Pemerintah Kota Jakarta Selatan Terima 115 Hewan Kurban Idul Adha 1447
HARIAN PELITA — Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan menerima 115 hewan kurban untuk pelaksanaan Idul Adha 1447 Hijriah Tahun 2026.
Hewan kurban tersebut ditempatkan di area sekitar lingkungan Masjid Darul Jannah Kantor Wali Kota Jakarta Selatan.
Wakil Wali Mota Jakarta Selatan Ali Murthadho mengatakan, pelaksanaannya, Pemerintah Kota Jakarta Selatan bekerja sama dengan Masjid Darul Jannah kegiatan penerimaan, pemotongan dan penyaluran hewan kurban di wilayah Jakarta Selatan.
“Sampai hari ini, alhamdulillah kami telah menerima 47 ekor sapi dan 68 ekor kambing. Insyaallah, jumlah ini akan terus bertambah dari partisipasi masyarakat, pegawai maupun para pelaku usaha,” ujar Ali Murthadho, Selasa (26/5/2026).
Ia menjelaskan, terkait penyalurannya, panitia bagi menjadi dua skema. Pertama, menyalurkan melalui masjid-masjid, yayasan, atau pesantren dan kedua, melalui Masjid Darul Jannah sendiri akan melaksanakan kegiatan pemotongan secara langsung.
Dalam proses pemotongannya, Masjid Darul Jannah dan panitia sudah menggunakan alat bantu perebah sapi. Alat ini bertujuan untuk memenuhi persyaratan syariat penyembelihan hewan kurban sekaligus menjamin keamanan serta keselamatan pada saat proses penyembelihan. Penggunaan alat ini juga membantu petugas dalam mempercepat pelaksanaan pemotongan.
“Perlu saya sampaikan juga bahwa pelaksanaan kurban di sini, diawali dengan pemeriksaan kesehatan hewan oleh dokter hewan dari Sudin KPKP Jakarta Selatan segera setelah hewan diterima. Kemudian, pada saat penyembelihan, daging kurban juga akan diperiksa kembali,” ucapnya.
Ali menegaskan, terkait penanganan limbah penyembelihan nantinya, panitia telah menyiapkan sarana yang memadai dan memenuhi persyaratan lingkungan. Sebagai contoh, pembuangan darah dan jeroan sudah ditentukan titiknya pada lubang tanah dengan kedalaman dan lebar tertentu.
Hal menarik lainnya, tambah Ali, pada saat penyaluran, panitia sudah menyiapkan bongsang atau besek bambu. Penggunaan wadah tradisional ini bertujuan untuk mendukung program pilah sampah dan meminimalkan sampah non-organik (plastik). Kebijakan ini juga diterapkan di tingkat kecamatan dan kelurahan.
“Kami berharap, kegiatan ini dapat membantu masyarakat, khususnya dalam pemenuhan gizi. Lalu, perayaan Idul Adha ini tentunya juga mampu meningkatkan sektor ekonomi dan bagi masyarakat yang berkurban, kami yakini ibadah mereka tersalurkan dengan baik dan dilaksanakan secara profesional oleh panitia di sini,” tandasnya. ●Redaksi/Geng
