2024-05-15 16:10

Diskusi Berkawan di Jaksel: Berupaya Meningkatkan Kerjasama Pejabat dengan Wartawan

Share

HARIAN PELITA — Dalam rangka meningkatkan kolaborasi antara Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kelompok Kerja (Pokja) Jakarta Selatan dengan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan menggelar “Berdiskusi Kota Dengan Wartawan” (Berkawan)  mengundang narasumber Ketua PWI Provinsi DKI Jakarta Kesit Budi Handoyo dan wartawan senior Nazar Husain di Ruang Rapat Nusantara Lantai 6 Blok A Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Rabu (15/5/2024)

Suku Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Kominfotik) Jaksel sebagai kemitraan dengan pemangku kepentingan bertema “Pemahaman Berita Hoaks bagi UKPD Berdasarkan Undang-undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers”.

Kasudin Kominfotik Jaksel Sugiyono mengatakan, kegiatan ini bertujuan perkenalan antara pemerintah bagian pengelola sosial media dengan para media tentang publikasi yang baik guna menghindari informasi hoaks kini banyak tersebar kepada masyarakat.

“Kita di sini ngobrol santai saja, penuh kehangatan dan keharmonisan, sehingga nantinya timbul simbiosis mutualisme antara pemerintah dengan media yang ada di Jakarta Selatan,” ujarnya.

Ia berharap, kegiatan ini dapat memberikan dampak positif, sehingga citra baik pemerintahan dan media itu sendiri semakin baik dan terlihat dimata masyarakat.

“Semoga kegiatan ini dapat rutin kita adakan, karena bagaimanapun sinergitas yang terjalin ini tidak boleh putus sampai kapanpun,” ujarnya

Sementara nara sumber Kesit Budi Handoyo mejelaskan terkait perkembangan medis Pers saat ini makin maju, sehingga pemberitaannya perlu diawasi.

“Peran wartawan saat ini sudah makin maju seiring dengan perkembangan era digitalisasi. Maka kita perlu juga mengawasi berita-berita hoax,” ujar Kesit Budi Handoyo.

Pemerhati olahraga ini pun meminta bila oknum wartawan melakukan tindakan menakut-nakuti pejabat laporkan saja. Apalagi memberitakannya tak sesuai dengan fakta,” tuturnya.

“Bila dilaporkan ke saya akan ditindak, tapi bila oknum itu anggota PWI. Tapi bila dia bukan anggota PWI, laporkan ke polisi,” tegas Kesit Budi Handoyo.

Sedangkan nara sumber Nazar Husain menjelaskan, bila ada wartawan mendatangi pejabat, diterima saja. Tetapi bila mereka datang kedua kalinya tanpa membuat berita, artinya bukan wartawan.

“Kuncinya bila ada wartawan yang datang menemui pejabat tanpa membuat berita, tutup saja pintunya. Jangan lagi diterima,” kata Nazar Husain. •Redaksi/Geng

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *