<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Humas Kemenag &#8211; Harian Pelita</title>
	<atom:link href="https://harianpelita.id/tag/humas-kemenag/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://harianpelita.id</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Sun, 01 Mar 2026 15:29:08 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.1</generator>
	<item>
		<title>Polemik Pernyataan Zakat Menteri Agama Berkembang Diruang Publik, &#8220;Salah ngomong&#8221;</title>
		<link>https://harianpelita.id/edukasi/agama/polemik-pernyataan-zakat-menteri-agama-berkembang-diruang-publik-salah-ngomong/</link>
					<comments>https://harianpelita.id/edukasi/agama/polemik-pernyataan-zakat-menteri-agama-berkembang-diruang-publik-salah-ngomong/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 01 Mar 2026 15:29:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Agama]]></category>
		<category><![CDATA[Humas Kemenag]]></category>
		<category><![CDATA[Menteri Agama]]></category>
		<category><![CDATA[Nazaruddin Umar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianpelita.id/?p=84665</guid>

					<description><![CDATA[HARIAN PELITA &#8212; Polemik pernyataan Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar tentang zakat dinilai perlu disikapi secara tenang dan proporsional. Kini polemik tentang zakat berkembang di ruang publik. Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Prof Dr Ahmad Tholabi Kharlie mengungkapkan pentingnya masyarakat mengedepankan sikap tabayun sebelum menarik kesimpulan. Kontroversi tersebut muncul ditengah masyarakat menjelang Ramadan. Ia [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class='booster-block booster-read-block'></div>
<p><strong>HARIAN PELITA &#8212; </strong>Polemik pernyataan Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar tentang zakat dinilai perlu disikapi secara tenang dan proporsional. Kini polemik tentang zakat berkembang di ruang publik.</p>



<p>Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Prof Dr Ahmad Tholabi Kharlie mengungkapkan pentingnya masyarakat mengedepankan sikap tabayun sebelum menarik kesimpulan. Kontroversi tersebut muncul ditengah masyarakat menjelang Ramadan.</p>



<p>Ia mengatakan publik tidak perlu tergesa-gesa memberikan penilaian negatif, karena pernyataan yang beredar sering kali terlepas dari konteks utuh yang melatarbelakanginya.</p>



<p>“Dalam tradisi Islam, tabayun adalah prinsip penting dalam menjaga kejernihan informasi. Karena itu, masyarakat sebaiknya tidak terburu-buru menyimpulkan secara negatif, terlebih dalam suasana ramadhan yang seharusnya memperkuat persaudaraan,” katanya, Minggu (1/3/2026).</p>



<p>Tholabi menegaskan bahwa kedudukan zakat dalam Islam bersifat sangat fundamental dan tidak pernah berubah. Ia menandaskan, aAl-qur’an secara tegas menempatkan zakat sebagai kewajiban utama umat Islam yang selalu berdampingan dengan perintah salat.</p>



<p>“Zakat adalah rukun Islam dan kewajiban individual yang bersifat qath‘i. Secara normatif tidak ada perdebatan mengenai kedudukannya dalam ajaran Islam,” ujar Wakil Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.</p>



<p>Kata dia, penegasan kembali Menteri Agama bahwa zakat tetap merupakan fardhu ‘ain menunjukkan bahwa tidak ada upaya menggeser posisi normatif zakat dalam syariat.</p>



<p>Untuk itu, Tholabi menerangkan melihat substansi gagasan yang disampaikan Menteri Agama sesungguhnya berada dalam kerangka penguatan ekosistem filantropi Islam secara lebih luas.</p>



<p>Kemudian, ia menilai dorongan untuk mengoptimalkan wakaf, infak dan sedekah merupakan bagian dari strategi memperluas instrumen pemberdayaan ekonomi umat.</p>



<p>“ Dalam perspektif maqashid al-syari‘ah, penguatan seluruh instrumen filantropi Islam justru merupakan langkah strategis untuk memperbesar kemaslahatan sosial dan mengurangi ketimpangan ekonomi,” tutur Tholabi.</p>



<p>Zakat tetap menjadi fondasi kewajiban individual dikatakan Tholabi. Sementara, instrumen filantropi lainnya berfungsi sebagai pengungkit pembangunan jangka panjang.</p>



<p>Selain itu, Tholabi juga mengingatkan polemik yang berkembang di ruang publik seharusnya tidak berubah menjadi kegaduhan yang kontraproduktif.</p>



<p>Momentum bulan ramadhan menurutnya justru perlu dimanfaatkan untuk memperkuat kesadaran kolektif tentang pentingnya solidaritas sosial dan budaya filantropi Islam.</p>



<p>Yang terpenting diungkapkan dia adalah bagaimana energi umat tetap diarahkan pada penguatan kemaslahatan bersama, bukan pada polemik yang memperlebar jarak sosial.</p>



<p>Tholabi pun mengajak masyarakat untuk tetap mengedepankan sikap husnuzan dan kedewasaan dalam menyikapi perbedaan pandangan di ruang publik.</p>



<p>&#8220;Dalam demokrasi, kritik tentu penting, tetapi harus berbasis informasi yang utuh dan disampaikan secara proporsional,” ungkap Tholabi. ●<strong>Redaksi/Dw</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianpelita.id/edukasi/agama/polemik-pernyataan-zakat-menteri-agama-berkembang-diruang-publik-salah-ngomong/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kemenag Luncurkan Peaceful Muharram 1447 H: Semangat Tahun Baru Islam</title>
		<link>https://harianpelita.id/edukasi/agama/kemenag-luncurkan-peaceful-muharram-1447-h-semangat-tahun-baru-islam/</link>
					<comments>https://harianpelita.id/edukasi/agama/kemenag-luncurkan-peaceful-muharram-1447-h-semangat-tahun-baru-islam/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 Jun 2025 07:26:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Agama]]></category>
		<category><![CDATA[Biro Humas Kementerian Agama]]></category>
		<category><![CDATA[Humas Kemenag]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianpelita.id/?p=75538</guid>

					<description><![CDATA[HARIAN PELITA &#8212; Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag) meluncurkan rangkaian kegiatan &#8220;Peaceful Muharram 1447 H&#8221; sebagai peringatan Tahun Baru Islam 2025. Acara akan berlangsung mulai 22 Juni hingga 12 Juli 2025 dengan serangkaian agenda mengusung nilai perdamaian, kesetaraan, dan harmoni, baik antarmanusia maupun antara manusia dan alam. Peluncuran Peaceful Muharram 1447 H digelar dalam konferensi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class='booster-block booster-read-block'></div>
<p><strong>HARIAN PELITA &#8212; </strong>Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag) meluncurkan rangkaian kegiatan &#8220;Peaceful Muharram 1447 H&#8221; sebagai peringatan Tahun Baru Islam 2025.</p>



<p>Acara akan berlangsung mulai 22 Juni hingga 12 Juli 2025 dengan serangkaian agenda mengusung nilai perdamaian, kesetaraan, dan harmoni, baik antarmanusia maupun antara manusia dan alam.</p>



<p>Peluncuran Peaceful Muharram 1447 H digelar dalam konferensi pers di Jakarta Pusat pada Jumat, 20 Juni 2025.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1024" height="768" src="https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2025/06/1000195687-1024x768.jpg" alt="" class="wp-image-75541" srcset="https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2025/06/1000195687-1024x768.jpg 1024w, https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2025/06/1000195687-300x225.jpg 300w, https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2025/06/1000195687-768x576.jpg 768w, https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2025/06/1000195687-1536x1152.jpg 1536w, https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2025/06/1000195687-2048x1536.jpg 2048w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Hadir sejumlah pejabat tinggi Kemenag, seperti Dirjen Bimas Islam Abu Rokhmad, Sekretaris Ditjen Bimas Islam Muhammad Adib, serta para direktur di lingkungan Ditjen Bimas Islam.</p>



<p>“Logo Peaceful Muharram ini bukan hanya simbol Tahun Baru Islam, tetapi juga lambang perdamaian, kesetaraan, dan nilai-nilai kebaikan yang membawa semangat bagi umat dan bangsa,” ujar Abu Rokhmad.</p>



<p>●<strong>Jadwal dan rangkaian kegiatan Peaceful Muharram 1447 H</strong></p>



<p>Kegiatan Peaceful Muharram 1447 H akan diawali dengan: Car Free Day Arung Muharram (22 Juni)- Menghadirkan 1.500 peserta dari kalangan tokoh agama, pelajar madrasah, dan guru se-Jabodetabek.</p>



<p>Ngaji Budaya Tradisi Muharram Nusantara (23 Juni)-Perpaduan nilai keagamaan dan budaya daerah dalam semangat Islam damai dan inklusif.</p>



<p>Kick Off 1.000 Masjid Inklusi (24 Juni)-Inisiatif menjadikan masjid lebih ramah bagi lansia dan penyandang disabilitas.<br>Puncak Peaceful Muharram (26 Juni) digelar di Masjid Istiqlal dengan sema’an Al-Qur’an dan pertunjukan seni dari qari internasional.</p>



<p>Ibnu Muharram bersama Gen Z (27 Juni)-Dialog inspiratif yang menyasar generasi muda untuk mengenal nilai Islam yang moderat.</p>



<p>Nikah Massal (28 Juni)-Melibatkan 100 pasangan dari wilayah Jabodetabek, sebagai bagian dari program pencatatan pernikahan resmi.</p>



<p>●<strong>Pesan damai dan seruan moderasi Islam di tahun baru Islam 1447 H</strong><br>Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Keluarga Arsad Hidayat menekankan bahwa rangkaian kegiatan ini menjadi momentum penting bagi umat Islam untuk memperbarui resolusi dan memperkuat semangat kebersamaan.</p>



<p>&#8220;Tahun Baru Islam 1447 H menjadi waktu yang tepat untuk meneguhkan nilai-nilai spiritual dalam bingkai Indonesia yang damai dan harmoni,” kata Arsad.</p>



<p>Ia juga menyoroti pentingnya pencatatan nikah bagi pasangan Muslim demi perlindungan hukum bagi perempuan dan anak. Kemenag mencatat penurunan jumlah pernikahan yang tercatat resmi dari 2 juta pasangan (2020) menjadi 1,5 juta pasangan (2024), meski terdapat lebih dari 66 juta penduduk usia nikah.</p>



<p>Dengan mengusung tema besar &#8220;Perdamaian, Kesetaraan, dan Harmoni&#8221;, Peaceful Muharram 1447 H bukan sekadar peringatan Tahun Baru Islam, tetapi juga ajakan reflektif bagi umat Islam untuk membangun kehidupan yang damai, adil, dan seimbang dalam segala aspek. ●<strong>Redaksi/Satria</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianpelita.id/edukasi/agama/kemenag-luncurkan-peaceful-muharram-1447-h-semangat-tahun-baru-islam/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Saan Mustopa: Pelaksaan Ibadah Haji Tahun Ini Tidak Maksimal dan Profesional</title>
		<link>https://harianpelita.id/news/parlementaria/saan-mustopa-pelaksaan-ibadah-haji-tahun-tidak-maksimal-dan-profesional/</link>
					<comments>https://harianpelita.id/news/parlementaria/saan-mustopa-pelaksaan-ibadah-haji-tahun-tidak-maksimal-dan-profesional/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Jun 2025 03:03:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Parlementaria]]></category>
		<category><![CDATA[Humas Kemenag]]></category>
		<category><![CDATA[ibadah haji]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenag RI]]></category>
		<category><![CDATA[Menteri Agama]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianpelita.id/?p=75232</guid>

					<description><![CDATA[HARIAN PELITA &#8212; Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa menegaskan bahwa berbagai persoalan teknis yang terjadi selama penyelenggaraan ibadah haji tahun ini akan menjadi catatan penting dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah. Apalagi banyaknya keluhan-keluhan dari jemaah yang kerap menemui kendala-kendala pelayanan di lapangan sehingga kinerja Kemenag [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class='booster-block booster-read-block'></div>
<p><strong>HARIAN PELITA &#8212; </strong>Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa menegaskan bahwa berbagai persoalan teknis yang terjadi selama penyelenggaraan ibadah haji tahun ini akan menjadi catatan penting dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah.</p>



<p>Apalagi banyaknya keluhan-keluhan dari jemaah yang kerap menemui kendala-kendala pelayanan di lapangan sehingga kinerja Kemenag dianggap belum profesional.</p>



<p>Saan yang juga anggota Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI menyampaikan bahwa mayoritas keluhan jemaah haji tahun ini menyangkut hal-hal teknis, mulai dari konsumsi, transportasi, hingga akomodasi.</p>



<p>&#8220;Masih banyak keluhan-keluhan jemaah haji tahun, seperti hal-hal teknis, dari komsumsi, transportasi hingga akomodasi. Artinya pelaksanaan ibadah haji tahun kurang maksimal dan tidak profesional,&#8221; ujar Saan, Selasa (10/6/2025).</p>



<p>Saan menyatakan bahwa seluruh catatan dan temuan dari lapangan ini harus dijadikan evaluasi serius, bukan hanya untuk perbaikan penyelenggaraan ibadah haji tahun ini, tetapi juga untuk kepentingan jangka panjang melalui perumusan regulasi yang lebih baik. ●<strong>Redaksi/Cr-22</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianpelita.id/news/parlementaria/saan-mustopa-pelaksaan-ibadah-haji-tahun-tidak-maksimal-dan-profesional/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gelar Bimbingan Manasik dengan 140 Ribu Peserta, Kemenag Raih Rekor MURI</title>
		<link>https://harianpelita.id/edukasi/agama/gelar-bimbingan-manasik-dengan-140-ribu-peserta-kemenag-raih-rekor-muri/</link>
					<comments>https://harianpelita.id/edukasi/agama/gelar-bimbingan-manasik-dengan-140-ribu-peserta-kemenag-raih-rekor-muri/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 20 Apr 2025 03:28:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Agama]]></category>
		<category><![CDATA[Humas Kemenag]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenag RI]]></category>
		<category><![CDATA[MURI]]></category>
		<category><![CDATA[Nasaruddin Umar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianpelita.id/?p=73848</guid>

					<description><![CDATA[HARIAN PELITA &#8212; Kementerian Agama meraih penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) atas terselenggaranya Bimbingan Manasik Haji Nasional secara hybrid digelar secara luring di Asrama Haji Pondok Gede dan diikuti secara daring lebih dari 500 titik lokasi di seluruh Indonesia. Kegiatan monumental ini diikuti oleh 1.500 peserta secara langsung (offline) di Jakarta, dan 141.139 peserta [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class='booster-block booster-read-block'></div>
<p><strong>HARIAN PELITA &#8212; </strong>Kementerian Agama meraih penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) atas terselenggaranya Bimbingan Manasik Haji Nasional secara hybrid digelar secara luring di Asrama Haji Pondok Gede dan diikuti secara daring lebih dari 500 titik lokasi di seluruh Indonesia.</p>



<p>Kegiatan monumental ini diikuti oleh 1.500 peserta secara langsung (offline) di Jakarta, dan <a href="tel:141139">141.139</a> peserta secara daring (online) dari seluruh penjuru Tanah Air.</p>



<p>Angka ini menjadi bukti kuat bahwa antusiasme dan komitmen dalam pembinaan jemaah haji semakin meningkat dari tahun ke tahun, terutama menjelang penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.</p>



<p>Menteri Agama menegaskan pentingnya mengubah pendekatan bimbingan manasik haji agar tidak semata-mata _fiqh-oriented_, namun juga sarat dengan pemaknaan ruhani dan transformasi diri.</p>



<p>“Tidak semua yang maqbul itu mabrur, tapi semua yang mabrur pasti maqbul,” ujar beliau.</p>



<p>Ini menjadi pengingat bahwa ibadah haji diterima (maqbul) belum tentu membawa perubahan hidup yang sejati, sedangkan haji yang mabrur—yang menumbuhkan akhlak, ketulusan, dan kepekaan sosial—pasti diterima oleh Allah SWT.</p>



<p>Tahun ini menjadi istimewa karena pelaksanaan ibadah haji bertepatan dengan Haji Akbar—yakni wukuf di Arafah diperkirakan jatuh pada hari Jumat. Keutamaannya diyakini setara dengan 70 kali haji biasa, dan pada hari itu doa-doa diijabah, ampunan dilimpahkan, serta rahmat Allah turun tanpa batas. ●Redaksi/Satria</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianpelita.id/edukasi/agama/gelar-bimbingan-manasik-dengan-140-ribu-peserta-kemenag-raih-rekor-muri/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hoaks Lowongan Petugas Haji 2025, Kemenag: Cek Informasi Resmi di Web dan Medsos</title>
		<link>https://harianpelita.id/edukasi/agama/hoaks-lowongan-petugas-haji-2025-kemenag-cek-informasi-resmi-di-web-dan-medsos/</link>
					<comments>https://harianpelita.id/edukasi/agama/hoaks-lowongan-petugas-haji-2025-kemenag-cek-informasi-resmi-di-web-dan-medsos/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 19 Jan 2025 07:51:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Agama]]></category>
		<category><![CDATA[Biro Humas Kementerian Agama]]></category>
		<category><![CDATA[Humas Kemenag]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenag]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenag RI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianpelita.id/?p=71263</guid>

					<description><![CDATA[HARIAN PELITA &#8212; Maraknya informasi palsu atau hoaks mengenai Lowongan Kerja (Loker) petugas haji di media sosial dua tahun terakhir menjadi perhatian serius. Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik (HKP) Kementerian Agama (Kemenag) Ahmad Fauzin mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan tidak mudah percaya pada informasi beredar, terutama terkait dengan seleksi petugas haji. Salah satu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class='booster-block booster-read-block'></div>
<p><strong>HARIAN PELITA &#8212; </strong>Maraknya informasi palsu atau hoaks mengenai Lowongan Kerja (Loker) petugas haji di media sosial dua tahun terakhir menjadi perhatian serius.</p>



<p>Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik (HKP) Kementerian Agama (Kemenag) Ahmad Fauzin mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan tidak mudah percaya pada informasi beredar, terutama terkait dengan seleksi petugas haji.</p>



<p>Salah satu hoaks belakangan beredar di Facebook melalui akun &#8220;Info Terkini 2025&#8221; mengklaim bahwa pemerintah membuka pendaftaran rekruitmen untuk petugas haji 2025.</p>



<p>Dalam postingan itu disebutkan bahwa pemerintah akan memilih 100 orang per-provinsi untuk diberangkatkan ibadah haji dengan biaya yang ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah.</p>



<p>Fauzin menegaskan, informasi tersebut jelas merupakan hoaks dan meminta masyarakat untuk selalu memverifikasi informasi melalui kanal resmi Kemenag.</p>



<p>&#8220;Proses seleksi petugas haji untuk tahun 1446 H/2025 M sudah dilaksanakan pada November hingga Desember 2024. Saat ini, para peserta tengah menunggu pengumuman hasil seleksi petugas penyelenggara ibadah haji (PPIH) Arab Saudi tingkat pusat,&#8221; ujar Fauzin di Jakarta pada Minggu (19/1/2025).</p>



<p>Fauzin menambahkan bahwa hasil seleksi rencananya akan diumumkan pada Januari 2025. Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk lebih berhati-hati terhadap informasi yang tidak jelas sumbernya, terutama jika mencantumkan tautan yang bisa menjadi modus pencurian data pribadi.</p>



<p>&#8220;Seleksi petugas haji 2025 sudah selesai. Hasilnya tinggal diumumkan. Waspada terhadap hoaks dan modus pencurian data,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Untuk menghindari terjebak dalam hoaks, masyarakat disarankan untuk selalu memeriksa informasi terkait seleksi petugas haji melalui website dan media sosial resmi Kemenag. ●<strong>Redaksi/Dw/Satria</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianpelita.id/edukasi/agama/hoaks-lowongan-petugas-haji-2025-kemenag-cek-informasi-resmi-di-web-dan-medsos/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Forum 43 Negara, Menteri Agama Dorong Tatanan Baru Pengelolaan Zakat dan Wakaf</title>
		<link>https://harianpelita.id/edukasi/agama/forum-43-negara-menteri-agama-dorong-tatanan-baru-pengelolaan-zakat-dan-wakaf/</link>
					<comments>https://harianpelita.id/edukasi/agama/forum-43-negara-menteri-agama-dorong-tatanan-baru-pengelolaan-zakat-dan-wakaf/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 01 Nov 2024 16:41:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Agama]]></category>
		<category><![CDATA[Humas Kemenag]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian Agama]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianpelita.id/?p=68720</guid>

					<description><![CDATA[HARIAN PELITA &#8212;  Kementerian Agama (Kemenag) bersama Bank Indonesia menggelar Konferensi dan Pertemuan Tahunan World Zakat and Waqf Forum (WZWF) pada Jumat-Sabtu (1-2/11/2024) di Jakarta Convention Center, Jakarta. Acara dirangkai dengan perhelatan Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) itu juga didukung Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dan Badan Wakaf Indonesia (BWI). Mengusung tema “Tatanan Global Zakat-Wakaf [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class='booster-block booster-read-block'></div>
<p><strong>HARIAN PELITA &#8212;  </strong>Kementerian Agama (Kemenag) bersama Bank Indonesia menggelar Konferensi dan Pertemuan Tahunan World Zakat and Waqf Forum (WZWF) pada Jumat-Sabtu (1-2/11/2024) di Jakarta Convention Center, Jakarta.</p>



<p>Acara dirangkai dengan perhelatan Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) itu juga didukung Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dan Badan Wakaf Indonesia (BWI).</p>



<p>Mengusung tema “Tatanan Global Zakat-Wakaf Baru: Komunitas Global yang Bersatu Berdasarkan Keadilan, Kasih Sayang, dan Kesejahteraan Bersama,” konferensi dihadiri peserta dari 43 negara anggota itu mempertemukan pemimpin global, praktisi, pengusaha, dan generasi muda untuk membahas inovasi dan masa depan pengelolaan zakat dan wakaf.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="682" src="https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2024/11/1000073313-1024x682.jpg" alt="" class="wp-image-68722" srcset="https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2024/11/1000073313-1024x682.jpg 1024w, https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2024/11/1000073313-300x200.jpg 300w, https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2024/11/1000073313-768x511.jpg 768w, https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2024/11/1000073313.jpg 1167w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p><br>Menteri Agama Nasaruddin Umar berharap, konferensi ini menghasilkan gagasan baru yang memaksimalkan pemberdayaan zakat dan wakaf sebagai solusi atas masalah global.</p>



<p>“Kita perlu mengkaji bagaimana zakat dan wakaf dapat menjadi jawaban atas berbagai tantangan dunia,” ungkapnya dalam konferensi pers usai membuka acara itu secara resmi, Jumat (1/11/2024).</p>



<p>Menag menekankan pentingnya kemajuan teknologi. Menurutnya, teknologi digital mendukung transparansi dan efektivitas distribusi bagi masyarakat yang membutuhkan.</p>



<p>“Justru teknologi bisa memperluas jangkauan pengumpulan zakat dan wakaf hingga skala global, serta memastikan pemanfaatan dana secara produktif dan tepat sasaran,” lanjutnya.</p>



<p>Ia juga menyoroti bonus demografi di Indonesia sebagai peluang untuk memberdayakan generasi muda melalui pendidikan dan keterampilan yang didukung oleh dana zakat dan wakaf.</p>



<p>“Jika berhasil, dampak jangka panjang dalam pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat akan semakin terasa,” tambahnya.<br><br>Kemenag saat ini mengimplementasikan empat program utama untuk memperkuat peran zakat dan wakaf, yaitu Kampung Zakat, KUA Pemberdayaan Ekonomi Umat, Inkubasi Wakaf Produktif, dan Kota Wakaf.</p>



<p>Program-program ini bertujuan mengoptimalkan zakat dan wakaf sebagai alat pemberdayaan ekonomi, bukan hanya sebagai ibadah.<br><br>Ketua BWI Kamaruddin Amin juga menjabat sebagai Dirjen Bimas Islam, memperkenalkan Gerakan Indonesia Berwakaf dalam forum tersebut sebagai langkah strategis memaksimalkan potensi aset wakaf nasional.</p>



<p>Melalui pilar inklusivitas, keberlanjutan, dan inovasi, gerakan ini berupaya memanfaatkan aset wakaf yang luas demi kesejahteraan masyarakat.<br><br>Kamaruddin menyebut, Indonesia memiliki <a href="tel:445410">445.410</a> lokasi tanah wakaf, termasuk <a href="tel:36240" target="_blank">36.240</a> madrasah, 1.100 kantor KUA, <a href="tel:220000">220.000</a> masjid, dan <a href="tel:266413">266.413</a> musala.</p>



<p>Acara ini dihadiri Menteri Agama Malaysia, Mohd Na’im Mokhtar, dan diikuti 250 peserta dari 43 negara anggota WZWF, didukung sejumlah sponsor seperti Bank Mega Syariah, Bank CIMB Niaga Syariah, dan PT Paragon Technology and Innovation. ●<strong>Redaksi/Satria</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianpelita.id/edukasi/agama/forum-43-negara-menteri-agama-dorong-tatanan-baru-pengelolaan-zakat-dan-wakaf/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dua Pasangan Menikah Akhir Tahun 2023 di Tambun Selatan Bekasi</title>
		<link>https://harianpelita.id/news/daerah/dua-pasangan-menikah-akhir-tahun-2023-di-tambun-selatan-bekasi/</link>
					<comments>https://harianpelita.id/news/daerah/dua-pasangan-menikah-akhir-tahun-2023-di-tambun-selatan-bekasi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 31 Dec 2023 16:41:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Humas Kemenag]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenag]]></category>
		<category><![CDATA[Pengantin Baru]]></category>
		<category><![CDATA[Tahun Baru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianpelita.id/?p=57307</guid>

					<description><![CDATA[HARIAN PELITA &#8212; Ini pasangan pengantin yang menikah terakhir di tahun 2023, berdua mengikrarkan janji sehidup semati di hadapan penghulu. Pasangan warga Mekarsari Timur, Tambun Selatan ini menikah akhir tahun 2023, 31 Desember 2023 tepat pukul 22.00 WIB. Lukmanto dan Pebriyanti bertekad menikah secara sah sebelum pergantian tahun dari tahun 2023 menuju tahun 2024. Keduanya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class='booster-block booster-read-block'></div>
<p><strong>HARIAN PELITA &#8212; </strong>Ini pasangan pengantin yang menikah terakhir di tahun 2023, berdua mengikrarkan janji sehidup semati di hadapan penghulu.</p>



<p>Pasangan warga Mekarsari Timur, Tambun Selatan ini menikah akhir tahun 2023, 31 Desember 2023 tepat pukul 22.00 WIB.</p>



<p>Lukmanto dan Pebriyanti bertekad menikah secara sah sebelum pergantian tahun dari tahun 2023 menuju tahun 2024.</p>



<p>Keduanya menikah di hadapan penghulu Ustad Nurfajri dengan sederhana. Kedua pasangan mengucapkan ijab kabul.</p>



<p>Ketika ditanya kenapa mau menikah pada akhir tahun, pengantin pria Lukmanto menjawab &#8220;pengen aja menikah di akhir tahun&#8221;.</p>



<p>Mereka menikah di rumah Pebriyanti Mekarsari Timur, Desa Mekarsari, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi. •<strong>Redaksi/Ban/Alia</strong><br><br><br><br><br><br><br><br><br><br><br></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianpelita.id/news/daerah/dua-pasangan-menikah-akhir-tahun-2023-di-tambun-selatan-bekasi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Siswa MTsN 1 Pati Juara Lomba Duet Story Telling</title>
		<link>https://harianpelita.id/edukasi/kilaspendidikan/siswa-mtsn-1-pati-juara-lomba-duet-story-telling/</link>
					<comments>https://harianpelita.id/edukasi/kilaspendidikan/siswa-mtsn-1-pati-juara-lomba-duet-story-telling/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Nov 2022 05:01:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kilas Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Humas Kemenag]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianpelita.id/?p=30558</guid>

					<description><![CDATA[HARIAN PELITA &#8212; Diera Sarah Dzikriyah dan Shofia Ilma Azzahrah, dua Siswi Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Pati sabet Juara Pertama Lomba Duet Story Telling, Sabtu (5/11/2022). Di depan dewan juri, keduanya melakonkan folklore nusantara yang berjudul Bawang Merah dan Bawang Putih.  Lomba yang digelar secara online ini diselenggarakan oleh Islamic Girls Boarding School Darul [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class='booster-block booster-read-block'></div>
<p><strong>HARIAN PELITA &#8212; </strong>Diera Sarah Dzikriyah dan Shofia Ilma Azzahrah, dua Siswi Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Pati sabet Juara Pertama Lomba Duet Story Telling, Sabtu (5/11/2022). Di depan dewan juri, keduanya melakonkan folklore nusantara yang berjudul Bawang Merah dan Bawang Putih. </p>



<p>Lomba yang digelar secara online ini diselenggarakan oleh Islamic Girls Boarding School Darul Marhamah-Cileungsi dalam event Festival Sains, Sastra, dan Tahfidz (FESTA) ‘Actualizing The Incredible Talents of Muslimah’.&nbsp; Lomba ini diikuti oleh SD/MI dan SMP/MTs sederajat dari berbagai daerah di Indonesia.</p>



<p>Diera Sarah Dzikriyah mengaku&nbsp; bahagia mendengar hasil lomba yang diumumkan melalui zoom. “Alhamdulillah, senang sekali. Tidak sia-sia latihan dan nyiapin background-nya sampai malam,” ungkap Diera.</p>



<p>Ia menambahkan bahwa pembuatan video Bawang Merah dan Bawang Putih dilakukan berulang kali untuk mendapat hasil terbaik. “Take video-nya juga tidak bisa satu kali perfect. Jadi, kita berdua harus mengulangi sampai benar-benar bagus. Dan ternyata, usaha tidak membohongi hasil,” terang Diera.</p>



<p>Mewakili rekan duetnya, Diera mengucapkan terima kasih kepada Mr. Didin, guru pembimbingnya yang telah membersamai mereka hingga mampu menjadi Juara Pertama. “Terima kasih untuk Mr. Didin yang banyak membimbing dan buat teman-teman juga yang sudah menyiapkan background dan make up. Tanpa kalian semua, mungkin Duet Story Telling kami tidak akan bisa maksimal seperti ini,” ucapnya.</p>



<p>Muhyidin Setyo Utomo atau yang dipanggil akrab Mr. Didin, guru pembimbing Kelas Unggulan Bahasa Asing, bersyukur dan senang atas prestasi anak didiknya di tingkat nasional.</p>



<p>“Alhamdulillah, congratulation to Shofia and Diera for your great achievement to be The Champion of Story Telling Competition 2022. Saya sangat bersyukur dan senang atas prestasi ini. Prestasi ini merupakan rahmat dan anugerah dari Allah yang telah diberikan kepada kita,” jelasnya.</p>



<p>Tak lupa, ia mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam penciptaan setting tempat dan properti lomba. “Terima kasih atas kerja keras para tim di balik layar yang turut membantu dalam mempersiapkan tempat dan properti saat lomba Duet Story Telling sehingga anak-anak dapat tampil maksimal. Tetap semangat untuk selalu berprestasi. There is no reward without great sacrifice,” tandas Mr. Didin.</p>



<p>Kepala MTsN 1 Pati, Ali Musyafak memberikan apresiasi atas keberhasilan siswanya di tingkat nasional. “Maka nikmat Tuhan mana lagi yang kau dustakan. Hari ini, alhamdulillah dua anak kami menjadi juara pertama lomba non akademik, yaitu Duet Story Telling. Kami sebagai pelayan madrasah selalu ingin mengembangkan minat dan bakat siswa seperti kemampuan dalam berbahasa inggris,” ujarnya.</p>



<p>“Terima kasih dan selamat kepada guru pembimbing, juga anak-anakku yang hebat berkarakter. Ikut lomba itu juara, menang adalah bonus,” pungkasnya. ●<strong>Red/Alia/Kemenag</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianpelita.id/edukasi/kilaspendidikan/siswa-mtsn-1-pati-juara-lomba-duet-story-telling/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
