<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>AFC2023 &#8211; Harian Pelita</title>
	<atom:link href="https://harianpelita.id/tag/afc2023/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://harianpelita.id</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Thu, 09 May 2024 15:27:34 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>
	<item>
		<title>Timnas Indonesia U-23 Gagal Tembus Olimpiade Paris 2024 Kalah 0-1 dari Timnas Guinea U-23</title>
		<link>https://harianpelita.id/sport/timnas-indonesia-u-23-gagal-tembus-olimpiade-paris-2024-kalah-0-1-dari-timnas-guinea-u-23/</link>
					<comments>https://harianpelita.id/sport/timnas-indonesia-u-23-gagal-tembus-olimpiade-paris-2024-kalah-0-1-dari-timnas-guinea-u-23/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 09 May 2024 15:27:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sport]]></category>
		<category><![CDATA[AFC2023]]></category>
		<category><![CDATA[FIFA]]></category>
		<category><![CDATA[PSSI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianpelita.id/?p=62813</guid>

					<description><![CDATA[HARIAN PELITA &#8212; Pada babak pertama Timnas Indonesia U-23 kebobolan lewat tendangan penalti melawan Timnas Guinea U-23 di playoff Olimpiade Paris 2024 yang dicetak Ilaix Moriba. Timnas Indonesia U-23 gagal menembus Olimpiade Paris setelah kalah tipis dari Timnas Guinea U-23 di babak play-off&#160;Olimpiade&#160;Paris 2024. Laga pamungkas ini berlangsung di Clairefontaine, Prancis, Kamis (9/5/2024) pukul 20.00 WIB. Pada babak kedua, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class='booster-block booster-read-block'></div>
<p><strong>HARIAN PELITA &#8212; </strong>Pada babak pertama<strong> </strong>Timnas Indonesia U-23 kebobolan lewat tendangan penalti melawan Timnas <strong>Guinea U-23</strong> di playoff <strong>Olimpiade</strong> Paris 2024 yang dicetak Ilaix Moriba.</p>



<p><strong>Timnas Indonesia U-23 </strong>gagal menembus Olimpiade Paris setelah kalah tipis dari Timnas Guinea U-23 di babak play-off&nbsp;<strong>Olimpiade</strong>&nbsp;Paris 2024.</p>



<p>Laga pamungkas ini berlangsung di Clairefontaine, Prancis, Kamis (9/5/2024) pukul 20.00 WIB.</p>



<p>Pada babak kedua, perjuangan anak asuh Shin Tae-yong terpaksa mengakui kemenangan Timnas Guinea U-23. Hingga menit akhir pertandingan tak ada lagi tercipta.</p>



<p>Timnas Indonesia dari awal babak pertama hingga babak kedua tertekan sejak awal. Sehingga pertengahan pertandingan Timnas Guinea mendapatkan pinalti kedua namun berhasil dihalau penjaga gawang Ernando Ari.</p>



<p>Meskipun demikian Timnas Indonesia U-23 patut mendapat apresiasi karena berhasil mengukir sejarah sepakbola Indonesia yang berlaga di Playoff Olimpiade Paris 2024. •<strong>Redaksi/Cr-29</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianpelita.id/sport/timnas-indonesia-u-23-gagal-tembus-olimpiade-paris-2024-kalah-0-1-dari-timnas-guinea-u-23/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kapasitas Profesional Piala AFC U-23 Dipertanyakan, Shin Tae-yong Minta Dua Wasit Dihapus dari Dunia Bola</title>
		<link>https://harianpelita.id/sport/kapasitas-profesional-piala-afc-u-23-dipertanyakan-shin-tae-yong-minta-dua-wasit-dihapus-dari-dunia-bola/</link>
					<comments>https://harianpelita.id/sport/kapasitas-profesional-piala-afc-u-23-dipertanyakan-shin-tae-yong-minta-dua-wasit-dihapus-dari-dunia-bola/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 30 Apr 2024 04:03:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sport]]></category>
		<category><![CDATA[AFC]]></category>
		<category><![CDATA[AFC2023]]></category>
		<category><![CDATA[AFF]]></category>
		<category><![CDATA[FIFA]]></category>
		<category><![CDATA[Piala Asia 2023]]></category>
		<category><![CDATA[piala dunia]]></category>
		<category><![CDATA[PSSI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianpelita.id/?p=62494</guid>

					<description><![CDATA[HARIAN PELITA &#8212; Dua wasit di Piala AFC U-23 berlangsung di Qatar yakni Nasrulloh Basirov dan Shen Yinhao dikecam karena ketika memimpin pertandingan selalu kontroversi. Pertama wasit Nasirullo Basirov saat memimpin laga antara Timnas Indonesia dengan Timnas Qatar, Timnas Indonesia banyak dirugikan sehingga dia pun dikecam suporter bola. Kedua wasit asal China Shen Yinhao juga [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class='booster-block booster-read-block'></div>
<p><strong>HARIAN PELITA &#8212; </strong>Dua wasit di Piala AFC U-23 berlangsung di Qatar yakni Nasrulloh Basirov dan Shen Yinhao dikecam karena ketika memimpin pertandingan selalu kontroversi.</p>



<p>Pertama wasit Nasirullo Basirov saat memimpin laga antara Timnas Indonesia dengan Timnas Qatar, Timnas Indonesia banyak dirugikan sehingga dia pun dikecam suporter bola.</p>



<p>Kedua wasit asal China Shen Yinhao juga sangat merugikan Timnas Indonesia dengan sewenang-wenang menjatuhkan kartu merah kepada Rizki Ridho, katanya melanggar, termasuk gol hasil sepakan Muhammad Ferrari yang tiba-tiba dianulirnya.</p>



<p>Bahkan pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong pun geram melihat tindakan wasit yang sembrono menentukan pelanggaran.</p>



<p>Shin Tae-yong pun meminta agar kedua wasit itu lebih baik dihapus dari dunia sepakbola. &#8220;Dua wasit itu dihapus saja dari dunia sepakbola,&#8221; ketus Shin Tae-yong.</p>



<p>Masyarakat Indonesia pun meragukan profesionalitas Panitia Piala AFC U-23 karena hampir seluruh pertandingan yang dilakoni Timnas Indonesia dianggap melakukan pelanggaran.</p>



<p>Masyarakat Indonesia mengutarakan kesedihannya atas kekalahan Timnas Indonesia U-23 saat melawan Uzbekistan di babak semifinal Piala Asia U-23, Senin (29/4/2024) malam.</p>



<p>Timnas Indonesia U-23 menelan pil pahit dengan skor 0-2 atas Uzbekistan. Momen kekalahan Garuda Muda itu pun disinyalir karena kecurangan wasit Shen Yinhao. •<strong>Redaksi/Cr-29/Alia</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianpelita.id/sport/kapasitas-profesional-piala-afc-u-23-dipertanyakan-shin-tae-yong-minta-dua-wasit-dihapus-dari-dunia-bola/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Shin Tae-yong Bagi-bagi THR di Hari Raya Idul Fitri untuk Staf Pelatih</title>
		<link>https://harianpelita.id/sport/shin-tae-yong-bagi-bagi-thr-di-hari-raya-idul-fitri-untuk-staf-pelatih/</link>
					<comments>https://harianpelita.id/sport/shin-tae-yong-bagi-bagi-thr-di-hari-raya-idul-fitri-untuk-staf-pelatih/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Apr 2024 05:16:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sport]]></category>
		<category><![CDATA[AFC2023]]></category>
		<category><![CDATA[FIFA]]></category>
		<category><![CDATA[PSSI]]></category>
		<category><![CDATA[Shin Tae-yong]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianpelita.id/?p=61975</guid>

					<description><![CDATA[HARIAN PELITA &#8212; Di tengah kesibukan Timnas Indonesia U-23 yang tengah menjalani pemusatan latihan (TC) di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA). Jauh dari keluarga di tanah air, para pemain dan staf pelatih tak bisa merasakan kebahagiaan lebaran bersama orang tercinta. Ini dikutip dari Spirit Football, Rabu (10/4/2024). Namun Shin Tae-yong, sang pelatih kepala, tak ingin [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class='booster-block booster-read-block'></div>
<p><strong>HARIAN PELITA &#8212; </strong>Di tengah kesibukan Timnas Indonesia U-23 yang tengah menjalani pemusatan latihan (TC) di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA).</p>



<p>Jauh dari keluarga di tanah air, para pemain dan staf pelatih tak bisa merasakan kebahagiaan lebaran bersama orang tercinta. <strong><em>Ini dikutip dari Spirit Football, Rabu (10/4/2024).</em></strong></p>



<p>Namun Shin Tae-yong, sang pelatih kepala, tak ingin anak buahnya kehilangan semangat di hari yang spesial ini.</p>



<p>Ia pun menunjukkan kebaikan hatinya dengan membagikan THR kepada seluruh staf pelatih.</p>



<p>Masing-masing staf menerima 100 dolar Amerika Serikat, setara dengan Rp1,5 juta.</p>



<p>Senyum bahagia pun terpancar dari wajah mereka. Bagi para staf, THR ini bukan hanya tentang uang, tetapi juga tentang perhatian dan kasih sayang dari sang pelatih.</p>



<p>Kebaikan hati Shin Tae-yong ini menjadi bukti bahwa ia tak hanya peduli dengan performa tim di lapangan, tetapi juga kesejahteraan para stafnya.</p>



<p>Di tengah momen spesial Idul Fitri, ia ingin memastikan bahwa semua orang di timnya merasakan kebahagiaan, meskipun jauh dari keluarga.</p>



<p>Diharapkan, dengan semangat dan kebahagiaan yang baru, Timnas Indonesia U-23 dapat memberikan performa terbaik di ajang Piala Asia U-<a href="tel:232024">23 2024</a>.</p>



<p>Dukungan dan perhatian dari Shin Tae-yong menjadi suntikan motivasi bagi para pemain dan staf untuk mengharumkan nama bangsa di kancah internasional. •<strong>Redaksi/Alia</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianpelita.id/sport/shin-tae-yong-bagi-bagi-thr-di-hari-raya-idul-fitri-untuk-staf-pelatih/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hadapi Jepang, Perjalanan Indonesia Makin Terjal &#124;&#124; Catatan Kesit B Handoyo</title>
		<link>https://harianpelita.id/opini/hadapi-jepang-perjalanan-indonesia-makin-terjal-catatan-kesit-b-handoyo/</link>
					<comments>https://harianpelita.id/opini/hadapi-jepang-perjalanan-indonesia-makin-terjal-catatan-kesit-b-handoyo/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 24 Jan 2024 03:18:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[AFC2023]]></category>
		<category><![CDATA[Exco PSSI]]></category>
		<category><![CDATA[Piala Asia 2023]]></category>
		<category><![CDATA[PSSI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianpelita.id/?p=58329</guid>

					<description><![CDATA[PERJALANAN Indonesia untuk melewati fase grup Piala Asia 2023 makin terjal. Kendati masih berpeluang merebut satu dari empat tim peringkat ketiga terbaik, namun handicap yang dihadapi tidak gampang. Jepang akan menjadi batu sandungan yang harus disingkirkan Indonesia. •Sanggupkah tim Merah Putih melaluinya?Siapa pun setuju Jepang adalah tim tangguh di Asia. Tim asuhan Hajime Moriyasu ini [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class='booster-block booster-read-block'></div>
<p><strong>PERJALANAN</strong> Indonesia untuk melewati fase grup Piala Asia 2023 makin terjal. Kendati masih berpeluang merebut satu dari empat tim peringkat ketiga terbaik, namun handicap yang dihadapi tidak gampang. Jepang akan menjadi batu sandungan yang harus disingkirkan Indonesia.</p>



<p>•<strong><em>Sanggupkah tim Merah Putih melaluinya?</em></strong><br>Siapa pun setuju Jepang adalah tim tangguh di Asia. Tim asuhan Hajime Moriyasu ini boleh saja kalah lawan Irak dan dibuat repot Vietnam, tapi Jepang tetaplah Jepang yang dihuni pemain-pemain berkualitas yang merumput di klub-klub besar Eropa.</p>



<p>Ada Takumu Minamino (AS Monaco), Takefusa Kubo (Real Sociedad), Wataru Endo (Liverpool), Takehiro Tomiyasu (Arsenal), atau Hiroki Ito (Stuttgart). Tidak ada yang meragukan kemampuan mereka.</p>



<p>Usai kekalahan dari Irak, Jepang pastilah tersentak. Bisa dipastikan pula mereka tak mau jatuh untuk kedua kalinya.</p>



<p>Apalagi lawan yang dihadapi adalah Indonesia, tim yang dari sisi peringkat FIFA tercatat paling rendah (142), dibandingkan Jepang (17) atau Irak (63), bahkan Vietnam (94) sekalipun. Hitung-hitungan di atas kertas, Jepang unggul segalanya.</p>



<p>Apa yang bisa dilakukan Indonesia menghadapi laga penting yang akan menjadi penentu lolos tidaknya ke fase knock out ini?</p>



<p>Jangan gegabah. Jangan coba-coba meladeni permainan Endo dkk apabila tidak ingin mati konyol.</p>



<p>Bermain dengan ciri permainan sendiri, walaupun belum tentu juga menjadi jaminan bakal menang.</p>



<p>Ini penting agar Indonesia tidak sampai terbawa arus permainan tim lawan. Akan lebih bagus jika lawan yang terbawa.</p>



<p>Marselino Ferdinan dkk dapat memperlihatkan itu saat menekuk Vietnam 1-0. Mengunci Vietnam hingga mereka tak mampu mengembangkan permainannnya sendiri.</p>



<p>Vietnam sendiri sempat melakukan itu saat kalah dari Jepang 2-4. Vietnam bisa mengontrol permainan mereka sendiri sebelum akhirnya dipukul balik Jepang.</p>



<p>Potensi Indonesia untuk menang dari Jepang terbilang kecil. Namun tak berarti kita harus merasa sudah kalah sebelum bertanding.</p>



<p>Jepang memang hebat dan kuat. Kualitas mereka di atas Indonesia. Tapi, dalam sepakbola apapun bisa terjadi. •Salam Olahraga!. •<strong>Penulis Pengamat Sepakbola</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianpelita.id/opini/hadapi-jepang-perjalanan-indonesia-makin-terjal-catatan-kesit-b-handoyo/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Melawan Jepang, Timnas Indonesia Wajib Bermain Cepat</title>
		<link>https://harianpelita.id/sport/melawan-jepang-timnas-indonesia-wajib-bermain-cepat/</link>
					<comments>https://harianpelita.id/sport/melawan-jepang-timnas-indonesia-wajib-bermain-cepat/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 20 Jan 2024 07:58:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sport]]></category>
		<category><![CDATA[AFC2023]]></category>
		<category><![CDATA[Asian Cup 2023]]></category>
		<category><![CDATA[FIFA]]></category>
		<category><![CDATA[Piala Asia 2023]]></category>
		<category><![CDATA[PSSI]]></category>
		<category><![CDATA[Shin Tae-yong]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianpelita.id/?p=58166</guid>

					<description><![CDATA[HARIAN PELITA &#8212; Setelah laga kedua melawan Timnas Vietnam di Piala Asia 2023 dan berhasil menaklukan 0-1, Timnas Indonesia berada di posisi 3 Klasemen sementara dan peluang lolos terbuka. Meskipun Timnas Indonesia menang tipis 1-0 lewat tendangan penalti Asnawi Mangkualam, Timnas Indonesia berhasil meraih tiga poin. Pada laga itu juga mencatatkan nama Timnas Indonesia di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class='booster-block booster-read-block'></div>
<p><strong>HARIAN PELITA &#8212; </strong>Setelah laga kedua melawan Timnas Vietnam di Piala Asia 2023 dan berhasil menaklukan 0-1, Timnas Indonesia berada di posisi 3 Klasemen sementara dan peluang lolos terbuka.</p>



<p>Meskipun Timnas Indonesia menang tipis 1-0 lewat tendangan penalti Asnawi Mangkualam, Timnas Indonesia berhasil meraih tiga poin.</p>



<p>Pada laga itu juga mencatatkan nama Timnas Indonesia di perhelatan Piala Asia 2023 sebagai peserta dari Asia Tenggara. Karena selama 16 tahun Indonesia tak pernah ikut.<br>.<br>Pada laga itu pemain depan Timnas Indonesia kurang tajam menyelesaikan gol, sehingga banyak peluang terbuang sia-sia.</p>



<p>Di lini pertahanan pun lemah ketika mendapatkan serangan balik, pemain belakang terlihat keteteran menghalau pergerakan lawan sehingga pemain lawan gampang menusuk ke jantung pertahanan.</p>



<p>Pelatih asal Korea Selatan Shin Tae-yong memperkuat lagi pemain penyerang dan pemain belakang. Minimal memaksimalkan kekuatan dan komunikasi antar pemain.</p>



<p>Di laga terakhir Timnas Indonesia akan menghadapi Jepang hari Rabu 24 Januari 2024 pukul 18:30 WIB.</p>



<p>Kita ketahui Timnas Jepang memiliki pemain-pemain militan yang terus menerus bergerak cepat dalam mengobrak-abrik pertahanan lawan.</p>



<p>Maka Timnas Indonesia dan Shin Tae-yong wajib merubah strategi yang telah dimainkan, karena pemain Jepang memiliki kemampuan bermain cepat. •<strong>Redaksi/Alia</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianpelita.id/sport/melawan-jepang-timnas-indonesia-wajib-bermain-cepat/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Indonesia Bisa Kalahkan Vietnam! &#124;&#124; Catatan Kesit B Handoyo</title>
		<link>https://harianpelita.id/opini/indonesia-bisa-kalahkan-vietnam-catatan-kesit-b-handoyo/</link>
					<comments>https://harianpelita.id/opini/indonesia-bisa-kalahkan-vietnam-catatan-kesit-b-handoyo/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 19 Jan 2024 03:50:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[@sorotan Google]]></category>
		<category><![CDATA[AFC2023]]></category>
		<category><![CDATA[Exco PSSI]]></category>
		<category><![CDATA[FIFA]]></category>
		<category><![CDATA[Piala Asia 2023]]></category>
		<category><![CDATA[PSSI]]></category>
		<category><![CDATA[sorotanpublik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianpelita.id/?p=58095</guid>

					<description><![CDATA[PERTANDINGAN kedua Indonesia melawan Vietnam dalam lanjutan Grup D Piala Asia 2023 di Abdullah bin Khalifa Stadium, Doha, Jumat (19/1) malam ini dapat diibaratkan sebagai laga hidup mati. Hanya dengan kemenangan maka peluang untuk tetap bersaing lolos dari fase grup akan lebih terbuka. Sebaliknya, seri apalagi kalah, peluang akan mengecil. Kekalahan dari Irak 1-3 pada [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class='booster-block booster-read-block'></div>
<p><strong>PERTANDINGAN</strong> kedua Indonesia melawan Vietnam dalam lanjutan Grup D Piala Asia 2023 di Abdullah bin Khalifa Stadium, Doha, Jumat (19/1) malam ini dapat diibaratkan sebagai laga hidup mati.</p>



<p>Hanya dengan kemenangan maka peluang untuk tetap bersaing lolos dari fase grup akan lebih terbuka.</p>



<p>Sebaliknya, seri apalagi kalah, peluang akan mengecil. Kekalahan dari Irak 1-3 pada laga pembuka memaksa Indonesia harus mampu merebut nilai penuh dari Vietnam.</p>



<p>Ingat, laga penutup atau terakhir Indonesia akan melawan Jepang, tim kuat Asia saat ini. Tanpa mengecilkan kemampuan Asnawi Mangkualam dkk, di atas kertas sangat sulit menaklukkan Jepang.</p>



<p>Karena itulah duel melawan Vietnam menjadi sangat krusial. Vietnam bukan lawan baru buat Indonesia.</p>



<p>Pertemuan dalam berbagai ajang di kawasan Asia Tenggara kerap dilakukan. Memang, dari rangkaian pertandingan yang sudah berlangsung di antara kedua tim ini, Vietnam masih unggul dari Indonesia.</p>



<p>Dalam lima kali pertemuan terakhir dengan Vietnam, timnas senior Indonesia mencatat 2 kali seri dan 3 kali kalah.</p>



<p>Vietnam sulit dikalahkan? Faktanya, ya! Tim berjuluk “The Golden Stars” ini memang tim yang tidak gampang ditaklukkan. Bukti sudah terpampang di hadapan kita.</p>



<p>Jepang sudah pula merasakan di laga perdana Grup D walaupun akhirnya Jepang menang 4-2, butuh kerja keras dan kejelian untuk menaklukkan Vietnam.</p>



<p>Di bawah Shin Tae-yong, Indonesia sudah empat kali bertemu Vietnam. Hasilnya, Indonesia belum pernah menang. Dari empat pertandingan bersama STY, Indonesia mencatat dua kali imbang dan dua kali kalah.</p>



<p>Indonesia memiliki pengalaman berharga saat sukses membungkam Vietnam pada babak semifinal SEA Games 2023 di Kamboja.</p>



<p>Di bawah asuhan Indra Sjafrie tim U-22 Indonesia menang 3-2 atas Vietnam. Meskipun tim U-22, secara permainan tidak jauh beda dengan tim senior.</p>



<p>Selain itu, ada sejumlah pemain tim U-22 Indonesia peraih medali emas SEA Games 2023 yang saat ini masuk dalam skuat timnas Piala Asia 2023.</p>



<p>Di bawah mistar ada penjaga gawang Ernando Ari, yang menjadi kiper utama pilihan pelatih Shin Tae-yong (STY).</p>



<p>Di barisan pertahanan ada Rizky Ridho dan Pratama Arhan. Barisan tengah terdapat Marselino Ferdinan dan Witan Sulaeman, serta di lini depan ada Ramadhan Sananta.</p>



<p>Dari deretan pemain ini, hanya Ramadhan Sananta yang belum diturunkan STY saat lawan Irak.</p>



<p>Untuk bisa mengalahkan Vietnam tentunya bukan strategi semata yang dibutuhkan. Kesiapan mental juga harus menjadi perhatian.</p>



<p>Fighting spirit dan rasa percaya diri yang tinggi menghadapi laga bergengsi ini sangat diperlukan. Kengototan dan semangat pantang menyerah adalah hal mutlak buat para pemain Indonesia. Ingat, Vietnam punya itu! Sejatinya kita pun demikian.</p>



<p>Kita beruntung ada pemain-pemain yang eks tim SEA Games 2023 yang menghuni skuat utama STY di Piala Asia ini.</p>



<p>Saya yakin, Ernando, Rizky Ridho, Marselino, Pratama Arhan, Witan, dan Ramadhan memiliki mental bertanding yang kuat jelang laga lawan Vietnam..</p>



<p>Semoga atmosfer penampilan di SEA Games Kamboja bisa menambah daya juang timnas Indonesia malam nanti. Kita tunggu. Salam Olahraga!. •<strong>Penulis Pengamat Sepakbola</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianpelita.id/opini/indonesia-bisa-kalahkan-vietnam-catatan-kesit-b-handoyo/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
