2026-03-03 0:09

Kapal Minyak Asing Lewat di Selat Hormuz Dihantam Rudal Drone, Iran Makin Beringas

Share

HARIAN PELITA — Serangan bertubi-tubi Iran memakai rudal drone menghantam tiga kapal minyak sedang berlayar di sekitaran Selat Hormuz sehingga kapal itu meledak di geledaknya.

Kapal-kapal tersebut diklaim merupakan milik Amerika Serikat (AS) dan Inggris, namun belum ada konfirmasi lanjutan dari kedua negara.

Melansir BBC, Senin (2/3/2026) dini hari, Maritime Trade Operations Centre (UKMTO) Inggris menyatakan dua kapal telah diserang dan satu lainnya sempat meledak di sekitaran kapal tersebut.

Awalnya pihak Iran telah melarang kapal-kapal melewati Selat Hormuz, jika melewati selat itu akan dihantam tanpa peringatan terlebih dahulu. Iran makin beringas menyerang kapal-kapal minyak demi menjaga Selat Hormuz.

Sementara itu, Islamic Revolutionary Guards Corps (IRGC) Iran mengaku menjadi dalang di balik serangan tersebut. Iran pun sudah memberikan peringatan keras soal larangan berlayar di sekitaran Selat Hormuz.

Hormuz sendiri memiliki peran penting dalam pengiriman minyak dunia, di mana lebih dari 20 persen melalui perairan tersebut.

Kantor Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu dilaporkan terkena hantaman rudal Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) dalam serangan pada Senin (2/3/2026).

Dikutip dari Al Mayadeen, IRGC belum mengkonfirmasi soal nasib Netanyahu pascaserangan rudal tersebut.

“Nasib dari PM Israel saat ini masih belum diketahui,” kata keterangan dari IRGC, Senin. Serangan ini merupakan gelombang ke-10 yang dilakukan oleh IRGC menggunakan rudal Kheibar. ●Redaksi/CR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *