2026-04-09 12:17

241 Dapur MBG dan 104 Kopdes Merah Putih Dapat Dukungan Ketersediaan Air Bersih dari PDAM Lotim

Share

HARIAN PELITA — Bupati Lombok Timur H Haerul Warisin meminta PDAM  Lombok Timur mendukung penuh program pemerintah pusat, terutama ketersediaan air bersih bagi Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Merah Putih di wilayah Kabupaten Lombok Timur.

Program ini menjadi prioritas karena PDAM merupakan penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) terbesar kedua setelah sektor tambang.
Bupati menyampaikan disela acara Musrenbang Kabupaten Lotim di Rupatama Kantor Bupati, Kamis (9/4/2026).

Direktur Utama PDAM Lotim Sopyan Hakim, menjelaskan bahwa dukungan dilakukan melalui dua cara utama pertama, distribusi air bersih optimal.

“Kedua, mempertahankan realisasi PAD seperti capaian tahun 2025 meski Bupati baru menjabat 10 bulan. Bupati Lotim juga menekankan agar PDAM tanggap terhadap kebutuhan ketersediaan air bersih MBG dan Kopdes Merah Putih,”   ujarnya.

PDAM mencatat ada 241 unit Dapur MBG dan 104 Koperasi Merah Putih tersebar di Kabupaten Lombok Timur sebagai sebaran  terbanyak di wilayah tersebut.

Sebelumnya, ada keluhan kekurangan pasokan air ke MBG akibat water meter rumah tangga (setengah inci) yang berbeda dengan kebutuhan usaha MBG yaitu (satu inci).

Untuk mengatasi ini, PDAM akan memesan water meter satu inci sesuai instruksi Bupati, demi memastikan operasional MBG tidak terganggu.

Sopyan juga menyinggung antisipasi gangguan saat perbaikan pipa. “Kami persingkat waktu perbaikan dari 1-2 hari menjadi 2 jam saja, terutama di wilayah sensitif seperti Kota Selong dan sekitarnya,” katanya.

Sementara untuk saat kondisi  galian jalan, PDAM koordinasi dengan pihak terkait untuk penimbunan kembali, dengan biaya sudah dianggarkan di tingkat daerah.

Lebih lanjut, Bupati menyampaikan apresiasi atas kinerja PDAM berhasil mengaliri air ke wilayah selatan sebelumnya belum terjangkau.

Jumlah pelanggan kini mencapai 4 ribu  dari target awal 3 ribu , menjadikan PDAM Lotim pelanggan terbanyak nomor dua di Jerowaru, Setelah selong. ●Redaksi/LR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *