2026-02-03 16:09

Menuju Ciamis Inovatif 2027, Camat Panumbangan Paparkan Prioritas Ekosistem Digital

Share

HARIAN PELITA – Rencana besar pembangunan Kabupaten Ciamis untuk tahun 2027 mulai dimatangkan di tingkat wilayah.

Bertempat di Aula UPK Galuh Buana Panumbangan, Selasa (3/2/2026), Camat Panumbangan Irfan Helmi resmi membacakan sambutan tertulis Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, dalam pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027 tingkat Kecamatan. 

​Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi masyarakat Panumbangan untuk menyelaraskan usulan pembangunan desa dengan arah kebijakan Pemerintah Kabupaten.

​Dalam sambutan dibacakan Irfan Helmi, Bupati Herdiat menekankan bahwa rancangan tema pembangunan tahun 2027 adalah “Ciamis Inovatif dan Terhubung: Pembangunan Ekosistem Digital dan Konektivitas Infrastruktur”.

Tema ini diambil untuk memastikan hasil pembangunan yang telah dicapai selama ini dapat terus meningkat dan berkelanjutan. 

​Bupati menegaskan melalui sambutannya bahwa perencanaan tidak boleh hanya bersifat dari atas ke bawah (top-down), tetapi harus mengutamakan aspirasi dari bawah (bottom-up) melalui musyawarah dari tingkat desa. 
●Tujuh Prioritas Utama
Melalui Camat Panumbangan, disampaikan pula tujuh prioritas daerah yang akan menjadi fokus utama pembangunan: 

​SDM & Budaya: Peningkatan kualitas SDM, kerukunan umat beragama, dan pelestarian budaya lokal. 

​Ekonomi: Penguatan UMKM, Koperasi, pariwisata, dan ekonomi kreatif. 

​Sektor Unggulan: Pembangunan pertanian, perkebunan, peternakan, dan perikanan berkelanjutan. 

​Infrastruktur: Peningkatan kualitas infrastruktur serta lingkungan hidup. 

​Tata Kelola: Pemerintahan yang kolaboratif dan pengembangan ekosistem digital. 

​Sosial: Perlindungan sosial, penurunan kemiskinan, dan penanggulangan bencana. 

​Desa: Peningkatan kemandirian desa. 

​Harapan untuk Panumbangan

​Menutup sambutan Bupati, Irfan Helmi menyampaikan pesan agar perumusan program prioritas di Kecamatan Panumbangan dilakukan secara selektif.

Mengingat adanya keterbatasan kapasitas fiskal daerah, partisipasi masyarakat dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) juga menjadi poin penting yang disampaikan. 
Acara ini dihadiri jajaran Muspika Kecamatan Panumbangan, para Kepala Desa, Ketua BPD, LPM, serta tokoh masyarakat dan agama setempat. ●Redaksi/Lili

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *