2026-04-04 12:36

Jembatan Cirahong Dituduh Menjadi Lokasi Praktik Pungutan Liar Warga Resah

Share

HARIAN PELITA — Jembatan Cirahong kembali jadi sorotan setelah video diunggah di TikTok viral di media sosial. 

Video memperlihatkan keresahan pengendara yang dimintai sejumlah uang saat melintas di jembatan itu.

Unggahan itu telah ditonton lebih dari 180 ribu kali dan memicu ribuan komentar dari netizen yang mengaku mengalami hal serupa.

Dalam video, terlihat pengendara berhenti sejenak saat melintas, diduga untuk memberikan uang kepada oknum warga yang berjaga di kedua ujung jembatan.

Keberadaan Jembatan Cirahong berfungsi sebagai jalur penghubung vital Kabupaten Ciamis -Tasikmalaya kini menjadi sorotan publik.

Berdasarkan informasi berkembang, infrastruktur strategis ini diduga telah disalahgunakan menjadi ajang praktik pungutan liar (pungli) yang merugikan masyarakat terutama masyarakat pengguna jalan menlewati jembatan.

Masyarakat berharap agar pihak berwenang segera menindaklanjuti temuan ini dengan serius.

Diperlukan langkah-langkah tegas dan transparan untuk memastikan bahwa fasilitas umum dapat digunakan dengan aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk praktik menyimpang dari aturan hukum serta norma yang berlaku.

Pembenahan sistem pengawasan juga dinilai perlu dilakukan guna mencegah hal serupa terulang di masa mendatang, demi menjaga integritas pelayanan publik dan kenyamanan bersama.

Keluhan dan ketidakpuasan kembali terdengar dari kalangan masyarakat pengguna jalan, khususnya para pengendara yang melintasi Jembatan Cirahong. Mereka menyoroti dugaan adanya praktik pungutan liar yang masih terjadi di lokasi tersebut.

Berdasarkan pengakuan para pengemudi, mereka merasa dirugikan lantaran diminta sejumlah uang secara paksa atau tidak sesuai prosedur saat melintas.

Hal ini menimbulkan kesan kurang baik serta keresahan, mengingat akses tersebut merupakan jalur umum yang seharusnya dapat digunakan tanpa beban biaya tambahan yang tidak jelas dasarnya katanya, Sabtu (5/4/2026). ●Redaksi/Lili

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *