Longsor di Kabupaten Bandung Barat Tewaskan 8 Orang dan 83 Orang Hilang
HARIAN PELITA BANDUNG — Longsor di kawasan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, dipicu hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak Jumat malam menewaskan 8 orang tertimbun longsor.
Material tanah dari lereng gunung dilaporkan menimbun puluhan rumah warga dan menyebabkan 83 orang dinyatakan hilang serta delapan orang meninggal dunia.
Sementara itu TNI Angkatan Darat masih menelusuri informasi terkait dugaan adanya prajurit yang menjadi korban longsor di Kampung Pasir Kuning, Desa Pasirlangu, Kabupaten Bandung Barat.
Kini proses pencarian korban yang hilang masih terus dilakukan di tengah kendala cuaca dan medan yang berat.
Kepala Penerangan Kodam III/Siliwangi, Kolonel (Inf) Mahmuddin mengatakan pihaknya belum dapat memastikan apakah terdapat anggota TNI yang ikut menjadi korban dalam peristiwa tersebut.
Berdasarkan data sementara, tercatat sekitar 83 jiwa masih dalam pencarian akibat tertimbun material longsor.
“Untuk dugaan adanya anggota TNI yang ikut hilang, saya belum bisa mendapatkan informasi apakah ada anggota kami di antara 23 personel tersebut. Nanti akan saya konfirmasi kembali,” ujar Mahmuddin di Kantor Desa Pasirlangu, Sabtu (24/1/2026).
Mahmuddin menegaskan, TNI bersama unsur terkait akan terus melakukan upaya pencarian dan evakuasi korban. Namun, proses tersebut dihadapkan pada sejumlah kendala di lapangan, terutama faktor cuaca yang belum bersahabat.
Sementara itu Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi terjun langsung ke lumpur untuk mengevakuasi jenazah korban longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, Sabtu (24/1/2026).
Bersama petugas gabungan, Dedi ikut mengangkat tiga jenazah yang tertimbun material longsor sekitar pukul 15.00 WIB. ●Redaksi/Cr-28
