2024-04-03 11:34

Menteri Basuki Tinjau Renovasi Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan di Pamekasan

Share

HARIAN PELITA — Setelah meresmikan Rusun untuk santri/santriwati di Pamekasan, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono meninjau progres renovasi Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur pada Jumat (29/3/2024).

Menteri Basuki mengatakan stadion ini merupakan salah satu dari 3 stadion di Jawa Timur yang direnovasi oleh Kementerian PUPR berdasarkan hasil audit dan evaluasi yang dilakukan pada tahun 2023 lalu.

Tiga stadion tersebut yaitu Gelora Madura Ratu Pamelingan di Kabupaten Pamekasan, Gelora Joko Samudro di Kabupaten Gresik, dan Gelora Delta di Kabupaten Sidoarjo.

“Kegiatan ini merupakan upaya mendukung transformasi sepak bola nasional melalui penyediaan infrastruktur yang berstandar nasional dan internasional dari FIFA,” kata Menteri Basuki.

Infrastruktur yang diperbaiki meliputi lapangan utama, kursi single sheet untuk penonton, lampu penerangan dan fasilitas penunjang lainnya, termasuk sarana yang menunjang kebutuhan penyandang disabilitas.

“Saya minta rumput, lintasan atletik, kursi, dan fasade nya juga diperbaiki, sehingga melalui renovasi ini diharapkan dapat memberikan jaminan keselamatan, keamanan, kemudahan, dan kenyamanan yang baik bagi para atlet maupun penonton,” ujar Menteri Basuki.

Pekerjaan renovasi ini menggunakan dana APBN dengan nilai kontrak fisik Rp266 miliar, yang terbagi sebesar Rp72,10 miliar untuk Gelora Madura Ratu Pamelingan, Rp94,08 miliar untuk Gelora Joko Samudro Gresik, dan Rp100 miliar untuk Gelora Delta Sidoarjo.

“Renovasi untuk 3 stadion ini sudah mulai dilaksanakan sejak Desember 2023 dan ditargetkan selesai pada Agustus 2024. Progres saat ini secara keseluruhan sudah mencapai 7,9%,” kata Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Jawa Timur Muhammad Reva.

Turut hadir mendampingi Menteri Basuki, Sekretaris Jenderal Mohammad Zainal Fatah, Inspektur Jenderal T. Iskandar, Direktur Jenderal Perumahan Iwan Suprijanto, Staf Ahli Menteri Bidang Teknologi, Industri dan Lingkungan Endra S. Atmawidjaja, dan Kepala BPPW Jawa Timur Muhammad Reva. •Redaksi/Rls

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *