Ketua PWI DKI Kesit Budi Handoyo Merasa Terhormat Ditunjuk “Ketua Kelas” di Retret Bela Negara PWI
HARIAN PELITA — Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) DKI Jakarta Kesit Budi Handoyo ketika mengikuti Retret Bela Negara PWI digelar Kementerian Pertahanan bekerjasama dengan PWI Pusat di Rumping Bogor, di luar dugaan didaulat menjadi “ketua kelas” saat menerima pengarahan dari Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin.
Kesit Budi Handoyo merasa terhormat diberikan kepercayaan kepadanya menjadi “ketua kelas” di giat Retret Bela Negara PWI. Rasa hormat Kesit dituangkan saat melaksanakan penghormatan kepada Sjafrie Sjamsoeddin di depan peserta.
“Ini sebuah penghormatan bagi saya diberi kepercayaan menjadi ketua kelas. Saya pun siap melaksanakan kepercayaan itu. Walau awalnya sedikit tak percaya,” ujar Kesit Budi Handoyo juga pengamat sepakbola nasional, Selasa (3/2/2026).
Ketika itu kata Kesit, sejenak mendapatkan arahan dan latihan dari para pelatih. Dilanjutkan dengan gladi kotor dan gladi bersih. “Alhamdulillah, tugas dapat diselesaikan dengan baik dan lancar,” tuturnya.
“Wah, gerakannya sudah patah, tadi. Hebat. Selamat, ya,” kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Johnny Eddison Isir sambil menyalami Kesit.
Komentar itu disampaikan seusai dirinya tampil sebagai pembicara pada Retret Bela Negara PWI hari ketiga di Rumpin, Bogor, Jumat (30/1/2026) lalu.
Bahkan Irjen Pol Johnny Eddison Isir tak percaya menyaksikan para wartawan PWI yang mengikuti Retret bisa cepat mengikuti gerakan duduk siap dan istirahat di tempat layaknya tentara. “Padahal peserta retret baru mendapatkan pelajaran itu dua hari,” ujarnya.
“Saya sendiri ditugaskan memimpin dan memoderatori sesi pemaparan materi yang dibawakan Kadiv Humas Polri. Mantan Kapolda Papua Barat itu didampingi Karopenmas Brigjen Pol Trunoyudo Wahyu Andiko,” pungkas Kesit. ●Redaksi/01
