<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>kabid humas polda metro jaya &#8211; Harian Pelita</title>
	<atom:link href="https://harianpelita.id/tag/kabid-humas-polda-metro-jaya/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://harianpelita.id</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Thu, 15 Jan 2026 03:10:01 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.1</generator>
	<item>
		<title>Bongkar Lab Narkoba Etomidate di Apartemen Pluit Polisi Amankan 2 WNA China</title>
		<link>https://harianpelita.id/hukum/kriminal/bongkar-lab-narkoba-etomidate-di-apartemen-pluit-polisi-amankan-2-wna-china/</link>
					<comments>https://harianpelita.id/hukum/kriminal/bongkar-lab-narkoba-etomidate-di-apartemen-pluit-polisi-amankan-2-wna-china/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 15 Jan 2026 03:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Divisi Humas Polri]]></category>
		<category><![CDATA[kabid humas polda metro jaya]]></category>
		<category><![CDATA[narkoba]]></category>
		<category><![CDATA[Narkotika]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianpelita.id/?p=83012</guid>

					<description><![CDATA[HARIAN PELITA — Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya mengungkap kasus tindak pidana narkotika berupa clandestine laboratory atau laboratorium gelap produksi etomidate beroperasi di salah satu apartemen di Pluit Jakarta Utara. Pengungkapan ini berawal dari pengembangan informasi Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta terkait paket mencurigakan diduga berisi bahan narkotika. Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class='booster-block booster-read-block'></div>
<p><strong>HARIAN PELITA —</strong> Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya mengungkap kasus tindak pidana narkotika berupa clandestine laboratory atau laboratorium gelap produksi etomidate beroperasi di salah satu apartemen di Pluit Jakarta Utara.</p>



<p>Pengungkapan ini berawal dari pengembangan informasi Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta terkait paket mencurigakan diduga berisi bahan narkotika.</p>



<p>Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menjelaskan, pada Jumat (9/1/2025) sekitar pukul 15.30 WIB, tim Subdit 2 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya melakukan control delivery terhadap paket jasa pengiriman ditujukan ke apartemen di wilayah Jakarta Utara. Dari hasil pengawasan tersebut, petugas mengamankan seorang pria berinisial DJ di lobi apartemen.</p>



<p>&#8220;Dari penggeledahan unit apartemen tersangka, polisi menemukan satu paket narkotika jenis etomidate seberat bruto 100 gram serta berbagai peralatan yang diduga digunakan untuk kegiatan produksi narkotika. Barang bukti yang diamankan antara lain tabung laboratorium, alat suntik, timbangan digital, alat aduk kaca, bahan kimia, dan perlengkapan pendukung lainnya&#8221; dalam keterangannya Kamis (15/01/26).</p>



<p>Lanjut, Pengembangan kasus berlanjut ke Bandara Soekarno-Hatta. Pada Sabtu (10/1/2026) sekitar pukul 09.00 WIB, petugas kembali mengamankan seorang warga negara asing asal Tiongkok berinisial HW di Terminal 2F. Dari tangan tersangka, polisi menyita plastik kemasan yang diduga akan digunakan sebagai bungkus cartridge vape berisi etomidate.</p>



<p>“Dari hasil penyelidikan sementara, diketahui bahwa kedua pelaku ini dikendalikan oleh seorang pengendali berinisial C yang saat ini berstatus DPO dan berada di luar negeri,” ujar Budi.</p>



<p>Ia menambahkan, bahan baku yang diamankan diperkirakan dapat diolah menjadi sekitar 30 liter cairan atau setara 15.000 cartridge vape etomidate.</p>



<p>Ia menegaskan, pengungkapan ini berpotensi menyelamatkan sekitar 15.000 jiwa dari bahaya penyalahgunaan narkotika. Polda Metro Jaya juga mengimbau masyarakat agar aktif melaporkan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar sebagai bagian dari upaya bersama memutus mata rantai peredaran narkoba. ●<strong>Redaksi/IA</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianpelita.id/hukum/kriminal/bongkar-lab-narkoba-etomidate-di-apartemen-pluit-polisi-amankan-2-wna-china/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kapolri Monitoring Malam Tahun Baru 2026 Secara Virtual di Polda Metro Jaya</title>
		<link>https://harianpelita.id/news/nasional/kapolri-monitoring-malam-tahun-baru-2026-secara-virtual-di-polda-metro-jaya/</link>
					<comments>https://harianpelita.id/news/nasional/kapolri-monitoring-malam-tahun-baru-2026-secara-virtual-di-polda-metro-jaya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 31 Dec 2025 16:55:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Divisi Humas Polri]]></category>
		<category><![CDATA[kabid humas polda metro jaya]]></category>
		<category><![CDATA[kadiv humas polri]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianpelita.id/?p=82515</guid>

					<description><![CDATA[HARIAN PELITA &#8212; Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan monitoring kegiatan pergantian malam Tahun Baru 2026 se-Indonesia secara virtual di Polda Metro Jaya. Ia ingin memastikan masyarakat mendapatkan pengamanan dan pelayanan optimal sebagaimana instruksi dari Presiden Prabowo Subianto. &#8220;Sesuai arahan Bapak Presiden, beliau ingin memastikan rangkaian kegiatan pengamanan dan pelayanan untuk pergantian tahun terlaksana dengan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class='booster-block booster-read-block'></div>
<p><strong>HARIAN PELITA &#8212; </strong>Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan monitoring kegiatan pergantian malam Tahun Baru 2026 se-Indonesia secara virtual di Polda Metro Jaya.</p>



<p>Ia ingin memastikan masyarakat mendapatkan pengamanan dan pelayanan optimal sebagaimana instruksi dari Presiden Prabowo Subianto.</p>



<p>&#8220;Sesuai arahan Bapak Presiden, beliau ingin memastikan rangkaian kegiatan pengamanan dan pelayanan untuk pergantian tahun terlaksana dengan baik,&#8221; kata Sigit di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (31/12/2025), malam.</p>



<p>Sigit memaparkan, terkait pergantian tahun, ada beberapa kegiatan yang memang harus mendapatkan pengamanan dari kepolisian. Polri sejak awal berkomitmen menciptakan rasa aman dan memberikan pelayanan optimal untuk seluruh lapisan masyarakat.&nbsp;</p>



<p>&#8220;Kemudian juga ada kegiatan ibadah di beberapa wilayah yang harus kita amankan pada saat acara pergantian akhir tahun. Di sisi lain juga ada kegiatan kunjungan ke tempat wisata termasuk pengumpulan masyarakat di beberapa wilayah terkait pelaksanaaan pergantian tahun, ini semua menjadi bagian kita jaga dan amankan,&#8221; ujar Sigit.</p>



<p>Dari hasil monitoringnya, Sigit menegaskan, sebagian besar masyarakat mematuhi imbauan dari Pemda setempat soal tidak merayakan dengan kembang api. Menurut Sigit, di beberapa titik dilaksanakan dengan kegiatan doa bersama, sebagai wujud empati kepada masyarakat yang menjadi korban bencana alam di Sumatera.</p>



<p>&#8220;Secara umum sebagian besar masyarakat mematuhi tidak melaksanakan kegiatan, khususnya&nbsp; Pemda terkait dengan penggunaan kembang api pada saat pergantian tahun. Dan banyak yang merayakan doa bersama. Tentunya ini bagian dari empati kita terhadap saudara kita yang ada di Sumatera,&#8221; tegas Sigit.</p>



<p>Sementara itu, Sigit juga menyampaikan bahwa jumlah kecelakaan lalu lintas (lalin) pada tahun ini mengalami penurunan dibandingkan pada 2024 lalu. Begitupun dengan angka kriminalitas juga mengalami penurunan.</p>



<p>&#8220;Secara umum tadi dilaporkan jumlah laka tahun ini dibandingkan tahun kemarin terjadi penurunan. Demikian kriminalitas penurunan. Kita harapkan bisa terus kita jaga sampai dengan rangkaian operasi ini selesai,&#8221; ucap Sigit.</p>



<p>Tak lupa, Sigit juga tetap menginstruksikan kepada seluruh jajarannya untuk terus memonitor dan mengikuti perkembangan cuaca yang dikeluarkan oleh BMKG. Ia menekankan, personel harus bergerak cepat apabila dibutuhkan oleh masyarakat.</p>



<p>&#8220;Tentunya terkait potensi adanya cuaca ekstrem, kita tetap ingatkan personel yang di wilayah tetap kolaborasi, TNI, Polri, Basarnas kemudian BNPB, BMKG, melakukan langkah mitigasi apabila memang terjadi hal yang kemudian perlu penanganan dan langkah evakuasi,&#8221; tekan Sigit mengakhiri. ●<strong>Redaksi/IA</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianpelita.id/news/nasional/kapolri-monitoring-malam-tahun-baru-2026-secara-virtual-di-polda-metro-jaya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Marak Penipuan Video Call Online Berseragam Polisi Menuduh Kita Bandar Narkoba</title>
		<link>https://harianpelita.id/hukum/kriminal/marak-penipuan-video-call-online-berseragam-polisi-menuduh-kita-bandar-narkoba/</link>
					<comments>https://harianpelita.id/hukum/kriminal/marak-penipuan-video-call-online-berseragam-polisi-menuduh-kita-bandar-narkoba/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Dec 2025 12:40:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Divisi Humas Polri]]></category>
		<category><![CDATA[kabid humas polda metro jaya]]></category>
		<category><![CDATA[Polda Metro Jaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianpelita.id/?p=81582</guid>

					<description><![CDATA[HARIAN PELITA &#8212; Belakangan ini &#8220;teror&#8221; video call (vc) marak ditengah masyarakat luas, mereka muncul dengan seragam polisi dengan perwira, menelpon mangsanya. Para penipu online kini punya skenario baru yang lebih niat dan menakutkan mengancam korban sebagai bandar narkoba. Memperlihat pelaku yang ditangkap kemudian mengaku kepada kita bahwa kita adalah bandarnya. Mereka tidak lagi main [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class='booster-block booster-read-block'></div>
<p><strong>HARIAN PELITA &#8212; </strong>Belakangan ini &#8220;teror&#8221; video call (vc) marak ditengah masyarakat luas, mereka muncul dengan seragam polisi dengan perwira, menelpon mangsanya.</p>



<p>Para penipu online kini punya skenario baru yang lebih niat dan menakutkan mengancam korban sebagai bandar narkoba. Memperlihat pelaku yang ditangkap kemudian mengaku kepada kita bahwa kita adalah bandarnya.</p>



<p>Mereka tidak lagi main tebak-tebakan, tapi langsung memainkan &#8220;drama kriminal&#8221; secara live di layar HP Anda untuk membuat mental korban down seketika.</p>



<p>Modus operandi mereka layaknya syuting film action dengan budget minim tapi efektif.</p>



<p>●Dering Video Call: Tiba-tiba HP Anda berbunyi, masuk panggilan video dari nomor tak dikenal (biasanya profilnya logo polisi).</p>



<p>●Aktor 1 (Si Polisi Gadungan): Muncul dengan seragam (entah beli di mana) dan wajah garang, menuduh Anda terlibat jaringan kriminal.</p>



<p>●Aktor 2 (Si Kurir Narkoba): Di layar, mereka juga menampilkan &#8220;tersangka&#8221; lain yang berperan sebagai kurir narkoba.</p>



<p>Si kurir ini akan berakting menunjuk-nunjuk Anda sebagai bosnya atau penerima paket haram tersebut. Tujuannya satu, yakni bikin Anda panik, terdesak, dan hilang logika.</p>



<p>Yang bikin modus ini sukses menipu banyak orang adalah &#8220;senjata rahasia&#8221; mereka. Para pelaku ini ternyata sudah memegang Data Pribadi lengkap Anda.</p>



<p>Saat Anda mencoba menyangkal, mereka akan membacakan data Anda dengan fasih.<br>●Nama Lengkap &amp; NIK KTP (Benar)<br>●Alamat Rumah (Akurat)<br>●Nomor Rekening Bank (Valid)</p>



<p>Mendengar data privasi dibacakan &#8220;polisi&#8221;, korban yang tadinya ragu langsung percaya 100% dan ketakutan setengah mati.</p>



<p>(Padahal, data itu mungkin mereka dapat dari kebocoran data atau jual beli data ilegal di internet).</p>



<p>Setelah korban gemetar dan memohon bantuan, si penipu akan mengeluarkan jurus pamungkasnya.</p>



<p>&#8220;Oke, untuk klarifikasi data dan membatalkan tuntutan, silakan klik tautan (link) yang kami kirim sekarang juga!&#8221;</p>



<p>Tentu saja jangan diklik, karena itu adalah jebakan phishing/malware. Begitu link itu diklik, tamatlah riwayat HP Anda.</p>



<p>Software jahat akan bekerja meretas ponsel, menyedot semua data, membajak mobile banking, dan menguras isi rekening Anda dalam sekejap mata.</p>



<p>●Tetap Tenang: Polisi asli tidak akan mengurus kasus narkoba lewat Video Call WA, mereka pasti datang langsung atau kirim surat panggilan resmi.</p>



<p>●Abaikan Data Bocor: Kalau mereka tahu data Anda, biarkan saja, karena itu trik psikologis.</p>



<p>●Musuh Utama: Link atau tautan, apapun alasannya, jangan pernah klik link .apk atau tautan aneh dari orang tak dikenal.</p>



<p>●Matikan &amp; Blokir: Kalau ada VC beginian, langsung matikan saja, gak perlu diajak ngobrol, nanti malah kepikiran &amp; bikin larut.</p>



<p>Jadi, kalau ada &#8220;Polisi&#8221; VC nuduh Anda bandar narkoba, senyumin aja, terus matikan HP-nya. ●Redaksi/Drt/09</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianpelita.id/hukum/kriminal/marak-penipuan-video-call-online-berseragam-polisi-menuduh-kita-bandar-narkoba/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Video Pelanggan Komplain Parkir Berbayar di Polda Metro Viral Desak Retribusi Dihapus</title>
		<link>https://harianpelita.id/news/metropolitan/video-pelanggan-komplain-parkir-berbayar-di-polda-metro-viral-desak-retribusi-dihapus/</link>
					<comments>https://harianpelita.id/news/metropolitan/video-pelanggan-komplain-parkir-berbayar-di-polda-metro-viral-desak-retribusi-dihapus/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Dec 2025 03:35:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metropolitan]]></category>
		<category><![CDATA[Divisi Humas Polri]]></category>
		<category><![CDATA[kabid humas polda metro jaya]]></category>
		<category><![CDATA[kakorlantas Polri]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolri]]></category>
		<category><![CDATA[Korlantas Polri]]></category>
		<category><![CDATA[Polda Metro Jaya]]></category>
		<category><![CDATA[Polri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianpelita.id/?p=81334</guid>

					<description><![CDATA[HARIAN PELITA &#8212; Sebuah video menampilkan adu mulut antara seorang pengunjung dan petugas parkir berbayar di lingkungan Polda Metro Jaya mendadak viral pada Rabu, 3 Desember 2025. Pada video itu seorang pemuda tampak memprotes keras tarif parkir dikenakan kepadanya meski baru berada di area parkir selama beberapa menit. Pemuda bertubuh gelap yang muncul dalam rekaman [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class='booster-block booster-read-block'></div>
<p><strong>HARIAN PELITA &#8212; </strong>Sebuah video menampilkan adu mulut antara seorang pengunjung dan petugas parkir berbayar di lingkungan Polda Metro Jaya mendadak viral pada Rabu, 3 Desember 2025.</p>



<p>Pada video itu seorang pemuda tampak memprotes keras tarif parkir dikenakan kepadanya meski baru berada di area parkir selama beberapa menit.</p>



<p>Pemuda bertubuh gelap yang muncul dalam rekaman itu mengaku merasa dirugikan setelah diminta membayar retribusi sebesar Rp4.000 meski baru parkir sekitar 2 hingga 4 menit.</p>



<figure class="wp-block-image size-full"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="720" height="540" src="https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2025/12/1000055949.jpg" alt="" class="wp-image-81336" srcset="https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2025/12/1000055949.jpg 720w, https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2025/12/1000055949-300x225.jpg 300w" sizes="(max-width: 720px) 100vw, 720px" /></figure>



<p>●<strong>Idealnya gratis</strong><br>Ia menilai skema pembayaran parkir di instansi kepolisian seharusnya lebih memprioritaskan pelayanan publik, bahkan idealnya digratiskan.</p>



<p>Percekcokan antara pemuda dan petugas parkir pun tidak terhindarkan. Beberapa petugas Provos Polda Metro Jaya terlihat turun tangan untuk menenangkan situasi serta memberikan penjelasan mengenai aturan parkir berbayar yang berlaku di area tersebut.</p>



<p>Namun pemuda itu tetap bersikeras meminta bertemu langsung dengan Kapolda Metro Jaya. Ia menuntut agar retribusi parkir dihapus dan ditiadakan demi kepentingan masyarakat yang datang untuk urusan kepolisian.</p>



<p>Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Humas Polda Metro Jaya terkait video viral tersebut maupun mekanisme parkir berbayar yang menjadi sorotan publik. ●<strong>Redaksi/IA/Satria</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianpelita.id/news/metropolitan/video-pelanggan-komplain-parkir-berbayar-di-polda-metro-viral-desak-retribusi-dihapus/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemohon SIM Keluhkan Sistem Error di Satpas Jakarta Timur</title>
		<link>https://harianpelita.id/news/metropolitan/pemohon-sim-keluhkan-sistem-error-di-satpas-jakarta-timur/</link>
					<comments>https://harianpelita.id/news/metropolitan/pemohon-sim-keluhkan-sistem-error-di-satpas-jakarta-timur/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 02 Dec 2025 09:23:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metropolitan]]></category>
		<category><![CDATA[Ditlantas Polda Metro Jaya]]></category>
		<category><![CDATA[Divisi Humas Polri]]></category>
		<category><![CDATA[kabid humas polda metro jaya]]></category>
		<category><![CDATA[kakorlantas Polri]]></category>
		<category><![CDATA[Korlantas Polri]]></category>
		<category><![CDATA[Polda Metro Jaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianpelita.id/?p=81310</guid>

					<description><![CDATA[HARIAN PELITA &#8212; Sejumlah pemohon Surat Izin Mengemudi (SIM) keluhkan sistem error di Unit Satpas Jakarta Timur. Para pemohon yang tiba mulai pukul 8.30 Wib pada Selasa 2 Desember 2025 harus menunggu hingga pukul 13.00 Wib. Ia khawatir terlambat masuk kerja karena jadwal pada hart ini masuk shift dua. Fajri tinggal di Duren Sawit Jakarta [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class='booster-block booster-read-block'></div>
<p><strong>HARIAN PELITA &#8212; </strong>Sejumlah pemohon Surat Izin Mengemudi (SIM) keluhkan sistem error di Unit Satpas Jakarta Timur. Para pemohon yang tiba mulai pukul 8.30 Wib pada Selasa 2 Desember 2025 harus menunggu hingga pukul 13.00 Wib.</p>



<p>Ia khawatir terlambat masuk kerja karena jadwal pada hart ini masuk shift dua. Fajri tinggal di Duren Sawit Jakarta Timur ini juga mempertanyakan permasalahan sistem yang digunakan untuk menginput data sekaligus mencetak kartu SIM mengalami error.</p>



<p>Fajri mengungkapkan dirugikan waktunya atas kejadian ini. SIM C yang hendak diperpanjang kini menyita waktu. Untuk SIM C biaya yang dikeluarkan Rp260 ribu.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="767" src="https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2025/12/1000055508-1024x767.jpg" alt="" class="wp-image-81312" srcset="https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2025/12/1000055508-1024x767.jpg 1024w, https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2025/12/1000055508-300x225.jpg 300w, https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2025/12/1000055508-768x576.jpg 768w, https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2025/12/1000055508-1536x1151.jpg 1536w, https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2025/12/1000055508.jpg 1600w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Menurutnya tes psikologi dan kesehatan telah ia lalui tinggal foto dan menunggu SIM tersebut dicetak. Setelah itu, dirinya baru mendapatkan informasi dari petugas ternyata sistem sedang error. Sistem error diketahui para pemohon sekitar pukul 10.00 Wib.</p>



<p>&#8220;Datang dari jam 8.30. Ada kendala sistem error kata orang dalam. Dirugikan (waktu) karena menunggu dari jam 09.00 sampai ini belum kelar, sistem error,&#8221; ujarnya, Selasa (2/11/2025).</p>



<p>Meski sebelumnya aplikasi digital SINAR telah diluncurkan Kakorlantas Polri. Aplikasi online ini mempermudah pengemudi kendaraan memperpanjang masa berlaku SIM mereka.</p>



<p>Fitur SIM Nasional Presisi (SINAR) dapat diakses masyarakat secara daring dimana pun mereka berada. Fajri mengatakan aplikasi SINAR seharusnya dapat diandalkan masyarakat. Justru, katanya di kantor Satpas Jakarta Timur mengalami sistem error yang tak terduga.</p>



<p>&#8220;Sinar, membantu mempercepat. Jangan dipersulit aja intinya,&#8221; jelas karyawan swasta kepada HarianPelit.Id di Kebon Nanas, Jatinegara, Jakarta Timur.</p>



<p>Hal senada diutarakan Yanto ia harus menunggu lama di Satpas Jakarta Timur demi memperpanjang masa berlaku kartu SIM. Sebab, tidak lama lagi akan habis masa berlaku SIM A dan SIM C miliknya.</p>



<p>Dia menyampaikan harus ijin dari tempat kerjanya karena sistem error saat mengajukan perpanjangan SIM. Mendatang, kata dia, bilamana sistem error diharapkan pihak di Satpas Jakarta Timur mengumumkan ke masyarakat agar waktu mereka tidak tersita.</p>



<p>Yanto juga menyinggung banyak pengunjung yang datang ke Satpas Jakarta Timur karena hari ini, Selasa 2 Desember 2025 masa berlaku SIM mereka habis. Sistem error menuai kekecewaan terutama bagi pemohon SIM berprofesi sebagai driver.</p>



<p>&#8220;Pastilah dirugikan hari ini ijin. Error jam 10.00 pas banget. Lebih untuk kepentingan publik lebih di infokan sampai kapan,&#8221; tutup dia. ●<strong>Redaksi/Dw</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianpelita.id/news/metropolitan/pemohon-sim-keluhkan-sistem-error-di-satpas-jakarta-timur/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Polisi Siswa  Dibentuk, Kapolda Metro: Dari Siswa untuk Siswa</title>
		<link>https://harianpelita.id/news/metropolitan/polisi-siswa-dibentuk-kapolda-metro-dari-siswa-untuk-siswa/</link>
					<comments>https://harianpelita.id/news/metropolitan/polisi-siswa-dibentuk-kapolda-metro-dari-siswa-untuk-siswa/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 17 Nov 2025 06:34:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metropolitan]]></category>
		<category><![CDATA[kabid humas polda metro jaya]]></category>
		<category><![CDATA[Kesbangpol DKI]]></category>
		<category><![CDATA[kesbangpol Jaksel]]></category>
		<category><![CDATA[Polda Metro Jaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianpelita.id/?p=80712</guid>

					<description><![CDATA[HARIAN PELITA – Polda Metro Jaya resmi membentuk Polisi Siswa Keamanan Sekolah di seluruh sekolah se-Jabodetabek. Program ini diumumkan saat Apel Saka Bhayangkara dan Patroli Keamanan Sekolah dipimpin Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri di Lapangan Presisi Ditlantas Polda Metro Jaya, Senin (17/11/2025). Sedikitnya 1.700 peserta hadir, terdiri dari anggota Saka Bhayangkara, Pramuka [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class='booster-block booster-read-block'></div>
<p><strong>HARIAN PELITA – </strong>Polda Metro Jaya resmi membentuk Polisi Siswa Keamanan Sekolah di seluruh sekolah se-Jabodetabek.</p>



<p>Program ini diumumkan saat Apel Saka Bhayangkara dan Patroli Keamanan Sekolah dipimpin Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri di Lapangan Presisi Ditlantas Polda Metro Jaya, Senin (17/11/2025).</p>



<p>Sedikitnya 1.700 peserta hadir, terdiri dari anggota Saka Bhayangkara, Pramuka Gugus Depan, dan Patroli Keamanan Sekolah dari seluruh Polres jajaran.</p>



<p>Irjen Asep menjelaskan, pembentukan Polisi Siswa Keamanan Sekolah merupakan upaya memperkuat peran aktif pelajar dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan sekolah.</p>



<p>Program ini dirancang dengan konsep “dari siswa untuk siswa”, sekaligus menjadi implementasi pilar jaga warga, jaga lingkungan, jaga aturan, dan jaga amanah. Melalui peran ini, siswa didorong untuk terlibat dalam langkah-langkah preemtif di lingkungan pendidikan.</p>



<p>“Polisi siswa ini akan membantu menjaga kelancaran aktivitas sekolah, melindungi temannya, dan melaporkan potensi gangguan kepada guru atau pihak sekolah,” ujar Kapolda.</p>



<p>Ia menegaskan, keamanan sekolah bukan hanya tanggung jawab guru atau aparat, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif para siswa sebagai agen perubahan.</p>



<p>Polda Metro Jaya menekankan bahwa peran Polisi Siswa Keamanan Sekolah akan fokus pada pencegahan tawuran pelajar, penyalahgunaan narkoba, perundungan, kekerasan, radikalisme, tindakan anarkis, serta berbagai perilaku negatif lainnya.</p>



<p>Sinergi ini dinilai strategis untuk membangun budaya disiplin, tanggung jawab, dan rasa aman di lingkungan pelajar.</p>



<p>Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budhi Hermanto turut menyampaikan pesan kepada seluruh siswa. “Jadilah polisi bagi diri sendiri. Jaga disiplin, jaga lingkungan, dan jaga aturan demi masa depan Indonesia Emas 2045,” ucapnya.</p>



<p>Polda Metro Jaya berharap kehadiran Polisi Siswa Keamanan Sekolah dapat menciptakan lingkungan belajar yang aman, kondusif, dan bebas dari berbagai potensi gangguan di sekolah. ●<strong>Redaksi/IA</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianpelita.id/news/metropolitan/polisi-siswa-dibentuk-kapolda-metro-dari-siswa-untuk-siswa/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Polisi Tetapkan Tersangka 8 Orang Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi</title>
		<link>https://harianpelita.id/hukum/polisi-tetapkan-tersangka-8-orang-kasus-tudingan-ijazah-palsu-jokowi/</link>
					<comments>https://harianpelita.id/hukum/polisi-tetapkan-tersangka-8-orang-kasus-tudingan-ijazah-palsu-jokowi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 07 Nov 2025 05:36:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Ijazah Palsu]]></category>
		<category><![CDATA[Jokowi]]></category>
		<category><![CDATA[kabid humas polda metro jaya]]></category>
		<category><![CDATA[Polda Metro Jaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianpelita.id/?p=80248</guid>

					<description><![CDATA[HARIAN PELITA &#8212; Polda Metro Jaya resmi mengumumkan hasil gelar perkara dan  menetapkan tersangka kasus tuduhan ijazah palsu mantan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi). Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri&#160; mengatakan, delapan orang ditetapkan sebagai tersangka pencemaran nama baik, fitnah, dan manipulasi data yang dilaporkan Joko Widodo. “Berdasarkan hasil penyidikan, kami menetapkan 8 orang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class='booster-block booster-read-block'></div>
<p><strong>HARIAN PELITA &#8212; </strong>Polda Metro Jaya resmi mengumumkan hasil gelar perkara dan  menetapkan tersangka kasus tuduhan ijazah palsu mantan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi).</p>



<p>Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri&nbsp; mengatakan, delapan orang ditetapkan sebagai tersangka pencemaran nama baik, fitnah, dan manipulasi data yang dilaporkan Joko Widodo.</p>



<p>“Berdasarkan hasil penyidikan, kami menetapkan 8 orang sebagai tersangka yang kami bagi ke dalam dua klaster,” ucap&nbsp; Asep Edi&nbsp; kepada wartawan, Jumat (7/11/2025)</p>



<p>Lanjut Asep Edi menjelaskan ada dua klaster dikasus ini. Klaster Pertama 5 tersangka yaitu ES, KTR, MRF, RE dan DHL.</p>



<p>&#8220;Untuk tersangka dari klaster Pertama dikenakan Pasal 310 dan atau Pasal 311 dan atau Pasal 160 KUHP dan atau Pasal 27A jo Pasal 45 Ayat 4 dan atau Pasal 28 Ayat 2 jo Pasal 45A Ayat 2 UU ITE,&#8221; katanya.</p>



<p>Sementara&nbsp; dalam klaster kedua yaitu RS, RHS dan TT. &#8220;Tersangka pada klaster kedua dikenakan Pasal 310 dan atau Pasal 311 KUHP dan atau Pasal 32 Ayat 1 jo Pasal 48 Ayat 1 dan atau Pasal 35 jo Pasal 51 Ayat 1 dan atau Pasal 27A jo Pasal 45 Ayat 4 dan atau Pasal 28 Ayat 2 jo Pasal 45A Ayat 2 UU ITE,&#8221; katanya.</p>



<p>Dijelaskannya, seluruh tersangka telah terbukti menyebarkan kabar palsu terkait palsunya ijazah Jokowi. Polda Metro Jaya menetapkan ijazah Jokowi asli dikeluarkan oleh UGM.</p>



<p>Sebelumnya, gelar perkara dilakukan Polda Metro dalam kasus ini. Gelar perkara dilaksanakan setelah pemeriksaan ratusan saksi dan sejumlah ahli rampung dimintai keterangan.</p>



<p>Diketahui, terlapor dalam kasus ini antara lain Eggi Sudjana, Rizal Fadillah, Kurnia Tri Royani, Rustam Effendi, Damai Hari Lubis, Roy Suryo, Rismon Sianipar, Tifauzia Tyassuma, Abraham Samad, Mikhael Sinaga, Nurdian Susilo, dan Aldo Husein.</p>



<p>Mereka dilaporkan Jokowi karena menuduh mantan Wali Kota Surakarta menggunakan ijazah palsu. ●Redaksi/IA</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianpelita.id/hukum/polisi-tetapkan-tersangka-8-orang-kasus-tudingan-ijazah-palsu-jokowi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Karyawati Korban Penipuan Modus Like dan Follow di Media Sosial Rugi Jutaan Rupiah, Polisi Lambat Mengusut</title>
		<link>https://harianpelita.id/hukum/kriminal/karyawati-korban-penipuan-modus-like-dan-follow-di-media-sosial-rugi-jutaan-rupiah-polisi-lambat-mengusut/</link>
					<comments>https://harianpelita.id/hukum/kriminal/karyawati-korban-penipuan-modus-like-dan-follow-di-media-sosial-rugi-jutaan-rupiah-polisi-lambat-mengusut/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 Nov 2025 06:34:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Divisi Humas Polri]]></category>
		<category><![CDATA[kabid humas polda metro jaya]]></category>
		<category><![CDATA[Polda Metro Jaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianpelita.id/?p=80192</guid>

					<description><![CDATA[HARIAN PELITA &#8212; Seorang karyawati menjadi korban penipuan dengan modus &#8220;like dan follow&#8221; di Media Sosial (Medsos),  korban mengalami kerugian sekitar Rp4 juta rupiah. Kasus berawal saat korban mendapat undangan di grup WhatsApp (Rumah Kebahagiaan 664) oleh seseorang yang tidak dikenal pada Rabu (22/10/2025) lalu. Korban saat itu diimingi keuntungan 400-800 ribu rupiah dengan cara [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class='booster-block booster-read-block'></div>
<p><strong>HARIAN PELITA &#8212; </strong>Seorang karyawati menjadi korban penipuan dengan modus &#8220;like dan follow&#8221; di Media Sosial (Medsos),  korban mengalami kerugian sekitar Rp4 juta rupiah.</p>



<p>Kasus berawal saat korban mendapat undangan di grup WhatsApp (Rumah Kebahagiaan 664) oleh seseorang yang tidak dikenal pada Rabu (22/10/2025) lalu.</p>



<p>Korban saat itu diimingi keuntungan 400-800 ribu rupiah dengan cara like dan follow di setiap media sosial.</p>



<p>&#8220;Saat itu saya dapat 50 ribu per hari, sampai 3 hari dari grup itu ,&#8221; kata korban enggan disebutkan, Kamis (6/11/25).</p>



<p>Korban kemudian diarahkan pelaku ke link telegram grup &#8216;Vip 659 Tugas Bersama Rekan CT Corp&#8217; . Untuk menambah penghasilan,&nbsp;korban diminta transfer ke rekening bank BRI a/n Rudi secara bertahap.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="645" src="https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2025/11/1000041652-1024x645.jpg" alt="" class="wp-image-80194" srcset="https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2025/11/1000041652-1024x645.jpg 1024w, https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2025/11/1000041652-300x189.jpg 300w, https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2025/11/1000041652-768x484.jpg 768w, https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2025/11/1000041652.jpg 1070w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>&#8220;Saya disuruh transfer uang sebesar Rp600.000, Rp800.000 dan Rp2.700.000 secara bertahap hingga Rp4.100.000 ,&#8221; bebernya.</p>



<p>&#8220;Di grup telegram itu ada foto Raffi Ahmad dan juga ada yang mentransfer dengan jumlah hingga puluhan juta rupiah, dari situ saya kira itu bukan penipuan,&#8221; sambungnya.</p>



<p>Setelah di transfer dan mengirim bukti transferan, korban menunggu untuk mendapat keuntungan yang dijanjikan oleh para sindikat penipuan.</p>



<p>&#8220;Setelah ditransfer, saya disuruh menyelesaikan tugas, kemudian orang itu (pelaku) membekukan akun saya (rans668Vip) yang dibuat mereka,&#8221; kata ibu anak satu itu.</p>



<p>&#8220;Mereka (pelaku) malah menyuruh transfer lagi sebentar Rp15.500.000, iya saya nggak mau,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Merasa dirinya menjadi korban penipuan, ia kemudian melaporkan kejadian yang dialaminya ke aplikasi SIKAP (siber ungkap) Polda Metro Jaya melalui https://metrojaya.id, Kamis (6/11/2025).</p>



<p>&#8220;Saya sudah melapor ke aplikasi SIKAP Polda Metro Jaya, namun belum ada tanggapan karena daftar antrian untuk video call laporan,&#8221; kata korban.</p>



<p>Korban berharap, pihak kepolisian mengusut kasus penipuan yang dialami dan menangkap para pelaku sindikat tersebut.</p>



<p>&#8220;Saya berharap uang saya kembali, dan polisi menangkap para pelaku, hingga tidak ada lagi korban-korban lainnya,&#8221; ujarnya. ●<strong>Redaksi</strong>/IA</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianpelita.id/hukum/kriminal/karyawati-korban-penipuan-modus-like-dan-follow-di-media-sosial-rugi-jutaan-rupiah-polisi-lambat-mengusut/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Investigasi Oplos Oli Palsu di Tangerang Makin Marak, Pelaku Tak Pernah Tersentuh Hukum</title>
		<link>https://harianpelita.id/hukum/kriminal/investigasi-oplos-oli-palsu-di-tangerang-makin-marak-pelaku-tak-pernah-tersentuh-hukum/</link>
					<comments>https://harianpelita.id/hukum/kriminal/investigasi-oplos-oli-palsu-di-tangerang-makin-marak-pelaku-tak-pernah-tersentuh-hukum/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 23 Oct 2025 01:29:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Divisi Humas Polri]]></category>
		<category><![CDATA[Humas Mabes Polri]]></category>
		<category><![CDATA[kabid humas polda metro jaya]]></category>
		<category><![CDATA[Polda Banten]]></category>
		<category><![CDATA[Polda Jabar]]></category>
		<category><![CDATA[Polri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianpelita.id/?p=79636</guid>

					<description><![CDATA[FOTO Dokumentasi HARIAN PELITA &#8212; Aksi pengoplosan oli palsu di wilayah Kabupaten Tangerang kini semakin berkembang, khususnya di wilayah Dadap, tak pernah disentuh aparat setempat. HarianPelita.id menurunkan tim investigasi di wilayah tersebut untuk melihat pembuatan/pengoplosan oli palsu yang belakang ini makin marak. Tapi anehnya, aparat setempat membiarkan mereka beroperasi dengan leluasa. Polisi beberapa kali membongkar [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class='booster-block booster-read-block'></div>
<p><strong>FOTO Dokumentasi</strong></p>



<p><strong>HARIAN PELITA &#8212; </strong>Aksi pengoplosan oli palsu di wilayah Kabupaten Tangerang kini semakin berkembang, khususnya di wilayah Dadap, tak pernah disentuh aparat setempat.</p>



<p>HarianPelita.id menurunkan tim investigasi di wilayah tersebut untuk melihat pembuatan/pengoplosan oli palsu yang belakang ini makin marak. Tapi anehnya, aparat setempat membiarkan mereka beroperasi dengan leluasa.</p>



<p>Polisi beberapa kali membongkar kasus produksi dan distribusi oli palsu di wilayah Tangerang dalam beberapa tahun terakhir namun sepertinya hanya sandiwara tanpa ada penindakan hukum.</p>



<p>Penggerebekan selalu dilakukan di sejumlah lokasi, baik di Kabupaten maupun Kota Tangerang, dan telah mengungkap praktik pemalsuan yang merugikan konsumen.&nbsp;</p>



<p>Penggerebekan di Kabupaten Tangerang pada Juni 2024, Polda Banten membongkar pabrik rumahan yang memproduksi oli palsu di dua lokasi di Kabupaten Tangerang.&nbsp;</p>



<p><strong>●Modus</strong><br>Para pelaku mengoplos oli berbagai merek dan menjualnya ke berbagai wilayah, termasuk Banten, Jawa Barat, dan Kalimantan.</p>



<p><strong>●Pelaku dan omzet</strong><br>Dua tersangka ditangkap, dengan omzet kotor mencapai Rp5,2 miliar hanya dalam waktu tiga bulan.&nbsp;</p>



<p>Penggerebekan di Kota Tangerang&nbsp;<br>Beberapa kasus juga terjadi di wilayah Kota Tangerang, seperti:<br><strong><img src="https://s.w.org/images/core/emoji/17.0.2/72x72/25aa.png" alt="▪" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" />︎Kecamatan Benda (Juli 2025):</strong>&nbsp;Sebuah pabrik diduga memproduksi oli palsu digerebek setelah dilaporkan oleh masyarakat.<br><strong><img src="https://s.w.org/images/core/emoji/17.0.2/72x72/25aa.png" alt="▪" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" />︎Kecamatan Pinang (April 2023):</strong>&nbsp;Kementerian Perdagangan bersama tim gabungan menggerebek sebuah pabrik yang memalsukan berbagai merek oli. Di pabrik ini ditemukan 1.153 drum oli belum dikemas dan 734 botol oli palsu siap edar, dengan nilai jual mencapai Rp16,5 miliar.</p>



<p><strong>●Kecamatan Cipondoh (Maret 2025):</strong>&nbsp;Warga setempat menggerebek sebuah gudang yang diduga digunakan untuk produksi dan penyimpanan oli palsu.&nbsp;<br>Operasi terkait di wilayah Jabodetabek<br>Selain di Tangerang, polisi juga menggerebek rumah produksi oli palsu di Kembangan, Jakarta Barat. Produk oplosan dari lokasi ini juga didistribusikan ke wilayah Jakarta, Tangerang, dan Bekasi.</p>



<p>Pabrik oli palsu tersebut menggunakan zat pewarna sesuai merek oli di pasaran untuk mengelabui konsumen. Modus dari pabrik tersebut dengan membeli oli botol kosong dari berbagai merek yang ada dipasaran.</p>



<p>&#8220;Peredaran oli palsu itu diedarkan di wilayah Jabodetabek. Dari botol kosong itu kemudian ditempelkan stiker oli berbagai merek dan diisikan oli palsu ini,&#8221; kata sebuah sumber HarianPelita.id, Kamis (23/10/2025).</p>



<p>Menurutnya, di kawasan Dadap terdapat sekitar 30 gudang yang memproduksi dari kemasan hingga pengoplosan oli palsu yang tak pernah disentuh secara hukum. Pelaku selalu bebas tanpa rasa takut kembali berbuat.</p>



<p>Penemuan dan penggerebekan pabrik oli palsu oplosan di Tangerang dan sekitarnya telah menjadi berita berulang kali, dengan beberapa kasus terungkap dalam beberapa tahun terakhir.&nbsp;</p>



<p>Berikut adalah beberapa kasus penggerebekan oli palsu yang terungkap di Tangerang:<br><strong>• Juni 2024:</strong>&nbsp;Polda Banten membongkar pabrik oli palsu rumahan di Kabupaten Tangerang.<br><strong>• Lokasi:</strong>&nbsp;Dua lokasi di Kabupaten Tangerang.<br><strong>• Tersangka:</strong>&nbsp;Dua tersangka ditangkap, yakni HB sebagai pemodal dan HW sebagai penanggung jawab.</p>



<p><strong>• Modus:</strong>&nbsp;Membeli oli curah untuk diolah kembali dan dikemas dengan merek-merek terkenal.<br><strong>• Hasil:</strong>&nbsp;Omzet kotor mencapai Rp 5,2 miliar dalam tiga bulan.<br><strong>• Juli 2025:</strong>&nbsp;Polisi menggerebek pabrik oli palsu di Kecamatan Benda, Kota Tangerang.</p>



<p><strong>• Pelaku:</strong>&nbsp;Delapan orang diamankan.<br><strong>• Lokasi:</strong>&nbsp;Sebuah industri di kawasan Rawa Kompeni, Kota Tangerang.<br><strong>• Maret 2025:</strong>&nbsp;Warga menggerebek gudang yang diduga digunakan untuk produksi oli palsu di Cipondoh, Tangerang, dan menuntut tindakan dari pihak berwenang.<br><strong>• April 2023:</strong>&nbsp;Kementerian Perdagangan dan petugas gabungan menggerebek pabrik oli palsu di Kecamatan Pinang, Kota Tangerang.<br><strong>• Hasil:</strong>&nbsp;Menyita ratusan drum dan botol oli palsu senilai Rp 16,5 miliar.<br><strong>• Waktu operasi:</strong>&nbsp;Pabrik ini diketahui sudah beroperasi selama tiga tahun.<br><strong>• Juli 2025:</strong>&nbsp;Pabrik rumahan oli palsu di Kembangan, Jakarta Barat, digerebek polisi karena memasarkan produknya hingga ke wilayah Tangerang.&nbsp;</p>



<p><strong>●Dampak oli palsu</strong><br>• Menggunakan oli palsu dapat merusak mesin kendaraan karena tidak memiliki kualitas pelumasan dan perlindungan yang sesuai standar.<br>• Masyarakat dan bengkel disarankan untuk berhati-hati dan hanya membeli oli dari distributor resmi yang terpercaya. ●<strong><em>Redaksi/dihimpun berbagai sumber</em></strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianpelita.id/hukum/kriminal/investigasi-oplos-oli-palsu-di-tangerang-makin-marak-pelaku-tak-pernah-tersentuh-hukum/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kapolda Metro Silaturahmi dengan Insan Pers Pakai Pantun, Sangat Menggelitik</title>
		<link>https://harianpelita.id/news/metropolitan/kapolda-metro-silaturahmi-dengan-insan-pers-pakai-pantun-sangat-menggelitik/</link>
					<comments>https://harianpelita.id/news/metropolitan/kapolda-metro-silaturahmi-dengan-insan-pers-pakai-pantun-sangat-menggelitik/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 17 Oct 2025 01:48:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metropolitan]]></category>
		<category><![CDATA[kabid humas polda metro jaya]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolda]]></category>
		<category><![CDATA[Polda Metro Jaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianpelita.id/?p=79403</guid>

					<description><![CDATA[FOTO: Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri berfoto bersama Wartawan HarianPelita.id HARIAN PELITA &#8212; &#8220;Makan sambal pakai terasi sambalnya ambil di bawah tangga Kalau kita terus berkolaborasi Insya Allah Jakarta aman dan terintegrasi&#8221;. &#8220;Pergi liputan naik odon-odon Lihat banjir sambil&#160;&#160;bikin berita, buat berita jangan caus Kalau caus kita repot dong&#8221; Itu dua pantun menggelitik [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class='booster-block booster-read-block'></div>
<p><strong><em>FOTO: Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri berfoto bersama Wartawan HarianPelita.id</em></strong></p>



<p><strong>HARIAN PELITA &#8212; </strong><em><strong>&#8220;Makan sambal pakai terasi sambalnya ambil di bawah tangga Kalau kita terus berkolaborasi Insya Allah Jakarta aman dan terintegrasi&#8221;.</strong></em></p>



<p><em><strong>&#8220;Pergi liputan naik odon-odon Lihat banjir sambil&nbsp;&nbsp;bikin berita, buat berita jangan caus Kalau caus kita repot dong&#8221;</strong></em></p>



<p>Itu dua pantun menggelitik dari Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri  bersama jajarannya saat silaturahmi dengan Insan Pers,  Kamis  (16/10/2025) di  Balai Pertemuan Metro Jaya.</p>



<p>Pada kesempatan itu&nbsp;Asep Edi&nbsp;&nbsp;mengaku senang dan bangga dengan awak media yang bertugas di Wilayah Hukum Polda Metro Jaya, sebab selalu mengedepankan berita berita mendidik bagi masyarakat serta menjauhkan diri dari berita berita hoaks yang dapat menimbulkan keresahan bagi masyarakat.</p>



<p>&#8220;Terima kasih sinergitasnya para wartawan&nbsp;&nbsp;yang selalu ikut serta menjaga situasi kamtibmas dengan memberitakan berita menyejukkan dimasyarakat,&#8221; kata&nbsp;&nbsp;Asep.</p>



<p>&#8220;Jadi sekali lagi saya ucapkan terimakasih kepada rekan wartawan,&#8221; kata Asep.</p>



<p>Kapolda menutup sambutannya dengan pantun, &#8220;Pergi ke Jelambar membeli sayur, ke Bekasi membeli pepaya&nbsp;kalau ada kabar yang simpan siur, tolong dikonfirmasi sebelum viral,”.&nbsp; ●<strong>Redaksi/IA</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianpelita.id/news/metropolitan/kapolda-metro-silaturahmi-dengan-insan-pers-pakai-pantun-sangat-menggelitik/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
