Satlantas Polres Rembang Bergerak Cepat Tangani Truk Trailer Terbakar di Jalur Pantura
HARIAN PELITA — Kobaran api tiba-tiba membumbung tinggi dari sebuah truk trailer yang melintas di Jalur Pantura, tepatnya di Desa Jatisari, Kecamatan Sluke, Kabupaten Rembang, Senin malam (6/7/2026) sekitar pukul 22.00 WIB.
Peristiwa itu sempat mengundang perhatian pengguna jalan dan berpotensi menimbulkan kemacetan panjang di salah satu jalur nasional tersibuk di Pulau Jawa.
Merespons kejadian tersebut, personel Satlantas Polres Rembang bergerak cepat menuju lokasi. Dipimpin langsung Kasat Lantas Polres Rembang AKP Ryan Mitha P petugas segera berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk melakukan upaya pemadaman api yang berkobar hebat dari badan truk trailer yang berhenti di tengah jalan.
Di tengah proses pemadaman, personel Satlantas juga sigap melaksanakan rekayasa lalu lintas guna mengurai kepadatan kendaraan dari dua arah.
Langkah cepat tersebut berhasil menjaga arus kendaraan di Jalur Pantura tetap bergerak sehingga aktivitas masyarakat tidak terganggu oleh kemacetan panjang.
Kesaksian Warga dan Pengguna Jalan
Insiden kebakaran yang terjadi mendadak ini sempat memicu kepanikan warga sekitar dan pengendara yang melintas. Ahmad Fauzi (42), salah seorang warga Desa Jatisari yang berada di lokasi saat kejadian, menuturkan bahwa api muncul dengan sangat cepat dari bagian belakang kemudi sebelum akhirnya merembet ke muatan.
“Awalnya saya dengar suara letupan kecil, pas saya lihat ke jalan, bagian bawah truk sudah keluar asap tebal. Tidak lama setelah truk berhenti, apinya langsung membesar karena angin di pinggir pantai sini lumayan kencang. Beruntung sopirnya langsung keluar menyelamatkan diri,” ujar Fauzi saat ditemui di lokasi, Senin malam.
Fauzi juga mengapresiasi respons cepat dari pihak kepolisian dan petugas pemadam kebakaran. Menurutnya, penanganan yang sigap membuat kepanikan warga mereda dan lalu lintas tidak lumpuh total.
Evakuasi dan Total Kerugian
Setelah api berhasil dipadamkan, personel Satlantas bersama petugas terkait bergotong royong membersihkan puing-puing sisa kebakaran serta mengevakuasi kendaraan ke bahu jalan agar jalur Pantura dapat kembali berfungsi secara normal dan aman bagi para pengguna jalan.
Diketahui, truk trailer bernomor polisi H 9521 PA tersebut mengangkut muatan glasswool dan merupakan armada milik PT. Nichias Rockwool Indonesia yang beroperasi di kawasan Cikampek, Jawa Barat.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian material diperkirakan mencapai Rp700 juta, meliputi armada kendaraan, muatan glasswool, serta barang-barang milik korban yang turut hangus terbakar.
Kesigapan personel Satlantas Polres Rembang dalam menangani insiden ini menjadi bukti nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat. Tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban lalu lintas, tetapi juga memberikan respons cepat terhadap situasi darurat demi keselamatan pengguna jalan dan kelancaran arus lalu lintas di Jalur Pantura. ●Redaksi/Asq
