Dua Polisi Dicopot Gegara Warga Bakar Rumah Pelaku Bandar Narkoba di Riau
HARIAN PELITA — Kapolsek Panipahan AKP Robiansyah dan Kanit Reskrim Polsek Panipahan Aipda Rahmat Ilyas dicopot dari jabatannya setelah terjadi aksi anarkis warga yang merusak dan membakar rumah diduga milik bandar narkoba di Rokan Hilir, Riau.
Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan menegaskan pencopotan tersebut merupakan bentuk evaluasi atas penanganan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Panipahan.
“Ini adalah bentuk evaluasi dan tanggung jawab kami. Kami melihat ada hal-hal yang tidak berjalan sebagaimana mestinya dalam menjaga situasi kamtibmas. Karena itu, kami mengambil langkah tegas,” ujar Herry, Minggu (12/4/2026) seperti dikutip dari Bangka Pos.
– Jumat (10/4/2026), sekitar 150 warga berunjuk rasa di Mapolsek Panipahan menuntut polisi menutup lokasi transaksi narkoba dan menangkap seorang berinisial MA.
– Massa kemudian bergerak menuju rumah yang diduga terkait jaringan narkoba.
– Emosi warga memuncak hingga terjadi pelemparan, perusakan, dan pembakaran.
– Jumlah massa meningkat menjadi sekitar 500 orang.
– Empat sepeda motor dan sejumlah barang dibakar.
– Sekitar 55 personel gabungan sempat kesulitan mengendalikan situasi sebelum massa akhirnya bubar pada malam hari.
Kapolda menekankan bahwa pimpinan wilayah harus peka terhadap dinamika masyarakat dan mampu mengantisipasi potensi gangguan keamanan.
“Seorang pimpinan harus hadir, peka, dan mampu membaca situasi. Ketika itu tidak berjalan dengan baik, maka harus ada langkah korektif,” tegasnya. ●Redaksi/HP
