kita selama ini salah memahami siapa itu manusia. Karena kalau ditarik lebih dalam yang lahir itu bukan sepenuhnya baru.</p>



<p>Ada sesuatu yang sudah ada sebelumnya<br>yang hanya “masuk” ke dalam wadah baru.</p>



<p>Tubuh itu Warangka bukan diri Sebenarnya<br>Artinya begini,<br>•Tubuh hanyalah selongsong<br>•Wadah biologis dari unsur bumi<br>•Dibentuk dari DNA material</p>



<p>Sedangkan yang “mengisi” itu bukan hal baru. Selongsong yang jadi ngisi tetap yang dulu yang akan datang tetap.</p>



<p>Artinya: yang kita sebut “aku” ini bukan<br>lahir saat bayi menangis pertama kali. Tubuh iya, tapi kesadaran tidak.</p>



<p>Mitos titisan vs kenyataan kesadaran<br>Banyak yang bilang:<br>“ini titisan siapa”<br>“ini reinkarnasi siapa”</p>



<p>Padahal itu pemahaman setengah matang.<br>Karena bukan orang lain yang masuk ke tubuh ini tapi kesadaran itu sendiri yang berlanjut, Bukan pindah tokoh, bukan ganti karakter. Tapi, perjalanan yang belum selesai</p>



<p>Jadi bukan “titisan siapa&#8221;<br>tapi lanjutan dari apa yang belum tuntas.<br>Kamu bukan baru tapi sedang lanjut<br>Ini yang jarang disadari, hidup ini bukan mulai dari nol tapi melanjutkan sesuatu.</p>



<p>Makanya:<br>•Ada orang sejak kecil tenang<br>•Ada yang mudah marah<br>•Ada yang bijak tanpa diajari<br>Itu bukan kebetulan, Itu bekal yang sudah dibawa.</p>



<p>Kenapa banyak orang yang tidak sadar?<br>Karena manusia terlalu fokus ke luar<br>Sekolah isi otak, kerja cari cuan, sosial cari pengakuan</p>



<p>Tapi lupa, siapa yang sedang menjalani semua itu? Akhirnya hidup terasa baru padahal sebenarnya hanya mengulang pola lama.</p>



<p>Bahaya paling halus merasa diri baru</p>



<p>Kalau manusia merasa, “aku mulai dari nol”. Maka dia akan mengulangi kesalahan yang sama tanpa sadar itu pola lama<br>Tapi kalau sadar, “aku ini kelanjutan”</p>



<p>Maka akan mulai bertanya:<br>•Apa yang belum selesai?<br>•Apa yang masih melekat?<br>•Apa yang harus dibereskan?<br>Disitulah kesadaran mulai naik.</p>



<p>Kekuatan batin yang jarang diketahui ini yang jarang diajarkan. Manusia memiliki memori batin yang dalam bukan memori otak, tapi jejak kesadaran.</p>



<p>Makanya kadang:<br>•Merasa dekat dengan sesuatu tanpa alasan<br>•Takut tanpa sebab jelas<br>•Tertarik pada jalan tertentu sejak kecil<br>Itu bukan random tapi resonansi dari perjalanan sebelumnya</p>



<p>Apa yang harus dilakukan? Bukan sibuk cari tahu &#8220;aku dulu siapa&#8221; itu jebakan ego yang lebih penting, apa yang harus diselesaikan sekarang. Karena hidup ini bukan soal asal tapi soal penyelesaian.</p>



<p>Tubuh ini akan tua, rusak akan kembali ke tanah.Tapi yang menghidupinya tidak ikut hancur. Pertanyaannya sekarang kamu sedang hidup sebagai tubuh atau mulai sadar sebagai “yang mengisi”?</p>



<p>Karena di situlah perbedaan antara manusia yang hanya hidup dan manusia yang mulai mengerti hidupnya.***</p>



<p>Credit: Kendit Nayogenggong</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianpelita.id/edukasi/tubuh-itu-warangka-bukan-diri-sebenarnya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Manisan Pepaya</title>
		<link>https://harianpelita.id/food/resep/manisan-pepaya/</link>
					<comments>https://harianpelita.id/food/resep/manisan-pepaya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 04 May 2026 03:06:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Resep]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianpelita.id/?p=87260</guid>

					<description><![CDATA[Bahan:2 buah pepaya mengkal200 gr gula pasir7 cm kayu manis Cara membuat: 1. Bersihkan buah pepaya, kupas dan rendam dengan kapur sirih semalaman. 2. Setelah direndam semalaman, cuci dengan air bersih, tiriskan. 3. Panaskan semua bahan di wajan. Aduk-aduk sampai gula meleleh dan air buah pepaya keluar. Masak sampai air menyusut dan mengering. 4. Angkat, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class='booster-block booster-read-block'></div>
<p>Bahan:<br>2 buah pepaya mengkal<br>200 gr gula pasir<br>7 cm kayu manis</p>



<p>Cara membuat:</p>



<p>1. Bersihkan buah pepaya, kupas dan rendam dengan kapur sirih semalaman.</p>



<p>2. Setelah direndam semalaman, cuci dengan air bersih, tiriskan.</p>



<p>3. Panaskan semua bahan di wajan. Aduk-aduk sampai gula meleleh dan air buah pepaya keluar. Masak sampai air menyusut dan mengering.</p>



<p>4. Angkat, dinginkan dan sajikan.</p>



<ol class="wp-block-list"></ol>



<p>Creadit: banususanto</p>



<p></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianpelita.id/food/resep/manisan-pepaya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Soal Tuduhan Marc Klok, Sumardji: Saya Tidak Pernah Mengeluarkan Pernyataan Apapun</title>
		<link>https://harianpelita.id/sport/soal-tuduhan-marc-klok-sumardji-saya-tidak-pernah-mengeluarkan-pernyataan-apapun/</link>
					<comments>https://harianpelita.id/sport/soal-tuduhan-marc-klok-sumardji-saya-tidak-pernah-mengeluarkan-pernyataan-apapun/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 03 May 2026 16:25:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sport]]></category>
		<category><![CDATA[Exco PSSI]]></category>
		<category><![CDATA[PSSI]]></category>
		<category><![CDATA[Timnas Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianpelita.id/?p=87256</guid>

					<description><![CDATA[HARIAN PELITA &#8212; Chief Operating Officer (COO) Bhayangkara Presisi Lampung FC Kombes Pol Sumardji menegaskan, dirinya sama sekali tidak pernah mengeluarkan statement apapun terkait masalah yang melibatkan pemain Persib Bandung Marc Klok dan pemain Bhayangkara FC Henry Doumbia. &#8220;Saya tidak habis pikir, kenapa jadi saya yang dibawa-bawa? Saya sama sekali tidak pernah mengeluarkan pernyataan apapun. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class='booster-block booster-read-block'></div>
<p><strong>HARIAN PELITA &#8212;</strong> Chief Operating Officer (COO) Bhayangkara Presisi Lampung FC Kombes Pol Sumardji menegaskan, dirinya sama sekali tidak pernah mengeluarkan statement apapun terkait masalah yang melibatkan pemain Persib Bandung Marc Klok dan pemain Bhayangkara FC Henry Doumbia.</p>



<p>&#8220;Saya tidak habis pikir, kenapa jadi saya yang dibawa-bawa? Saya sama sekali tidak pernah mengeluarkan pernyataan apapun. Pernyataan terkait adanya masalah rasisme saat pertandingan Bhayangkara FC melawan Persib adalah pernyataan resmi klub, bukan saya,&#8221; kata Sumardji kepada <strong><em>HarianPelita.id, </em></strong>Minggu (3/5/2026) malam.</p>



<p>Klok menuding Sumardji yang terus menuduh dirinya sebagai pelaku rasisme. Menurut Klok, tuduhan dilontarkan Sumardji sejak lorong stadion. Tuduhan juga terus dilontarkan setelah laga usai.</p>



<p>Sebagaimana ramai diberitakan, Klok dituding menghina penyerang Bhayangkara FC Doumbia saat kedua tim bertemu pada lanjutan BRI Super League 2025/2026 di Stadion Sumpah Pemuda, Bandarlampung, Kamis pekan lalu.</p>



<p>Henry Doumbia menerima aksi rasisme dari Klok disampaikan secara langsung oleh Bhayangkara FC melalui akun media sosial resmi pada Sabtu (2/5/2026). Bhayangkara FC menginformasikan hal itu dalam klarifikasi terkait viralnya video perdebatan antara Wahyu Subo Seto dan Marc Klok di lorong pemain.</p>



<p>●<strong><em>Luruskan pemberitaan</em></strong><br>Selanjutnya, manajemen Bhayangkara FC merasa perlu untuk meluruskan kenapa kejadian tersebut terjadi.</p>



<p>Namun, belakangan justru muncul pernyataan dari Klok yang justru menyeret-nyeret COO Bhayangkara Presisi Lampung FC, Kombes Pol Sumardji.</p>



<p>Sumardji yang juga manajer tim nasional terkejut setelah dirinya menjadi sasaran dari pernyataan yang disampaikan pemain Persib tersebut.</p>



<p>&#8220;Saya tidak pernah mengeluarkan pernyataan terkait rasisme itu, lho kok, malah saya dibawa-bawa. Ada masalah apa Klok dengan saya?&#8221; Sumardji melanjutkan.</p>



<p>Ia juga membantah dirinya disebut-sebut memanas-manasi situasi terkait masalah tersebut.</p>



<p>&#8220;Sama sekali tidak benar itu. Sebaliknya, saya justru berusaha meredakan situasi agar antara Henry dan Klok bisa segera berdamai, tanpa harus terlibat konflik berkepanjangan,&#8221; kata Sumardji.</p>



<p>●<strong><em>Kasus Klok sudah dilaporkan ke Komdis PSSI</em></strong><br>Kasus rasisme yang dilakukan Klok kabarnya telah dilaporkan ke Komisi Disiplin PSSI. Pihak Bhayangkara Presisi juga sudah menyerahkan bukti terkait apa yang terjadi di lapangan yang melibatkan Henry Doumbia dan Marc Klok.</p>



<p>Kapten Persib Bandung Marc Klok menyebut isu dugaan rasisme yang mewarnai laga antara Bhayangkara Presisi Lampung FC dan Maung Bandung sejatinya sudah beres di lapangan.</p>



<p>Namun, sayangnya Klok mengaku masih mendapat tuduhan tak menyenangkan dari manajer Chief Operating Officer Bhayangkara FC, Sumardji.</p>



<p>Dalam klarifikasinya, Sabtu (2/4/2026), Klok sudah menjelaskan awal mula mencuatnya tuduhan dugaan tindak rasisme tersebut.</p>



<p>Pemain naturalisasi itu menjelaskan insiden terjadi murni karena kesalahpahaman pendengaran di tengah tensi pertandingan. Menurutnya, momen itu terjadi saat Persib mencetak gol kedua. ●<strong>Redaksi/007</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianpelita.id/sport/soal-tuduhan-marc-klok-sumardji-saya-tidak-pernah-mengeluarkan-pernyataan-apapun/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>DPW PWDPI NTB Desak APH Usut Tuntas Kekerasan dan Penghinaan Terhadap Pers</title>
		<link>https://harianpelita.id/news/daerah/dpw-pwdpi-ntb-desak-aph-usut-tuntas-kekerasan-dan-penghinaan-terhadap-pers/</link>
					<comments>https://harianpelita.id/news/daerah/dpw-pwdpi-ntb-desak-aph-usut-tuntas-kekerasan-dan-penghinaan-terhadap-pers/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 03 May 2026 15:36:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianpelita.id/?p=87253</guid>

					<description><![CDATA[HARIAN PELITA &#8212; Peringatan Hari Kebebasan Pers Sedunia yang jatuh pada 3 Mei 2026 bukan sekadar seremonial. Di Lombok, NTB, momentum ini menjadi panggung suara kritis insan pers yang menyampaikan tuntutan tegas kepada pemerintah dan Aparat Penegak Hukum. Ketua DPW Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia NTB Deni Agus Hariono menyoroti komitmen pemerintah dalam menjaga kebebasan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class='booster-block booster-read-block'></div>
<p><strong>HARIAN PELITA &#8212; </strong>Peringatan Hari Kebebasan Pers Sedunia yang jatuh pada 3 Mei 2026 bukan sekadar seremonial.</p>



<p>Di Lombok, NTB, momentum ini menjadi panggung suara kritis insan pers yang menyampaikan tuntutan tegas kepada pemerintah dan Aparat Penegak Hukum.</p>



<p>Ketua DPW Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia NTB Deni Agus Hariono menyoroti komitmen pemerintah dalam menjaga kebebasan pers sebagai pilar keempat demokrasi.</p>



<p>Menurutnya, ruang gerak pers masih kerap dibatasi meski secara konstitusi dijamin.</p>



<p>Deni menegaskan kebebasan pers bukan hadiah yang bisa diberikan atau dicabut sesuka hati oleh penguasa. Hak ini telah dijamin konstitusi, bersifat mutlak, dan wajib dihormati seluruh elemen bangsa, termasuk pemerintah dan APH.</p>



<p>“Kita masih melihat ancaman, intimidasi, hingga upaya sistematis membungkam suara kritis. Ada jurnalis diproses hukum karena mengungkap fakta, diintimidasi karena menyampaikan kebenaran, bahkan kehilangan nyawa saat bertugas. Penghinaan terhadap pers dengan sebutan ‘media sampah’ juga dibiarkan tanpa tindakan. Ini bukti demokrasi kita belum sehat,” tegas Deni.</p>



<p>Ia menambahkan, pers bukan musuh pemerintah atau pembangunan. “Kami garda terdepan pengawal kebenaran dan keadilan sosial. Jika jurnalis dikriminalisasi karena menjalankan tugas profesional, artinya ada upaya menutupi kesalahan dalam tubuh kekuasaan.”</p>



<p>Karena itu, DPW PWDPI NTB mendesak pemerintah dan APH memberikan jaminan perlindungan hukum dan keamanan menyeluruh bagi insan pers.<br>Tiga Tuntutan Utama PWDPI NTB yaitu Hentikan Kriminalisasi Pers,<br>Jurnalis tidak boleh dipidana karena karya jurnalistik berbasis fakta. Proses hukum harus adil, transparan, dan tidak dijadikan alat pembungkaman.<br>Pemerintah wajib membuka akses informasi publik sesuai UU KIP. Alasan kerahasiaan tidak boleh digunakan untuk menutupi penyalahgunaan wewenang.</p>



<p>Negara harus mengusut tuntas kasus kekerasan, penculikan, hingga pembunuhan terhadap jurnalis. Kasus yang menggantung wajib dibuka kembali dan diproses tegas tanpa pandang bulu.</p>



<p>DPW PWDPI juga menegaskan kebebasan pers adalah urusan seluruh rakyat Indonesia. Tanpa pers independen, publik hanya menerima satu versi kebenaran yang berpotensi menyesatkan.</p>



<p>Media independen adalah alat kontrol sosial paling efektif. Tanpa pengawasan pers, kekuasaan berpotensi sewenang-wenang dan melahirkan korupsi serta ketidakadilan,” tutup Deni. ●<strong>Redaksi/LR</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianpelita.id/news/daerah/dpw-pwdpi-ntb-desak-aph-usut-tuntas-kekerasan-dan-penghinaan-terhadap-pers/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Asistensi Penanganan Kecelakaan Kereta di Grobogan Polda Jateng Turunkan Tim TAA</title>
		<link>https://harianpelita.id/news/daerah/asistensi-penanganan-kecelakaan-kereta-di-grobogan-polda-jateng-turunkan-tim-taa/</link>
					<comments>https://harianpelita.id/news/daerah/asistensi-penanganan-kecelakaan-kereta-di-grobogan-polda-jateng-turunkan-tim-taa/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 03 May 2026 15:31:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianpelita.id/?p=87247</guid>

					<description><![CDATA[HARIAN PELITA &#8212; Polda Jateng menurunkan tim Traffic Accident Analysis (TAA) sebagai bentuk asistensi penanganan kecelakaan lalu lintas yang melibatkan Kereta Api Argo Bromo Anggrek dan sebuah mobil di perlintasan sebidang wilayah Desa Sidorejo, Kecamatan Pulokulon, Kabupaten Grobogan. Kecelakaan terjadi saat kendaraan melintasi perlintasan kereta api tanpa penjagaan, dan di saat bersamaan melintas kereta api [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class='booster-block booster-read-block'></div>
<p><strong>HARIAN PELITA &#8212; </strong>Polda Jateng menurunkan tim Traffic Accident Analysis (TAA) sebagai bentuk asistensi penanganan kecelakaan lalu lintas yang melibatkan Kereta Api Argo Bromo Anggrek dan sebuah mobil di perlintasan sebidang wilayah Desa Sidorejo, Kecamatan Pulokulon, Kabupaten Grobogan.</p>



<p>Kecelakaan terjadi saat kendaraan melintasi perlintasan kereta api tanpa penjagaan, dan di saat bersamaan melintas kereta api dari arah barat.</p>



<p>Peristiwa tragis yang terjadi pada Jumat (1/5/2026) dini hari mengakibatkan lima orang meninggal dunia dan empat lainnya mengalami luka-luka.</p>



<p>Seluruh korban merupakan&nbsp; satu keluarga yang berada dalam kendaraan Toyota Avanza yang memuat 9 orang penumpang (7 dewasa, 2 anak-anak).</p>



<p>Berdasarkan data yang dihimpun di lapangan, identitas para korban adalah sebagai berikut:</p>



<p>​●Korban Meninggal Dunia:<br>1. ​MS (51) &#8211; Laki-laki (Meninggal di lokasi)<br>2. ​D (51) &#8211; Perempuan (Meninggal di lokasi)<br>3. ​ND (10) &#8211; Anak perempuan (Meninggal di lokasi)<br>4. ​SB (2) &#8211; Balita perempuan (Meninggal di lokasi)<br>5. ​IS (27) &#8211; Perempuan (Meninggal setelah perawatan di RS)<br>​<br>●Korban Luka-luka:<br>1. ​K (50) &#8211; Laki-laki<br>2. ​D (46) &#8211; Perempuan<br>3. ​J (77) &#8211; Perempuan<br>4. ​VD (10) &#8211; Anak laki-laki</p>



<p>Sebagai bagian dari upaya pengungkapan yang profesional dan transparan, tim dari Ditlantas Polda Jawa Tengah bersama Satlantas Polres Grobogan melakukan olah tempat kejadian perkara secara menyeluruh pada Sabtu (2/5/2026). Selain pendataan saksi dan dokumentasi barang bukti, petugas juga melakukan pemindaian lokasi menggunakan teknologi TAA berbasis 3D Scanner untuk merekam kondisi TKP secara presisi.</p>



<p>Dirlantas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Pratama Adhyasastra, dalam keterangannya pada Minggu (3/5/2026) sore menjelaskan bahwa penggunaan teknologi tersebut memungkinkan proses analisis dilakukan secara ilmiah dan akurat.</p>



<p>“Melalui teknologi TAA 3D Scanner, kami dapat merekonstruksi secara detail posisi kendaraan, titik benturan, serta kondisi di lokasi kejadian. Hal ini membantu penyidik dalam menganalisis penyebab kecelakaan secara lebih presisi dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah,” jelasnya..</p>



<p>Selain melakukan olah TKP, petugas juga berkoordinasi dengan penyidik Satlantas Polres Grobogan guna memastikan proses penanganan berjalan cepat, transparan, dan sesuai prosedur.</p>



<p>Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Artanto, turut menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa tersebut. Ia mengajak masyarakat untuk lebih waspada dan disiplin saat melintasi perlintasan kereta api, khususnya yang tidak dilengkapi palang pintu dan penjagaan.</p>



<p>“Kami menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban. Peristiwa ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Kami mengimbau masyarakat untuk mengutamakan keselamatan saat hendak melewati perlentasan kereta api. Lebih baik berhenti sejenak, melihat ke kiri dan kanan, serta memastikan kondisi aman sebelum melintas,” ungkapnya.</p>



<p>Ia juga menegaskan bahwa Polri akan terus hadir tidak hanya dalam penanganan kejadian, tetapi juga dalam upaya edukasi dan pencegahan guna meminimalisir peristiwa serupa di masa mendatang. ●<strong>Redaksi/ASQ</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianpelita.id/news/daerah/asistensi-penanganan-kecelakaan-kereta-di-grobogan-polda-jateng-turunkan-tim-taa/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ditresnarkoba PMJ Bongkar Laboratorium Gelap Cartridge Vape Narkotika di Jakbar</title>
		<link>https://harianpelita.id/hukum/kriminal/ditresnarkoba-pmj-bongkarlaboratorium-gelap-cartridge-vape-narkotika-di-jakbar/</link>
					<comments>https://harianpelita.id/hukum/kriminal/ditresnarkoba-pmj-bongkarlaboratorium-gelap-cartridge-vape-narkotika-di-jakbar/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 03 May 2026 15:22:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kriminal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianpelita.id/?p=87242</guid>

					<description><![CDATA[HARIAN PELITA &#8212; Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya melalui Unit 4 Subdit 1 dibawah kepemimpinan Kompol Indah Hartantiningrum, selaku Kasubdit 1 telah berhasil membongkar praktik Clandestine Lab pembuatan Cartridge Vape yang mengandung Narkotika golongan II jenis Etomidate di wilayah Taman Sari, Jakarta Barat. Dalam pengungkapan tersebut polisi mengamankan satu orang terduga pelaku berinisial S (38) [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class='booster-block booster-read-block'></div>
<p><strong>HARIAN PELITA &#8212;</strong> Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya melalui Unit 4 Subdit 1 dibawah kepemimpinan Kompol Indah Hartantiningrum, selaku Kasubdit 1 telah berhasil membongkar praktik Clandestine Lab pembuatan Cartridge Vape yang mengandung Narkotika golongan II jenis Etomidate di wilayah Taman Sari, Jakarta Barat.</p>



<p>Dalam pengungkapan tersebut polisi mengamankan satu orang terduga pelaku berinisial S (38) pada Jumat (1/5/2026) sekitar pukul 19.30 WIB.</p>



<p>Pengungkapan kasus ini bermula dari informasi masyarakat terkait dugaan penyalahgunaan narkotika jenis liquid di sebuah rumah kos yang berlokasi di Kelurahan Krukut, Kecamatan Taman Sari. Menindaklanjuti informasi tersebut, polisi langsung melakukan penyelidikan dan penggerebekan di lokasi.</p>



<p>Saat dilakukan penggeledahan di kamar kos, polisi menemukan sejumlah barang bukti berupa 34 cartridge siap edar, 49 cartridge bekas isi ulang, 550 kemasan kosong berbagai merek, satu botol liquid bibit etomidate, enam botol liquid campuran, serta sejumlah alat produksi seperti panci elektrik, bejana, insulin, gelas ukur, dan alat pres.</p>



<p>Kasubdit 1 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya menyampaikan &#8220;Pada pada hari Jumat tanggal 1 Mei 2026 pukul 21.00 Waktu Indonesia Barat, Kami Subdit 1 Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya telah melakukan pengungkapan Clandestine Lab jenis Narkotika golongan II Etomidate yang di lakukan oleh terduga pelaku berinisial S (38) yang beralamat dikawasan Taman Sari, Jakarta Barat tepatnya disebuah kos &#8211; kosan.</p>



<p>Adapun barang bukti yang telah kami amankan yaitu berupa alat produksi yang terdiri dari Panci Elektrik, Bejana, Gelas Ukur, Insulin, kemudian ada juga&nbsp;&nbsp;juga 34 Cartidge siap edar, 49 Cartridge refil isi ulang, 550 kemasan kosong dari berbagai merk, serta cairan Liquid yang berisikan Bibit serta cairan PG dan Etanol yang dapat menghasilkan sekitar 500 Cartridge&#8221;.</p>



<p>Selanjutnya terduga pelaku dan barang bukti telah di bawa ke Ditresnarkoba Polda Metro Jaya guna kepentingan pemeriksaan lebih lanjut. ●<strong>Redaksi/IA/RI</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianpelita.id/hukum/kriminal/ditresnarkoba-pmj-bongkarlaboratorium-gelap-cartridge-vape-narkotika-di-jakbar/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Penyelamatan Aset &#8220;Mati&#8221; hingga Pengakuan Paris: Wajah Baru Geopark Rinjani di Tangan GM Baru</title>
		<link>https://harianpelita.id/news/daerah/penyelamatan-aset-mati-hingga-pengakuan-paris-wajah-baru-geopark-rinjani-di-tangan-gm-baru/</link>
					<comments>https://harianpelita.id/news/daerah/penyelamatan-aset-mati-hingga-pengakuan-paris-wajah-baru-geopark-rinjani-di-tangan-gm-baru/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 03 May 2026 10:41:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianpelita.id/?p=87239</guid>

					<description><![CDATA[HARIAN PELITA &#8212; Nyaris diratakan dengan tanah karena dianggap beban anggaran, bangunan Pusat Informasi Geopark Rinjani di Sembalun akhirnya resmi &#8220;hidup kembali&#8221;. Peresmian operasional dilakukan Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal pada Sabtu malam (02/05/2026), menjadi titik balik penting bagi masa depan pariwisata Lombok Timur. Gedung yang kini berdiri megah itu sempat mengalami fase ketidakjelasan fungsi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class='booster-block booster-read-block'></div>
<p><strong>HARIAN PELITA &#8212; </strong>Nyaris diratakan dengan tanah karena dianggap beban anggaran, bangunan Pusat Informasi Geopark Rinjani di Sembalun akhirnya resmi &#8220;hidup kembali&#8221;.</p>



<p>Peresmian operasional dilakukan Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal pada Sabtu malam (02/05/2026), menjadi titik balik penting bagi masa depan pariwisata Lombok Timur.</p>



<p>Gedung yang kini berdiri megah itu sempat mengalami fase ketidakjelasan fungsi pascagempa 2018.</p>



<p>Sekretaris Daerah Lombok Timur H Muhammad Juaini Taofik blak-blakan mengakui bahwa aset daerah ini semula dipandang sebelah mata sebelum akhirnya Geopark Rinjani meraih pengakuan internasional.</p>



<p>Kabar paling menggetarkan datang dari Paris, Prancis. Sidang revalidasi UNESCO resmi memberikan status &#8220;Green Card&#8221; kepada Geopark Rinjani.</p>



<p>Status ini mengukuhkan posisi Rinjani dalam jaringan elit Geopark dunia.<br>Namun, status ini bukan tanpa syarat. UNESCO menitipkan &#8220;PR&#8221; besar berupa lima rekomendasi ketat yang harus tuntas dalam empat tahun ke depan.</p>



<p>Fokusnya mulai dari pemberdayaan perempuan dalam konservasi hingga pembenahan total pariwisata berkelanjutan dikawasan Gili.</p>



<p>Gubernur Lalu Muhammad Iqbal menegaskan bahwa peresmian ini bukan sekadar seremoni gunting pita. Ditengah kondisi fiskal yang terbatas, ia menantang pengelola untuk tetap inovatif.</p>



<p>&#8220;Kita harus bergerak dengan data. Perlu petugas khusus yang siaga mengintegrasikan informasi kawasan secara real-time. Jangan biarkan keterbatasan anggaran mematikan inovasi,&#8221;tegas Gubernur.</p>



<p>Sekda Juaini Taofik menyoroti dari rumus pengembangan pariwisata 3A (Aksesibilitas, Amenitas, dan Atraksi), unsur &#8220;Atraksi&#8221; masih menjadi lubang besar di Lombok Timur.</p>



<p>Kehadiran sosok&#8221;Qwadru Putro Wicaksono&#8221; sebagai General Manager baru diharapkan membawa &#8220;darah segar&#8221; untuk menciptakan magnet wisata baru di Sembalun dan Desa-Desa sekitar, demi mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD).</p>



<p>Pusat Informasi Geopark Rinjani kini mengemban misi berat: menjaga keseimbangan antara pelestarian warisan geologi, keanekaragaman hayati, dan budaya. Targetnya jelas, yakni memastikan Gunung Rinjani tetap lestari sekaligus menjadi mesin ekonomi bagi masyarakat lokal. ●<strong>Redaksi/Pan</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianpelita.id/news/daerah/penyelamatan-aset-mati-hingga-pengakuan-paris-wajah-baru-geopark-rinjani-di-tangan-gm-baru/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
