PDAM Lombok Timur Bantah Lepas Tanggung Jawab Kerusakan Jalan Suela
HARIAN PELITA — Masyarakat Desa Ketangga, Kecamatan Suela, Lombok Timur terpaksa melakukan penambalan jalan rusak secara swadaya akibat bekas galian pipa PDAM terbengkalai sejak tahun 2022 silam.
Langkah darurat ini diambil warga karena jalur tersebut merupakan akses utama menuju masjid pusaka di Dusun Montong Gedeng yang menjadi pusat aktivitas ibadah harian.
“Kami dari PDAM Lombok Timur tetap berbenah untuk hal itu,” kata Plt. Direktur Utama PDAM Lombok Timur Sofyan Hakim, Rabu (4/3/2026).
Pimpinan perusahaan daerah ini menegaskan bahwa pihaknya senantiasa terbuka menerima berbagai masukan serta kritikan membangun dari aktivis lingkungan maupun LSM terkait sisa proyek tersebut.
“Proyek itu dikerjakan sejak tahun 2020 dan selesai tahun 2022 pada era jajaran direksi sebelumnya,” ujarnya.
Sofyan menjelaskan bahwa status pekerjaan tersebut sebenarnya sudah tuntas secara menyeluruh, baik dari sisi pengerjaan fisik di lapangan maupun kelengkapan administrasi serta pelunasan biaya.
“Setelah kami panggil Kepala Cabang tadi, bahwa itu pekerjaan tahun 2022 dan sudah selesai secara administrasi maupun pembiayaan,” jelasnya.
Manajemen PDAM telah melakukan investigasi mendalam dengan memanggil Kepala Cabang Suela guna memastikan kebenaran data mengenai titik koordinat galian yang kini dikeluhkan pengguna jalan.
“PDAM sudah memberikan sejumlah uang kepada Pemerintah Desa sebagai kompensasi agar penimbunan menjadi tanggung jawab mereka,” katanya.
Kesepakatan dengan Pemdes Ketangga diklaim telah dilakukan sejak awal, di mana urusan penimbunan sisa lubang pipa sepenuhnya diserahkan kepada pihak desa melalui dana ganti rugi.
“Sebagai manusia biasa, sudah merupakan tempat khilaf dan salah, maka saya menyampaikan permintaan maaf secara tulus jika ada kekeliruan pelayanan,” ucapnya.
Menjelang bulan suci Ramadhan, ia meminta masyarakat yang ingin bertanya terkait persoalan sisa galian tersebut agar menanyakan langsung duduk perkaranya kepada pihak pemerintah desa setempat. ●Redaksi/pan
