<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Musik Indomesia &#8211; Harian Pelita</title>
	<atom:link href="https://harianpelita.id/tag/musik-indomesia/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://harianpelita.id</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Sun, 26 Apr 2026 01:53:11 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>
	<item>
		<title>Direstui Raja Dangdut, Mega Makcik Siap Suguhkan Nuansa Baru Lagu Nostalgia</title>
		<link>https://harianpelita.id/hiburan/musik/direstui-raja-dangdut-mega-makcik-siap-suguhkan-nuansa-baru-lagu-nostalgia/</link>
					<comments>https://harianpelita.id/hiburan/musik/direstui-raja-dangdut-mega-makcik-siap-suguhkan-nuansa-baru-lagu-nostalgia/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 26 Apr 2026 01:53:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Musik]]></category>
		<category><![CDATA[Musik Anak Anak]]></category>
		<category><![CDATA[Musik Indomesia]]></category>
		<category><![CDATA[Musik Nasional]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianpelita.id/?p=86884</guid>

					<description><![CDATA[HARIAN PELITA &#8212;  Tinggal di Singapura, penyanyi dangdut asal Riau, Mega Makcik datang melakukan silaturahmi dengan Raja Dangdut, Rhoma Irama, di markas sekaligus Studio Soneta di kawasan Tole Iskandar, Depok, Jawa Barat. Kunjungannya menjadi langkah penting perjalanan karier Mega Makcik. Selain sebagai penyanyi dan produser, Mega makcik juga memiliki label perusahaan sendiri dengan nama Mega [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class='booster-block booster-read-block'></div>
<p><strong>HARIAN PELITA &#8212;  </strong>Tinggal di Singapura, penyanyi dangdut asal Riau, Mega Makcik datang melakukan silaturahmi dengan Raja Dangdut, Rhoma Irama, di markas sekaligus Studio Soneta di kawasan Tole Iskandar, Depok, Jawa Barat.</p>



<p>Kunjungannya menjadi langkah penting perjalanan karier Mega Makcik. Selain sebagai penyanyi dan produser, Mega makcik juga memiliki label perusahaan sendiri dengan nama Mega Makcik official yang menaungi serta menjembatani penyanyi-penyanyi baru yang ingin meniti karir di dunia musik.</p>



<p>Penyanyi yang dikenal dengan karakter vokal khas dan cengkok Melayu yang kuat, itu mengaku menjadikan Rhoma Irama sebagai panutan sekaligus inspirasi dalam karir bermusiknya.</p>



<p>Pertemuan berlangsung hangat penuh kekeluargaan layaknya seorang anak berkunjung ke orang tua, Mega Makcik bersilaturahmi sekaligus meminta izin untuk membawakan lagu-lagu legendaris ciptaan Rhoma Irama.</p>



<p>“Alhamdulillah saya diterima dengan sangat baik, bahkan diizinkan untuk membawakan lagu-lagu beliau,” ujar Mega Makcik, melalui keterangannya Sabtu, (25/4/2026).</p>



<p>Meski telah mengantongi izin, Mega Makcik belum mengungkap apa judul lagu yang akan ia bawakan. Ia sengaja menyimpan hal tersebut sebagai kejutan bagi para penggemarnya.</p>



<p>&#8220;Masih rahasia, biar jadi kejutan buat para penggemar,” tambahnya.</p>



<p>Ia juga mengungkapkan bahwa pertemuan tersebut terasa sangat spesial karena terjalin suasana akrab layaknya hubungan antara anak dan ayah. Momen tersebut menjadi pengalaman berharga yang semakin memotivasi dirinya untuk terus berkarya di industri musik dangdut.</p>



<p>Lebih jauh, Mega Makcik berharap dapat menghadirkan warna baru di belantika musik dangdut Tanah Air melalui interpretasinya terhadap karya-karya klasik. Menurutnya, saat ini banyak lagu dangdut yang cenderung instan dan hanya mengejar popularitas sesaat.</p>



<p>“Harapan saya, lagu-lagu ini bisa kembali menghidupkan kualitas dangdut yang kuat secara lirik dan musikalitas, tidak hanya sekadar viral,” tuturnya.</p>



<p>Dengan langkah ini, Mega Makcik optimistis dapat memperluas jangkauan pendengarnya sekaligus memperkenalkan kembali lagu-lagu legendaris kepada generasi muda.</p>



<p>Untuk mengikuti perkembangan terbaru dan berbagai kontennya, penggemar dapat mengunjungi akun Instagram, tiktok dan Facebook dengan nama @MegaMakcik. ●<strong>Redaksi/Bah</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianpelita.id/hiburan/musik/direstui-raja-dangdut-mega-makcik-siap-suguhkan-nuansa-baru-lagu-nostalgia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Trio Kuda Rilis Album Perdana “Thrash Blues” Perpaduan Blues dan Thrash Metal</title>
		<link>https://harianpelita.id/hiburan/musik/trio-kuda-rilis-album-perdana-thrash-blues-perpaduan-blues-dan-thrash-metal/</link>
					<comments>https://harianpelita.id/hiburan/musik/trio-kuda-rilis-album-perdana-thrash-blues-perpaduan-blues-dan-thrash-metal/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 08 Nov 2025 05:26:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Musik]]></category>
		<category><![CDATA[Musik Indomesia]]></category>
		<category><![CDATA[Musik Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Musik Rock]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianpelita.id/?p=80287</guid>

					<description><![CDATA[HARIAN PELITA &#8212; Trio Kuda, unit musik asal Jakarta dikenal dengan gaya ekstrem dan eksperimental, resmi merilis album penuh perdana bertajuk Thrash Blues pada Jumat, 7 November 2025 di bawah naungan Blues One Records. Album ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan band digawangi Anov Blues One, Reza Arfandy, dan Sastra Cipta Abyad, tiga musisi yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class='booster-block booster-read-block'></div>
<p><strong>HARIAN PELITA &#8212;</strong> Trio Kuda, unit musik asal Jakarta dikenal dengan gaya ekstrem dan eksperimental, resmi merilis album penuh perdana bertajuk Thrash Blues pada Jumat, 7 November 2025 di bawah naungan Blues One Records.</p>



<p>Album ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan band digawangi Anov Blues One, Reza Arfandy, dan Sastra Cipta Abyad, tiga musisi yang menolak tunduk pada pakem industri musik konvensional.</p>



<p>Berisi tujuh lagu, “<strong><em>Welcome”, “Sikat!”, “Killing Zone”, “Stay Alive”, “Satisfaction”, “Surga Atau Neraka”, dan “Setitik Cahaya”, </em></strong>album Thrash Blues menyajikan racikan unik antara blues rock dan thrash metal klasik. Lagu “Setitik Cahaya” dipilih sebagai focus track, menjadi representasi semangat dan arah musikal Trio Kuda.</p>



<p>“Album ini bukan sekadar musik, tapi juga sikap. Kami menolak standar industri dan memilih jalan yang lebih jujur,” ujar Reza Arfandy, vokalis sekaligus gitaris rhythm-bass silang.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1024" height="767" src="https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2025/11/1000042754-1024x767.jpg" alt="" class="wp-image-80289" srcset="https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2025/11/1000042754-1024x767.jpg 1024w, https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2025/11/1000042754-300x225.jpg 300w, https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2025/11/1000042754-768x575.jpg 768w, https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2025/11/1000042754.jpg 1234w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Ciri khas Trio Kuda terletak pada formatnya yang hanya beranggotakan tiga orang tanpa pemain bass. Anov Blues One memegang gitar satu senar hasil rakitan dari gagang cangkul yang ia sebut “Gitar Cangkul”, simbol perlawanan terhadap kemewahan dan representasi akar rumput.</p>



<p>Sastra Abyad melengkapi formasi dengan drum pad sederhana yang dapat dimainkan di mana pun, mencerminkan filosofi spontanitas dan kejujuran musik blues.</p>



<p>Proses rekaman Thrash Blues dilakukan dengan pendekatan praktis dan cepat, memanfaatkan perangkat mobile di berbagai lokasi. Cara ini sejalan dengan semangat raw recording ala musisi blues klasik yang menekankan ekspresi ketimbang kemewahan produksi.</p>



<p>Inspirasi musikal Trio Kuda datang dari dua dunia: Buddy Guy, Stevie Ray Vaughan, dan The White Stripes di sisi blues rock, serta Motörhead, Megadeth, dan Anthrax dari jalur thrash metal. Hasilnya adalah bunyi yang keras, mentah, dan enerjik, namun tetap sarat makna sosial dan emosi yang dalam.</p>



<p>Sebelum merilis album ini, Trio Kuda telah memperkenalkan diri lewat satu EP dan beberapa single, di antaranya “Sikat!” dan “Stay Alive” yang mendapat respons positif dari komunitas musik independen.</p>



<p>Adapun lagu “Setitik Cahaya” pernah dirilis sebelumnya dalam proyek kolaborasi antara Reza dan Anov sebelum keduanya membentuk Trio Kuda bersama Sastra.</p>



<p>“Dengan Thrash Blues, kami ingin mengukuhkan diri sebagai salah satu suara paling liar dan otentik di skena musik alternatif Indonesia,” tegas Anov Blues One. ●<strong>Redaksi/Satria</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianpelita.id/hiburan/musik/trio-kuda-rilis-album-perdana-thrash-blues-perpaduan-blues-dan-thrash-metal/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>PWI Jaya Sie Infotainment &#038; Lifestyle Gelar &#8220;Jakarta Rocktober: Distorsi &#038; Drop&#8221; 23 Oktober di Tease Club</title>
		<link>https://harianpelita.id/hiburan/musik/pwi-jaya-sie-infotainment-lifestyle-gelar-jakarta-rocktober-distorsi-drop-23-oktober-di-tease-club/</link>
					<comments>https://harianpelita.id/hiburan/musik/pwi-jaya-sie-infotainment-lifestyle-gelar-jakarta-rocktober-distorsi-drop-23-oktober-di-tease-club/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 21 Oct 2025 11:47:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Musik]]></category>
		<category><![CDATA[Musik Indomesia]]></category>
		<category><![CDATA[Musik Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Musik Rock]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianpelita.id/?p=79555</guid>

					<description><![CDATA[HARIAN PELITA &#8212; Dunia musik Tanah Air kembali mendapat suntikan energi baru lewat ajang “Jakarta Rocktober: Distorsi &#38; Drops”, akan digelar di Tease Club, Emporium Hotel Jakarta, pada Kamis malam, 23 Oktober 2025 mulai pukul 20.00 WIB. Event hasil kolaborasi PWI Jaya Seksi Infotainment &#38; Lifestyle bersama Tease Club dan Moru Management ini siap menjadi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class='booster-block booster-read-block'></div>
<p><strong>HARIAN PELITA &#8212;</strong> Dunia musik Tanah Air kembali mendapat suntikan energi baru lewat ajang “Jakarta Rocktober: Distorsi &amp; Drops”, akan digelar di Tease Club, Emporium Hotel Jakarta, pada Kamis malam, 23 Oktober 2025 mulai pukul 20.00 WIB.</p>



<p>Event hasil kolaborasi PWI Jaya Seksi Infotainment &amp; Lifestyle bersama Tease Club dan Moru Management ini siap menjadi panggung bagi musisi lintas genre, sekaligus wadah perayaan bagi komunitas rock dan penggemar musik elektronik.</p>



<p>Sejumlah band rock siap mengguncang panggung, di antaranya Rocker Kasarunk, Sumber Jaya Abadi Rejeki (SUJAR), Rex 4, Trodon, Trio Kuda, iHateband, Hyper Rock, dan Hans Sinjal &#8220;Grassrock&#8221;. Mereka akan tampil dengan warna musik beragam, mulai dari hard rock, pop rock, blues rock, hingga alternatif, dengan sajian aransemen dan performa terbaiknya.</p>



<p>Menariknya, acara ini tidak hanya menampilkan band rock, tetapi juga dipadukan dengan penampilan DJ, yakni FDJ Amelles, Febri A’w, dan Ryandri, yang akan menutup malam lewat dentuman beat dan eksplorasi elektronik modern.</p>



<p>●Musisi Antusias, Rock Bertemu EDM<br>Antusiasme datang dari sejumlah musisi yang akan tampil. Ferdy Tahier, vokalis Rocker Kasarunk sekaligus pentolan band Element, mengaku senang bisa terlibat dalam event yang digagas oleh PWI Jaya Seksi Infotainment &amp; Lifestyle ini.</p>



<p>“Kita senang banget bisa tampil di acara Jakarta Rocktober, karena kita bisa kumpul dengan banyak musisi rock dengan berbagai style. Kita persiapkan aransemen yang beda untuk acara ini, biar sajian kita juga beda. Kita menyiapkan enam lagu untuk tampil besok,” ujar Ferdy Tahier, Selasa (21/10/2025).</p>



<p>Senada dengan itu, Rian, vokalis Sumber Jaya Abadi Rejeki (SUJAR), juga menyampaikan semangatnya.</p>



<p>“Senang sih pastinya ya, kita bisa ikutan di acara ini. Kita siapkan empat lagu dari album baru kita yang berjudul ‘Yang Terindah’. Kita siap tampil maksimal,” ungkapnya.</p>



<p>Sementara itu, Sam, perwakilan dari Rex-4, menegaskan bahwa bandnya siap memberikan penampilan terbaik. “Kita siap tampil prima untuk acara ini,” ujarnya singkat.<br>Ketua Panitia Mambang Yazid menjelaskan bahwa “Jakarta Rocktober: Distorsi &amp; Drops” bukan sekadar konser musik biasa, melainkan festival yang memadukan dua energi besar, distorsi rock dan dentuman EDM, dalam satu pengalaman audio-visual yang unik.</p>



<p>“Setiap band yang tampil punya karakter dan ciri khas masing-masing, dengan durasi tampil sekitar 20 hingga 30 menit. Kami ingin menghadirkan suasana berbeda, di mana rock dan EDM bisa saling mengisi dan memberi energi baru,” ujar Yazid.</p>



<p>Sementara itu, Aditia Saputra, Ketua Seksi Infotainment &amp; Lifestyle PWI Jaya, menyebut bahwa event ini akan menjadi agenda rutin setiap bulan Oktober.</p>



<p>“Ini akan digelar rutin setiap tahun. Saya sangat berterima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung acara ini. Kami ingin menjadikan Jakarta Rocktober sebagai ikon musik tahunan yang mempersatukan musisi lintas genre dan generasi,” pungkasnya. ●Redaksi/Sat/Cr-21</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianpelita.id/hiburan/musik/pwi-jaya-sie-infotainment-lifestyle-gelar-jakarta-rocktober-distorsi-drop-23-oktober-di-tease-club/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rhoma Irama Rilis Lagu Terbaru “Senyum” Ajak Masyarakat Tebar Kedamaian</title>
		<link>https://harianpelita.id/hiburan/musik/rhoma-irama-rilis-lagu-terbaru-senyum-ajak-masyarakat-tebar-kedamaian/</link>
					<comments>https://harianpelita.id/hiburan/musik/rhoma-irama-rilis-lagu-terbaru-senyum-ajak-masyarakat-tebar-kedamaian/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 12 Oct 2025 09:18:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Musik]]></category>
		<category><![CDATA[Lagu Dangdut]]></category>
		<category><![CDATA[Lagu Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Musik Indomesia]]></category>
		<category><![CDATA[Rhoma Irama]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianpelita.id/?p=79214</guid>

					<description><![CDATA[HARIAN PELITA &#8212; Raja Dangdut Rhoma Irama kembali menunjukkan konsistensinya berkarya. Usianya menginjak 78 tahun, Rhoma Irama resmi merilis single terbaru berjudul “Senyum” pada Jumat, 10 Oktober 2025 melalui Proaktif Musik sebagai mitra distribusi resminya. Lagu “Senyum” menjadi bukti bahwa semangat berkarya dan berdakwah Rhoma Irama tidak pernah padam. Diciptakan dan diaransemen langsung oleh sang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class='booster-block booster-read-block'></div>
<p><strong>HARIAN PELITA &#8212;</strong> Raja Dangdut Rhoma Irama kembali menunjukkan konsistensinya berkarya.</p>



<p>Usianya menginjak 78 tahun, Rhoma Irama resmi merilis single terbaru berjudul “Senyum” pada Jumat, 10 Oktober 2025 melalui Proaktif Musik sebagai mitra distribusi resminya.</p>



<p>Lagu “Senyum” menjadi bukti bahwa semangat berkarya dan berdakwah Rhoma Irama tidak pernah padam. Diciptakan dan diaransemen langsung oleh sang maestro, lagu ini tetap mempertahankan nuansa dangdut klasik yang menjadi ciri khas Rhoma, namun dengan sentuhan lembut dan pesan moral yang kuat.</p>



<p>“Sekarang ini banyak orang ribut, saling bully, caci maki, wajah garang. Dari situ saya terinspirasi untuk mengajak orang agar tersenyum,” ujar Rhoma Irama.</p>



<p>Menurut Rhoma, inspirasi lagu “Senyum” lahir dari keprihatinannya terhadap kondisi sosial saat ini, di mana banyak masyarakat mudah terprovokasi dan saling menghujat, baik di dunia nyata maupun media sosial.</p>



<p>Melalui lagu ini, ia ingin mengingatkan bahwa senyum adalah bentuk sedekah yang paling sederhana namun penuh makna.</p>



<p>“Misi dakwah dalam lagu ini berasal dari hadist Rasulullah SAW, bahwa tersenyum itu sedekah. Sedekah bukan hanya dengan harta, tapi juga dengan perbuatan baik — menolong orang, menyingkirkan bahaya dari jalan, bahkan tersenyum pun adalah sedekah,” tambah Rhoma.</p>



<p>Menariknya, dalam proses kreatif lagu ini, Rhoma memulai dari penulisan lirik terlebih dahulu sebelum menyusun notasi musik. Hal itu dilakukan agar makna dan pesan dakwah dalam lagu benar-benar tersampaikan dengan kuat.</p>



<p>Sekilas, lagu “Senyum” memiliki kemiripan tema dengan karya Rhoma sebelumnya yang berjudul “Sedekah” pada era 1990-an. Namun, “Senyum” hadir dengan sentuhan yang lebih lembut dan reflektif, mencerminkan sisi bijak Rhoma di usia matang.</p>



<p>Tak hanya menciptakan lagu, Rhoma juga turut menyutradarai video klip “Senyum” bersama timnya. Dedikasi tinggi ini membuktikan bahwa sang legenda masih sangat serius dalam setiap detail karyanya, dari lirik hingga visualisasi.</p>



<p>Dengan perilisan “Senyum”, Rhoma Irama kembali menegaskan bahwa musik dangdut bukan hanya hiburan, tetapi juga media dakwah dan sarana menyampaikan pesan moral yang universal. ●<strong>Redaksi/Satria</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianpelita.id/hiburan/musik/rhoma-irama-rilis-lagu-terbaru-senyum-ajak-masyarakat-tebar-kedamaian/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>1</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Lissa V Comeback! Rilis Lagu Terbaru “Kelingan Mantan” Campursari Galau Bernuansa Jawa</title>
		<link>https://harianpelita.id/hiburan/musik/lissa-v-comeback-rilis-lagu-terbaru-kelingan-mantan-campursari-galau-bernuansa-jawa/</link>
					<comments>https://harianpelita.id/hiburan/musik/lissa-v-comeback-rilis-lagu-terbaru-kelingan-mantan-campursari-galau-bernuansa-jawa/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 Jun 2025 16:22:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Musik]]></category>
		<category><![CDATA[Lagu Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Musik Indomesia]]></category>
		<category><![CDATA[musik indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Musik Nasional]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianpelita.id/?p=75732</guid>

					<description><![CDATA[HARIAN PELITA &#8212; Setelah vakum cukup lama dari dunia hiburan, Lissa V, penyanyi dangdut elektronik yang kini dikenal sebagai seorang pengacara sukses. Kembali menyapa penggemar lewat karya musik terbarunya. Single berjudul “Kelingan Mantan”, dirilis pada pertengahan tahun 2025 menjadi penanda comeback Lissa ke industri musik Indonesia dengan nuansa khas campursari berbahasa Jawa. Lagu ini merupakan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class='booster-block booster-read-block'></div>
<p><strong>HARIAN PELITA &#8212; </strong>Setelah vakum cukup lama dari dunia hiburan, Lissa V, penyanyi dangdut elektronik yang kini dikenal sebagai seorang pengacara sukses.</p>



<p>Kembali menyapa penggemar lewat karya musik terbarunya. Single berjudul “<strong><em>Kelingan Mantan</em></strong>”, dirilis pada pertengahan tahun 2025 menjadi penanda comeback Lissa ke industri musik Indonesia dengan nuansa khas campursari berbahasa Jawa.</p>



<p>Lagu ini merupakan hasil kolaborasi dengan pencipta lagu Chairul Anwar dan diproduksi oleh Arif Pradita.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="768" src="https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2025/06/1000200810-1024x768.jpg" alt="" class="wp-image-75734" srcset="https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2025/06/1000200810-1024x768.jpg 1024w, https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2025/06/1000200810-300x225.jpg 300w, https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2025/06/1000200810-768x576.jpg 768w, https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2025/06/1000200810-1536x1152.jpg 1536w, https://harianpelita.id/wp-content/uploads/2025/06/1000200810-2048x1536.jpg 2048w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Proses kreatif “Kelingan Mantan” dimulai sejak Maret lalu, bertepatan dengan hari ulang tahun Lissa. Meski kini sibuk menjalankan kantor hukum dan menempuh studi S3 bidang hukum, Lissa V tetap menunjukkan konsistensinya sebagai penyanyi profesional.</p>



<p>“Nyanyi itu bukan cuma sampingan, tapi bagian dari hidup saya. Dulu saya nyanyi untuk biaya kuliah, sekarang nyanyi untuk menyalurkan rasa,” ungkap Lissa dalam wawancara eksklusif bersama <a href="http://Harianpelita.id" target="_blank" rel="noopener">Harianpelita.id</a> di sebuah kafe kawasan Pejaten, Jakarta Selatan, Kamis 26 Juni 2025.</p>



<p>Mengangkat tema yang dekat dengan banyak orang, lagu “Kelingan Mantan” menggambarkan perasaan seseorang yang belum bisa melupakan mantan kekasih. Lewat lirik berbahasa Jawa dan aransemen tradisional-modern, Lissa berharap lagu ini bisa menjadi teman bagi mereka yang tengah merindukan masa lalu.</p>



<p>“Setiap orang punya cara sendiri untuk melupakan. Ada yang cepat, ada yang lama, bahkan ada yang nggak bisa sama sekali,” ujarnya.</p>



<p>Lissa mengaku darah seni mengalir dari sang ibu yang merupakan mantan penyanyi hadrah, sementara ayahnya berlatar belakang akademisi. Kini, ia kembali menapaki dunia tarik suara sebagai bentuk ekspresi jiwa dan penghormatan pada akarnya di dunia seni.</p>



<p>Video klip resmi “Kelingan Mantan” telah dirilis di kanal YouTube Lissa V Official dan lagunya kini diputar di berbagai radio nasional. Dengan suara khas dan sentuhan emosional, comeback Lissa V ini siap memberi warna baru bagi musik campursari modern Indonesia.</p>



<p>“Semoga lagu ini bisa diterima masyarakat luas dan menjadi bagian dari perjalanan musik banyak orang,” tutup Lissa. ●<strong>Redaksi/Satria</strong></p>



<p>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianpelita.id/hiburan/musik/lissa-v-comeback-rilis-lagu-terbaru-kelingan-mantan-campursari-galau-bernuansa-jawa/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
