2026-02-08 5:28

Presiden Prabowo: Para Pelaku Korupsi “Garong-garong” Kekayaan Bangsa

Share

HARIAN PELITA — Presiden Prabowo Subianto tegas menyebut bahwa sikapnya kerasnya terhadap praktik korupsi dan penjarahan kekayaan negara.

Dalam pidato disampaikan pada acara Pengukuhan Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Masjid Istiqlal, Jakarta, Sabtu (7/2/2026).

Presiden menegaskan bahwa perang melawan koruptor adalah mandat suci yang tidak bisa ditawar.

Dengan suara menggelegar di hadapan ribuan ulama dan tokoh nasional, Presiden menyebut para pelaku korupsi sebagai “garong-garong kekayaan bangsa” selama ini berusaha mempertahankan kekuasaannya dengan cara mengadu domba dan menciptakan kegaduhan setiap kali negara bertindak tegas.

“Tiap kali kita mau memberantas korupsi, tiap kali kita mau menegakkan keadilan, mereka menyerang balik. Mereka tidak ingin ada pemerintahan yang bersih,” tegas Presiden.

Presiden Prabowo mengakui bahwa tekanan dan perlawanan dari kelompok yang merasa terusik kepentingannya akan selalu ada.

Namun ia memastikan bahwa pemerintah tidak akan gentar, karena mandat yang ia emban berasal langsung dari rakyat Indonesia dan disumpahkan di hadapan Tuhan.

Dalam kesempatan itu, Presiden juga menyampaikan apresiasi kepada MUI dan para ulama yang dinilainya memberikan suntikan keberanian dalam menghadapi perlawanan para perampok kekayaan negara.

“Dengan ulama dan umara bersatu, saya semakin yakin kita bisa menegakkan keadilan di bumi Indonesia,” ujarnya yang disambut gema takbir.

Presiden menegaskan bahwa seluruh aparat penegak hukum akan terus bergerak sesuai konstitusi dan Undang-Undang Dasar 1945. Ia memastikan agenda pemberantasan korupsi dan perlindungan kekayaan negara menjadi prioritas utama pemerintahan.

“Saya telah disumpah untuk menegakkan hukum. Karena itu, saya tidak akan ragu-ragu, saya tidak akan mundur setapak pun,” tegas Prabowo. ●Redaksi/Dw

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *