2026-01-14 21:46

SMARTFREN Luncurkan Web Series “Yang Penting Ada Cinta”, Potret Realita Anak Muda Mengejar Mimpi

Share

HARIAN PELITA — SMARTFREN resmi meluncurkan web series terbarunya berjudul “Yang Penting Ada Cinta”, sebuah tayangan komedi romantis merefleksikan realita kehidupan anak muda dalam mengejar mimpi, cinta, dan masa depan.

Web series hasil kolaborasi SMARTFREN dengan MNC Pictures ini akan tayang perdana mulai 19 Januari 2026, setiap Senin pukul 19.00 WIB, eksklusif di YouTube Channel @smartfrenworld dan @mncpicturesofficial.

Peluncuran web series ini ditandai dengan acara Press Screening dan Press Conference yang digelar di Jakarta, Rabu (14/1/2026).

Acara tersebut dihadiri jajaran manajemen SMARTFREN, di antaranya Sukaca Purwokardjono (Chief Marketing Officer), Astiyanto Tri Muktiwibowo (Head of Product & ARPU Management), serta Edtine Pamilien Gensana (Division Head of Brand Communication). Turut hadir pula Filriady Kusmara, Direktur MNC Pictures.

Web series “Yang Penting Ada Cinta” diproduksi khusus untuk menyasar segmen Gen Z dan milenial, generasi yang aktif di dunia digital, berani bermimpi, dan terus berjuang mencapai aspirasi hidup. SMARTFREN memosisikan layanan SMARTFREN Unlimited sebagai partner konektivitas yang mendukung setiap langkah menuju level kehidupan berikutnya.

Chief Marketing Officer SMARTFREN, Sukaca Purwokardjono, mengatakan bahwa web series menjadi medium komunikasi yang efektif untuk menjangkau audiens digital.

“Smartfren melihat web series sebagai medium komunikasi yang relevan bagi segmen digital, khususnya generasi muda dan keluarga yang aktif mengonsumsi konten hiburan online. Melalui kolaborasi dengan MNC Pictures dalam web series Yang Penting Ada Cinta, kami ingin memperkuat kehadiran brand Smartfren di ekosistem digital dan entertainment, sekaligus menyampaikan pesan brand secara soft melalui cerita yang dekat dengan kehidupan sehari-hari,” ujar Sukaca.

Ia menambahkan, kolaborasi ini juga menjadi pilot project kerja sama jangka panjang antara SMARTFREN dan ekosistem MNC di berbagai platform hiburan dan digital.

Mengusung genre komedi romantis dengan pendekatan slice of life, web series ini mengangkat kisah tiga penghuni rumah kost: Andre (Irzan Faig), Arif (Arif Brata), dan Fajar (Fajar Sadboy). Ketiganya berada dalam fase hidup penuh ketidakpastian, mimpi sederhana, serta persoalan cinta yang sangat dekat dengan kehidupan anak muda urban masa kini.

Andre digambarkan sebagai karyawan biasa yang menyimpan mimpi besar untuk melanjutkan usaha donat peninggalan mendiang ibunya.

“Andre itu representasi banyak orang yang punya mimpi sederhana, tapi jalannya tidak mudah. Dia harus belajar berdamai dengan kehilangan dan kegagalan, tanpa kehilangan harapan,” ungkap Irzan Faig.
Kehidupan Andre mulai berubah saat ia diminta menjemput Renata (Marsha Aruan), putri pemilik kost, Pak Roni (Deni Kumis).

Dari pertemuan sederhana, benih cinta pun tumbuh. Namun konflik muncul ketika Pak Roni justru ingin menjodohkan Renata dengan Satrio (Joshua Otay), pria mapan pilihannya.

Menurut Marsha Aruan, konflik yang dialami Renata sangat relevan dengan realitas anak muda saat ini.

“Renata berada di tengah-tengah antara keinginan pribadi dan ekspektasi orang tua. Konflik seperti ini sangat dekat dengan realitas banyak anak muda,” tuturnya.

Karakter Fajar (Fajar Sadboy) hadir sebagai penguat unsur komedi. Ia digambarkan sebagai mahasiswa abadi yang bucin dan gemar menulis puisi untuk dosennya, Bu Sabrina (Woro Gia). Meski terlihat lebay, karakter Fajar berangkat dari ketulusan yang menghangatkan cerita.

Sementara itu, Arif (Arif Brata) menjadi benang merah cerita sebagai content creator pemula yang kerap merekam kehidupan anak kost. Tanpa disangka, kontennya viral dan masuk FYP, menjadikannya kreator yang dikenal lewat kisah jujur dan apa adanya—sesuatu yang sangat relate dengan audiens media sosial saat ini. ●Redaksi/Satria

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *