2026-01-18 9:11

Sekda Tekankan Sinergi Pengurus DMI Lombok Timur

Share

HARIAN PELITA — Sekretaris Daerah  Kabupaten Lombok Timur H Muhammad Juaini Taofik mengingatkan pentingnya sinergi, kolaborasi, serta kepatuhan dalam menjalankan roda organisasi.

Itu disampaikannya saat menghadiri Pengukuhan Dewan Pengurus Daerah Dewan Masjid Indonesia (DMI) periode 2025–2030.

‎Sekda menegaskan, keberhasilan organisasi dalam mewujudkan visi dan misi sangat bergantung pada variabel-variabel yang terukur.

‎Keterbatasan sumber daya bukanlah penghalang utama, melainkan keistikamahan dan konsistensi dalam menjalankan program yang akan menentukan hasil akhir.

‎Sekda juga menyoroti potensi besar jumlah tempat ibadah di Lombok Timur yang mencapai 4.268 masjid dan mushalla.

Menurutnya, angka tersebut merupakan kekuatan strategis yang dapat mendukung terwujudnya visi pembangunan daerah.

‎“Bayangkan potensi besar dari 4.268 titik tersebut. Kita harus berkolaborasi dan bersinergi demi mewujudkan masyarakat Lombok Timur yang semakin maju, adil, religius, dan transparan,” ungkapnya.

‎Sejumlah variabel penting dalam menjalankan organisasi DMI ke depan, yakni sinergi dan kolaborasi, komunikasi yang efektif, serta kepatuhan terhadap garis organisasi.

‎Sekda meminta agar seluruh pengurus menjaga kepatuhan tersebut agar tujuan besar DMI dapat dicapai secara optimal.

‎Ketua Pimpinan Wilayah Dewan Masjid Indonesia (DMI) Provinsi NTB H Masyhur, data menunjukkan sekitar 74 persen masjid masih berorientasi dominan pada ibadah ritual semata.

‎Hal itu menjadi pekerjaan rumah besar bagi pengurus yang baru dilantik untuk secara bertahap memperluas fungsi masjid ke arah sosial, ekonomi, dan pendidikan. ●Redaksi/Pan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *