Wali Kota Depok Supian Suri Dikritik warganya Karena Mementingkan “Openhouse” Daripada Memikirkan Banjir Warganya
HARIAN PELITA — Wali Kota Depok Supian Suri dikritik warganya karena menggelar open house di kediamannya di Cilodong, sejak lebaran pertama pada Sabtu (21/03/2026) hingga Selasa (22/03/2026).
Tanpa menghiraukan wilayahnya akibat sebagian besar wilayah di Kota Depok sedang dilanda banjir di kawasan Pitara, kawasan Tugu, Lembah Depok dan terparah di perumahan Taman Duta dan Bukit Cengkeh 2.
Wali Kota Depok Supian Suri malah mementingkan kepentingannya dan dianggap tidak empati sama sekali disaat sebagian warga mengalami bencana banjir, ia lebih memetingkan menggelar open house bersama para pendukungnya.
Sementara itu Kepala Bidang Penanggulangan Bencana DPKP Kota Depok Deny Romulo menjelaskan terjadi banjir hari pertama lebaran sangat berdampak pada sekitar 3.675 Kepala Keluarga (KK) atau setara dengan 14.700 jiwa.
“Total warga Depok terdampak banjir di lebaran pertama, mencapai 14.700 orang,” ungkap Deny.
Diperoleh keterangan, wilayah terdampak banjir tersebar di sejumlah kecamatan, antara lain Cimanggis, Sukmajaya, Cilodong, Tapos dan Pancoran Mas.
Di Kecamatan Cimanggis, banjir melanda sejumlah RW di Kelurahan Mekarsari, Kelurahan Tugu, serta Kelurahan Pasir Gunung Selatan.
Sementara di Sukmajaya, genangan terjadi di salah satu RT, dan di Cilodong meliputi beberapa wilayah termasuk Kelurahan Cilangkap di Kecamatan Tapos.
Ketinggian air dilaporkan bervariasi, mulai dari 50 sentimeter hingga mencapai 160 sentimeter. Meski demikian, kondisi banjir saat ini mulai berangsur surut. ●Redaksi/HP
