Sukses Tembus BiFan 2026, MD Pictures Rilis Final Poster dan Trailer Film Horor “402 Rumah Sakit Angker Korea”
HARIAN PELITA — MD Pictures bersama Umbara Brothers Film resmi merilis final poster dan final trailer film horor terbaru mereka, “402 Rumah Sakit Angker Korea”, dalam sebuah konferensi pers dihadiri para pemain serta jajaran pembuat film.
Perilisan materi promosi terbaru ini menjadi penanda semakin dekatnya penayangan film yang disebut-sebut sebagai salah satu horor Indonesia paling ambisius tahun 2026.
Final poster dan trailer menghadirkan atmosfer teror yang lebih pekat, penuh misteri, serta menawarkan sejumlah kejutan baru yang belum pernah diperlihatkan sebelumnya.

Dalam final poster, nuansa estetika Korea berpadu dengan atmosfer mistis yang mencekam. Sorotan utama tertuju pada kemunculan boneka misterius mengenakan hanbok atau pakaian tradisional Korea, dengan noda darah yang mengelilinginya.
Visual tersebut menjadi simbol kuat dari misteri kelam yang tersembunyi di dalam rumah sakit terbengkalai yang menjadi latar utama cerita.
Sementara itu, final trailer membuka lapisan cerita yang lebih mengejutkan. Meski berlokasi di sebuah rumah sakit angker di Korea Selatan, film ini menghadirkan unsur budaya mistis Indonesia melalui ritual pemanggilan arwah Jelangkung.
Kehadiran ritual khas Nusantara di tempat yang dikenal sebagai salah satu lokasi paling menyeramkan di Korea menjadi daya tarik sekaligus teka-teki besar dalam alur cerita.
Sutradara Anggy Umbara mengatakan bahwa perpaduan unsur budaya horor Indonesia dan Korea merupakan keputusan kreatif yang dirancang untuk memberikan pengalaman baru bagi penonton, termasuk penggemar film aslinya, Gonjiam: Haunted Asylum.
“Kami tidak ingin sekadar memindahkan cerita. Kehadiran boneka berhanbok dan ritual Jelangkung di dalam Rumah Sakit Yongwon adalah jembatan kultural yang membuat terornya terasa dekat sekaligus tak tertebak. Ini adalah eksperimen horor paling ambisius yang pernah saya arahkan,” ujar Anggy Umbara.
Aktor utama Arbani Yasiz menambahkan bahwa film ini membawa cerita ke level yang lebih menegangkan dibanding sekadar eksplorasi lokasi angker demi konten.
“Di final trailer ini penonton bisa melihat kalau taruhannya sudah bukan lagi soal views atau popularitas, tetapi bertahan hidup. Karakter Juna yang saya mainkan akan membawa penonton merasakan langsung kepanikan saat menyadari bahwa ritual lokal yang dibawa justru memicu sesuatu yang jauh lebih gelap,” kata Arbani.
Hal senada disampaikan Saputra Kori yang mengaku suasana syuting terasa sangat intens, terutama saat pengambilan adegan ritual Jelangkung.
“Visual boneka hanbok berdarah itu baru sebagian kecil. Ketakutan saat adegan Jelangkung dimulai menjadi momen ketika kami semua, bahkan sebagai aktor, benar-benar merasakan suasana yang merinding,” ungkapnya.
Tak hanya menarik perhatian di dalam negeri, “402 Rumah Sakit Angker Korea” juga berhasil menorehkan prestasi di kancah internasional.
Film ini resmi terpilih dalam Official Selection Bucheon International Fantastic Film Festival (BiFan) 2026 dan akan diputar dalam program prestisius Gala Presentation.
Untuk pasar internasional, film ini menggunakan judul “Korean Haunted Hospital”, sedangkan untuk penayangan di Korea Selatan akan memakai judul resmi 폐병원 402 (Pye-byeong-won 402). ●Redaksi/Satria
