2026-03-15 15:18

FJB Garap Buku 500 Cerita Kampung Betawi, Ibnu Chuldun Turut Mendukung

Share

HARIAN PELITA — Inisiatif Forum Jurnalis Betawi (FJB) membuat buku 500 Cerita Kampung Betawi mendapat dukungan dari sejumlah tokoh.

Selain dari Budi Awaluddin Kadis Kominfotik Pemprov Jakarta, dukungan juga datang dari tokoh intelektual Betawi Ibnu Chuldun yang juga Asesor Sumber Daya Manusia (SDM) Aparatur Ahli Utama di Kementerian Hukum RI.

“Kita sebagai bagian dari masyarakat Betawi tentu merasa bangga. Forum Jurnalis Betawi dapat menyatukan visi untuk menyusun dan membangun bagaimana cerita-cerita Betawi itu dikemas dalam suasana yang kondusif, sehingga dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda Betawi,” ujar Bang Ibnu, sapaannya yang juga anggota Dewan Pembina ormas Persatuan Masyarakat Jakarta Mohammad Husni Thamrin (Permata MHT) saat menghadiri acara buka puasa bersama FJB di Saung Roesdiah, Rawa Belong, Jakarta Selatan, Jumat (13/3/2026).

Menurut Ibnu Chuldun, Forum Jurnalis Betawi (FJB) memiliki peran penting sebagai ruang yang dapat menyatukan berbagai tokoh Betawi untuk merawat sekaligus mengembangkan warisan budaya.

FJB, kata Bang Ibnu, dapat menjadi wadah kondusif bagi para tokoh dan generasi Betawi untuk bersama-sama menyusun serta mengemas berbagai kisah tentang kampung Betawi pada masa lalu agar tetap hidup dan diwariskan kepada generasi berikutnya.

Ia menambahkan, upaya merangkum berbagai cerita Betawi bukan sekadar dokumentasi budaya, tapi juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan antargenerasi baik para tokoh senior maupun generasi muda Betawi.

Kesinambungan antara generasi tua yang memiliki pengalaman serta pengetahuan budaya dan generasi muda sangat penting agar nilai-nilai budaya Betawi tetap terjaga.

“Supaya jangan sampai ‘mati obor’ para senior dengan generasi muda. Harus terus nyambung. Ini pekerjaan besar yang membutuhkan semangat kerja sama,” katanya.

Ia optimistis rencana penyusunan 500 Cerita Kampung Betawi dapat terwujud, bila seluruh pihak terlibat dengan semangat kebersamaan dan kolaborasi.

Menurutnya, karya tersebut juga bisa menjadi bagian dari kontribusi masyarakat Betawi dalam menyambut lima abad kota Jakarta.

“Saya yakin dengan semangat kebersamaan, 500 Cerita Kampung Betawi ini dapat diwujudkan sebagai hadiah untuk lima abad Jakarta. Ini akan menjadi inspirasi bagi generasi muda Betawi ketika melihat para sesepuhnya sudah memikirkan bagaimana memajukan Betawi melalui karya,” ujarnya.

Perjalanan Karir Bang Ibnu
Ibnu Chuldun sendiri dikenal sebagai birokrat, yang berpengalaman panjang di bidang hukum dan lembaga pemasyarakatan (lapas).

Pria kelahiran Jakarta, 28 Maret 1966, ini mengawali karirnya di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, setelah menempuh pendidikan sebagai taruna Akademi Ilmu Pemasyarakatan (AKIP) angkatan 20 dan lulus pada 1987.
Seiring perjalanan karirnya, Ibnu dipercaya menduduki berbagai posisi penting di kementerian tersebut.

Pada 1995, ia mulai menjabat sebagai Kepala Subbagian Pengamanan Sekretariat Jenderal.

Selanjutnya, sejumlah jabatan strategis juga pernah diembannya, termasuk Kepala Lembaga Pemasyarakatan di berbagai daerah di Indonesia.

Pengalaman tersebut membentuk rekam jejaknya di bidang pemasyarakatan dan manajemen aparatur.

Ibnu juga pernah dipercaya menjabat sebagai Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham DKI Jakarta, yang bertanggung jawab dalam mengoordinasikan berbagai layanan hukum dan HAM di wilayah ibu kota.

Pada April 2024, ia kemudian mengemban amanah sebagai Staf Ahli Politik, Hukum, dan Keamanan (Polkam) di Kementerian Hukum dan HAM RI.

Karirnya terus berkembang, ketika dipercaya menjadi Deputi Bidang Koordinasi Hak Asasi Manusia di Kementerian Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Kemenko Kumham Imipas) periode 2024–2025.

Kini, per Maret 2026, Bang Ibnu menjabat sebagai Asesor Sumber Daya Manusia (SDM) Aparatur Ahli Utama di Kementerian Hukum RI. ●Redaksi/DNH

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *