Ormas Kris Sasak Minta Pertanggung Jawaban Dugaan Pengabaian Pasien Pulang Paksa di RSUD R Sujono Selong
HARIAN PELITA — RSUD R Sujono Selong dikritik masyarakat setelah salah satu oknum dokter bertugas ditempat itu diduga menelantarkan pasien.
Berawal dari seorang pasien bernama Pathurrahman warga Desa Sakra dirujuk dari PKM Sakra ke RSUD R Sujono Selong akibat patah tulang dialami setelah tejatuh dari tangga.
Keterangan dari Keluarga korban kepada media menuturkan, peristiwa dialami setelah membawa pasien ke RSUD R Sujono Selong.
Berharap mendapat pelayanan yang lebih baik setelah dirujuk dari PKM, justru pelayanan di tempat itu sangat tidak nyaman.
Keluarga pasien merasa diabaikan dan terpaksa pasien dibawa pulang keluarganya sebelum mendapat pelayanan medis.
Bukan pelayanan maksimal didapatkan justru diduga oknum dokter inisial L memperlakukan pasien tidak sesuai harapan keluarga pasien cenderung diabaikan.
Atas peristiwa tersebut keluarga pasien tidak terima dan minta oknum dokter tersebut untuk segera dievaluasi.
Tak sampai disitu, puluhan anggota Keris Sasak mendatangi RSUD dr Raden Soejono Selong Lombok Timur (Lotim) untuk melakukan protes atas pelayanan yang diberikan pihak rumah sakit yang kurang memuaskan,mereka datang sebagai bentuk empati terhadap salah satu anggotanya yg dirawat di sana diperlakukan tidak sesuai harapan, Kamis,18 Juni 2026.
,
“Kami datang ke rumah sakit untuk protes terhadap pelayan yang kurang baik diberikan,” kata sejumlah anggota Keris Sasak menyampaikan aspirasinya.
Anggota Keris Sasak juga sangat menyayangkan sikap oknum dokter yang kurang ramah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Dengan sambil berdiri dan menelpon sedangkan pasien belum diberikan pelayanan.
Dirut RSUD R Sujono Selong dr Anjasmoro menemui masa aksi menyampaikan permohonan maaf ketidak nyamanan terhadap pelayanan diberikan pihak RSUD.
Ia berjanji akan memanggil oknum dokter yang bersangkutan untuk mengkonfirmasi terhadap kronologis peristiwa yang dipersoalkan dan akan melakukan evaluasi menuju pelayanan yang lebih maksimal.
Hadir juga ditempat itu, Kabag Tatapem. Setda Lotim, M.Subhan, Kepolisian dari Polres Lotim, juga Anggota FKDM Kecamatan Selong ikut memantau jalannya aksi. ●Redaksi/LR
