“Ngeri Kali, Hancur Kota dan Rumahku, Bah!” Kondisi Medan Mengerikan
HARIAN PELITA — “Hancur kota dan rumahku, Bah!,” begitu keluh Tanjung, Jumat (28/11/2025) ketika dia duduk diatas atap rumahnya melihat wilayah tempat kelahirannya bagai lautan luas.
Tanjung tak menyangka daerah kelahirannya selama ini sangat dibanggakannya tertutup air setinggi satu setengah meter mengalir deras menuju seluruh permukiman warga.
Pada Selasa (25/11/2025) lalu, hujan deras mengguyur Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut) dalam tiga hari terakhir menyebabkan banjir di berbagai titik dan merendam rumah warga.

Sejumlah ruas jalan utama hingga kawasan permukiman tidak dapat dilintasi karena tinggi genangan air yang mencapai satu meter.
Banjir juga diperparah dengan meluapnya Sungai Deli, Sungai Babura, dan Sungai Belawan pada Kamis (27/11/2025). Hingga saat ini hujan deras masih terjadi di Kota Medan.
Warga Kampung Lalang pun merasa tersiksa ketika air datang pada malam hari “menyerobot” seluruh permukiman warga menggenangi rumah-rumah mereka. “Kita mau mengungsi kemana? Sedangkan tidak ada jalan keluar, air di sini bak lautan,” tukas Tanjung.
Begitu juga Simpang Manhattan, kondisi wilayah itu hampir seluruh rumah-rumah warga hanya terlihat atapnya saja. Arus air cukup deras sehingga kendaraan harus berhati-hati melintas.
Di Kompleks Perumnas Helvetia Meleleh air setinggi satu meter merendam permukiman warga. Jalan Dr Mansyur menuju kawasan USU air mengalir deras sehingga tak dapat lagi dilewati oleh kendaraan.
Banjir juga terjadi di Jalan Gaharu dan Jalan Bambu, ketinggian air mencapai lutut. Di Jalan Bhayangkara serta sejumlah persimpangan menuju Jalan Pancing, banjir sangat tinggi.
Jalan Letda Sujono dekat pintu Tol Bandar Selamat air setinggi lutut orang dewasa termasuk di kawasan UNIMED dan UIN Medan Area dilaporkan lumpuh total.
Banjir juga merendam Jalan Yos Sudarso di kawasan Brayan, serta Simpang Kantor yang tidak bisa dilalui kendaraan. Situasi lebih parah terjadi di Simpang Canang dan kawasan Belawan, di mana air mencapai dada orang dewasa saat pasang laut.
Kondisi Sungai Deli, Sungai Babura dan Sungai Belawan pada Kamis (27/11/2025) dan Jumat (28/11/2025) sangat mengerikan, air sungai sudah bercampur dengan batang pohon mengalir masuk ke kota. “Ngeri kali bah!,” ujar Manalu. ●Redaksi/Cr-209
