2024-06-14 19:44

Panitia Qurban Walikota Jaksel Terima Puluhan Hewan Qurban dan Keluarga Munjirn

Share

HARIAN PELITA — Panitia Qurban 1445 Hijriyah tahun 2024 di lingkungan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan mulai menerima hewan Qurban dari berbagai pihak termasuk satu hewan Qurban dari Keluarga Walikota Jakarta Selatan Munjirin.

“Menjelang Hari Raya Idul Qurban 10 Dzulhijah 1445 Hijriyah puluhan Hewan Qurban terdiri dari sapi dan domba sudah mulai kami terima termasuk 1 sapi dari keluarga Walikota Pak Munjirin. Selain itu panitya juga dan sudah meyalurkannya,” kata Asisten Administrasi dan Kesejahteraan Rakyat Jakarta Selatan Sayid Ali Zainal Abidin di Halaman Masjid Darul Jannah, Komplek Kantor Walikota Jakarta Selatan, Jumat (14/6/2024).

Sebelumnya Plh Walikota Kota Jakarta Selatan Edi Sumardi secara simbolis menerima penyerahan hewan Qurban dari perwakilan PT Sampoerna Land di The Atrium Lobby Utama Sampoerna Strategic Square, Jalan Jenderal Sudirman, Karet Semanggi, Setiabudi, Jum’at pagi.

Sayid Ali menuturkan, panitia juga masih menerima hewan Qurban sampai hari Minggu. “Tidak menutup kemungkinan hewan Qurban masih terus bertambah. Yang jelas Panitia masih siap menunggu sampai Minggu,” tuturnya.
.
Menurutnya, seperti tahun-tahun sebelumnya, panitia selain menerima hewan Qurban dari warga masyarakat, perusahaan termasuk pejabat dan ASN (Aparatur Sipil Negara) di lingkungan Pemerintah Kota Jakarta Selatan.

“Kami juga sudah berkoordinasi dengan seluruh ASN di lingkungan Kantor Walikota Jakarta Selatan, Lurah, Camat serta sponsor atau CSR untuk menyerahkan hewan Qurbannya ke Kantor Walikota Administrasi Jakarta Selatan,” terang Sayid Ali.

Sayid menambahkan, nantinya hewan Qurban yang berhasil dikumpulkan, sebagian diserahkan ke masjid dan panti asuhan membutuhkan.

Sehingga pembagian daging hewan qurban bisa merata dan masyarakat semua merasakan manfaatnya.

“Untuk di sini, kita akan melakukan proses menyembelih dan pembagian hewan kurban secara effisien dan ramah lingkungan. Untuk penyembelihan kita pakai alat perebah sapi, dan untuk pembagian dagingnya kita pakai bongsang yang ramah lingkungan,” pungkasnya. ●Redaksi/Wjk/Geng

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *