2024-04-03 13:32

Forwatur Bantah Ada Dugaan Peran Forum Proyek Pengaspalan di Wilayah Desa Citamba

Share

HARIAN PELITA — Salah satu Organisasi Profesi yaitu Forum Wartawan Tasik Utara (Forwatur) akhirnya angkat bicara terkait adanya dugaan peran serta dalam proyek pekerjaan pengaspalan di wilayah Cisorok, Desa Citamba, Kecamatan Ciawi menurut informasi beredar bahwa pekerjaan itu dikerjakan Forwatur.

Dimana pekerjaan tersebut diduga asal jadi dan tidak sesuai speck yang ada, sehingga menimbulkan potensi korupsi dalam pekerjaan tersebut, yang mana klaim tentang adanya proyek pengaspalan telah beredar di salah satu media online.

Akhirnya Ketua Fotwatur dan Sekjen pun menegaskan bahwa Forwatur tidak terlibat dalam pekerjaan pengaspalan serta tidak pernah terlibat dalam program apapun, sehingga dengan adanya informasi tersebar salah dan tidak benar.

Ketua Forwatur Halim Saepudin saat dihubungi melalui WhatsApp (WA) mengatakan, bahwa terkait pekerjaan tersebut dari pihak Forwatur tidak tahu, dan adapun informasi yang beredar bahwa pekerjaan tersebut dikerjakan oleh kami itu sangat tidak benar, katanya, Selasa (02/04/2024).

“Untuk proyek pengaspalan di wilayah desa Citamba kecamatan Ciawi, saya atas nama ketua Forwatur menegaskan, bahwa kami dari Forwatur selaku organisasi profesi di wilayah Tasik Utara selalu menekankan kepada para anggota dan jajaran pengurus untuk tidak masuk ke ranah tersebuttersebut.

“Karena kita selaku sosial kontrol hanya mengawasi dan mempublikasi saja ketika ada yang janggal,” tegasnya.

Lanjut Halim Saepudin menambahkan, adapun isu beredar di masyarakat bahwa pekerjaan tersebut oleh pihak kami, maka saya sudah memerintahkan langsung kepada Sekjen Forwatur untuk melakukan investigasi kelapangan, dan hasil dari investigasi tersebut bahwa ada salah satu mantan anggota Forwatur yaitu inisial (R) yang mengerjakan proyek tersebut, sehingga beranggapan bahwa pekerjaan tersebut oleh kami, imbuhnya.

“Maka sekali lagi saya selaku ketua yang bertanggungjawab terhadap anggota dan nama baik Forum menyatakan bahwa inisial (R) bukan anggota kami, dan dia sudah kami keluarkan dari tahun 2023 yang lalu,” ujarnya.

Hal senada disampaikan juga oleh Sekjen Forwatur Ade Global, mengungkapkan bahwa hasil dari klarifikasi dan Investigasi dilapangan, baik kepada pihak Pemerintah Desa melalui Sekretaris Desa Citamba, pihak DPK Apdesi Ciawi dan juga Kecamatan Ciawi, ternyata benar bahwa kabar pekerjaan tersebut dikerjakan oleh kami, dan saya selaku Sekjen Forwatur pun langsung membantah atas tuduhan tersebut dan saya klarifikasi langsung untuk menjelaskan hal tersebut, ungkapnya.

“Saya sampaikan ketika pekerjaan masalah teknis atupun pabrikasi dikerjakan oleh kami, tentunya itu hal yang sangat salah, karena kami itu Forum bukan perusahaan, dan pemerintah pun harus paham, dimana di akhir nantinya akan ada laporan pertanggungjawaban (LPJ), kalau kami dari Forum mengerjakan pekerjaan yang bersumber dari anggaran pemerintah mau ada LPJ dari mana? dan ini harus dipahami juga oleh semuanya,” tutur Ade Global.

Lebih lanjut Ade Global selaku Sekjen Forwatur berharap, baik untuk jajaran pengurus ataupun anggota yang masih bernaung dan solid di Forwatur, berharap selalu menjaga integritas dan loyalitas untuk menjaga marwah ataupun nama baik Forwatur, dan untuk yang sudah tidak bergabung alangkah baiknya legowo dan jangan sampai mencederai nama baik Forwatur sehingga Forwatur nantinya rusak oleh oknum tidak bertanggungjawab, harapnya. •Redaksi/Candra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *