Agustinus Purboyo Pimpin Trauma Healing dan Pembangunan Fasilitas Pasca Longsor
HARIAN PELITA — Pendekatan teritorial Tentara Nasional Indonesia (TNI) kembali ditunjukkan melalui aksi nyata di wilayah terdampak bencana, Senin (6/4/2026).
Komandan Seskoad Agustinus Purboyo melaksanakan peninjauan langsung kegiatan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Wilayah Pertahanan (Wilhan) Perwira Siswa Dikreg LXVII Tahun Ajaran 2026 di Desa Pasir Langu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.
Kegiatan ini bukan sekadar agenda pendidikan militer, melainkan implementasi strategi pembinaan teritorial yang berorientasi pada pemulihan kondisi sosial masyarakat pascabencana longsor.

Di lapangan, Komandan Seskoad memastikan seluruh program berjalan efektif, mulai dari trauma healing bagi warga terdampak hingga pembangunan infrastruktur dasar yang menjadi kebutuhan mendesak.
Program fisik yang dilaksanakan meliputi renovasi mushola, pembangunan sarana mandi, cuci, kakus (MCK), serta pengeboran sumur air bersih.
Seluruh kegiatan tersebut dirancang untuk mempercepat pemulihan kehidupan masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan wilayah dari aspek sosial dan logistik.
Selain itu, kegiatan ini juga menonjolkan sinergitas lintas sektor dengan melibatkan akademisi dari Universitas Jenderal Achmad Yani serta partisipasi unsur negara sahabat.
Kolaborasi ini menjadi bagian dari pendekatan komprehensif dalam penanggulangan bencana berbasis kekuatan nasional.
Mengusung tema “Sinergitas Komponen Bangsa dalam Penanggulangan Bencana Guna Memperkuat Ketahanan Nasional”, KKL Wilhan ini menempatkan TNI sebagai katalisator integrasi antar elemen bangsa dalam menghadapi situasi krisis.
Agustinus Purboyo menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud konkret kepedulian TNI terhadap masyarakat.
Menurutnya, kehadiran prajurit di tengah rakyat tidak hanya bersifat simbolik, tetapi harus memberikan dampak langsung yang dirasakan.
“Ini adalah bentuk kepedulian nyata seluruh komponen bangsa. Walaupun terlihat sederhana, namun memiliki makna besar dalam membangun solidaritas dan mempercepat pemulihan masyarakat,” ujarnya. ●Redaksi/SAT
