Tanggul Petogogan Jebol Kurang Pengawasan dari Pejabat Setempat Akibatnya Banjir
HARIAN PELITA — Ketenangan warga Kelurahan Petogogan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan terusik ketika tanggul jebol berubah menjadi petaka bagi warga Petogogan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Kamis (29/1/2026).
Akibat hujan deras mengguyur Jakarta sejak dua hari ini, air luapan Kali Krukut meluncur deras melalui celah tanggul sementara sepanjang tujuh meter yang jebol, merendam permukiman warga hingga ketinggian 45 sentimeter.
Menurut warga di sana, Pemda setempat tidak pernah mendatangi dan mengawasi tanggul Petogogan sepanjang waktu sehingga penyanggahnya keropos dihantam air luapan kali.
“Saya heran pejabat Jakarta Selatan, terutama Wali Kotanya tidak pernah melakukan koordinasi dengan instansi terkait agar antisipasi cepat tanggul itu. Mereka lupa kalau saat musim hujan,” tegas Nurali, warga setempat, Sabtu (1/2/2026).
Menurut Nurali, saat jebolnya tanggul itu memaksa puluhan kepala keluarga berjaga di depan pintu rumah guna mengantisipasi debit air yang terus merangkak naik akibat intensitas hujan tak kunjung reda pada waktu itu.
Mereka berkilah bahwa saat ini pejabat berwenang hanya mengurus acara seremonial saja ketimbang tanggung jawab wilayah yang rawan banjir seperti di Petogogan yang akhirnya tanggul tak pernah diawasi akhir jebol.
Sementara itu Komandan Pleton Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Wilayah Jakarta Selatan Muhammad Nur mengonfirmasi bahwa luapan Kali Krukut menjadi biang keladi utama genangan di Kelurahan Petogogan.
Meskipun Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Selatan telah berupaya membentengi aliran sungai dengan 1.300 karung pasir dan penyangga kayu dolken, kekuatan arus rupanya jauh lebih besar.
●Data terbaru
Berdasarkan data terbaru per Januari 2026, tanggul di kawasan Petogogan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, memang mengalami jebol akibat intensitas hujan tinggi, yang mengakibatkan banjir di permukiman warga.
Berikut adalah ringkasan kejadian berdasarkan informasi per 29 Januari 2026:
- Tanggul Jebol: Tanggul di sekitar Kali Krukut, khususnya di Jalan Pulo Raya, Kelurahan Petogogan, tidak mampu menahan debit air yang besar akibat hujan deras.
- Dampak: Banjir merendam pemukiman dengan ketinggian mencapai 45 cm, memaksa warga mengevakuasi barang ke lantai 2 rumah.
- Penanganan: Petugas Suku Dinas Sumber Daya Air (Sudin SDA) Jakarta Selatan melakukan tindakan darurat dengan menambal tanggul yang jebol menggunakan karung pasir dan kayu.
- Kondisi Infrastruktur: Laporan menunjukkan bahwa tanggul sementara di lokasi tersebut ambruk, yang memicu banjir kembali merendam kawasan tersebut.
Terkait Pengawasan:
Meskipun perbaikan cepat dilakukan (ditambal karung pasir), kejadian berulangnya banjir di titik yang sama menandakan perlunya pengawasan lebih ketat dan perbaikan permanen pada struktur tanggul Kali Krukut agar tidak terus-menerus jebol saat hujan deras. ●Redaksi/HP
